[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-1-id-113":3,"doc-seo-236696-113":41,"doc-detail-236696-id":108},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37],{"id":8,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":11,"show_sort_weight":4,"slug":12},178,1,"Template","Faktur","faktur",{"id":14,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":15,"show_sort_weight":4,"slug":16},192,"Formulir","formulir-192",{"id":18,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":19,"show_sort_weight":4,"slug":20},180,"Media Sosial","media-sosial",{"id":22,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":23,"show_sort_weight":4,"slug":24},179,"Poster","poster",{"id":26,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":27,"show_sort_weight":4,"slug":28},176,"Presentasi","presentasi",{"id":30,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":31,"show_sort_weight":4,"slug":32},177,"Resume","resume",{"id":34,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":35,"show_sort_weight":4,"slug":36},182,"Surat","surat-a95d00d3aaf04f3b854ecf140f00d385",{"id":38,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":39,"show_sort_weight":4,"slug":40},183,"Umum","umum-07d1ff437201438088836b2b1ed3c90f",{"code":4,"msg":42,"data":43},"ok",{"site_id":44,"language":45,"slug":46,"title":47,"keywords":48,"description":49,"schema_data":50,"social_meta":101,"head_meta":103,"extra_data":105,"updated_unix":107},113,"id","training-of-trainers-improving-community-digital-security-literacy-in-facing-digital-scams-on-social-media-through-tiered-student-based-education","TRAINING OF TRAINERS - PENINGKATAN LITERASI KEAMANAN DIGITAL MASYARAKAT DALAM MENGHADAPI PENIPUAN DIGITAL DI MEDIA SOSIAL MELALUI EDUKASI BERJENJANG BERBASIS MAHASISWA","","Perkembangan media sosial menghadirkan manfaat bagi masyarakat namun sekaligus meningkatkan risiko penipuan digital. Pengguna masih kesulitan mengenali informasi mencurigakan, tawaran tidak wajar, dan tautan yang berpotensi membahayakan data pribadi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan literasi keamanan digital melalui edukasi mengenai modus penipuan digital di media sosial, khususnya lowongan kerja palsu, keuntungan instan, dan tautan berbahaya. Pelaksanaan menggunakan pendekatan Training of Trainers (ToT) berbasis mahasiswa sebagai trainer, dengan evaluasi kemampuan peserta dalam mengenali penipuan digital.",{"@graph":51,"@context":100},[52,68,83],{"@type":53,"itemListElement":54},"BreadcrumbList",[55,59,62,65],{"item":56,"name":57,"@type":58,"position":9},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":60,"name":10,"@type":58,"position":61},"https://docshare.wps.com/id/template/",2,{"item":63,"name":27,"@type":58,"position":64},"https://docshare.wps.com/id/template/presentasi/",3,{"item":66,"name":47,"@type":58,"position":67},"https://docshare.wps.com/id/template/training-of-trainers-improving-community-digital-security-literacy-in-facing-digital-scams-on-social-media-through-tiered-student-based-education/236696/",4,{"url":66,"name":47,"@type":69,"author":70,"headline":47,"publisher":73,"fileFormat":76,"inLanguage":45,"description":49,"dateModified":77,"datePublished":77,"encodingFormat":76,"isAccessibleForFree":78,"interactionStatistic":79},"DigitalDocument",{"name":71,"@type":72},"Ivy","Person",{"url":56,"name":74,"@type":75},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-09-11",true,{"@type":80,"interactionType":81,"userInteractionCount":4},"InteractionCounter",{"@type":82},"ViewAction",{"@type":84,"mainEntity":85},"FAQPage",[86,92,96],{"name":87,"@type":88,"acceptedAnswer":89},"Apa tujuan kegiatan pelatihan ini?","Question",{"text":90,"@type":91},"Meningkatkan literasi keamanan digital masyarakat melalui edukasi tentang modus penipuan digital di media sosial.","Answer",{"name":93,"@type":88,"acceptedAnswer":94},"Mengapa pendekatan Training of Trainers (ToT) digunakan?",{"text":95,"@type":91},"Karena edukasi langsung dari tim dosen saja memiliki keterbatasan jangkauan, sehingga mahasiswa dilatih sebagai trainer untuk meneruskan edukasi di lingkungan masing-masing.",{"name":97,"@type":88,"acceptedAnswer":98},"Apa saja modus penipuan digital yang menjadi fokus edukasi?",{"text":99,"@type":91},"Lowongan kerja palsu, penawaran keuntungan instan, dan tautan berbahaya yang bertujuan memperoleh data pribadi.","https://schema.org",{"og:url":66,"og:type":102,"og:title":47,"og:site_name":74,"og:description":49},"article",{"robots":104,"canonical":66},"index,follow",{"doc_id":106,"site_id":44},236696,1789107089,{"code":4,"msg":5,"data":109},{"doc_id":106,"user_id":110,"nickname":71,"user_avatar":111,"doc_module":9,"category_id":26,"category_name":27,"doc_title":47,"doc_description":49,"doc_content":112,"file_id":113,"file_url":114,"file_type":115,"file_size":116,"view_count":4,"is_deleted":4,"is_public":9,"is_downloadable":9,"audit_status":9,"page_count":117,"language":118,"language_code":45,"site_id":44,"html_lang":45,"table_of_contents":119,"faqs":120,"seo_title":121,"seo_description":49,"update_tm":107,"read_time":67},549758252649,"https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/8000253669c5317157?_k=1778319167496531819","TRAINING OF TRAINERS: PENINGKATAN LITERASI KEAMANAN DIGITAL MASYARAKAT DALAM MENGHADAPI PENIPUAN DIGITAL DI MEDIA SOSIAL MELALUI EDUKASI BERJENJANG BERBASIS MAHASISWA  \nReza Luqman Hakim 1 *, Nora Ariani2, Afdal3, Fadila Putri Utami4, Khanza Ufaira Febrianti5  \n1,2,3 Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Panca Marga Palu, Palu, Indonesia  \nRIWAYAT ARTIKEL  \nDiterima:  \n16-07-2026  \nDisetujui:  \n20-07-2026  \nDipublikasi:  \n28-07-2026  \nKata Kunci:  \nLiterasi Digital; Keamanan Digital; Penipuan Digital; Media Sosial  \nABSTRAK  \nPerkembangan penggunaan media sosial memberikan berbagaimanfaat bagi masyarakat, tetapi pada saat yang sama jugameningkatkan peluang terjadinya penipuan digital. Masyarakat pengguna media sosial masih menghadapi kesulitan dalam mengenali informasi mencurigakan, tawaran yang tidak wajar, serta tautan yang berpotensi membahayakan keamanan data pribadi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi keamanan digital masyarakat melaluiedukasi mengenai modus penipuan digital di media sosial, khususnya lowongan kerja palsu, penawaran keuntungan instan, dan tautan berbahaya. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan Training of Trainers (ToT), dengan mahasiswasebagai trainer yang terlebih dahulu memperoleh pembekalan dari tim dosen sebelum menyampaikan edukasi kepadamasyarakat di lingkungan masing-masing. Kegiatandilaksanakan pada Juli 2026 dengan melibatkan 20 mahasiswa STIA Panca Marga Palu sebagai trainer dan 56 anggota keluargasebagai sasaran akhir edukasi yang tersebar di Kota Palu dan wilayah perdesaan Kabupaten Sigi. Edukasi dilakukan melalui komunikasi interpersonal, diskusi, pemberian contoh kasus, sertapenilaian kemampuan peserta dalam mengenali informasi yang berpotensi mengandung penipuan digital. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa 60% peserta menyatakan sangat mampu mengenali ciri-ciri penipuan digital setelah mengikuti sosialisasi, 35% menyatakan mampu, sedangkan 5% menyatakan kurang mampu. Tidak terdapat peserta yang menyatakan tidak mampu. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pendekatan edukasiberjenjang melalui mahasiswa menunjukkan potensi sebagaistrategi sederhana dan relatif luas jangkauannya dalam mendukung pemahaman masyarakat mengenai keamanan digital. Pendekatan ini sekaligus memberikan pengalamankepada mahasiswa untuk berperan sebagai agen edukasi di lingkungan sosialnya.  \nPENDAHULUAN  \nPerkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah membawa perubahan signifikandalam kehidupan masyarakat. Media sosial tidak hanya digunakan sebagai sarana komunikasi, tetapi juga menjadi sumber informasi (Rahma et al., 2024), media promosi (Anzani et al., 2024), sarana mencari informasi pekerjaan (Asran et al., 2025), serta wadah untuk memperoleh berbagai  \npeluang ekonomi (Ayuningtiyas, 2023) . Salah satu platform yang masih banyak digunakan olehmasyarakat Indonesia adalah Facebook. Kemudahan akses dan luasnya jangkauan pengguna menjadikan media sosial sebagai sarana yang penting dalam mendukung berbagai aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.  \nDi balik berbagai manfaat tersebut, media sosial juga menjadi ruang yang rentandimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab untuk melakukan penipuan digital (Lesmana & Nasution, 2025) . Berbagai modus penipuan yang beredar melalui media sosialsemakin beragam, mulai dari penyebaran informasi lowongan kerja palsu, penawaran keuntungan instan yang menjanjikan pendapatan besar dalam waktu singkat, hingga penyebaran tautan berbahaya yang bertujuan memperoleh data pribadi pengguna. Modus tersebut umumnya dirancang untuk menarik perhatian masyarakat dengan memanfaatkan kebutuhan ekonomi, keinginan memperoleh pekerjaan, maupun harapan memperoleh keuntungan secara cepat.  \nFenomena tersebut menunjukkan bahwa meningkatnya penggunaan media sosial belum sepenuhnya diikuti oleh peningkatan literasi keamanan digital masyarakat. Pengguna media sosialmasih dapat mengalami kesulitan dalam membedakan informasi yang valid dengan informasi yan","cbCaik58K4JTCsil","https://ap.wps.com/l/cbCaik58K4JTCsil","pdf",848950,10,"Indonesian","# Riwayat Artikel\n## Abstrak\n# Pendahuluan\n## Peran Media Sosial dan Risiko Penipuan Digital\n## Kebutuhan Edukasi dan Komunikasi Interpersonal\n## Pendekatan Training of Trainers (ToT) Berbasis Mahasiswa","[{\"question\":\"Apa tujuan kegiatan pelatihan ini?\",\"answer\":\"Meningkatkan literasi keamanan digital masyarakat melalui edukasi tentang modus penipuan digital di media sosial.\"},{\"question\":\"Mengapa pendekatan Training of Trainers (ToT) digunakan?\",\"answer\":\"Karena edukasi langsung dari tim dosen saja memiliki keterbatasan jangkauan, sehingga mahasiswa dilatih sebagai trainer untuk meneruskan edukasi di lingkungan masing-masing.\"},{\"question\":\"Apa saja modus penipuan digital yang menjadi fokus edukasi?\",\"answer\":\"Lowongan kerja palsu, penawaran keuntungan instan, dan tautan berbahaya yang bertujuan memperoleh data pribadi.\"}]","TRAINING OF TRAINERS - PENINGKATAN LITERASI KEAMANAN DIGITAL MASYARAKAT DALAM MENGHADAPI PENIPUAN DIGITAL DI MEDIA SOSIAL MELALUI EDUKASI BERJENJANG BERBASIS MAHASISWA | PDF"]