[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-1-id-113":3,"doc-seo-236864-113":41,"doc-detail-236864-id":114},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37],{"id":8,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":11,"show_sort_weight":4,"slug":12},178,1,"Template","Faktur","faktur",{"id":14,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":15,"show_sort_weight":4,"slug":16},192,"Formulir","formulir-192",{"id":18,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":19,"show_sort_weight":4,"slug":20},180,"Media Sosial","media-sosial",{"id":22,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":23,"show_sort_weight":4,"slug":24},179,"Poster","poster",{"id":26,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":27,"show_sort_weight":4,"slug":28},176,"Presentasi","presentasi",{"id":30,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":31,"show_sort_weight":4,"slug":32},177,"Resume","resume",{"id":34,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":35,"show_sort_weight":4,"slug":36},182,"Surat","surat-a95d00d3aaf04f3b854ecf140f00d385",{"id":38,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":39,"show_sort_weight":4,"slug":40},183,"Umum","umum-07d1ff437201438088836b2b1ed3c90f",{"code":4,"msg":42,"data":43},"ok",{"site_id":44,"language":45,"slug":46,"title":47,"keywords":48,"description":49,"schema_data":50,"social_meta":107,"head_meta":109,"extra_data":111,"updated_unix":113},113,"id","the-role-of-whatsapp-in-interpersonal-communication-among-teenagers-in-soki-village-descriptive-qualitative-research","Peran WhatsApp dalam Komunikasi Interpersonal Remaja Desa Soki - Penelitian Kualitatif Deskriptif","","Penelitian ini mengeksplorasi berbagai manfaat WhatsApp sebagai media komunikasi di kalangan remaja di Desa Soki. Tujuan utamanya adalah memetakan bagaimana WhatsApp memfasilitasi kebutuhan komunikasi, meliputi interaksi personal, pendidikan, aktivitas komunitas, dan upaya pemasaran. Pendekatan deskriptif kualitatif digunakan dengan data dari observasi, wawancara, dan studi literatur. Kerangka teori Pierre Levy tentang media baru dan teori penetrasi sosial diterapkan. Hasilnya menunjukkan dominasi penggunaan untuk pengungkapan diri, keterlibatan edukatif, fungsi sebagai platform komunitas, serta dukungan pemasaran melalui respons cepat dan efisien.",{"@graph":51,"@context":106},[52,68,89],{"@type":53,"itemListElement":54},"BreadcrumbList",[55,59,62,65],{"item":56,"name":57,"@type":58,"position":9},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":60,"name":10,"@type":58,"position":61},"https://docshare.wps.com/id/template/",2,{"item":63,"name":39,"@type":58,"position":64},"https://docshare.wps.com/id/template/umum/",3,{"item":66,"name":47,"@type":58,"position":67},"https://docshare.wps.com/id/template/the-role-of-whatsapp-in-interpersonal-communication-among-teenagers-in-soki-village-descriptive-qualitative-research/236864/",4,{"url":66,"name":47,"@type":69,"image":70,"author":75,"headline":47,"publisher":78,"fileFormat":81,"inLanguage":45,"description":49,"dateModified":82,"datePublished":83,"encodingFormat":81,"isAccessibleForFree":84,"interactionStatistic":85},"DigitalDocument",{"url":71,"@type":72,"width":73,"height":74},"https://docshare.wps.com/thumbnails/the-role-of-whatsapp-in-interpersonal-communication-among-teenagers-in-soki-village-descriptive-qualitative-research/236864.png","ImageObject",442,249,{"name":76,"@type":77},"Sarah ","Person",{"url":56,"name":79,"@type":80},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-09-20","2026-09-11",true,{"@type":86,"interactionType":87,"userInteractionCount":9},"InteractionCounter",{"@type":88},"ViewAction",{"@type":90,"mainEntity":91},"FAQPage",[92,98,102],{"name":93,"@type":94,"acceptedAnswer":95},"Apa tujuan utama penelitian tentang WhatsApp di Desa Soki?","Question",{"text":96,"@type":97},"Tujuan utamanya adalah mengetahui bagaimana WhatsApp memfasilitasi berbagai kebutuhan komunikasi remaja, termasuk interaksi personal, pendidikan, komunitas, dan pemasaran.","Answer",{"name":99,"@type":94,"acceptedAnswer":100},"Metode apa yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini?",{"text":101,"@type":97},"Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan tinjauan literatur.",{"name":103,"@type":94,"acceptedAnswer":104},"Temuan utama mengenai penggunaan WhatsApp oleh remaja apa saja?",{"text":105,"@type":97},"WhatsApp umumnya digunakan untuk pengungkapan diri, mendukung keterlibatan pendidikan, berperan sebagai platform media komunitas, dan mendukung upaya pemasaran.","https://schema.org",{"og:url":66,"og:type":108,"og:title":47,"og:site_name":79,"og:description":49},"article",{"robots":110,"canonical":66},"index,follow",{"doc_id":112,"site_id":44},236864,1789108235,{"code":4,"msg":5,"data":115},{"doc_id":112,"user_id":116,"nickname":76,"user_avatar":117,"doc_module":9,"category_id":38,"category_name":39,"doc_title":47,"doc_description":49,"doc_content":118,"file_id":119,"file_url":120,"file_type":121,"file_size":122,"view_count":4,"is_deleted":4,"is_public":9,"is_downloadable":9,"audit_status":9,"page_count":123,"language":124,"language_code":45,"site_id":44,"html_lang":45,"table_of_contents":125,"faqs":126,"seo_title":127,"seo_description":49,"update_tm":113,"read_time":128},962085320529,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_9964176cb1d06d4a9deccf72a44ae3dc","Peran WhatsApp dalam Komunikasi Interpersonal Remaja Desa Soki  \nErlinawati, Kukuh Sinduwiatmo*  \nUniversitas Muhammadiyah Sidoarjo  \nAbstrak: Penelitian ini mengeksplorasi berbagai manfaat WhatsApp sebagai media komunikasi di kalangan remaja di Desa Soki. Tujuan utama adalah untuk mengetahui bagaimana WhatsApp memfasilitasi berbagaikebutuhan komunikasi, termasuk interaksi pribadi, pendidikan, komunitas, dan pemasaran. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan tinjauan literatur. Kerangka teori oleh Pierre Levy tentang media baru dan teori penetrasi sosial diterapkan. Temuan menunjukkan bahwa WhatsApp umumnya digunakan untuk pengungkapan diri, memungkinkan keterlibatan pendidikan, berfungsi sebagai platform media komunitas, dan mendukung upaya pemasaran. Remaja lebih memilih WhatsApp karena efektivitasnya dan umpan balik cepat yang disediakan. Studi ini menekankan peran signifikan WhatsApp dalam meningkatkan efisiensi dan kecepatan komunikasi di kalangan pemuda, menyarankan implikasi yang lebih luas untuk penggunaannya dalam pengaturan komunitas dan pendidikan.  \nKata Kunci: WhatsApp, Komunikasi Kaum Muda, Teori Penetrasi Sosial, Media Baru, Keterlibatan Komunitas.  \nDOI:  \n[https://doi.org/10.47134/jtsi.v1i3.2515](https://doi.org/10.47134/jtsi.v1i3.2515)  \n*Correspondence: Kukuh Sinduwiatmo [Email:](Email: kukuhsinduwiatmo@umsida.ac.id)[ ](Email: kukuhsinduwiatmo@umsida.ac.id)[kukuhsinduwiatmo@umsida.ac.id](Email: kukuhsinduwiatmo@umsida.ac.id)  \n[Received: 01-04-2024](Received: 01-04-2024)  \n[Accepted: 15-05-2024](Accepted: 15-05-2024)  \n[Published: 31-06-2024](Published: 31-06-2024)  \nCopyright: © 2024 by the authors. Submitted for open access publication under the terms and conditions of the CreativeCommons Attribution (CC BY) license ([http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/](http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/)).  \nAbstract: This study explores the multifaceted benefits of WhatsApp as a communication medium among teenagers in Soki Village. The primary objective was to ascertain how WhatsApp facilitates various communication needs, including personal, educational, community, and marketing interactions. Employing a qualitative descriptive approach, data were collected through observations, interviews, and literature reviews. Theoretical frameworks by Pierre Levy on new media and the social penetration theory were applied. Findings indicate that WhatsApp is predominantly used for self-disclosure, enabling educational engagement, serving as a community media platform, and supporting marketing endeavors. Teenagers prefer WhatsApp for its effectiveness and the rapid feedback it provides. This study underscores the significant role of WhatsApp in enhancing communication efficiency and immediacy among youth, suggesting broader implications for its use in community and educational settings.  \nKeywords: WhatsApp, Youth Communication, Social Penetration Theory, New Media, Community Engagement.  \nPendahuluan  \nPesatnya perkembangan media sosial sebagai alat komunikasi semakin membantu siapapun mengetahui dengan cepat informasi dan juga mempermudah dalam berbagaikegiatan. Berkomunikasi dengan menggunakan aplikasi whatsApp mempermudah semua orang dalam keadaan jarak jauh maupun dekat. WhatsApp merupakan sebuah aplikasiperpesanan (messenger) instan dan lintas platform pada handphone yang dapat membantu pengguna mengirim dan menerima pesan seperti sms tanpa menggunakan pulsamelainkan kuota internet.  \nKehadiran aplikasi whatsApp sebagai media komunikasi baru, sangat membantu siapapun penggunanya dengan mengalih fungsikan baik untuk kegiatan belajar mengajar, mengirim dan menerima pesan tanpa kantor pos, bertukar kabar tidak hanya mendengar suara tetapi whatsApp mampu memberikan fitur terbaik yakni dapat berbicara tatap muka yang dimana fitur tersebut dinamai dengan video call serta dapat terhubung antara 2 sampai 6 orang (Ayamga, 2023; Kosasih, 2024; Osei, 2023; S","cbCaircoIywtkBod","https://ap.wps.com/l/cbCaircoIywtkBod","pdf",355892,13,"Indonesian","# Pendahuluan\n## Perkembangan media sosial dan WhatsApp sebagai alat komunikasi\n## Teori media baru dan komunikasi interpersonal\n## New media","[{\"question\":\"Apa tujuan utama penelitian tentang WhatsApp di Desa Soki?\",\"answer\":\"Tujuan utamanya adalah mengetahui bagaimana WhatsApp memfasilitasi berbagai kebutuhan komunikasi remaja, termasuk interaksi personal, pendidikan, komunitas, dan pemasaran.\"},{\"question\":\"Metode apa yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini?\",\"answer\":\"Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan tinjauan literatur.\"},{\"question\":\"Temuan utama mengenai penggunaan WhatsApp oleh remaja apa saja?\",\"answer\":\"WhatsApp umumnya digunakan untuk pengungkapan diri, mendukung keterlibatan pendidikan, berperan sebagai platform media komunitas, dan mendukung upaya pemasaran.\"}]","Peran WhatsApp dalam Komunikasi Interpersonal Remaja Desa Soki - Penelitian Kualitatif Deskriptif | PDF",5]