[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-1-id-113":3,"doc-seo-236678-113":41,"doc-detail-236678-id":108},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37],{"id":8,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":11,"show_sort_weight":4,"slug":12},178,1,"Template","Faktur","faktur",{"id":14,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":15,"show_sort_weight":4,"slug":16},192,"Formulir","formulir-192",{"id":18,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":19,"show_sort_weight":4,"slug":20},180,"Media Sosial","media-sosial",{"id":22,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":23,"show_sort_weight":4,"slug":24},179,"Poster","poster",{"id":26,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":27,"show_sort_weight":4,"slug":28},176,"Presentasi","presentasi",{"id":30,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":31,"show_sort_weight":4,"slug":32},177,"Resume","resume",{"id":34,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":35,"show_sort_weight":4,"slug":36},182,"Surat","surat-a95d00d3aaf04f3b854ecf140f00d385",{"id":38,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":39,"show_sort_weight":4,"slug":40},183,"Umum","umum-07d1ff437201438088836b2b1ed3c90f",{"code":4,"msg":42,"data":43},"ok",{"site_id":44,"language":45,"slug":46,"title":47,"keywords":48,"description":49,"schema_data":50,"social_meta":101,"head_meta":103,"extra_data":105,"updated_unix":107},113,"id","constitutional-court-hearing-minutes-case-no-173puu-xxiii2025-judicial-review-of-law-no-24-of-2009-on-the-flag-language-emblems-and-national-anthem","RISALAH SIDANG - PERKARA NOMOR 173/PUU-XXIII/2025 - Pengujian Materiil Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara serta Lagu Kebangsaan","","Risalah sidang Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia memuat acara Pemeriksaan Pendahuluan (I) pada Kamis, 9 Oktober 2025 untuk Perkara Nomor 173/PUU-XXIII/2025. Permohonan ini berkaitan dengan pengujian materiil Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan terhadap Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Pemohon menyampaikan pokok-pokok permohonan, termasuk uraian kewenangan, kedudukan hukum, serta kerugian konstitusional yang dinilai timbul dari ketentuan yang dianggap multitafsir.",{"@graph":51,"@context":100},[52,68,83],{"@type":53,"itemListElement":54},"BreadcrumbList",[55,59,62,65],{"item":56,"name":57,"@type":58,"position":9},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":60,"name":10,"@type":58,"position":61},"https://docshare.wps.com/id/template/",2,{"item":63,"name":35,"@type":58,"position":64},"https://docshare.wps.com/id/template/surat/",3,{"item":66,"name":47,"@type":58,"position":67},"https://docshare.wps.com/id/template/constitutional-court-hearing-minutes-case-no-173puu-xxiii2025-judicial-review-of-law-no-24-of-2009-on-the-flag-language-emblems-and-national-anthem/236678/",4,{"url":66,"name":47,"@type":69,"author":70,"headline":47,"publisher":73,"fileFormat":76,"inLanguage":45,"description":49,"dateModified":77,"datePublished":77,"encodingFormat":76,"isAccessibleForFree":78,"interactionStatistic":79},"DigitalDocument",{"name":71,"@type":72},"Jiven","Person",{"url":56,"name":74,"@type":75},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-09-11",true,{"@type":80,"interactionType":81,"userInteractionCount":4},"InteractionCounter",{"@type":82},"ViewAction",{"@type":84,"mainEntity":85},"FAQPage",[86,92,96],{"name":87,"@type":88,"acceptedAnswer":89},"Perkara nomor berapa yang dibahas dalam risalah ini?","Question",{"text":90,"@type":91},"Risalah sidang ini membahas Perkara Nomor 173/PUU-XXIII/2025.","Answer",{"name":93,"@type":88,"acceptedAnswer":94},"Objek pengujian dalam permohonan tersebut apa?",{"text":95,"@type":91},"Objek pengujian adalah Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan.",{"name":97,"@type":88,"acceptedAnswer":98},"Kapan dan dalam acara apa sidang dilaksanakan?",{"text":99,"@type":91},"Sidang dilaksanakan pada Kamis, 9 Oktober 2025, dalam acara Pemeriksaan Pendahuluan (I).","https://schema.org",{"og:url":66,"og:type":102,"og:title":47,"og:site_name":74,"og:description":49},"article",{"robots":104,"canonical":66},"index,follow",{"doc_id":106,"site_id":44},236678,1789107015,{"code":4,"msg":5,"data":109},{"doc_id":106,"user_id":110,"nickname":71,"user_avatar":111,"doc_module":9,"category_id":34,"category_name":35,"doc_title":47,"doc_description":49,"doc_content":112,"file_id":113,"file_url":114,"file_type":115,"file_size":116,"view_count":4,"is_deleted":4,"is_public":9,"is_downloadable":9,"audit_status":9,"page_count":117,"language":118,"language_code":45,"site_id":44,"html_lang":45,"table_of_contents":119,"faqs":120,"seo_title":121,"seo_description":49,"update_tm":107,"read_time":122},1099513958607,"https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/100002390cf8733938c?x-image-process=image/resize,m_fixed,w_180,h_180&k=1778829742770036399","|  | \u003Cbr>MAHKAMAH KONSTITUSI |  |\n| --- | --- | --- |\n| REPUBLIK INDONESIA |  |  |\n| RISALAH SIDANG\u003Cbr>PERKARA NOMOR 173/PUU-XXIII/2025\u003Cbr>PERIHAL\u003Cbr>PENGUJIAN MATERIIL UNDANG-UNDANG NOMOR 24 TAHUN 2009 TENTANG BENDERA, BAHASA, DAN LAMBANG NEGARA, SERTA LAGU KEBANGSAAN TERHADAP UNDANG-UNDANG DASAR NEGARA REPUBLIK INDONESIA TAHUN 1945\u003Cbr>ACARA\u003Cbr>PEMERIKSAAN PENDAHULUAN\u003Cbr>(I) |  |  |\n|  | J A K A R T A\u003Cbr>KAMIS, 9 OKTOBER 2025 |  |\n\nMAHKAMAH KONSTITUSI REPUBLIK INDONESIA  \nRISALAH SIDANG  \nPERKARA NOMOR 173/PUU-XXIII/2025  \nPERIHAL  \nPengujian Materiil Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan terhadap Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945  \nPEMOHON  \n1. Feri Kurniawan  \n2. Fatchurozak  \nACARA  \nPemeriksaan Pendahuluan (I)  \nKamis, 9 Oktober 2025, Pukul 13.46 – 14.38 WIBRuang Sidang Gedung Mahkamah Konstitusi RI, Jln. Medan Merdeka Barat No. 6, Jakarta Pusat  \nSUSUNAN PERSIDANGAN  \nMAJELIS HAKIM KONSTITUSI  \n1) Suhartoyo (Ketua)  \n2) Daniel Yusmic P. Foekh (Anggota)  \n3) M. Guntur Hamzah (Anggota)  \nPANITERA PENGGANTI  \nAlifah Rahmawati  \nPihak yang Hadir:  \nA. Pemohon:  \nFeri Kurniawan  \nB . Kuasa Hukum Pemohon:  \n1. Yapiter Marpi  \n2. Ramjahif Pahisa Gorya Fiver  \n*Tanda baca dalam risalah:  \n[sic!] : tanda yang digunakan apabila penggunaan kata dalam kalimat yang digunakan oleh pembicara diragukankebenarannya antara ucapan dengan naskah/teks aslinya.  \n… : tanda elipsis dipakai dalam kalimat yang terputus-putus, berulang-ulang, atau kalimat yang tidak koheren (pembicara melanjutkan pembicaraan dengan membuat kalimat baru tanpa menyelesaikan kalimat yang lama) .  \n(…) : tanda yang digunakan pada kalimat yang belum diselesaikan oleh pembicara dalam sidang, namun disela oleh pembicara yang lain.  \nSIDANG DIBUKA PUKUL 13.46 WIB  \n1. KETUA: SUHARTOYO [00:32]  \nKita buka persidangan. Persidangan untuk Perkara Nomor 173 Tahun 2025 dibuka dan persidangan dinyatakan terbuka untuk umum.  \nKETUK PALU 3X  \nSelamat siang.  \n2. PEMOHON: FERI KURNIAWAN [00:47]  \nSelamat siang, Yang Mulia.  \n3. KETUA: SUHARTOYO [00:48]  \nAssalamualaikum wr. wb. Salam sejahtera untuk kita semua.  \nDiperkenalkan yang hadir untuk Pemohon, Prinsipal atau Kuasa Hukum, silakan.  \n4. PEMOHON: FERI KURNIAWAN [01:00]  \nBaik, Yang Mulia.  \nPertama-tama, perkenalkan, nama saya Feri Kuniawan sebagai Prinsipal, dan di sebelah saya ada Pak Ramjahif sebagai Kuasa Hukum, dan juga Pak Yapiter Marpi sebagai Kuasa Hukum.  \n5. KETUA: SUHARTOYO [01:17]  \nYa, baik. Acara persidangan pada siang hari ini adalah untuk menerima Pokok-Pokok Permohonan dari Pemohon berkaitan dengan Permohonan yang diajukan. Kami dari Majelis Hakim sudah menerima dan membaca Permohonan yang diajukan oleh Pemohon. Namun sesungguhnya apa yang dimohonkan dalam Permohonan ini supayadisampaikan oleh Prinsipal maupun oleh Kuasa Hukum, silakan dalamwaktu yang tidak terlalu lama, karena penyampaian ini tidak perlu harussemua dibacakan atau disampaikan, cukup pada bagian highlight pokokpokoknya saja, nanti diakhiri dengan Petitum. Silakan.  \n6. PEMOHON: FERI KURNIAWAN [02:04]  \nBaik, Yang Mulia. Saya akan mewakili di sini untuk membacakan Pokok-Pokok Permohonannya.  \nTerkait dengan Para Pemohon, di sini ada Feri Kuniawan sebagai Pemohon I dan juga ada Fatchurozak sebagai Pemohon II.  \nSelanjutnya, terkait dengan Kewenangan Mahkamah Konstitusi, kami anggap sebagai … sudah dibacakan, Yang Mulia.  \nDan juga terkait dengan Kedudukan Hukum. Mungkin bisa sayabacakan sedikit, Yang Mulia.  \n7. KETUA: SUHARTOYO [02:28]  \nSilakan.  \n8. PEMOHON: FERI KURNIAWAN [02:30]  \nSebelum … sebelum menguraikan Kedudukan Hukum Para Pemohon, perlu kami sampaikan bahwa … Yang Mulia, bahwa kami menilai ada perkembangan terkait dengan penilaian Mahkamah Konstitusi terhadap kedudukan hukum Pemohon sehubungan dengankerugian konstitusional. Dalam hal ini, Para Pemohon mengambil contohpada penilaian Mahkamah Konstitusi terhadap Kedudukan Hukum Pemohon pada Putusan","cbCaibd2cpxVTtI3","https://ap.wps.com/l/cbCaibd2cpxVTtI3","pdf",705096,27,"Indonesian","# Pemeriksaan Pendahuluan (I)\n## Perkara Nomor 173/PUU-XXIII/2025\n## Pokok-Pokok Permohonan Pemohon\n## Kewenangan dan Kedudukan Hukum\n## Kerugian Konstitusional Para Pemohon","[{\"question\":\"Perkara nomor berapa yang dibahas dalam risalah ini?\",\"answer\":\"Risalah sidang ini membahas Perkara Nomor 173/PUU-XXIII/2025.\"},{\"question\":\"Objek pengujian dalam permohonan tersebut apa?\",\"answer\":\"Objek pengujian adalah Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan.\"},{\"question\":\"Kapan dan dalam acara apa sidang dilaksanakan?\",\"answer\":\"Sidang dilaksanakan pada Kamis, 9 Oktober 2025, dalam acara Pemeriksaan Pendahuluan (I).\"}]","RISALAH SIDANG - PERKARA NOMOR 173/PUU-XXIII/2025 - Pengujian Materiil Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara serta Lagu Kebangsaan | PDF",9]