[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-1-id-113":3,"doc-seo-237058-113":41,"doc-detail-237058-id":114},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37],{"id":8,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":11,"show_sort_weight":4,"slug":12},178,1,"Template","Faktur","faktur",{"id":14,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":15,"show_sort_weight":4,"slug":16},192,"Formulir","formulir-192",{"id":18,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":19,"show_sort_weight":4,"slug":20},180,"Media Sosial","media-sosial",{"id":22,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":23,"show_sort_weight":4,"slug":24},179,"Poster","poster",{"id":26,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":27,"show_sort_weight":4,"slug":28},176,"Presentasi","presentasi",{"id":30,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":31,"show_sort_weight":4,"slug":32},177,"Resume","resume",{"id":34,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":35,"show_sort_weight":4,"slug":36},182,"Surat","surat-a95d00d3aaf04f3b854ecf140f00d385",{"id":38,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":39,"show_sort_weight":4,"slug":40},183,"Umum","umum-07d1ff437201438088836b2b1ed3c90f",{"code":4,"msg":42,"data":43},"ok",{"site_id":44,"language":45,"slug":46,"title":47,"keywords":48,"description":49,"schema_data":50,"social_meta":107,"head_meta":109,"extra_data":111,"updated_unix":113},113,"id","rejection-phrases-in-the-walak-ethnic-language-a-syntactic-study","Frasa Penolakan dalam Bahasa Suku Walak - Kajian Sintaksis","","Tujuan utama penelitian ini adalah mendeskripsikan bentuk dan struktur frasa penolakan dalam bahasa Walak yang digunakan masyarakat di Kabupaten Jayawijaya, Papua. Bahasa Walak memiliki ciri sintaksis unik dan belum banyak diteliti secara ilmiah, terutama pada aspek frasa negasi. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan etnolinguistik melalui observasi, wawancara mendalam, dan pencatatan kosakata. Temuan menunjukkan frasa penolakan terbentuk dari gabungan kata negasi dengan kata sifat atau kata kerja, dengan struktur tetap dan fleksibel yang merefleksikan logika tutur serta nilai budaya dan hubungan sosial.",{"@graph":51,"@context":106},[52,68,89],{"@type":53,"itemListElement":54},"BreadcrumbList",[55,59,62,65],{"item":56,"name":57,"@type":58,"position":9},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":60,"name":10,"@type":58,"position":61},"https://docshare.wps.com/id/template/",2,{"item":63,"name":39,"@type":58,"position":64},"https://docshare.wps.com/id/template/umum/",3,{"item":66,"name":47,"@type":58,"position":67},"https://docshare.wps.com/id/template/rejection-phrases-in-the-walak-ethnic-language-a-syntactic-study/237058/",4,{"url":66,"name":47,"@type":69,"image":70,"author":75,"headline":47,"publisher":78,"fileFormat":81,"inLanguage":45,"description":49,"dateModified":82,"datePublished":83,"encodingFormat":81,"isAccessibleForFree":84,"interactionStatistic":85},"DigitalDocument",{"url":71,"@type":72,"width":73,"height":74},"https://docshare.wps.com/thumbnails/rejection-phrases-in-the-walak-ethnic-language-a-syntactic-study/237058.png","ImageObject",442,249,{"name":76,"@type":77},"Aurelia","Person",{"url":56,"name":79,"@type":80},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-09-21","2026-09-11",true,{"@type":86,"interactionType":87,"userInteractionCount":9},"InteractionCounter",{"@type":88},"ViewAction",{"@type":90,"mainEntity":91},"FAQPage",[92,98,102],{"name":93,"@type":94,"acceptedAnswer":95},"Apa tujuan utama penelitian tentang frasa penolakan bahasa Walak?","Question",{"text":96,"@type":97},"Mendeskripsikan bentuk dan struktur frasa penolakan dalam bahasa Walak yang digunakan masyarakat di Kabupaten Jayawijaya, Papua.","Answer",{"name":99,"@type":94,"acceptedAnswer":100},"Metode apa yang digunakan dalam penelitian ini?",{"text":101,"@type":97},"Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan etnolinguistik, melalui observasi langsung, wawancara mendalam, dan pencatatan kosakata yang relevan.",{"name":103,"@type":94,"acceptedAnswer":104},"Bagaimana frasa penolakan dalam bahasa Walak terbentuk?",{"text":105,"@type":97},"Frasa penolakan terbentuk dengan menggabungkan kata-kata negasi seperti inggudlek, dlek, negen, atau madluk dengan kata sifat atau kata kerja.","https://schema.org",{"og:url":66,"og:type":108,"og:title":47,"og:site_name":79,"og:description":49},"article",{"robots":110,"canonical":66},"index,follow",{"doc_id":112,"site_id":44},237058,1789970638,{"code":4,"msg":5,"data":115},{"doc_id":112,"user_id":116,"nickname":76,"user_avatar":117,"doc_module":9,"category_id":38,"category_name":39,"doc_title":47,"doc_description":49,"doc_content":118,"file_id":119,"file_url":120,"file_type":121,"file_size":122,"view_count":9,"is_deleted":4,"is_public":9,"is_downloadable":9,"audit_status":9,"page_count":123,"language":124,"language_code":45,"site_id":44,"html_lang":45,"table_of_contents":125,"faqs":126,"seo_title":127,"seo_description":49,"update_tm":128,"read_time":64},1099514068365,"https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/10000253d8d9f28188e?_k=1776742907772140068","DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, Vol. 5, No. 2, 2025  \nCopyright © the author(s)  \nFrasa Penolakan dalam Bahasa Suku Walak: Kajian Sintaksis  \nYohanes Lose Dasilva 1  \nSutarman Borean2  \nLemurah Wenda3  \nParamma4  \n1234STKIP Abdi WacanaWamena, Indonesia  \n[1](1 yohaneslosedasilva691991@gmail.com)[ yohaneslosedasilva691991@gmail.com](1 yohaneslosedasilva691991@gmail.com)  \n[2](2 boreansutarman@gmail.com)[ boreansutarman@gmail.com](2 boreansutarman@gmail.com)  \n[3](3 lemurahwenda03@gmail.com)[ lemurahwenda03@gmail.com](3 lemurahwenda03@gmail.com)  \n[4](4 paramma140563@gmail.com)[ paramma140563@gmail.com](4 paramma140563@gmail.com)  \nAbstrak  \nTujuan utama penelitian ini adalah mendeskripsikan bentuk dan struktur frasanegasi dalam bahasa Walak yang digunakan oleh masyarakat di Kabupaten Jayawijaya, Papua. Bahasa Walak sebagai salah satu khazanah bahasa daerahmemiliki ciri sintaksis yang unik dan belum banyak dikaji secara ilmiah. Penelitianpenelitian sebelumnya lebih banyak berfokus pada leksikon dasar atau sistem fonologi bahasa Walak, tetapi belum menyentuh aspek sintaksisnya, khususnyapada frasa negasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan etnolinguistik. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, wawancara mendalam dengan penutur asli, dan pencatatan kosakata yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa frasa tolakan dalam bahasa Walak terbentuk dengan menggabungkan kata-kata negasi seperti inggudlek, dlek, negen, atau madluk dengan kata sifat atau kata kerja. Terdapat struktur tetap dan struktur fleksibel dalam pembentukan frasa negasi yang mencerminkan logika tuturmasyarakat Walak yang unik. Pembahasan hasil penelitian menunjukkan bahwafrasa penolakan dalam bahasa Walak tidak hanya memiliki fungsi linguistik, tetapi juga mengandung nilai-nilai budaya dan hubungan sosial yang kuat dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini diharapkan dapat memperkaya dokumentasi bahasa daerah dan menjadi rujukan sintaksis dalam kajian linguistik lokal.  \nKata kunci: Frasa penolakan, bahasa Walak, Sintaksis, Linguistik daerah, Papua Abstract  \nThe main objective of this research is to describe the form and structure of negation phrases in the Walak language used by the community in Jayawijaya Regency, Papua. The Walak language, as one of the regional linguistic treasures, possesses unique syntactic characteristics and has not been extensively studied scientifically. Previous studies have focused more on the basic lexicon or phonological system of the Walak language, but have not yet touched on the syntactic aspects, especially in negation phrases. This research uses a descriptive qualitative method with an ethnolinguistic approach. Data collection techniques were carried out through direct observation, indepth interviews with native speakers, and recording relevant vocabulary. The research results show that rejection phrases in the Walak language are formed by combining negation words such as inggudlek, dlek, negen, or madluk with adjectives or verbs. There are fixed structures and flexible structures in the formation of negation phrases that reflect the unique speech logic of the Walak community. The discussion of the research findings shows that refusal phrases in the Walak language not only serve a linguistic function but also embody strong cultural values and social relations in everyday life. This study is expected to enrich the documentation of regional languages and serve as a syntactic reference in local linguistic studies.  \nKeywords: Rejection phrase, Walak language, Syntactic, Regional linguistic, Papua  \n[https://dmi-journals.org/deiktis/index](https://dmi-journals.org/deiktis/index) 860  \nDEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra ISSN 2807-7504  \nPendahuluan  \nBahasa merupakan salah satu elemen penting dalam kehidupan manusia. Melalui bahasa, manusia dapat mengungkapkan pikiran, perasaan, serta menjalin komunikasiantarpersonal dan sosial. Dalam konteks l","cbCaitgzQlwrX0iN","https://ap.wps.com/l/cbCaitgzQlwrX0iN","pdf",903832,7,"Indonesian","# Pendahuluan\n## Konsep negasi dalam kajian linguistik\n## Negasi dalam bahasa-bahasa daerah di Indonesia\n## Pola struktur negasi pada beberapa bahasa daerah","[{\"question\":\"Apa tujuan utama penelitian tentang frasa penolakan bahasa Walak?\",\"answer\":\"Mendeskripsikan bentuk dan struktur frasa penolakan dalam bahasa Walak yang digunakan masyarakat di Kabupaten Jayawijaya, Papua.\"},{\"question\":\"Metode apa yang digunakan dalam penelitian ini?\",\"answer\":\"Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan etnolinguistik, melalui observasi langsung, wawancara mendalam, dan pencatatan kosakata yang relevan.\"},{\"question\":\"Bagaimana frasa penolakan dalam bahasa Walak terbentuk?\",\"answer\":\"Frasa penolakan terbentuk dengan menggabungkan kata-kata negasi seperti inggudlek, dlek, negen, atau madluk dengan kata sifat atau kata kerja.\"}]","Frasa Penolakan dalam Bahasa Suku Walak - Kajian Sintaksis | PDF",1789109288]