[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-seo-219542-113":3,"detail-sidebar-cat-1-id-113":74,"doc-detail-219542-id":108},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"ok",{"site_id":7,"language":8,"slug":9,"title":10,"keywords":11,"description":12,"schema_data":13,"social_meta":67,"head_meta":69,"extra_data":71,"updated_unix":73},113,"id","decision-support-system-for-poor-rice-recipients-in-masbagik-selatan-village-ahp-and-topsis-method-determining-the-best-alternatives","Sistem Pendukung Keputusan Penerima Beras Miskin di Desa Masbagik Selatan - Metode AHP dan TOPSIS - Penentuan Alternatif Terbaik","","Program beras miskin (Raskin) ditujukan untuk mengurangi kemiskinan dan menjamin pangan masyarakat kurang mampu, namun pelaksanaannya di Desa Masbagik Selatan belum optimal karena ketiadaan sistem pendukung serta perhitungan yang akurat saat penentuan penerima. Akibatnya bantuan beras tidak tepat sasaran, ditambah proses pengumpulan data yang masih manual berisiko menimbulkan human error dan data kurang akurat. Penelitian ini merancang sistem pendukung keputusan menggunakan kriteria umur, jumlah penghasilan, tanggungan, dan pekerjaan, dengan metode AHP untuk bobot kriteria serta TOPSIS untuk menghasilkan alternatif terbaik. Pengujian BlackBox menunjukkan sistem berjalan sesuai harapan.",{"@graph":14,"@context":66},[15,34,49],{"@type":16,"itemListElement":17},"BreadcrumbList",[18,23,27,31],{"item":19,"name":20,"@type":21,"position":22},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":24,"name":25,"@type":21,"position":26},"https://docshare.wps.com/id/template/","Template",2,{"item":28,"name":29,"@type":21,"position":30},"https://docshare.wps.com/id/template/presentasi/","Presentasi",3,{"item":32,"name":10,"@type":21,"position":33},"https://docshare.wps.com/id/template/decision-support-system-for-poor-rice-recipients-in-masbagik-selatan-village-ahp-and-topsis-method-determining-the-best-alternatives/219542/",4,{"url":32,"name":10,"@type":35,"author":36,"headline":10,"publisher":39,"fileFormat":42,"inLanguage":8,"description":12,"dateModified":43,"datePublished":43,"encodingFormat":42,"isAccessibleForFree":44,"interactionStatistic":45},"DigitalDocument",{"name":37,"@type":38},"8796093062539","Person",{"url":19,"name":40,"@type":41},"DocShare","Organization","application/vnd.openxmlformats-officedocument.wordprocessingml.document","2026-09-08",true,{"@type":46,"interactionType":47,"userInteractionCount":4},"InteractionCounter",{"@type":48},"ViewAction",{"@type":50,"mainEntity":51},"FAQPage",[52,58,62],{"name":53,"@type":54,"acceptedAnswer":55},"Mengapa program Raskin di Desa Masbagik Selatan belum tepat sasaran?","Question",{"text":56,"@type":57},"Belum ada sistem pendukung dan belum ada perhitungan yang akurat saat pemilihan penerima, sehingga semua warga berpotensi menerima bantuan. Proses pengumpulan data yang masih manual juga meningkatkan risiko kesalahan.","Answer",{"name":59,"@type":54,"acceptedAnswer":60},"Kriteria apa saja yang digunakan untuk menentukan penerima beras miskin?",{"text":61,"@type":57},"Kriteria yang digunakan adalah umur, jumlah penghasilan, tanggungan, dan pekerjaan.",{"name":63,"@type":54,"acceptedAnswer":64},"Bagaimana peran metode AHP dan TOPSIS dalam penelitian ini?",{"text":65,"@type":57},"Metode AHP digunakan untuk menentukan bobot kepentingan tiap kriteria, sedangkan TOPSIS digunakan untuk memilih alternatif terbaik yang paling layak mendapatkan bantuan beras miskin.","https://schema.org",{"og:url":32,"og:type":68,"og:title":10,"og:site_name":40,"og:description":12},"article",{"robots":70,"canonical":32},"index,follow",{"doc_id":72,"site_id":7},219542,1788869849,{"code":4,"msg":75,"data":76},"success",[77,81,85,89,93,96,100,104],{"id":78,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":79,"show_sort_weight":4,"slug":80},178,"Faktur","faktur",{"id":82,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":83,"show_sort_weight":4,"slug":84},192,"Formulir","formulir-192",{"id":86,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":87,"show_sort_weight":4,"slug":88},180,"Media Sosial","media-sosial",{"id":90,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":91,"show_sort_weight":4,"slug":92},179,"Poster","poster",{"id":94,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":29,"show_sort_weight":4,"slug":95},176,"presentasi",{"id":97,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":98,"show_sort_weight":4,"slug":99},177,"Resume","resume",{"id":101,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":102,"show_sort_weight":4,"slug":103},182,"Surat","surat-a95d00d3aaf04f3b854ecf140f00d385",{"id":105,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":106,"show_sort_weight":4,"slug":107},183,"Umum","umum-07d1ff437201438088836b2b1ed3c90f",{"code":4,"msg":75,"data":109},{"doc_id":72,"user_id":110,"nickname":37,"user_avatar":11,"doc_module":22,"category_id":94,"category_name":29,"doc_title":10,"doc_description":12,"doc_content":111,"file_id":112,"file_url":113,"file_type":114,"file_size":115,"view_count":4,"is_deleted":4,"is_public":22,"is_downloadable":22,"audit_status":22,"page_count":116,"language":117,"language_code":8,"site_id":7,"html_lang":8,"table_of_contents":118,"faqs":119,"seo_title":120,"seo_description":12,"update_tm":73,"read_time":33},8796093062539,"Sistem Pendukung Keputusan Penerima Beras Miskin di Desa Masbagik Selatan Dengan Metode AHP dan TOPSIS\nLiana Hapsari Murgianti1, Wayan Gede Suka Parwita*2 Eka Ayu Purnama Lestari3\n1,2,3 Teknik Informatika, STMIK STIKOM Indonesia, Bali, Indonesia\ne-mail: 1liana.hapsari30@gmail.com, \u0013 HYPERLINK \"mailto:*2gede.suka@gmail.com\" \u0014*2gede.suka@gmail.com\u0015, ayulestari2526@yahoo.com\nAbstrak\nProgram beras miskin (Raskin) merupakan salah satu upaya pemerintah untuk menanggulangi masalah kemiskinan dan menjaga pangan masyarakat yang kurang mampu secara ekonomi. Namun pada kenyataannya program ini masih belum optimal dikarenakan pada saat pemilihan penerima beras miskin belum ada sistem yang  mendukung dan belum adanya perhitungan yang akurat pada saat pemilihan penerima beras miskin, sehingga semua warga mendapatkan bantuan beras miskin. Hal ini menyebabkan penyaluran bantuan beras miskin tidak tepat sasaran.\nOleh karena itu perlu adanya sistem yang dapat membantu dalam pemilihan penerima beras miskin. Pada penelitian ini kriteria yang digunakan dalam pemilihan penerima beras miskin adalah umur, jumlah penghasilan, tanggungan dan pekerjaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah AHP dan TOPSIS. Metode AHP digunakan untuk menentukan bobot kepentingan masing – masing kriteria yang digunakan, sedangkan metode TOPSIS digunakan untuk memberikan alternatif terbaik yang mendapatkan bantuan beras miskin di desa Masbagik Selatan.\nHasil dari penelitian ini menunjukkan sistem yang telah dibangun berjalan sesuai  yang diharapkan berdasarkan pengujian yang dilakukan dengan BlackBox.\nKata kunci— Sistem Pendukung Keputusan, AHP, TOPSIS\nAbstract\nThe poor rice program is one of the government effort to cope the problem of poverty and keep the people’s food less economically. But in reality the program still not optimal due to at the time of the selection of poor rice recipients there is no support system yet and the absence of accurate calculation at the time of granting poor rice recipients. So that causes all the people get the help of poor rice. This causes poor rice distribution  is not right on target.\nTherefore there is a need for a system that can assist in the recipients of poor rice recipients. In this study the criteria used in the selection of poor rice recipients are age, income, dependent and work. The method used in this study is the method of AHP and TOPSIS. The AHP method is used to determine the weight of the importance of each criteria used, while the TOPSIS method is used to provide the best alternative to get the help of poor rice in Masbagik village.\nThe result of this study indicate that the system has been built as expected according to the test conducted with blackbox testing.\nKeywords— Decision Support System, AHP, TOPSIS\n1. PENDAHULUAN\nProgram beras untuk keluaga miskin atau yang biasa dikenal dengan istilah Raskin merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mengurangi beban pengeluaraan keluarga miskin. Program Raskin merupakan upaya pemerintah untuk menanggulangi masalah kemiskinan dan menjaga pangan masyarakat yang kurang mampu secara ekonomi sehingga diharapkan semua pihak yang terlibat dapat mensukseskan program ini agar bisa dilaksanakan dengan baik dan bermanfaat untuk masyarakat\nNamun pada praktiknya, di Desa Masbagik Selatan program ini masih belum optimal dikarenakan pada saat pemilihan penerima beras miskin belum ada sistem yang  mendukung dan belum adanya perhitungan yang akurat pada saat pemilihan penerima beras miskin, sehingga menyebabkan semua warga mendapatkan bantuan beras miskin. Hal tersebut menyebabkan penyaluran bantuan beras miskin tidak tepat sasaran. Selain itu, pengumpulan data penduduk yang masih dilakukan dengan mencatat pada buku dapat membutuhkan waktu yang cukup lama karena harus mengambil data penduduk dari beberapa buku sehingga memungkinkan terjadinya human error seperti pencatatan data lebih dari dua kali dan data yang diperoleh kurang akurat.\nUntuk mendukung penyeleksian penerima beras","cbCaibGNudoqj4WB","https://ap.wps.com/l/cbCaibGNudoqj4WB","docx",869727,12,"Indonesian","# PENDAHULUAN\n## Latar Belakang Masalah\n## Kebutuhan Sistem Pendukung Keputusan\n## Alasan Pemilihan Metode AHP dan TOPSIS\n# METODE PENELITIAN\n## Pendekatan dalam Mendefinisikan Sistem\n## Konsep Keputusan dan Tahapan Pengambilan Keputusan\n## Pengertian Sistem Pendukung Keputusan","[{\"question\":\"Mengapa program Raskin di Desa Masbagik Selatan belum tepat sasaran?\",\"answer\":\"Belum ada sistem pendukung dan belum ada perhitungan yang akurat saat pemilihan penerima, sehingga semua warga berpotensi menerima bantuan. Proses pengumpulan data yang masih manual juga meningkatkan risiko kesalahan.\"},{\"question\":\"Kriteria apa saja yang digunakan untuk menentukan penerima beras miskin?\",\"answer\":\"Kriteria yang digunakan adalah umur, jumlah penghasilan, tanggungan, dan pekerjaan.\"},{\"question\":\"Bagaimana peran metode AHP dan TOPSIS dalam penelitian ini?\",\"answer\":\"Metode AHP digunakan untuk menentukan bobot kepentingan tiap kriteria, sedangkan TOPSIS digunakan untuk memilih alternatif terbaik yang paling layak mendapatkan bantuan beras miskin.\"}]","Sistem Pendukung Keputusan Penerima Beras Miskin di Desa Masbagik Selatan - Metode AHP dan TOPSIS - Penentuan Alternatif Terbaik | DOCX"]