[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-1-id-113":3,"doc-seo-219114-113":41,"doc-detail-219114-id":114},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37],{"id":8,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":11,"show_sort_weight":4,"slug":12},178,1,"Template","Faktur","faktur",{"id":14,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":15,"show_sort_weight":4,"slug":16},192,"Formulir","formulir-192",{"id":18,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":19,"show_sort_weight":4,"slug":20},180,"Media Sosial","media-sosial",{"id":22,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":23,"show_sort_weight":4,"slug":24},179,"Poster","poster",{"id":26,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":27,"show_sort_weight":4,"slug":28},176,"Presentasi","presentasi",{"id":30,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":31,"show_sort_weight":4,"slug":32},177,"Resume","resume",{"id":34,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":35,"show_sort_weight":4,"slug":36},182,"Surat","surat-a95d00d3aaf04f3b854ecf140f00d385",{"id":38,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":39,"show_sort_weight":4,"slug":40},183,"Umum","umum-07d1ff437201438088836b2b1ed3c90f",{"code":4,"msg":42,"data":43},"ok",{"site_id":44,"language":45,"slug":46,"title":47,"keywords":48,"description":49,"schema_data":50,"social_meta":107,"head_meta":109,"extra_data":111,"updated_unix":113},113,"id","semiotic-analysis-of-cultural-representation-in-kuku-bima-energi-ad-flores-east-nusa-tenggara-abstract-introduction-and-theory-framework","ANALISIS SEMIOTIKA REPRESENTASI KEBUDAYAAN INDONESIA DALAM IKLAN KUKU BIMA ENERGI VERSI FLORES - NUSA TENGGARA TIMUR DI MEDIA TELEVISI - Abstrak, Pendahuluan, dan Kerangka Teori","","Artikel ini menganalisis representasi kebudayaan Indonesia dalam iklan Kuku Bima Energi versi Flores, Nusa Tenggara Timur di media televisi. Penelitian menelaah tanda-tanda audio dan visual yang membentuk unsur kebudayaan, dengan metode kualitatif interpretatif menggunakan semiotika Charles S. Peirce. Penulis mengklasifikasi setiap adegan iklan, lalu menginterpretasikannya melalui teori segitiga makna: Sign, Object, Interpretant, berfokus ikon, indeks, dan simbol. Kesimpulannya, iklan menampilkan kebudayaan Flores melalui adegan pariwisata dan ajakan menghargai serta melestarikan warisan daerah.",{"@graph":51,"@context":106},[52,68,89],{"@type":53,"itemListElement":54},"BreadcrumbList",[55,59,62,65],{"item":56,"name":57,"@type":58,"position":9},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":60,"name":10,"@type":58,"position":61},"https://docshare.wps.com/id/template/",2,{"item":63,"name":39,"@type":58,"position":64},"https://docshare.wps.com/id/template/umum/",3,{"item":66,"name":47,"@type":58,"position":67},"https://docshare.wps.com/id/template/semiotic-analysis-of-cultural-representation-in-kuku-bima-energi-ad-flores-east-nusa-tenggara-abstract-introduction-and-theory-framework/219114/",4,{"url":66,"name":47,"@type":69,"image":70,"author":75,"headline":47,"publisher":78,"fileFormat":81,"inLanguage":45,"description":49,"dateModified":82,"datePublished":83,"encodingFormat":81,"isAccessibleForFree":84,"interactionStatistic":85},"DigitalDocument",{"url":71,"@type":72,"width":73,"height":74},"https://docshare.wps.com/thumbnails/semiotic-analysis-of-cultural-representation-in-kuku-bima-energi-ad-flores-east-nusa-tenggara-abstract-introduction-and-theory-framework/219114.png","ImageObject",442,249,{"name":76,"@type":77},"Hazel","Person",{"url":56,"name":79,"@type":80},"DocShare","Organization","application/vnd.openxmlformats-officedocument.wordprocessingml.document","2026-09-21","2026-09-08",true,{"@type":86,"interactionType":87,"userInteractionCount":9},"InteractionCounter",{"@type":88},"ViewAction",{"@type":90,"mainEntity":91},"FAQPage",[92,98,102],{"name":93,"@type":94,"acceptedAnswer":95},"Penelitian ini menganalisis apa dalam iklan Kuku Bima Energi versi Flores?","Question",{"text":96,"@type":97},"Penelitian menganalisis representasi kebudayaan Indonesia yang ditampilkan melalui tanda-tanda audio dan visual pada iklan tersebut, khususnya kebudayaan dari daerah Flores, Nusa Tenggara Timur.","Answer",{"name":99,"@type":94,"acceptedAnswer":100},"Metode dan pendekatan apa yang digunakan untuk menganalisis tanda dalam iklan?",{"text":101,"@type":97},"Metode yang digunakan adalah kualitatif interpretatif dengan pendekatan semiotika Charles S. Peirce untuk menginterpretasi data berupa tanda dalam iklan.",{"name":103,"@type":94,"acceptedAnswer":104},"Bagaimana teori segitiga makna Charles S. Peirce diterapkan?",{"text":105,"@type":97},"Penulis mengaitkan Sign (tanda), Object (objek), dan Interpretant (interpretasi), dengan fokus pada kategori ikon, indeks, dan simbol pada adegan iklan.","https://schema.org",{"og:url":66,"og:type":108,"og:title":47,"og:site_name":79,"og:description":49},"article",{"robots":110,"canonical":66},"index,follow",{"doc_id":112,"site_id":44},219114,1789984710,{"code":4,"msg":5,"data":115},{"doc_id":112,"user_id":116,"nickname":76,"user_avatar":117,"doc_module":9,"category_id":38,"category_name":39,"doc_title":47,"doc_description":49,"doc_content":118,"file_id":119,"file_url":120,"file_type":121,"file_size":122,"view_count":9,"is_deleted":4,"is_public":9,"is_downloadable":9,"audit_status":9,"page_count":123,"language":124,"language_code":45,"site_id":44,"html_lang":45,"table_of_contents":125,"faqs":126,"seo_title":127,"seo_description":49,"update_tm":128,"read_time":129},137441390410,"https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/2000252f4ab5702993?_k=1776741390130283984","eJournal Ilmu Komunikasi,  2013, 1 (4): 38-52\u000bISSN 0000-0000, ejournal.ilkom.fisip-unmul.ac.id\u000b© Copyright  2013\nANALISIS SEMIOTIKA REPRESENTASI KEBUDAYAAN INDONESIA DALAM IKLAN KUKU BIMA ENERGI VERSI FLORES, NUSA TENGGARA TIMUR\nDI MEDIA TELEVISI\nAndreas Stenly Kolly\nAbstrak\nArtikel ini berisi tentang representasi kebudayaan indonesia dalam iklan Kuku Bima Energi versi Flores, Nusa Tenggara Timur di media televisi. Unsur-unsur kebudayaan yang menjadi komponen penelitian diteliti melalui tanda-tanda dalam iklan tersebut yang mencakup unsur audio dan visual. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif interpretatif dengan pendekatan semiotika Charles S. Peirce untuk menganalisis dan menginterpretasi data berupa tanda-tanda dalam iklan. Dalam tahap penelitian, penulis mengklasifikasi dan mengindentifikasi tiap-tiap adegan dalam iklan tersebut, kemudian menginterpretasikannya menggunakan Teori Segitiga Makna Charles Sanders Peirce, yaitu Sign (tanda), Object (objek), Interpretant (Interpretasi) dengan fokus Ikon, Indeks, Simbol. Dari hasil penelitian ini disimpulkan bahwa iklan Kuku Bima Energi versi Flores, Nusa Tenggara Timur menampilkan representasi kebudayaan Indonesia melalui beberapa adegan yang memperlihatkan kebudayaan dari daerah Flores. PT. SidoMuncul melalui Iklan Kuku Bima Energi versi Flores, Nusa Tenggara Timur mencoba menampilkan beberapa kebudayaan Indonesia, yaitu kebudayaan Flores, Nusa Tenggara Timur dengan konsep iklan yang bertemakan pariwisata di Indonesia. PT. SidoMuncul melalui iklan tersebut berusaha mengajak penonton dan masyarakat Indonesia agar lebih menghargai pariwisata yang ada di Indonesia, khususnya kebudayaan yang dimiliki setiap daerah. Kebudayaan Indonesia merupakan warisan leluhur dan kekayaan yang tidak ternilai harganya yang pernah dimilik Indonesia oleh karena itu masyarakat Indonesia wajib menjaga dan melestarikannya.\nKata kunci : Representasi Kebudayaan, Analisis Semiotika, Iklan Kuku Bima\nPendahuluan\nEra globalisasi sekarang ini, ternyata tidak hanya saja perkembangan teknologi menjadi canggih akan tetapi juga pola hidup manusia sekarang ini menjadi modern dan serba mudah.  Hal ini bisa dilihat, ketika seseorang sedang melakukan komunikasi dengan orang lain yang jauh dari tempatnya. Mereka tidak perlu lagi menggunakan surat sebagai media komunikasi untuk menyampaikan pesan, akan tetapi dengan perkembangan teknologi sekarang ini, mereka dapat dapat menggunakan teknologi komunikasi dan informasi terkini untuk berkomunikasi satu sama lain. Dengan kata lain di jaman modern sekarang ini kehidupan manusia sudah menjadi lebih mudah dan instan.\nNamun di sisi lain, dampak dari globalisasi ini juga, ternyata tidak selamanya memiliki kesan yang positif dalam setiap aspek kehidupan manusia. Pengaruh dari globalisasi ini ternyata membuat kebudayaan-kebudayaan dan ciri khas suatu daerah atau negara menjadi terlupakan, salah satunya adalah di Indonesia. Indonesia merupakan salah satu negara yang mempunyai banyak pulau dan kebudayaan yang beraneka ragam namun akibat dari perkembangan teknologi dan gaya hidup modern, banyak kebudayaan-kebudayaan daerah Indonesia yang dilupakan, dan bahkan ditiru oleh negara lain dan hampir menjadi milik negara lain. Pada tahun 2010, bangsa Indonesia dikagetkan dengan klaim dari beberapa negara atas kebudayaan-kebudayaan daerah yang seharusnya milik bangsa Indonesia. Dari data yang dikumpulkan, setidaknya terdapat 32 daftar artefak budaya Indonesia yang di klaim bangsa lain, contohnya saja, Reog Ponorogo yang merupakan salah satu kebudayaan dari daerah Jawa timur, yang diisukan merupakan salah satu ciri khas dari suatu daerah yang berada di Malaysia. Selain itu juga, tarian adat daerah Sumatera Utara yaitu, Tarian Tor-Tor, yang diisukan adalah tarian milik dari negara Malaysia (\u0013 HYPERLINK \"http://budaya-indonesia.org\" \u0014http://budaya-indonesia.org\u0015).\nDari sekian banyak program siaran yang disiarkan media televisi, iklan merupakan salah satu siaran yang unik dan mena","cbCailVmqnrcbrVj","https://ap.wps.com/l/cbCailVmqnrcbrVj","docx",241328,15,"Indonesian","# Pendahuluan\n# Kerangka Dasar Teori\n## Semiotika","[{\"question\":\"Penelitian ini menganalisis apa dalam iklan Kuku Bima Energi versi Flores?\",\"answer\":\"Penelitian menganalisis representasi kebudayaan Indonesia yang ditampilkan melalui tanda-tanda audio dan visual pada iklan tersebut, khususnya kebudayaan dari daerah Flores, Nusa Tenggara Timur.\"},{\"question\":\"Metode dan pendekatan apa yang digunakan untuk menganalisis tanda dalam iklan?\",\"answer\":\"Metode yang digunakan adalah kualitatif interpretatif dengan pendekatan semiotika Charles S. Peirce untuk menginterpretasi data berupa tanda dalam iklan.\"},{\"question\":\"Bagaimana teori segitiga makna Charles S. Peirce diterapkan?\",\"answer\":\"Penulis mengaitkan Sign (tanda), Object (objek), dan Interpretant (interpretasi), dengan fokus pada kategori ikon, indeks, dan simbol pada adegan iklan.\"}]","ANALISIS SEMIOTIKA REPRESENTASI KEBUDAYAAN INDONESIA DALAM IKLAN KUKU BIMA ENERGI VERSI FLORES - NUSA TENGGARA TIMUR DI MEDIA TELEVISI - Abstrak, Pendahuluan, dan Kerangka Teori | DOCX",1788861088,5]