[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-1-id-113":3,"doc-seo-236269-113":41,"doc-detail-236269-id":114},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37],{"id":8,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":11,"show_sort_weight":4,"slug":12},178,1,"Template","Faktur","faktur",{"id":14,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":15,"show_sort_weight":4,"slug":16},192,"Formulir","formulir-192",{"id":18,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":19,"show_sort_weight":4,"slug":20},180,"Media Sosial","media-sosial",{"id":22,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":23,"show_sort_weight":4,"slug":24},179,"Poster","poster",{"id":26,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":27,"show_sort_weight":4,"slug":28},176,"Presentasi","presentasi",{"id":30,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":31,"show_sort_weight":4,"slug":32},177,"Resume","resume",{"id":34,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":35,"show_sort_weight":4,"slug":36},182,"Surat","surat-a95d00d3aaf04f3b854ecf140f00d385",{"id":38,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":39,"show_sort_weight":4,"slug":40},183,"Umum","umum-07d1ff437201438088836b2b1ed3c90f",{"code":4,"msg":42,"data":43},"ok",{"site_id":44,"language":45,"slug":46,"title":47,"keywords":48,"description":49,"schema_data":50,"social_meta":107,"head_meta":109,"extra_data":111,"updated_unix":113},113,"id","sphere-at-the-beginning","SPHERE: Di Titik Berangkat","","SPHERE: Di Titik Berangkat menyajikan platform Jakarta International Contemporary Dance Festival (JICON) yang dikembangkan oleh Komite Tari Dewan Kesenian Jakarta periode 2020–2023. Naskah ini menekankan dialog dan percakapan pengalaman antara audiens serta pelaku dalam berbagai ruang dan komunitas, bukan sekadar panggung pamer karya. Festival dihubungkan pula dengan program Imajitari dan Telisik Tari melalui presentasi, diskusi karya, anugerah tari, pemutaran film tari, serta penelusuran di kampus. Disertai struktur bab dan lampiran, termasuk kontribusi para penulis serta catatan penjurian.",{"@graph":51,"@context":106},[52,68,89],{"@type":53,"itemListElement":54},"BreadcrumbList",[55,59,62,65],{"item":56,"name":57,"@type":58,"position":9},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":60,"name":10,"@type":58,"position":61},"https://docshare.wps.com/id/template/",2,{"item":63,"name":39,"@type":58,"position":64},"https://docshare.wps.com/id/template/umum/",3,{"item":66,"name":47,"@type":58,"position":67},"https://docshare.wps.com/id/template/sphere-at-the-beginning/236269/",4,{"url":66,"name":47,"@type":69,"image":70,"author":75,"headline":47,"publisher":78,"fileFormat":81,"inLanguage":45,"description":49,"dateModified":82,"datePublished":83,"encodingFormat":81,"isAccessibleForFree":84,"interactionStatistic":85},"DigitalDocument",{"url":71,"@type":72,"width":73,"height":74},"https://docshare.wps.com/thumbnails/sphere-at-the-beginning/236269.png","ImageObject",442,249,{"name":76,"@type":77},"Angel","Person",{"url":56,"name":79,"@type":80},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-09-13","2026-09-11",true,{"@type":86,"interactionType":87,"userInteractionCount":9},"InteractionCounter",{"@type":88},"ViewAction",{"@type":90,"mainEntity":91},"FAQPage",[92,98,102],{"name":93,"@type":94,"acceptedAnswer":95},"Apa fokus utama platform JICON dalam dokumen SPHERE: Di Titik Berangkat?","Question",{"text":96,"@type":97},"JICON berfokus pada percakapan dan dialog pengalaman antara pelaku serta audiens di berbagai ruang dan komunitas, sekaligus mencerminkan perkembangan tari Indonesia.","Answer",{"name":99,"@type":94,"acceptedAnswer":100},"Bagaimana hubungan JICON dengan program Imajitari dan Telisik Tari?",{"text":101,"@type":97},"JICON menjadi titik koordinat yang saling terhubung dengan program sayap Imajitari dan Telisik Tari, melalui presentasi, diskusi karya, serta kegiatan penelusuran.",{"name":103,"@type":94,"acceptedAnswer":104},"Kegiatan apa saja yang diselenggarakan selama festival menurut teks dokumen?",{"text":105,"@type":97},"Festival mencakup presentasi karya di berbagai lokasi, diskusi karya, anugerah tari, pemutaran film tari, serta presentasi Telisik Tari di kampus.","https://schema.org",{"og:url":66,"og:type":108,"og:title":47,"og:site_name":79,"og:description":49},"article",{"robots":110,"canonical":66},"index,follow",{"doc_id":112,"site_id":44},236269,1789104162,{"code":4,"msg":5,"data":115},{"doc_id":112,"user_id":116,"nickname":76,"user_avatar":117,"doc_module":9,"category_id":38,"category_name":39,"doc_title":47,"doc_description":49,"doc_content":118,"file_id":119,"file_url":120,"file_type":121,"file_size":122,"view_count":9,"is_deleted":4,"is_public":9,"is_downloadable":9,"audit_status":9,"page_count":123,"language":124,"language_code":45,"site_id":44,"html_lang":45,"table_of_contents":125,"faqs":126,"seo_title":127,"seo_description":49,"update_tm":113,"read_time":128},687207412472,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_155a257f0dc6eb9ab79c44ca47cae57d","SPHERE: Beginning  \nSPHERE Berangkat  \nSPHERE: Beginning  \nSPHERE : Di T it i k Berangkat  \nSPHERE: Di Titik Berangkat  \n©Jakarta International Contemporary Dance Festival (Jicon) 2023, Komite Tari Dewan Kesenian Jakarta  \nSPHERE: ATTHE BEGINNING  \n©Jakarta International Contemporary Dance Festival (Jicon) 2023, Dance Committee of the Jakarta Arts Council  \nPenanggung Jawab/ Board  \nKomite Tari Dewan Kesenian Jakarta / Dance Committee of the Jakarta Arts Council  \nPenulis / Authors  \nHilmar Farid Josh Marcy Kennya Rinonce Rebecca Kezia  \nPenyunting / Editor  \nAlpha Hambally  \nPenerjemah / Translator  \nGayuh Chitta Adyani  \nDesainer Grafis / Graphic Designers  \nDita Safitri  \nAmanina Asiah Qonita  \nDiterbitkan oleh  \nDewan Kesenian Jakarta  \nPublished by  \nJakarta Arts Council  \nCetakan Pertama, Jakarta, Februari 2024  \nFirst Edition, Jakarta, February 2024  \nFARID, Hilmar, Josh Marcy, Kennya Rinonce Rebecca Kezia (2024)  \nSPHERE: Di Titik Berangkat  \n(1st ed. Jakarta: Komite Tari DKJ 2024)  \n136 hlm., 15 cm x 23 cm ISBN: xxx-xxx-xxx-xx-x  \nFARID, Hilmar, Josh Marcy, Kennya Rinonce, Rebecca Kezia (2024)  \nSPHERE: Atthe Beginning  \n(1st ed. Jakarta: Dance Committee DKJ 2024)  \n136 pages of content, 15 cm x 23 cm ISBN: xxx-xxx-xxx-xx-x  \nDewan Kesenian Jakarta  \nGedung Ali Sadikin Lt 14  \nJl. Cikini Raya No. 73, Taman Ismail Marzuki, Jakarta 10330 [www.dkj.or.id](www.dkj.or.id)  \nJakarta Arts Council  \nAliSadikin Building, 14th Floor  \nJl. CikiniRaya No. 73, Taman Ismail Marzuki, Jakarta 10330 [www.dkj.or.id](www.dkj.or.id)  \nCopyright ©2024  \nHak cipta dilindungi Undang-Undang  \nDilarang memperbanyak karya tulis ini dalam bentuk dan dengan cara apapuntanpa izin tertulis dari penerbit  \n4   \nDaftar Isi  \nList of Contents  \nSPHERE: At The Beginning  \n07  \n30  \n84  \nPengantar Ketua Dewan Kesenian Jakarta  \nForeword by the Chairman of the Jakarta Arts Council  \nBab 1  \nChapter I  \nBab II Chapter II  \nBab III Chapter III  \nPENGANTARAyu Utami  \nFOREWORD Ayu Utami  \nEKOSISTEM SENI PERTUNJUKAN Hilmar Farid  \nPERFORMANCE ART ECOSYSTEM Hilmar Farid  \nSALING SILANG RUANG TUBUH Josh Marcy  \nINTERSECTING SPACES OFTHE BODY Josh Marcy  \nRUANG LIMINAL: LEBIH DARISEKADAR TRANSISI Kennya Rinonce  \nLIMINAL SPACE: BEYOND TRANSITION  \nKennya Rinonce  \n12  \n70  \nSPHERE : Di T it i k Berangkat  \n102  \nBab IV Chapter IV  \nLampiran  \nAppendix  \nBERGERAK DI DALAM SPHERE Rebecca Kezia  \nMOVING INSIDE THE SPHERE Rebecca Kezia  \nCatatan Penjurian Imajitari Jakarta International Contemporary Dance Festival 2023  \nImajitari Jury Notes  \nJakarta International Contemporary Dance Festival 2023  \n134  \nTentang Penulis  \nAbout the Authors  \nTim Kerja Committees  \n125  \n138  \nPengantar  \nKetua Dewan Kesenian Jakarta  \nForeword by  \nthe Chairman of the Jakarta Arts Council  \nDewan kesenian Jakarta  \ndengan bangga  \nmempersembahkan Jakarta International Contemporary Dance Festival (JICON) . Sebuah platform festival tari yang digagas oleh Komite Tari Dewan Kesenian Jakarta periode 2020-2023. Berskala internasional yang mempertemukan berbagai seniman lintas disiplin terutama pelakuseni pertunjukan tari. Mendorong peluasan ruangtari di berbagai tempat dan komunitas yang membuka segala kemungkinan terjadidan dibincangkan.  \nThe Jakarta Arts  \nCouncil is excited to  \nshowcase the Jakarta International Contemporary Dance Festival (JICON). This festival, a brainchild of the Dance Committee of the Jakarta Arts Council from 2020-2023, is a grand international gathering, converging artists from various disciplines, with a focus on dance performance. It’s a platform that broadens the scope of dance, inviting discussion and exploration in diverse spaces and communities.  \nSPHERE: At The Beginning  \nSPHERE : Di T it i k Berangkat  \nYang menarik pada platform ini adalah upaya Komite Tarimendudukannya sebagaititik koordinat, di mana darisegala penjuru proses danarah pandang dapat bertemu untuk membaca bersama perkembangan tari Indonesia. JICON tidak mendaulat dirinya sebagai wahana","cbCaijIcm5QbYji9","https://ap.wps.com/l/cbCaijIcm5QbYji9","pdf",14290307,140,"Indonesian","# Daftar Isi\n## Pengantar Ketua Dewan Kesenian Jakarta\n## Bab 1\n## Bab II Chapter II\n## Bab III Chapter III\n## PENGANTARAyu Utami\n## EKOSISTEM SENI PERTUNJUKAN Hilmar Farid\n## SALING SILANG RUANG TUBUH Josh Marcy\n## RUANG LIMINAL: LEBIH DARISEKADAR TRANSISI Kennya Rinonce\n## Bab IV Chapter IV\n## Lampiran\n## Tentang Penulis\n## Catatan Penjurian Imajitari Jakarta International Contemporary Dance Festival 2023","[{\"question\":\"Apa fokus utama platform JICON dalam dokumen SPHERE: Di Titik Berangkat?\",\"answer\":\"JICON berfokus pada percakapan dan dialog pengalaman antara pelaku serta audiens di berbagai ruang dan komunitas, sekaligus mencerminkan perkembangan tari Indonesia.\"},{\"question\":\"Bagaimana hubungan JICON dengan program Imajitari dan Telisik Tari?\",\"answer\":\"JICON menjadi titik koordinat yang saling terhubung dengan program sayap Imajitari dan Telisik Tari, melalui presentasi, diskusi karya, serta kegiatan penelusuran.\"},{\"question\":\"Kegiatan apa saja yang diselenggarakan selama festival menurut teks dokumen?\",\"answer\":\"Festival mencakup presentasi karya di berbagai lokasi, diskusi karya, anugerah tari, pemutaran film tari, serta presentasi Telisik Tari di kampus.\"}]","SPHERE: Di Titik Berangkat | PDF",49]