[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-1-id-113":3,"doc-seo-668697-113":41,"doc-detail-668697-id":113},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37],{"id":8,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":11,"show_sort_weight":4,"slug":12},178,1,"Template","Faktur","faktur",{"id":14,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":15,"show_sort_weight":4,"slug":16},192,"Formulir","formulir-192",{"id":18,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":19,"show_sort_weight":4,"slug":20},180,"Media Sosial","media-sosial",{"id":22,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":23,"show_sort_weight":4,"slug":24},179,"Poster","poster",{"id":26,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":27,"show_sort_weight":4,"slug":28},176,"Presentasi","presentasi",{"id":30,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":31,"show_sort_weight":4,"slug":32},177,"Resume","resume",{"id":34,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":35,"show_sort_weight":4,"slug":36},182,"Surat","surat-a95d00d3aaf04f3b854ecf140f00d385",{"id":38,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":39,"show_sort_weight":4,"slug":40},183,"Umum","umum-07d1ff437201438088836b2b1ed3c90f",{"code":4,"msg":42,"data":43},"ok",{"site_id":44,"language":45,"slug":46,"title":47,"keywords":48,"description":49,"schema_data":50,"social_meta":106,"head_meta":108,"extra_data":110,"updated_unix":112},113,"id","the-contribution-of-supporting-facilitators-and-market-drivers-in-business-development-for-btpn-syariah-customers-in-banyuwangi","Kontribusi Fasilitator Pendamping dan Penggerak Pasar Daya dalam Pengembangan Usaha Nasabah BTPN Syariah di Banyuwangi","","Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan sektor penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Wilayah Banyuwangi, khususnya Kecamatan Rogojampi dan Genteng, memiliki potensi usaha yang layak dikembangkan. Ibu-ibu nasabah BTPN Syariah sebagai pelaku UMKM pra-sejahtera menghadapi kesulitan mencapai kesejahteraan keluarga. Kegiatan bertujuan memberi pendampingan akses pengetahuan, akses pasar, strategi kewirausahaan, serta solusi hambatan usaha melalui Program Bestee yang melibatkan Fasilitator Pendamping dan Penggerak Pasar Daya.",{"@graph":51,"@context":105},[52,68,88],{"@type":53,"itemListElement":54},"BreadcrumbList",[55,59,62,65],{"item":56,"name":57,"@type":58,"position":9},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":60,"name":10,"@type":58,"position":61},"https://docshare.wps.com/id/template/",2,{"item":63,"name":39,"@type":58,"position":64},"https://docshare.wps.com/id/template/umum/",3,{"item":66,"name":47,"@type":58,"position":67},"https://docshare.wps.com/id/template/the-contribution-of-supporting-facilitators-and-market-drivers-in-business-development-for-btpn-syariah-customers-in-banyuwangi/668697/",4,{"url":66,"name":47,"@type":69,"image":70,"author":75,"headline":47,"publisher":78,"fileFormat":81,"inLanguage":45,"description":49,"dateModified":82,"datePublished":82,"encodingFormat":81,"isAccessibleForFree":83,"interactionStatistic":84},"DigitalDocument",{"url":71,"@type":72,"width":73,"height":74},"https://docshare.wps.com/thumbnails/the-contribution-of-supporting-facilitators-and-market-drivers-in-business-development-for-btpn-syariah-customers-in-banyuwangi/668697.png","ImageObject",442,249,{"name":76,"@type":77},"BigDaveOnline","Person",{"url":56,"name":79,"@type":80},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-11-01",true,{"@type":85,"interactionType":86,"userInteractionCount":4},"InteractionCounter",{"@type":87},"ViewAction",{"@type":89,"mainEntity":90},"FAQPage",[91,97,101],{"name":92,"@type":93,"acceptedAnswer":94},"Apa tujuan utama kegiatan pendampingan dalam Program Bestee?","Question",{"text":95,"@type":96},"Membantu pelaku UMKM memperoleh akses pengetahuan, akses pasar, strategi kewirausahaan, serta strategi untuk mengatasi kendala usaha.","Answer",{"name":98,"@type":93,"acceptedAnswer":99},"Siapa yang berperan sebagai Fasilitator Pendamping dan Penggerak Pasar Daya dalam program?",{"text":100,"@type":96},"Program Bestee menempatkan Fasilitator Pendamping untuk pendampingan akses ilmu pengetahuan, akses pasar, strategi kewirausahaan, dan penanganan kendala usaha, sedangkan Penggerak Pasar Daya menjalankan tahapan seperti survei lokasi, wawancara, pendampingan, dokumentasi, dan pelaporan.",{"name":102,"@type":93,"acceptedAnswer":103},"Apa saja kendala yang dihadapi nasabah BTPN Syariah terkait pengembangan usaha?",{"text":104,"@type":96},"Nasabah belum mengetahui pemasaran online/digital, belum memiliki identitas usaha seperti banner atau spanduk, belum memiliki perizinan, serta kendala lain yang menghambat pengembangan usaha.","https://schema.org",{"og:url":66,"og:type":107,"og:title":47,"og:site_name":79,"og:description":49},"article",{"robots":109,"canonical":66},"index,follow",{"doc_id":111,"site_id":44},668697,1793491441,{"code":4,"msg":5,"data":114},{"doc_id":111,"user_id":115,"nickname":76,"user_avatar":116,"doc_module":9,"category_id":38,"category_name":39,"doc_title":47,"doc_description":49,"doc_content":117,"file_id":118,"file_url":119,"file_type":120,"file_size":121,"view_count":4,"is_deleted":4,"is_public":9,"is_downloadable":9,"audit_status":9,"page_count":122,"language":123,"language_code":45,"site_id":44,"html_lang":45,"table_of_contents":124,"faqs":125,"seo_title":126,"seo_description":49,"update_tm":112,"read_time":61},962090896214,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_155a257f0dc6eb9ab79c44ca47cae57d","The Contribution of Supporting Facilitators and Market Drivers in the Development of Business for BTPNSyariah  \nCustomers in Banyuwangi  \n(Kontribusi Fasilitator Pendamping dan Penggerak Pasar Daya Dalam Pengembangan Usaha  \nNasabah BTPN Syariah di Banyuwangi)  \nAulia Maharani Setyowati Matseri, Noor Rizkiyah, Desita Syafa Kurniasari  \nProgram Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian Universitas PembangunanNasional “Veteran”Jawa Timur  \n[Email:](Email: noor.rizkiyah.agribis@upnjatim.ac.id)[ ](Email: noor.rizkiyah.agribis@upnjatim.ac.id)[noor.rizkiyah.agribis@upnjatim.ac.id](Email: noor.rizkiyah.agribis@upnjatim.ac.id)  \n\n| Abstract-Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) are an important sector in increasing national economic growth. The Banyuwangi area, especially Rogojampi and Genteng Districts, has business potential that is worthy of being developed. Mothers who are BTPNSyariah customers as pre-prosperous Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) are struggling to achieve their families' welfare. The main objective of this activity is to help provide assistance in accessing knowledge, market access, entrepreneurial strategies, and strategies to overcome business obstacles for MSME actors. BTPN Syariahis a bank that focuses on financing without collateral. Productive pre-prosperous mothers, through the Bestee Program in the remote site area, are given a Mentoring Facilitator and Market Power Driver. Mentoring activities by the Mentoring Facilitator include several stages such as location surveys, introductions and assessments, finding obstacles, mentoring, practice, and closing. The stages of mentoring Market Power Drivers are location surveys, interviews, mentoring, documentation, and reporting. The Bestee Program mentoring activities have a positive impact on all parties involved, especially BTPNSyariah customers who participate in the program.\u003Cbr>Keywords: Mentoring, Micro Small and Medium Enterprises (MSMEs), Clients, BTPNSyariah |\n| --- |\n| Abstrak – Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) merupakan sektor penting dalampeningkatan pertumbuhan ekonominasional. Wilayah Banyuwangi, khususnya Kecamatan Rogojampi dan Genteng memilikipotensiusaha yang layak untuk dikembangkan. Ibu-ibu nasabah BTPN Syariah sebagai pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) pra-sejahteraberjuang untuk memperoleh kesejahteraan keluarganya. Tujuan utama dari kegiatan ini yaitu membantu memberikan pendampingan akses ilmu pengetahuan, akses pasar, strategi kewirausahaan, dan strategi untuk mengatasi kendalausaha pelaku UMKM. BTPN Syariah adalah perbankan yang fokus pembiayaannya tanpa agunan. Ibu–ibu prasejahtera produktif, melalui Program Bestee di area remote site, diberi Fasilitator Pendamping dan Penggerak Pasar Daya. Kegiatan pendampingan oleh Fasilitator Pendamping meliputi beberapa tahapan seperti survei lokasi, perkenalan danasesmen, penemuan kendala, pendampingan, praktik, dan penutup. Tahapan pendampingan Penggerak Pasar Dayayaitu survei lokasi, wawancara, pendampingan, dokumentasi, dan pelaporan. Kegiatan pendampingan Program Besteemembawa dampak baik bagi seluruh pihak yang terlibat, terutama nasabah BTPN Syariah yang mengikuti program.\u003Cbr>Kata kunci: Pendampingan, Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), Nasabah, BTPN Syariah |\n\n1. PENDAHULUAN  \nUsaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) menjadi salah satu sektor penting dalam membangun pertumbuhan ekonomi dalam suatunegara karena dapat menyerap banyak tenagakerja dan menghasilkan peningkatan produk domestik bruto [1] . UMKM membantu untuk mengurangi jumlah pengangguran di Indonesia yang cukup tinggi. Tidak hanya itu, UMKM jugamenjadi salah satu pendorong untuk meningkatkan perekonomian lokal [2] . UMKM turut mendukung terciptanya kreatifitas dimasyarakat yang sejalan dengan usaha yang ditekuninya [3] . Namun, dalam menjalankanusaha tersebut para pelaku UMKM menghadapi berbagai macam tantangan. Hal ini didukung olehpendapat Huzaimi & Rozci [4] bahwa masalah yang dihadapi oleh UMKM diantaranya yaitu ke","cbCaivs6uYwoCive","https://ap.wps.com/l/cbCaivs6uYwoCive","pdf",489548,6,"Indonesian","# PENDAHULUAN\n## Latar belakang UMKM\n## Program Bestee dan peran Fasilitator Pendamping serta Penggerak Pasar Daya\n## Kendala nasabah BTPN Syariah","[{\"question\":\"Apa tujuan utama kegiatan pendampingan dalam Program Bestee?\",\"answer\":\"Membantu pelaku UMKM memperoleh akses pengetahuan, akses pasar, strategi kewirausahaan, serta strategi untuk mengatasi kendala usaha.\"},{\"question\":\"Siapa yang berperan sebagai Fasilitator Pendamping dan Penggerak Pasar Daya dalam program?\",\"answer\":\"Program Bestee menempatkan Fasilitator Pendamping untuk pendampingan akses ilmu pengetahuan, akses pasar, strategi kewirausahaan, dan penanganan kendala usaha, sedangkan Penggerak Pasar Daya menjalankan tahapan seperti survei lokasi, wawancara, pendampingan, dokumentasi, dan pelaporan.\"},{\"question\":\"Apa saja kendala yang dihadapi nasabah BTPN Syariah terkait pengembangan usaha?\",\"answer\":\"Nasabah belum mengetahui pemasaran online/digital, belum memiliki identitas usaha seperti banner atau spanduk, belum memiliki perizinan, serta kendala lain yang menghambat pengembangan usaha.\"}]","Kontribusi Fasilitator Pendamping dan Penggerak Pasar Daya dalam Pengembangan Usaha Nasabah BTPN Syariah di Banyuwangi | PDF"]