[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-1-id-113":3,"doc-seo-236968-113":41,"doc-detail-236968-id":108},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37],{"id":8,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":11,"show_sort_weight":4,"slug":12},178,1,"Template","Faktur","faktur",{"id":14,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":15,"show_sort_weight":4,"slug":16},192,"Formulir","formulir-192",{"id":18,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":19,"show_sort_weight":4,"slug":20},180,"Media Sosial","media-sosial",{"id":22,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":23,"show_sort_weight":4,"slug":24},179,"Poster","poster",{"id":26,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":27,"show_sort_weight":4,"slug":28},176,"Presentasi","presentasi",{"id":30,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":31,"show_sort_weight":4,"slug":32},177,"Resume","resume",{"id":34,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":35,"show_sort_weight":4,"slug":36},182,"Surat","surat-a95d00d3aaf04f3b854ecf140f00d385",{"id":38,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":39,"show_sort_weight":4,"slug":40},183,"Umum","umum-07d1ff437201438088836b2b1ed3c90f",{"code":4,"msg":42,"data":43},"ok",{"site_id":44,"language":45,"slug":46,"title":47,"keywords":48,"description":49,"schema_data":50,"social_meta":101,"head_meta":103,"extra_data":105,"updated_unix":107},113,"id","self-introduction-and-work-ethics-in-japanese-companies","Perkenalan Diri dan Etika Kerja di Perusahaan Jepang","","Penelitian mengkaji ungkapan yang digunakan pekerja Jepang saat memperkenalkan diri (jikoshoukai) serta etika yang harus diperhatikan ketika berkenalan dan bekerja sama di lingkungan perusahaan Jepang. Kebutuhan kolaborasi dengan pekerja Jepang menuntut kemampuan komunikasi bahasa Jepang dan pemahaman budaya kerja. Data diperoleh dari buku pelajaran bahasa Jepang. Hasil menekankan penggunaan bahasa sopan, salam pembuka dan penutup, penyebutan posisi kerja, sikap tubuh membungkuk, serta persiapan kartu nama.",{"@graph":51,"@context":100},[52,68,83],{"@type":53,"itemListElement":54},"BreadcrumbList",[55,59,62,65],{"item":56,"name":57,"@type":58,"position":9},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":60,"name":10,"@type":58,"position":61},"https://docshare.wps.com/id/template/",2,{"item":63,"name":35,"@type":58,"position":64},"https://docshare.wps.com/id/template/surat/",3,{"item":66,"name":47,"@type":58,"position":67},"https://docshare.wps.com/id/template/self-introduction-and-work-ethics-in-japanese-companies/236968/",4,{"url":66,"name":47,"@type":69,"author":70,"headline":47,"publisher":73,"fileFormat":76,"inLanguage":45,"description":49,"dateModified":77,"datePublished":77,"encodingFormat":76,"isAccessibleForFree":78,"interactionStatistic":79},"DigitalDocument",{"name":71,"@type":72},"Rhys","Person",{"url":56,"name":74,"@type":75},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-09-11",true,{"@type":80,"interactionType":81,"userInteractionCount":4},"InteractionCounter",{"@type":82},"ViewAction",{"@type":84,"mainEntity":85},"FAQPage",[86,92,96],{"name":87,"@type":88,"acceptedAnswer":89},"Apa tujuan utama penelitian ini?","Question",{"text":90,"@type":91},"Mengetahui cara memperkenalkan diri di dalam perusahaan Jepang serta memahami etika yang baik saat bekerja sama dengan orang Jepang.","Answer",{"name":93,"@type":88,"acceptedAnswer":94},"Ungkapan apa yang ditekankan saat memperkenalkan diri dalam bahasa Jepang?",{"text":95,"@type":91},"Penggunaan bahasa sopan, termasuk salam pembuka hajimemashite dan salam penutup yoroshiku onegaishimasu.",{"name":97,"@type":88,"acceptedAnswer":98},"Etika atau tindakan apa saja yang disarankan ketika berkenalan di perusahaan Jepang?",{"text":99,"@type":91},"Menyebutkan posisi pekerjaan, menjaga sikap tubuh yang baik dengan membungkukkan badan, dan mempersiapkan kartu nama.","https://schema.org",{"og:url":66,"og:type":102,"og:title":47,"og:site_name":74,"og:description":49},"article",{"robots":104,"canonical":66},"index,follow",{"doc_id":106,"site_id":44},236968,1789108882,{"code":4,"msg":5,"data":109},{"doc_id":106,"user_id":110,"nickname":71,"user_avatar":111,"doc_module":9,"category_id":34,"category_name":35,"doc_title":47,"doc_description":49,"doc_content":112,"file_id":113,"file_url":114,"file_type":115,"file_size":116,"view_count":4,"is_deleted":4,"is_public":9,"is_downloadable":9,"audit_status":9,"page_count":117,"language":118,"language_code":45,"site_id":44,"html_lang":45,"table_of_contents":119,"faqs":120,"seo_title":121,"seo_description":49,"update_tm":107,"read_time":64},687207024643,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_3d24733baf745e90a7e4bdd5f77d97b2","SELF INTRODUCING AND WORK ETHICS IN JAPANESE  \nCOMPANIES  \nPERKENALAN DIRI DAN ETIKA KERJA DI PERUSAHAAN JEPANG  \n\n| Lady Diana Yusri |  |\n| --- | --- |\n| Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Andalas, email: [ladydianayusri@hum.unand.ac.id](ladydianayusri@hum.unand.ac.id) |  |\n| Article history: | Abstract |\n| Received\u003Cbr>10 Februari 2020 | Japanese workers are known for their high morale while they have been working. As the employment of Japanese companies/factory, they tend to do their work in a team. Therefore, for Indonesian workers who want to collaborate with Japanese workers, they must have the ability to communicate of Japanese language and culture of the work. One of the things that must be known to have communication with Japanese people is knowing how to introduce yourself, or referred to as jikoshoukai in Japanese. The purpose of this research was to find out the expressions used by Japanese people when introducing themselves or being introduced in several of working places in Japanese companies. Besides, knowing ethics in getting acquainted with Japanese companies. Data obtained from Japanese textbooks. The results obtained that when introducing yourself in Japanese, several things should be considered, first, using polite language such as being able to use opening greetings such as hajimemashite, and closing greeting yoroshiku onegaishimasu. Second, mention the job position in the company. Third, good posture by bending down, and the four workers should prepare a business card. |\n| Received in revised form 28 Februari 2020 |  |\n| Accepted 21 Mei 2020 |  |\n| Available online\u003Cbr>Mei 2020 |  |\n| Keywords:\u003Cbr>Self Introductio; Jikoshoukai; Japanese Companies. |  |\n| Kata Kunci:\u003Cbr>Pengantar Diri; Jikoshoukai; Perusahaan Jepang. |  |\n| DOI\u003Cbr>10.22216/kata.v1.5075 | Abstrak |\n|  | Pekerja Jepang dikenal dengan semangat kerja yang tinggi. Di dalamperusahaan Jepang, mereka lebih banyak bekerja di dalam sebuah tim. Olehkarena itu, bagi pekerja Indonesia yang ingin bekerjasama dengan pekerja Jepang harus mengetahui bahasa dan budaya kerja Jepang. Salah satu hal yang harus diketahui untuk memulai berkomunikasi dengan orang Jepang adalah mengetahui cara memperkenalkan diri atau disebut dengan istilah jikoshoukai dalam bahasa Jepang. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui ungkapan yang digunakan oleh orang Jepang saatmemperkenalkan diri atau diperkenalkan dalam beberapa situasi kerja di perusahaan Jepang. Selain itu, mengetahui etika dalam berkenalan di dalamperusahaan Jepang. Data di peroleh dari buku-buku pelajaran bahasa Jepang. Hasil yang diperoleh adalah pada saat memperkenalkan diri dalam bahasa Jepang ada beberapa hal yang dapat diperhatikan yaitu, pertama, menggunakan bahasa yang sopan seperti dapat menggunakan salam pembuka seperti hajimemashite, dan salam penutup yoroshikuonegaishimasu. Kedua, menyebutkan posisi pekerjaan dalam perusahaan. Ketiga, sikap tubuh yang baik dengan membungkukkan badan dan keempatpekerja sebaiknya mempersiapkan kartu nama. |\n\nPENDAHULUAN  \nKeberhasilan Jepang menjadi negara maju saat ini adalah hasil kerja keras rakyatnya. Hal ini dapat kita lihat dalam bidang industri. Di Indonesia banyak terdapat perusahaan Jepang yang tersebar diseluruh wilayah Indonesia. Tidak hanya di Pulau Jawa, juga menyebarkewilayah Sumatera seperti di kepulauan Batam dan Sumatera Utara. Pengembangan industri Jepang di Indonesia diiringi dengan banyaknya ekspatriat Jepang yang datang ke Indonesia.  \nEkspatriat adalah adalah sebutan orang yang meninggalkan negaranya untuk bekerja di negara lain. Ekspatriat dari Jepang biasanya adalah mereka yang profesional di bidangnya. Menurut data Tenaga Kerja Asing (TKA) tahun 2013 yang dirilis oleh harian Kompasterdapat TKA dari Jepang sejumlah 11.081orang. Untuk membantu pekerja Jepang di Indonesia, maka dibutuhkan tenaga kerja Indonesia yang mempunyai kemampuan komunikasi dalam bahasa Jepang yang cukup baik. Keahlian dalam bahasa Jepang yang dilakukan saat pertama kali b","cbCaifRy8byawjMe","https://ap.wps.com/l/cbCaifRy8byawjMe","pdf",300409,9,"Indonesian","# Pendahuluan\n## Latar belakang perusahaan Jepang di Indonesia\n## Peran bahasa Jepang dalam komunikasi awal\n## Tujuan penelitian\n## Konteks etika dan budaya kerja Jepang","[{\"question\":\"Apa tujuan utama penelitian ini?\",\"answer\":\"Mengetahui cara memperkenalkan diri di dalam perusahaan Jepang serta memahami etika yang baik saat bekerja sama dengan orang Jepang.\"},{\"question\":\"Ungkapan apa yang ditekankan saat memperkenalkan diri dalam bahasa Jepang?\",\"answer\":\"Penggunaan bahasa sopan, termasuk salam pembuka hajimemashite dan salam penutup yoroshiku onegaishimasu.\"},{\"question\":\"Etika atau tindakan apa saja yang disarankan ketika berkenalan di perusahaan Jepang?\",\"answer\":\"Menyebutkan posisi pekerjaan, menjaga sikap tubuh yang baik dengan membungkukkan badan, dan mempersiapkan kartu nama.\"}]","Perkenalan Diri dan Etika Kerja di Perusahaan Jepang | PDF"]