[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-1-id-113":3,"doc-seo-237398-113":41,"doc-detail-237398-id":108},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37],{"id":8,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":11,"show_sort_weight":4,"slug":12},178,1,"Template","Faktur","faktur",{"id":14,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":15,"show_sort_weight":4,"slug":16},192,"Formulir","formulir-192",{"id":18,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":19,"show_sort_weight":4,"slug":20},180,"Media Sosial","media-sosial",{"id":22,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":23,"show_sort_weight":4,"slug":24},179,"Poster","poster",{"id":26,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":27,"show_sort_weight":4,"slug":28},176,"Presentasi","presentasi",{"id":30,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":31,"show_sort_weight":4,"slug":32},177,"Resume","resume",{"id":34,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":35,"show_sort_weight":4,"slug":36},182,"Surat","surat-a95d00d3aaf04f3b854ecf140f00d385",{"id":38,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":39,"show_sort_weight":4,"slug":40},183,"Umum","umum-07d1ff437201438088836b2b1ed3c90f",{"code":4,"msg":42,"data":43},"ok",{"site_id":44,"language":45,"slug":46,"title":47,"keywords":48,"description":49,"schema_data":50,"social_meta":101,"head_meta":103,"extra_data":105,"updated_unix":107},113,"id","rspo-independent-smallholders-standard-2024-national-interpretation-indonesia-version-20","Standar Pekebun Swadaya RSPO 2024 - Interpretasi Nasional Indonesia - Versi 2.0","","Standar Pekebun Swadaya RSPO 2024 (Interpretasi Nasional Indonesia) menetapkan acuan untuk produksi minyak sawit dan produk sawit berkelanjutan, dengan ruang lingkup serta pendekatan bertahap menuju sertifikasi pekebun swadaya. Dokumen ini menguraikan pihak sasaran, hal yang diatur, mekanisme penerapan, serta proses sertifikasi, klaim, manfaat, adopsi, pelaksanaan, peninjauan, dan revisi. Selain itu, memuat catatan perubahan dari standar generik 2024, persyaratan normatif, prinsip-kriteria-indikator, kebutuhan sistem kendali internal, dan lampiran berupa istilah definisi, deklarasi pekebun, serta dokumen pelengkap.",{"@graph":51,"@context":100},[52,68,83],{"@type":53,"itemListElement":54},"BreadcrumbList",[55,59,62,65],{"item":56,"name":57,"@type":58,"position":9},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":60,"name":10,"@type":58,"position":61},"https://docshare.wps.com/id/template/",2,{"item":63,"name":39,"@type":58,"position":64},"https://docshare.wps.com/id/template/umum/",3,{"item":66,"name":47,"@type":58,"position":67},"https://docshare.wps.com/id/template/rspo-independent-smallholders-standard-2024-national-interpretation-indonesia-version-20/237398/",4,{"url":66,"name":47,"@type":69,"author":70,"headline":47,"publisher":73,"fileFormat":76,"inLanguage":45,"description":49,"dateModified":77,"datePublished":77,"encodingFormat":76,"isAccessibleForFree":78,"interactionStatistic":79},"DigitalDocument",{"name":71,"@type":72},"Seraphina","Person",{"url":56,"name":74,"@type":75},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-09-11",true,{"@type":80,"interactionType":81,"userInteractionCount":4},"InteractionCounter",{"@type":82},"ViewAction",{"@type":84,"mainEntity":85},"FAQPage",[86,92,96],{"name":87,"@type":88,"acceptedAnswer":89},"Apa tujuan RSPO dan bagaimana kaitannya dengan standar pekebun swadaya?","Question",{"text":90,"@type":91},"RSPO dibentuk untuk menghimpun industri minyak sawit melalui platform multi-pemangku kepentingan guna mengembangkan dan menerapkan standar global bagi minyak sawit dan produk sawit berkelanjutan. Standar pekebun swadaya digunakan sebagai acuan agar sertifikasi dan penerapan berjalan jelas, dapat diaudit, dan relevan.","Answer",{"name":93,"@type":88,"acceptedAnswer":94},"Bagaimana pendekatan bertahap RSPO diterapkan untuk sertifikasi pekebun swadaya?",{"text":95,"@type":91},"Dokumen menjelaskan pendekatan bertahap menuju sertifikasi pekebun swadaya, termasuk cakupan pihak sasaran, hal yang diatur, serta cara penerapan. Proses juga mencakup sertifikasi, klaim, manfaat, serta tahapan adopsi, pelaksanaan, peninjauan, dan revisi.",{"name":97,"@type":88,"acceptedAnswer":98},"Apa saja komponen utama dalam persyaratan standar?",{"text":99,"@type":91},"Persyaratan standar mencakup persyaratan normatif, prinsip-kriteria-indikator, serta persyaratan sistem kendali internal untuk kelompok pekebun. Lampiran mendukung implementasi melalui istilah dan definisi, deklarasi pekebun, persyaratan kepatuhan, panduan informatif, dan dokumen pelengkap.","https://schema.org",{"og:url":66,"og:type":102,"og:title":47,"og:site_name":74,"og:description":49},"article",{"robots":104,"canonical":66},"index,follow",{"doc_id":106,"site_id":44},237398,1789112158,{"code":4,"msg":5,"data":109},{"doc_id":106,"user_id":110,"nickname":71,"user_avatar":111,"doc_module":9,"category_id":38,"category_name":39,"doc_title":47,"doc_description":49,"doc_content":112,"file_id":113,"file_url":114,"file_type":115,"file_size":116,"view_count":4,"is_deleted":4,"is_public":9,"is_downloadable":9,"audit_status":9,"page_count":117,"language":118,"language_code":45,"site_id":44,"html_lang":45,"table_of_contents":119,"faqs":120,"seo_title":121,"seo_description":49,"update_tm":107,"read_time":122},962075114101,"https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/e000253a75eb197efd?x-image-process=image/resize,m_fixed,w_180,h_180&k=1780044092746381165","Standar Pekebun Swadaya RSPO 2024 (Interpretasi Nasional Indonesia)  \nuntuk produksi Minyak Sawit dan Produk Sawit Berkelanjutan  \nIS_V2-0  \nDikukuhkan oleh Dewan Gubernur RSPO pada 06 November 2025  \nDaftar Isi  \nDaftar Isi 2  \nUcapan Terima Kasih 3  \nI. Pendahuluan 4  \n1.1 Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) 4  \n1.1.1 Visi RSPO 4  \n1.1.2 Teori Perubahan RSPO 5  \n1.1.3 Sistem Informasi RSPO 5  \nII. Pembukaan 6  \n2.1 Standar Pekebun Swadaya RSPO 6  \n2.2 Panduan Penyusunan Draf 9  \nIII. Cakupan and Pendekatan 11  \n3.1 Cakupan – Memahami Pihak Sasaran (Who), Segala Hal yang Diatur (What) dalam, dan Cara  \nPenerapan (How) Standar Pekebun Swadaya RSPO 11  \n3.2 Pendekatan Bertahap RSPO untuk Sertifikasi Pekebun Swadaya 14  \n3.3 Sertifikasi, Klaim, dan Manfaat 18  \n3.4 Adopsi, Pelaksanaan, Peninjauan, dan Revisi 25  \nIV. Catatan Perubahan terhadap generik Standar Pekebun Swadaya 2024 287  \nV. Persyaratan Normatif Standar Pekebun Swadaya RSPO 288  \nVI. Prinsip, Kriteria dan Indikator  \n332  \nPrinsip 1 332  \nPrinsip 2 36  \nPrinsip 3 39  \nPrinsip 4 43  \nPersyaratan Sistem Kendali Internal untuk Kelompok Pekebun 52  \nVII. Lampiran 566  \nLampiran 1 – Istilah dan definisi 57  \nLampiran 2 – Deklarasi Pekebun 82  \nLampiran 3 – Persyaratan Kepatuhan dan Panduan Informatif 85  \nLampiran 4 – Dokumen Pelengkap Standar Pekebun Swadaya RSPO 2024 98  \nVIII. Apendiks 99  \nApendiks A – Teori Perubahan RSPO 101  \nApendiks B- Interpretasi Nasional Standar Pekebun Swadaya RSPO 2019 108  \nKontrol Dokumen  \n\n| Judul Dokumen | Standar Pekebun Swadaya\u003Cbr>RSPO 2024 (Interpretasi Nasional Indonesia) |\n| --- | --- |\n| Kode Dokumen | RSPO-STD-T06-026 |\n| Cakupan | 2.0 |\n| Bahasa | Bahasa Indonesia |\n| Jenis Dokumen | Standar |\n| Tanggal Pembaruan | N/A |\n| Tanggal Adopsi | 13 November 2025 |\n| Tanggal Berlaku | 6 November 2025 |\n| Kontak | standard.development@r[po.org](po.org) |\n\nUcapan Terima Kasih  \nRoundtable on Sustainable Palm Oil (“RSPO”) ingin mengucapkan terima kasih kepada individu, anggota, pemangku kepentingan, dan organisasi (termasuk perwakilan dari anggota, pemangku kepentingan, dan organisasi tersebut) atas kontribusi keahlian, wawasan, dan waktu yang telah diberikan dalam proses peninjauan, revisi, dan penyusunan Standar Pekebun Swadaya RSPO 2024. Kami sangat menghargai kontribusi anda dalam memastikan bahwa Standar Pekebun Swadaya 2024 jelas, layak diaudit, dapat diterapkan, dan relevan , serta dapat secara efektif menunjukkan kredibilitas, inklusivitas, dan dampak positif minyak sawit dan produk sawit yang diproduksi dan dijual sebagai produk bersertifikat RSPO.  \n\n| Bintang Soma Perdana (Sawit Sumbermas Sarana) | Adhitya Adhyaksa (WWF Indonesia) |\n| --- | --- |\n| Saeshaputi Rahmanita (BGA) | Umi Syamsiatun (Perkumpulan Alam Hijau) |\n| Asrijon Tanjung (Golden Agri Resources ) | Adhe Ferdiansyah --SNV (Netherland Development Organization) |\n| Dian Mayasari (PT REA Kaltim Plantations) | Novet Charles Akollo (Serikat Petani Kelapa Sawit) |\n| Doris Sukanta Surbakti (PT. Inti Indosawit Subur/Asian Agri) | Rian Erisman (WWF Indonesia) |\n| Ade Akbar (Kongbeng Kalimantan Timur) | Isner Manalu (Konservasi Indonesia) |\n| Antonius Anyu (Aliansi Petani Kelapa Sawit Keling Kumang Kalimantan Barat) | Sendy Tissia Nathalia de Soysa (Yayasan FORTASBI Indonesia) |\n| Tri Ariyanto – co-chair (Perkumpulan Petani Mitra Harapan, Kalimantan Barat) | Dedi Asri (Bentang Oasis Jambi) |\n| Surianto (KUD Sumber Rejeki Sumatera Selatan) | Yosephine Vincensia Sinaga (Yayasan Lembaga Penelitian Kaleka Indonesia (KALEKA)) |\n| Sufyan Sahuri (KUD Makarti Jambi) | Sarah Nova Irene Lumbantobing (Yayasan Lembaga |\n\n\n|  | Penelitian Kaleka Indonesia (KALEKA) |\n| --- | --- |\n| Jumal (PPKS Tayo Barokah Riau) | Dani Rahadian P. Hidayat (Stichting SNV Nederlandse) |\n| Ade Fahrizal (Koperasi Produsen Mandiri Gaharu Seratus Medan) | Ridho Iskandar (Setara Jambi) |\n| Rafiq Silitonga (Perkumpulan Asosiasi Bentang Alam (PABA), Sumut | Nurbaya Zulhakim (Setara Jambi) |\n| Rizal Ansori","cbCaia4ZeDWj6ZO7","https://ap.wps.com/l/cbCaia4ZeDWj6ZO7","pdf",3429840,107,"Indonesian","# I. Pendahuluan\n## 1.1 Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO)\n### 1.1.1 Visi RSPO\n### 1.1.2 Teori Perubahan RSPO\n### 1.1.3 Sistem Informasi RSPO\n# II. Pembukaan\n## 2.1 Standar Pekebun Swadaya RSPO\n## 2.2 Panduan Penyusunan Draf\n# III. Cakupan and Pendekatan\n## 3.1 Cakupan – Memahami Pihak Sasaran (Who), Segala Hal yang Diatur (What) dalam, dan Cara Penerapan (How)\n## 3.2 Pendekatan Bertahap RSPO untuk Sertifikasi Pekebun Swadaya\n## 3.3 Sertifikasi, Klaim, dan Manfaat\n## 3.4 Adopsi, Pelaksanaan, Peninjauan, dan Revisi\n# IV. Catatan Perubahan terhadap generik Standar Pekebun Swadaya 2024\n# V. Persyaratan Normatif Standar Pekebun Swadaya RSPO\n# VI. Prinsip, Kriteria dan Indikator\n## Prinsip 1\n## Prinsip 2\n## Prinsip 3\n## Prinsip 4\n## Persyaratan Sistem Kendali Internal untuk Kelompok Pekebun\n# VII. Lampiran\n## Lampiran 1 – Istilah dan definisi\n## Lampiran 2 – Deklarasi Pekebun\n## Lampiran 3 – Persyaratan Kepatuhan dan Panduan Informatif\n## Lampiran 4 – Dokumen Pelengkap Standar Pekebun Swadaya RSPO 2024\n# VIII. Apendiks\n## Apendiks A – Teori Perubahan RSPO\n## Apendiks B- Interpretasi Nasional Standar Pekebun Swadaya RSPO 2019","[{\"question\":\"Apa tujuan RSPO dan bagaimana kaitannya dengan standar pekebun swadaya?\",\"answer\":\"RSPO dibentuk untuk menghimpun industri minyak sawit melalui platform multi-pemangku kepentingan guna mengembangkan dan menerapkan standar global bagi minyak sawit dan produk sawit berkelanjutan. Standar pekebun swadaya digunakan sebagai acuan agar sertifikasi dan penerapan berjalan jelas, dapat diaudit, dan relevan.\"},{\"question\":\"Bagaimana pendekatan bertahap RSPO diterapkan untuk sertifikasi pekebun swadaya?\",\"answer\":\"Dokumen menjelaskan pendekatan bertahap menuju sertifikasi pekebun swadaya, termasuk cakupan pihak sasaran, hal yang diatur, serta cara penerapan. Proses juga mencakup sertifikasi, klaim, manfaat, serta tahapan adopsi, pelaksanaan, peninjauan, dan revisi.\"},{\"question\":\"Apa saja komponen utama dalam persyaratan standar?\",\"answer\":\"Persyaratan standar mencakup persyaratan normatif, prinsip-kriteria-indikator, serta persyaratan sistem kendali internal untuk kelompok pekebun. Lampiran mendukung implementasi melalui istilah dan definisi, deklarasi pekebun, persyaratan kepatuhan, panduan informatif, dan dokumen pelengkap.\"}]","Standar Pekebun Swadaya RSPO 2024 - Interpretasi Nasional Indonesia - Versi 2.0 | PDF",37]