[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-1-id-113":3,"doc-seo-197081-113":41,"doc-detail-197081-id":114},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37],{"id":8,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":11,"show_sort_weight":4,"slug":12},178,1,"Template","Faktur","faktur",{"id":14,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":15,"show_sort_weight":4,"slug":16},192,"Formulir","formulir-192",{"id":18,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":19,"show_sort_weight":4,"slug":20},180,"Media Sosial","media-sosial",{"id":22,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":23,"show_sort_weight":4,"slug":24},179,"Poster","poster",{"id":26,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":27,"show_sort_weight":4,"slug":28},176,"Presentasi","presentasi",{"id":30,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":31,"show_sort_weight":4,"slug":32},177,"Resume","resume",{"id":34,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":35,"show_sort_weight":4,"slug":36},182,"Surat","surat-a95d00d3aaf04f3b854ecf140f00d385",{"id":38,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":39,"show_sort_weight":4,"slug":40},183,"Umum","umum-07d1ff437201438088836b2b1ed3c90f",{"code":4,"msg":42,"data":43},"ok",{"site_id":44,"language":45,"slug":46,"title":47,"keywords":48,"description":49,"schema_data":50,"social_meta":107,"head_meta":109,"extra_data":111,"updated_unix":113},113,"id","water-content-heat-transfer-rate-convection-and-conduction","Kadar Air - Laju Perpindahan Panas Konveksi dan Konduksi","","Dokumen ini menyajikan hasil penelitian mengenai kadar air selama proses pengeringan dan laju perpindahan panas konveksi serta konduksi pada berbagai suhu pengeringan. Grafik pertama menunjukkan penurunan kadar air (dalam persentase) seiring dengan bertambahnya waktu pengeringan (dalam menit) pada tiga suhu berbeda: 60°C, 70°C, dan 80°C. Terlihat bahwa laju pengeringan meningkat seiring dengan peningkatan suhu, yang berarti kadar air berkurang lebih cepat pada suhu yang lebih tinggi. Grafik kedua juga menyajikan laju perpindahan panas, yaitu laju perpindahan panas konveksi (q konveksi) dan laju perpindahan panas konduksi (q konduksi) dalam satuan kilojoule (kJ) terhadap suhu pengeringan (dalam °C). Hasil menunjukkan bahwa baik laju perpindahan panas konveksi maupun konduksi meningkat seiring dengan peningkatan suhu pengeringan. Laju perpindahan panas konveksi secara konsisten lebih tinggi dibandingkan laju perpindahan panas konduksi pada semua suhu yang diuji. Gambar ketiga memberikan ilustrasi skema dari alat pengering yang digunakan, dengan penomoran pada berbagai komponen seperti motor, elemen pemanas, rak pengering, dan kontrol suhu, yang kemungkinan besar digunakan dalam eksperimen yang datanya disajikan dalam grafik. Informasi ini sangat penting untuk optimasi proses pengeringan, terutama dalam aplikasi industri yang membutuhkan efisiensi energi dan kualitas produk yang terjaga.",{"@graph":51,"@context":106},[52,68,89],{"@type":53,"itemListElement":54},"BreadcrumbList",[55,59,62,65],{"item":56,"name":57,"@type":58,"position":9},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":60,"name":10,"@type":58,"position":61},"https://docshare.wps.com/id/template/",2,{"item":63,"name":39,"@type":58,"position":64},"https://docshare.wps.com/id/template/umum/",3,{"item":66,"name":47,"@type":58,"position":67},"https://docshare.wps.com/id/template/water-content-heat-transfer-rate-convection-and-conduction/197081/",4,{"url":66,"name":47,"@type":69,"image":70,"author":75,"headline":47,"publisher":78,"fileFormat":81,"inLanguage":45,"description":49,"dateModified":82,"datePublished":83,"encodingFormat":81,"isAccessibleForFree":84,"interactionStatistic":85},"DigitalDocument",{"url":71,"@type":72,"width":73,"height":74},"https://docshare.wps.com/thumbnails/water-content-heat-transfer-rate-convection-and-conduction/197081.png","ImageObject",442,249,{"name":76,"@type":77},"Chumphorn","Person",{"url":56,"name":79,"@type":80},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-09-20","2026-09-03",true,{"@type":86,"interactionType":87,"userInteractionCount":9},"InteractionCounter",{"@type":88},"ViewAction",{"@type":90,"mainEntity":91},"FAQPage",[92,98,102],{"name":93,"@type":94,"acceptedAnswer":95},"Bagaimana pengaruh suhu terhadap kadar air selama pengeringan?","Question",{"text":96,"@type":97},"Peningkatan suhu pengeringan (60°C, 70°C, 80°C) mempercepat penurunan kadar air, sehingga bahan lebih cepat kering pada suhu yang lebih tinggi.","Answer",{"name":99,"@type":94,"acceptedAnswer":100},"Bagaimana perbandingan laju perpindahan panas konveksi dan konduksi?",{"text":101,"@type":97},"Laju perpindahan panas konveksi secara konsisten lebih tinggi daripada laju perpindahan panas konduksi pada semua suhu pengeringan yang diselidiki.",{"name":103,"@type":94,"acceptedAnswer":104},"Apa yang ditunjukkan oleh gambar skema alat pengering?",{"text":105,"@type":97},"Gambar skema alat pengering mengilustrasikan komponen-komponen utama yang digunakan dalam eksperimen, seperti motor, elemen pemanas, dan rak pengering, yang mendukung proses pengeringan yang ditampilkan dalam data.","https://schema.org",{"og:url":66,"og:type":108,"og:title":47,"og:site_name":79,"og:description":49},"article",{"robots":110,"canonical":66},"index,follow",{"doc_id":112,"site_id":44},197081,1788464897,{"code":4,"msg":5,"data":115},{"doc_id":112,"user_id":116,"nickname":76,"user_avatar":117,"doc_module":9,"category_id":38,"category_name":39,"doc_title":47,"doc_description":49,"doc_content":48,"file_id":118,"file_url":119,"file_type":120,"file_size":121,"view_count":4,"is_deleted":4,"is_public":9,"is_downloadable":9,"audit_status":9,"page_count":122,"language":123,"language_code":45,"site_id":44,"html_lang":45,"table_of_contents":124,"faqs":125,"seo_title":126,"seo_description":49,"update_tm":113,"read_time":64},2336475401981,"https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/22000c94efd8d5204d?x-image-process=image/resize,m_fixed,w_180,h_180&k=1786935347598174694","cbCaic1221g0BZoZ","https://ap.wps.com/l/cbCaic1221g0BZoZ","pdf",520809,9,"Indonesian","# Waktu Pengeringan dan Kadar Air\n* 60°C\n* 70°C\n* 80°C\n\n# Suhu Pengeringan dan Laju Perpindahan Panas\n* q Konveksi\n* q Konduksi","[{\"question\":\"Bagaimana pengaruh suhu terhadap kadar air selama pengeringan?\",\"answer\":\"Peningkatan suhu pengeringan (60°C, 70°C, 80°C) mempercepat penurunan kadar air, sehingga bahan lebih cepat kering pada suhu yang lebih tinggi.\"},{\"question\":\"Bagaimana perbandingan laju perpindahan panas konveksi dan konduksi?\",\"answer\":\"Laju perpindahan panas konveksi secara konsisten lebih tinggi daripada laju perpindahan panas konduksi pada semua suhu pengeringan yang diselidiki.\"},{\"question\":\"Apa yang ditunjukkan oleh gambar skema alat pengering?\",\"answer\":\"Gambar skema alat pengering mengilustrasikan komponen-komponen utama yang digunakan dalam eksperimen, seperti motor, elemen pemanas, dan rak pengering, yang mendukung proses pengeringan yang ditampilkan dalam data.\"}]","Kadar Air - Laju Perpindahan Panas Konveksi dan Konduksi | PDF"]