[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-1-en-105":3,"doc-seo-236441-105":53,"doc-detail-236441-en":127},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,14,19,24,29,34,39,44,49],{"id":8,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":11,"show_sort_weight":12,"slug":13},11,1,"Template","Presentations",90,"presentations",{"id":15,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":16,"show_sort_weight":17,"slug":18},12,"Resumes",80,"resumes",{"id":20,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":21,"show_sort_weight":22,"slug":23},14,"Invoices",70,"invoices",{"id":25,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":26,"show_sort_weight":27,"slug":28},15,"Posters",60,"posters",{"id":30,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":31,"show_sort_weight":32,"slug":33},16,"Social Media",50,"social-media",{"id":35,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":36,"show_sort_weight":37,"slug":38},17,"Forms",40,"forms",{"id":40,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":41,"show_sort_weight":42,"slug":43},18,"Letters",30,"letters",{"id":45,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":46,"show_sort_weight":47,"slug":48},21,"Paper Templates",5,"papers-templates",{"id":50,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":51,"show_sort_weight":4,"slug":52},158,"General","general-158",{"code":4,"msg":54,"data":55},"ok",{"site_id":56,"language":57,"slug":58,"title":59,"keywords":60,"description":61,"schema_data":62,"social_meta":120,"head_meta":122,"extra_data":124,"updated_unix":126},105,"en","noun-phrase-and-adverb-phrase-in-simple-past-tense-sentences-in-recount-text-a-study-on-students-of-smp-it-bunayya-and-smp-permata-insani","Noun Phrase dan Adverb Phrase dalam Kalimat Simple Past Tense pada Recount Text - Studi pada Siswa SMP IT Bunayya dan SMP Permata Insani","","The research investigates the use of noun phrases and adverb phrases in simple past tense recount text written by students from SMP IT Bunayya and SMP Permata Insani in Tangerang Regency. The sample consists of 226 students, selected using 10% of the total 25 student writings. A descriptive analysis method is applied to describe and interpret students’ writing. Findings show noun phrase errors dominated by omission (78%), followed by misformation (9%), addition (7%), and misordering (4%). Adverb phrase errors also lead with omission (75%), with addition (11%), misformation (6%), and misordering (7%).",{"@graph":63,"@context":119},[64,80,102],{"@type":65,"itemListElement":66},"BreadcrumbList",[67,71,74,77],{"item":68,"name":69,"@type":70,"position":9},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":72,"name":10,"@type":70,"position":73},"https://docshare.wps.com/template/",2,{"item":75,"name":51,"@type":70,"position":76},"https://docshare.wps.com/template/general/",3,{"item":78,"name":59,"@type":70,"position":79},"https://docshare.wps.com/template/noun-phrase-and-adverb-phrase-in-simple-past-tense-sentences-in-recount-text-a-study-on-students-of-smp-it-bunayya-and-smp-permata-insani/236441/",4,{"url":78,"name":59,"@type":81,"image":82,"author":87,"headline":59,"publisher":90,"fileFormat":93,"inLanguage":57,"description":61,"dateModified":94,"datePublished":95,"encodingFormat":93,"isAccessibleForFree":96,"interactionStatistic":97},"DigitalDocument",{"url":83,"@type":84,"width":85,"height":86},"https://docshare.wps.com/thumbnails/noun-phrase-and-adverb-phrase-in-simple-past-tense-sentences-in-recount-text-a-study-on-students-of-smp-it-bunayya-and-smp-permata-insani/236441.png","ImageObject",442,249,{"name":88,"@type":89},"Aurora","Person",{"url":68,"name":91,"@type":92},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-09-27","2026-09-11",true,{"@type":98,"interactionType":99,"userInteractionCount":101},"InteractionCounter",{"@type":100},"ViewAction",7,{"@type":103,"mainEntity":104},"FAQPage",[105,111,115],{"name":106,"@type":107,"acceptedAnswer":108},"Apa tujuan penelitian ini?","Question",{"text":109,"@type":110},"Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menginterpretasikan penggunaan noun phrases dan adverb phrases dalam kalimat simple past tense pada recount text yang ditulis siswa.","Answer",{"name":112,"@type":107,"acceptedAnswer":113},"Bagaimana metode pengambilan data dan analisis penelitian dilakukan?",{"text":114,"@type":110},"Penelitian menggunakan sampel 226 siswa dengan pengambilan 10% dari total 25 tulisan siswa, lalu dianalisis dengan metode deskripsi untuk menggambarkan dan menginterpretasikan hasil tulisan siswa.",{"name":116,"@type":107,"acceptedAnswer":117},"Bagaimana temuan utama tentang jenis kesalahan noun phrases dan adverb phrases?",{"text":118,"@type":110},"Kesalahan noun phrases didominasi omission (78%), sedangkan kesalahan adverb phrases juga didominasi omission (75%). Tambahan (addition) dan bentuk lainnya muncul dengan persentase lebih kecil.","https://schema.org",{"og:url":78,"og:type":121,"og:title":59,"og:site_name":91,"og:description":61},"article",{"robots":123,"canonical":78},"index,follow",{"doc_id":125,"site_id":56},236441,1789990875,{"code":4,"msg":5,"data":128},{"doc_id":125,"user_id":129,"nickname":88,"user_avatar":130,"doc_module":9,"category_id":50,"category_name":51,"doc_title":59,"doc_description":61,"doc_content":131,"file_id":132,"file_url":133,"file_type":134,"file_size":135,"view_count":101,"is_deleted":4,"is_public":9,"is_downloadable":9,"audit_status":9,"page_count":136,"language":137,"language_code":57,"site_id":56,"html_lang":57,"table_of_contents":138,"faqs":139,"seo_title":140,"seo_description":61,"update_tm":141,"read_time":76},4810365810221,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_155a257f0dc6eb9ab79c44ca47cae57d","THE USE NOUN PHRASE AND ADVERB PHRASE IN SENTENCE OF SIMPLE PAST TENSE ON RECOUNT  \nTEXT  \nWahyu Sulistya Pambudi ¹,  \nProgram Studi Bahasa Inggris Pascasarjana Universitas Indraprasta PGRI Jakarta  \n[e-mail: pambudiwahyu24@gmail.com](e-mail: pambudiwahyu24@gmail.com) ¹  \nAbstract: The purpose of the research is to describe and interpret the use of noun phrases and adverb  \nphrases in simple past tense sentences in the recount text made by students of SMP IT Bunayya and  \nSMP Permata Insani in Tangerang Regency. As many as 226 students as samples. The study took  \n10% of the total of 25 student writings. The method of this study used description analysis to describe and interpret recount text made by students. The results of this study concluded that; 1) Student errors in using of noun phrases in writing recount text found omission error as much as 78%,  \nmisformation error as much as 9%, addition error as much as 7% and misordering error as much as  \n4% . 2) Student errors in using of adverb phrases in writing recount text found omission error as  \nmuch as 75%, addition error as much as 11%, misformation error as much as 6%, and misordering  \nerror as much as 7%. 3) The most dominant mistake of using noun phrases and adverb phrases made  \nin omission error with a percentage as much as 75%  \nKey Words: Using; Noun Phrase; Adverb Phrase; Simple Past Tense; Recount Text  \nPendahuluan  \nMempelajari bahasa asing sangatlah penting sebagai alat berkomunikasi dengan orang diseluruh dunia. Di indonesia, mempelajari bahasa Inggris sudah dimulai sejak menginjak sekolah dasar, tepatnya sejak dikelas satu sekolah dasar. Bagaimanapun, pelajar indonesia memepelajari bahasa Inggris sebagai bahasa kedua yang artinya jarang mereka gunakan di kehidupan sehari-hari. Menguasai bahasa Inggris sebagai bahasa asing yang dipelajari secara formal sejak SD, SMP, dan SMA dirasa belum dapat membuat pelajar Indonesia dapat menguasai bahasa Inggris secara fasih. Ada banyak hal yang harus diperhatikanterkait mutu belajar dan mengajar demi keberhasilan pembelajaran di sekolah. Dalam pembelajaran bahasa Inggris ada banyak aspek yang harus diperhatikan. Keberhasilan dalam meningkatkan mutu belajar dan mengajar perlu didukung oleh sumber daya manusia yang berkualitas agar dapat memberikan dampak positif terhadap minat belajar siswa dalam pembelajaran bahasa Inggris yang terjadi didalam kelas.  \nBahasa Inggris sebagai bahasa asing memiliki empat aspek yang harus dikuasai oleh pembelajar bahasa Inggris. Dalam meningkatkan mutu pembelajaran, seorang pendidik dalam mengajarkan bahasa Inggris maka harus mengajarkan keempat skills seperti kemampuan listening (mendengarkan), speaking (berbicara), reading (membaca), dan writing (menulis) . Keempat keahlian tersebut haruslah dijadikan landasan utama agar dapat memahami dan menguasai bahasa Inggris dengan baik. Dalam meningkatkan kemampuan bahasa Inggris siswa, setiap individu harus dapat meningkatkan kualitas kemampuannya berbahasa Inggris dengan baik secara lisan maupun tulisan. Seorang guru dapat melatih kemampuanmendengar, berbicara, membaca, menulis, tata bahasa, dan kosakata yang diajarkan secara berkaitan danseimbang. Dari keempat aspek keahlian berbahasa tersebut, kemampuan writing merupakan skill yang terakhir yang diajarkan dan paling sulit karena sebelum dapat menulis, siswa harus memulai mempelajari bahasa dengan mendengar ucapan, menirukan dan melafalkan ucapan, membaca, hingga akhirnya dapat menulis. Kemampuan menulis merupakan skill yang harus dikuasai siswauntuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggrisnya.  \nBagaimanapun, kemampuan menulis selalu terkait dengan punctuation (tanda baca), spelling (ejaan), dan capitalization (kapitalisasi) . Dalam kemampuan menulis siswa dapat mengembangkan vocabulary dan grammar mereka ketika menulis sebuah teks. Bahwa setiap teks harus diperhaikan grammar dan fungsi dari setiap kata dalam sebuah kalimat. Kalimat yang terdiri dari kata-kata yang tersusun secara satuan sintaks","cbCailSNVDia5ziu","https://ap.wps.com/l/cbCailSNVDia5ziu","pdf",316586,9,"English","# Abstract\n# Pendahuluan\n## Pentingnya Pembelajaran Bahasa Inggris\n## Writing dan Kesalahan Bahasa\n## Word Classes dan Fungsi Kata\n## Jenis Frasa dan Struktur Kalimat","[{\"question\":\"Apa tujuan penelitian ini?\",\"answer\":\"Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menginterpretasikan penggunaan noun phrases dan adverb phrases dalam kalimat simple past tense pada recount text yang ditulis siswa.\"},{\"question\":\"Bagaimana metode pengambilan data dan analisis penelitian dilakukan?\",\"answer\":\"Penelitian menggunakan sampel 226 siswa dengan pengambilan 10% dari total 25 tulisan siswa, lalu dianalisis dengan metode deskripsi untuk menggambarkan dan menginterpretasikan hasil tulisan siswa.\"},{\"question\":\"Bagaimana temuan utama tentang jenis kesalahan noun phrases dan adverb phrases?\",\"answer\":\"Kesalahan noun phrases didominasi omission (78%), sedangkan kesalahan adverb phrases juga didominasi omission (75%). Tambahan (addition) dan bentuk lainnya muncul dengan persentase lebih kecil.\"}]","Noun Phrase dan Adverb Phrase dalam Kalimat Simple Past Tense pada Recount Text - Studi pada Siswa SMP IT Bunayya dan SMP Permata Insani | PDF",1789105412]