[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-seo-236237-113":3,"detail-sidebar-cat-1-id-113":80,"doc-detail-236237-id":114},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"ok",{"site_id":7,"language":8,"slug":9,"title":10,"keywords":11,"description":12,"schema_data":13,"social_meta":73,"head_meta":75,"extra_data":77,"updated_unix":79},113,"id","training-on-simple-bookkeeping-for-trading-businesses-and-preparation-of-mosque-financial-reports-based-on-isak-35","PELATIHAN PEMBUKUAN SEDERHANA USAHA DAGANG DAN PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN MASJID ISAK 35","","Peningkatan kemampuan pembukuan menjadi fokus pelatihan bagi pelaku usaha dagang dan pengurus Masjid Al-Ikhsan di Desa Serian Bandung. Masalah utama mencakup keterbatasan pengetahuan masyarakat dalam pencatatan transaksi serta rendahnya pemahaman pengurus masjid dalam pelaporan keuangan. Kegiatan diarahkan pada pendampingan pembukuan sederhana dan penyusunan laporan keuangan masjid agar sesuai pedoman ISAK No. 35. Hasil menunjukkan peserta memahami serta menerapkan pencatatan usaha dan menyusun laporan keuangan masjid dengan akuntansi yang lebih baik.",{"@graph":14,"@context":72},[15,34,55],{"@type":16,"itemListElement":17},"BreadcrumbList",[18,23,27,31],{"item":19,"name":20,"@type":21,"position":22},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":24,"name":25,"@type":21,"position":26},"https://docshare.wps.com/id/template/","Template",2,{"item":28,"name":29,"@type":21,"position":30},"https://docshare.wps.com/id/template/umum/","Umum",3,{"item":32,"name":10,"@type":21,"position":33},"https://docshare.wps.com/id/template/training-on-simple-bookkeeping-for-trading-businesses-and-preparation-of-mosque-financial-reports-based-on-isak-35/236237/",4,{"url":32,"name":10,"@type":35,"image":36,"author":41,"headline":10,"publisher":44,"fileFormat":47,"inLanguage":8,"description":12,"dateModified":48,"datePublished":49,"encodingFormat":47,"isAccessibleForFree":50,"interactionStatistic":51},"DigitalDocument",{"url":37,"@type":38,"width":39,"height":40},"https://docshare.wps.com/thumbnails/training-on-simple-bookkeeping-for-trading-businesses-and-preparation-of-mosque-financial-reports-based-on-isak-35/236237.png","ImageObject",442,249,{"name":42,"@type":43},"Theodora","Person",{"url":19,"name":45,"@type":46},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-09-21","2026-09-11",true,{"@type":52,"interactionType":53,"userInteractionCount":22},"InteractionCounter",{"@type":54},"ViewAction",{"@type":56,"mainEntity":57},"FAQPage",[58,64,68],{"name":59,"@type":60,"acceptedAnswer":61},"Apa kendala utama yang ditemukan pada pelaku usaha dagang dan pengurus masjid?","Question",{"text":62,"@type":63},"Pelaku usaha dagang umumnya belum menerapkan pembukuan sederhana dengan baik dan sering tidak mencatat transaksi. Pengurus masjid, khususnya bendahara, memiliki keterbatasan pengetahuan akuntansi sehingga pelaporan keuangan masih berbasis pembukuan sederhana.","Answer",{"name":65,"@type":60,"acceptedAnswer":66},"Apa yang dilakukan dalam pelatihan pembukuan sederhana usaha dagang?",{"text":67,"@type":63},"Pelatihan memberikan contoh pencatatan dari transaksi seperti pembelian dan penjualan, lalu dilakukan pendampingan rutin melalui beberapa pertemuan langsung mendatangi tempat usaha pedagang.",{"name":69,"@type":60,"acceptedAnswer":70},"Bagaimana pelatihan mendorong penyusunan laporan keuangan masjid sesuai ISAK 35?",{"text":71,"@type":63},"Pelatihan bertujuan menambah wawasan pengelola keuangan masjid agar memahami akuntansi dan menerapkan laporan keuangan berdasarkan ISAK 35. Dengan penyajian yang sesuai standar, laporan diharapkan meningkatkan kepercayaan donatur dan masyarakat dalam pertanggungjawaban pengelolaan dana.","https://schema.org",{"og:url":32,"og:type":74,"og:title":10,"og:site_name":45,"og:description":12},"article",{"robots":76,"canonical":32},"index,follow",{"doc_id":78,"site_id":7},236237,1790004995,{"code":4,"msg":81,"data":82},"success",[83,87,91,95,99,103,107,111],{"id":84,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":85,"show_sort_weight":4,"slug":86},178,"Faktur","faktur",{"id":88,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":89,"show_sort_weight":4,"slug":90},192,"Formulir","formulir-192",{"id":92,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":93,"show_sort_weight":4,"slug":94},180,"Media Sosial","media-sosial",{"id":96,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":97,"show_sort_weight":4,"slug":98},179,"Poster","poster",{"id":100,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":101,"show_sort_weight":4,"slug":102},176,"Presentasi","presentasi",{"id":104,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":105,"show_sort_weight":4,"slug":106},177,"Resume","resume",{"id":108,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":109,"show_sort_weight":4,"slug":110},182,"Surat","surat-a95d00d3aaf04f3b854ecf140f00d385",{"id":112,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":29,"show_sort_weight":4,"slug":113},183,"umum-07d1ff437201438088836b2b1ed3c90f",{"code":4,"msg":81,"data":115},{"doc_id":78,"user_id":116,"nickname":42,"user_avatar":117,"doc_module":22,"category_id":112,"category_name":29,"doc_title":10,"doc_description":12,"doc_content":118,"file_id":119,"file_url":120,"file_type":121,"file_size":122,"view_count":22,"is_deleted":4,"is_public":22,"is_downloadable":22,"audit_status":22,"page_count":123,"language":124,"language_code":8,"site_id":7,"html_lang":8,"table_of_contents":125,"faqs":126,"seo_title":127,"seo_description":12,"update_tm":128,"read_time":30},687197207919,"https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/a000253d6f5f7c60be?x-image-process=image/resize,m_fixed,w_180,h_180&k=1779446848396160552","E ISSN : 2808-5566 P:ISSN : 2808-7569 Hall: 1-9  \nPELATIHAN PEMBUKUAN SEDERHANA USAHA DAGANG DAN PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN MASJID ISAK 35 DESA SERIAN BANDUNG KECAMATAN SEMIDANG ALAS MARAS KABUPATEN SELUMA  \nSisi Budiarti 1, Sri Ekowati2, Adi Asmara3, Ririn Harini4  \nUniversitas Muhammadiyah Bengkulu, Bengkulu, Indonesia  \nEmail: [sisibudiartirm08@gmail.com](sisibudiartirm08@gmail.com)  \nCoresponden autor: [sriekowati@umb.ac.id](sriekowati@umb.ac.id)  \nARTICLE HISTORY  \nReceived [23-11-2021] Revised [20-01-2022] Accepted [31-01-2022]  \nABSTRAK  \nPerekonomian masyarakat yang berada pada taraf menengah dengan mata pencaharian dan juga pekerjaan warga sebagai petani, pedagang, pegawai, wiraswasta, dan juga berdagang atauwirausaha. Dalam hal ini berdagang atau wirausaha dapat meningkatkan tarafperekonomian yang maju dalam masyarakat yang berada di Desa Serian Bandung. Permasalahan yang muncul : (1) Pengetahuan masyarakat yang masih terbataskhususnya Desa Serian Bandung tentang pencatatan dalampembukuan pada usaha dagang. (2) Tingkat pengetahuan yang terbatas di dari pengurus masjid dalam pelaporan keuangan masjid. dianggap penting karena belum banyak masjid yang membuat laporan keuangan berdasarkan ISAK No.35 . Hasil yang diperoleh: (1)Masyarakat setempat sudah dapat memahamidan menerapkan pencatatan dalam pembukuan sederhana usahadagang, (2) Penerapan pembuatan laporan keuangan masjid dengan pehaman akuntansi yang lebih baik dari sebelumnyaberdasarkan pedoman pada ISAK 35. Dimana laporan keuangan masjid yang tersedia berupa pembukuan sederhana dan belum sesuai dengan standar yang berlaku pada laporan keuangan masjid yang umumnya dilakukan secara manual.  \nKata Kunci: Pembukuan UsahaDagang, Penyusunan Laporan Keuangan Masjid ISAK No. 35  \nI. PENDAHULUAN  \nPembukuan sederhana diartikansebagai suatu proses pencatatan yang dilakukan secara teratur untuk mengumpulkan data dan informasikeuangan yang meliputi harta, kewajiban, modal, penghasilan dan biaya sertajumlah harga perolehan dan penyerahanbarang atau jasa. Kemudian bisa ditutup dengan menyusun laporan keuangan berupa neraca dan laporan laba rugipada periode tersebut (Tri Wibowo, 2020) .  \nOleh karena itu, kegiatan dalam memberikan Edukasi dengan melakukan  \nPendampingan Pembukuan Sederhana Usaha Dagang kepada masyarakat yang memilki usaha dagang. Adapun Fenomena yang ditemukan bahwa Para Pelaku Usaha Dagang mayoritas sangatterbatas dalam mencatat transaksi yang terjadi pada usaha dagangnya, bahkan ada juga yang tidak mencatat ke dalampembukuan. Sehingga langkah yang diambil dalam memberikan solusi untuk mengatasi hal tersebut sebagai berikut.  \n(1) Dengan memberikan contohpembukuan sederhana dari transaksiseperti transaksi pembelian, penjualan dansebagainya. (2) Melakukan kegiatan rutin  \nE ISSN : 2808-5566 P:ISSN : 2808-7569 Hall: 1-9  \nberdasarkan praktik sebanyak tujuh kali pertemuan langsung mendatangi tempatusaha para pedagang tersebut.  \nEdukasi dan memberikan contoh format pembukuan sangat membantu pedagang untuk mengetahui jumlahpengeluaran, pemasukan, berapa keuntungan, kerugian serta utang ataupiutang yang dimiliki oleh pedagang agar memudahkan keberlangsungan usahamereka.  \nPembukuan masih dianggap remeh sertatidak adanya pemisahan antara hartapribadi dengan harta usahanya, sebagian besar pelaku usaha tersebut masih kurang memahami akuntansi dan pelaporankeuangan serta urgensi penggunaanya (Yusmaniarti, Yusmaniarti, 2014) .  \nKemudian di Desa Serian Bandung juga terdapat sebuah masjid yang bernama Masjid Al-Ikhsan. Masjid merupakan salah satu jenis organisasi nirlabadalam bidang keagamaan. Pada  \norganisasi nirlaba cenderung tidak adasuatu kepemilikan organisasi yang mutlak, karena biasanya organisasi nirlaba ini didirikan oleh beberapa orang maupunkelompok. Modal untuk mendirikan organisasi nirlaba ini juga bisa didapatkan melalui hutang. Sedangkanuntuk kebutuhan operasional nya bisadi dapatkan dari pendapatan atau jasayang di berikan. Namun, hal ini berakibat pengu","cbCaiekBoSUilVdk","https://ap.wps.com/l/cbCaiekBoSUilVdk","pdf",861348,9,"Indonesian","# PENDAHULUAN\n## Konsep pembukuan sederhana dan tujuan pelatihan\n## Analisis situasi dan fenomena di lapangan","[{\"question\":\"Apa kendala utama yang ditemukan pada pelaku usaha dagang dan pengurus masjid?\",\"answer\":\"Pelaku usaha dagang umumnya belum menerapkan pembukuan sederhana dengan baik dan sering tidak mencatat transaksi. Pengurus masjid, khususnya bendahara, memiliki keterbatasan pengetahuan akuntansi sehingga pelaporan keuangan masih berbasis pembukuan sederhana.\"},{\"question\":\"Apa yang dilakukan dalam pelatihan pembukuan sederhana usaha dagang?\",\"answer\":\"Pelatihan memberikan contoh pencatatan dari transaksi seperti pembelian dan penjualan, lalu dilakukan pendampingan rutin melalui beberapa pertemuan langsung mendatangi tempat usaha pedagang.\"},{\"question\":\"Bagaimana pelatihan mendorong penyusunan laporan keuangan masjid sesuai ISAK 35?\",\"answer\":\"Pelatihan bertujuan menambah wawasan pengelola keuangan masjid agar memahami akuntansi dan menerapkan laporan keuangan berdasarkan ISAK 35. Dengan penyajian yang sesuai standar, laporan diharapkan meningkatkan kepercayaan donatur dan masyarakat dalam pertanggungjawaban pengelolaan dana.\"}]","PELATIHAN PEMBUKUAN SEDERHANA USAHA DAGANG DAN PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN MASJID ISAK 35 | PDF",1789103972]