[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-seo-237054-113":3,"detail-sidebar-cat-1-id-113":80,"doc-detail-237054-id":114},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"ok",{"site_id":7,"language":8,"slug":9,"title":10,"keywords":11,"description":12,"schema_data":13,"social_meta":73,"head_meta":75,"extra_data":77,"updated_unix":79},113,"id","speech-act-strategies-of-netizen-acceptance-and-rejection-in-kemenkes_ri-instagram-comments-about-covid-19-vaccination","Strategi Tindak Tutur Penerimaan dan Penolakan Warganet dalam Komentar Instagram @kemenkes_ri tentang Vaksinasi Covid-19","","Penelitian ini bertujuan mengkaji strategi tindak tutur penerimaan dan penolakan yang digunakan warganet dalam komentar Instagram akun @kemenkes_ri mengenai vaksinasi Covid-19. Fokus analisis mencakup ragam strategi tuturan penerimaan dan penolakan, kesantunan bahasa yang muncul dalam komentar, serta implikasinya bagi kebijakan bahasa di media sosial. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif. Temuan menunjukkan terdapat 11 strategi pada masing-masing tindak tutur, sementara kesantunan berbahasa menunjukkan pelanggaran norma terutama pada tuturan penolakan.",{"@graph":14,"@context":72},[15,34,55],{"@type":16,"itemListElement":17},"BreadcrumbList",[18,23,27,31],{"item":19,"name":20,"@type":21,"position":22},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":24,"name":25,"@type":21,"position":26},"https://docshare.wps.com/id/template/","Template",2,{"item":28,"name":29,"@type":21,"position":30},"https://docshare.wps.com/id/template/umum/","Umum",3,{"item":32,"name":10,"@type":21,"position":33},"https://docshare.wps.com/id/template/speech-act-strategies-of-netizen-acceptance-and-rejection-in-kemenkes_ri-instagram-comments-about-covid-19-vaccination/237054/",4,{"url":32,"name":10,"@type":35,"image":36,"author":41,"headline":10,"publisher":44,"fileFormat":47,"inLanguage":8,"description":12,"dateModified":48,"datePublished":49,"encodingFormat":47,"isAccessibleForFree":50,"interactionStatistic":51},"DigitalDocument",{"url":37,"@type":38,"width":39,"height":40},"https://docshare.wps.com/thumbnails/speech-act-strategies-of-netizen-acceptance-and-rejection-in-kemenkes_ri-instagram-comments-about-covid-19-vaccination/237054.png","ImageObject",442,249,{"name":42,"@type":43},"Evangeline","Person",{"url":19,"name":45,"@type":46},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-09-20","2026-09-11",true,{"@type":52,"interactionType":53,"userInteractionCount":26},"InteractionCounter",{"@type":54},"ViewAction",{"@type":56,"mainEntity":57},"FAQPage",[58,64,68],{"name":59,"@type":60,"acceptedAnswer":61},"Apa tujuan penelitian ini?","Question",{"text":62,"@type":63},"Penelitian ini bertujuan mengkaji strategi tindak tutur penerimaan dan penolakan yang digunakan warganet dalam komentar Instagram @kemenkes_ri tentang vaksinasi Covid-19.","Answer",{"name":65,"@type":60,"acceptedAnswer":66},"Strategi tindak tutur penerimaan dan penolakan apa yang dianalisis?",{"text":67,"@type":63},"Penelitian menganalisis ragam strategi pada tindak tutur penerimaan dan penolakan warganet serta kesantunan bahasa yang menyertainya.",{"name":69,"@type":60,"acceptedAnswer":70},"Bagaimana hasil analisis kesantunan berbahasa dalam komentar warganet?",{"text":71,"@type":63},"Ditemukan masih banyak ujaran yang melanggar norma kesantunan berbahasa, khususnya pada tindak tutur penolakan.","https://schema.org",{"og:url":32,"og:type":74,"og:title":10,"og:site_name":45,"og:description":12},"article",{"robots":76,"canonical":32},"index,follow",{"doc_id":78,"site_id":7},237054,1789109281,{"code":4,"msg":81,"data":82},"success",[83,87,91,95,99,103,107,111],{"id":84,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":85,"show_sort_weight":4,"slug":86},178,"Faktur","faktur",{"id":88,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":89,"show_sort_weight":4,"slug":90},192,"Formulir","formulir-192",{"id":92,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":93,"show_sort_weight":4,"slug":94},180,"Media Sosial","media-sosial",{"id":96,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":97,"show_sort_weight":4,"slug":98},179,"Poster","poster",{"id":100,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":101,"show_sort_weight":4,"slug":102},176,"Presentasi","presentasi",{"id":104,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":105,"show_sort_weight":4,"slug":106},177,"Resume","resume",{"id":108,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":109,"show_sort_weight":4,"slug":110},182,"Surat","surat-a95d00d3aaf04f3b854ecf140f00d385",{"id":112,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":29,"show_sort_weight":4,"slug":113},183,"umum-07d1ff437201438088836b2b1ed3c90f",{"code":4,"msg":81,"data":115},{"doc_id":78,"user_id":116,"nickname":42,"user_avatar":117,"doc_module":22,"category_id":112,"category_name":29,"doc_title":10,"doc_description":12,"doc_content":118,"file_id":119,"file_url":120,"file_type":121,"file_size":122,"view_count":26,"is_deleted":4,"is_public":22,"is_downloadable":22,"audit_status":22,"page_count":123,"language":124,"language_code":8,"site_id":7,"html_lang":8,"table_of_contents":125,"faqs":126,"seo_title":127,"seo_description":12,"update_tm":79,"read_time":128},13056703019662,"https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/be000253a8e92610077?_k=1778726343310543188","Strategi Tindak Tutur Penerimaan dan Penolakan Warganet dalam Komentar Instagram @kemenkes_ri tentang Vaksinasi Covid-19  \nHidayatul Mahmudah  \nIlmu Linguistik, Universitas Indonesia  \n[hidayatulmahmudah97@gmail.com](hidayatulmahmudah97@gmail.com)  \nAbstract  \nThis study aims to examine the acceptance and rejection speech act strategies used by netizens in the kemenkes_ri instagram comments about the Covid-19 vaccination. The discussion in this study focuses on the speech act strategies of acceptance and rejection of netizens, politeness of the language used, and its implications for language policy on social media. This study uses a qualitative approach. The results of the study show that the strategies for accepting and rejecting netizens in the kemenkes_ri instagram comments are quite diverse. There are 11 strategies in each of the speech acts of acceptance and rejection. The analysis of language politeness shows that there are still many netizens' utterances that violate the norms of language politeness, especially in speech acts of rejection. This has implications for the importance of policies that regulate the use of language in social media regarding the ethics of politeness in language.  \nKeywords: Kemenkes_ri instagram; language politeness; acceptance and rejection speech act; Netizens.  \nIntisari  \nPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi tindak tutur penerimaan dan penolakan yang digunakan warganet dalam komentar instagram kemenkes_ri tentang vaksinasi Covid-19. Pembahasan pada penelitian ini berfokus pada strategi tindak tutur penerimaan dan penolakan warganet, kesantunan bahasa yang digunakan, dan implikasinya pada kebijakan bahasa di mediasosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan strategi tindak tutur penerimaan dan penolakan warganet dalam komentar instagram kemenkes_ri cukup beragam. Masing-masing terdapat 11 strategi pada tindak tutur penerimaan maupun penolakan. Analisis kesantunan berbahasa menunjukkan masih banyak ujaran warganet yang melanggar norma-norma kesantunan berbahasa, terutama pada tindak tutur penolakan. Hal tersebut berimplikasi pada pentingnya ditetapkan kebijakan yang mengatur penggunaan bahasa di mediasosial terkait etika kesantunan dalam berbahasa.  \nKata Kunci: Instagram kemenkes-ri; kesantunan berbahasa; tindak tutur penerimaan dan penolakan; warganet.  \nPendahuluan  \nPandemi Covid-19 telah menjadi permasalahan dunia secara global, sehingga kesehatan menjadi permasalahan darurat yang menjadi fokus perhatian di seluruh dunia. Di Indonesia awal penyebaran Covid-19 dikonfrmasi pada awal Maret 2020 (Nugroho, 2020) . Pemerintah telah melakukan berbagai upaya untuk mengatasi permasalahan ini, seperti yang dapat dilihat padaunggahan-unggahan akun instagram Kementerian Kesehatan RI. Kemenkes merupakan lembagapemerintah yang berada di garda terdepan dalam penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia. Oleh  \nkarena itu, setiap imbauan ataupun kebijakan yang disampaikan Kemenkes melalui akun mediasosial menuai banyak atensi publik.  \nMedia sosial dalam lingkup pemerintahan memiliki fungsi utama sebagai penyalur informasi sekaligus penyalur aspirasi antara rakyat dan pemerintah, serta memulihkan kepercayaan rakyat kepada pemerintah (Kominfo, 2018) . Melalui media sosial khususnya kolom komentarmasyarakat dapat menyuarakan aspirasinya dan menunjukkan sikapnya terkait kebijakan-kebijkanyang diambil pemerintah. Hal ini tampak pada kolom komentar instagram kemenkes-ri.  \nSalah satu topik yang menjadi perbincangan publik dalam unggahan instagram Kemenkes RI adalah pengumuman terkait vaksin Covid-19 yang akan segera didistribusikan ke-34 provinsidi Indonesia dengan prioritas utama tenaga kesehatan. Pengumuman ini dirilis tepatnya padatanggal 31 Desember 2020 di akun instagram @kemenkes-ri. Dalam waktu singkat kolom komentar pada unggahan Kemenkes tersebut diserbu banyak warganet. Respon warganet yang terdapat pada kolom komentar cukup beragam, dari pro hingg","cbCaibKTFhOKtOrq","https://ap.wps.com/l/cbCaibKTFhOKtOrq","pdf",277447,14,"Indonesian","# Pendahuluan\n## Konteks pandemi dan peran informasi pemerintah di media sosial\n## Topik vaksinasi Covid-19 pada unggahan Instagram Kemenkes RI\n## Fokus penelitian dan teori yang digunakan","[{\"question\":\"Apa tujuan penelitian ini?\",\"answer\":\"Penelitian ini bertujuan mengkaji strategi tindak tutur penerimaan dan penolakan yang digunakan warganet dalam komentar Instagram @kemenkes_ri tentang vaksinasi Covid-19.\"},{\"question\":\"Strategi tindak tutur penerimaan dan penolakan apa yang dianalisis?\",\"answer\":\"Penelitian menganalisis ragam strategi pada tindak tutur penerimaan dan penolakan warganet serta kesantunan bahasa yang menyertainya.\"},{\"question\":\"Bagaimana hasil analisis kesantunan berbahasa dalam komentar warganet?\",\"answer\":\"Ditemukan masih banyak ujaran yang melanggar norma kesantunan berbahasa, khususnya pada tindak tutur penolakan.\"}]","Strategi Tindak Tutur Penerimaan dan Penolakan Warganet dalam Komentar Instagram @kemenkes_ri tentang Vaksinasi Covid-19 | PDF",5]