[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-seo-668739-113":3,"detail-sidebar-cat-1-id-113":79,"doc-detail-668739-id":113},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"ok",{"site_id":7,"language":8,"slug":9,"title":10,"keywords":11,"description":12,"schema_data":13,"social_meta":72,"head_meta":74,"extra_data":76,"updated_unix":78},113,"id","problematika-dalam-melakukan-tindakan-reflektif-untuk-peningkatan-kualitas-pembelajaran-bahasa-indonesia-lilis-anifiah-zulfa","PROBLEMATIKA DALAM MELAKUKAN TINDAKAN REFLEKTIF UNTUK PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA - Lilis Anifiah Zulfa","","Perkembangan pendidikan yang sangat cepat menuntut peningkatan kemampuan profesional dan keterampilan guru seiring kemajuan teknologi dan globalisasi. Bahasa Indonesia sering dianggap mudah, namun hasil belajar dan Nilai Ujian Nasional cenderung lebih rendah dibanding mata pelajaran lain, serta banyak siswa belum menggunakan bahasa Indonesia dengan baik dan benar. Guru perlu mengevaluasi diri, memilih metode serta teknik yang sesuai, memahami karakteristik siswa, dan melakukan tindakan reflektif melalui jurnal refleksi untuk mengatasi problematika, khususnya pengaturan waktu dan variasi tindakan reflektif.",{"@graph":14,"@context":71},[15,34,54],{"@type":16,"itemListElement":17},"BreadcrumbList",[18,23,27,31],{"item":19,"name":20,"@type":21,"position":22},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":24,"name":25,"@type":21,"position":26},"https://docshare.wps.com/id/template/","Template",2,{"item":28,"name":29,"@type":21,"position":30},"https://docshare.wps.com/id/template/umum/","Umum",3,{"item":32,"name":10,"@type":21,"position":33},"https://docshare.wps.com/id/template/problematika-dalam-melakukan-tindakan-reflektif-untuk-peningkatan-kualitas-pembelajaran-bahasa-indonesia-lilis-anifiah-zulfa/668739/",4,{"url":32,"name":10,"@type":35,"image":36,"author":41,"headline":10,"publisher":44,"fileFormat":47,"inLanguage":8,"description":12,"dateModified":48,"datePublished":48,"encodingFormat":47,"isAccessibleForFree":49,"interactionStatistic":50},"DigitalDocument",{"url":37,"@type":38,"width":39,"height":40},"https://docshare.wps.com/thumbnails/problematika-dalam-melakukan-tindakan-reflektif-untuk-peningkatan-kualitas-pembelajaran-bahasa-indonesia-lilis-anifiah-zulfa/668739.png","ImageObject",442,249,{"name":42,"@type":43},"How to eat","Person",{"url":19,"name":45,"@type":46},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-11-01",true,{"@type":51,"interactionType":52,"userInteractionCount":4},"InteractionCounter",{"@type":53},"ViewAction",{"@type":55,"mainEntity":56},"FAQPage",[57,63,67],{"name":58,"@type":59,"acceptedAnswer":60},"Apa yang dimaksud dengan tindakan reflektif dalam peningkatan kualitas pembelajaran Bahasa Indonesia?","Question",{"text":61,"@type":62},"Tindakan reflektif adalah meninjau kembali proses pembelajaran yang telah dilakukan. Melalui refleksi, guru dapat mengevaluasi proses, termasuk media, metode, materi, siswa, dan penampilan guru sendiri.","Answer",{"name":64,"@type":59,"acceptedAnswer":65},"Apa saja problematika yang dijumpai dalam kegiatan reflektif?",{"text":66,"@type":62},"Problematika utama adalah kesulitan guru dalam mengatur waktu saat melakukan refleksi dan jenis tindakan reflektif yang bervariasi.",{"name":68,"@type":59,"acceptedAnswer":69},"Bagaimana solusi untuk mengatasi problematika tindakan reflektif?",{"text":70,"@type":62},"Solusi yang disarankan adalah membuat jurnal refleksi agar guru dapat menata dan menjalankan kegiatan reflektif secara lebih terarah.","https://schema.org",{"og:url":32,"og:type":73,"og:title":10,"og:site_name":45,"og:description":12},"article",{"robots":75,"canonical":32},"index,follow",{"doc_id":77,"site_id":7},668739,1793499134,{"code":4,"msg":80,"data":81},"success",[82,86,90,94,98,102,106,110],{"id":83,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":84,"show_sort_weight":4,"slug":85},178,"Faktur","faktur",{"id":87,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":88,"show_sort_weight":4,"slug":89},192,"Formulir","formulir-192",{"id":91,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":92,"show_sort_weight":4,"slug":93},180,"Media Sosial","media-sosial",{"id":95,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":96,"show_sort_weight":4,"slug":97},179,"Poster","poster",{"id":99,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":100,"show_sort_weight":4,"slug":101},176,"Presentasi","presentasi",{"id":103,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":104,"show_sort_weight":4,"slug":105},177,"Resume","resume",{"id":107,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":108,"show_sort_weight":4,"slug":109},182,"Surat","surat-a95d00d3aaf04f3b854ecf140f00d385",{"id":111,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":29,"show_sort_weight":4,"slug":112},183,"umum-07d1ff437201438088836b2b1ed3c90f",{"code":4,"msg":80,"data":114},{"doc_id":77,"user_id":115,"nickname":42,"user_avatar":116,"doc_module":22,"category_id":111,"category_name":29,"doc_title":10,"doc_description":12,"doc_content":117,"file_id":118,"file_url":119,"file_type":120,"file_size":121,"view_count":4,"is_deleted":4,"is_public":22,"is_downloadable":22,"audit_status":22,"page_count":122,"language":123,"language_code":8,"site_id":7,"html_lang":8,"table_of_contents":124,"faqs":125,"seo_title":126,"seo_description":12,"update_tm":78,"read_time":33},962093541613,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_9964176cb1d06d4a9deccf72a44ae3dc","EDUSCOPE, Vol. 02No. 02Januari2017 p-ISSN:2460 –4844 e-ISSN: 2502 – 3985  \nPROBLEMATIKA DALAM MELAKUKAN TINDAKAN REFLEKTIF UNTUK PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA  \nLilis Anifiah Zulfa  \nInstitut Agama Islam Negeri Tulungagung  \ne-mail korenpondensi: [liazsigitzone@gmail.com](liazsigitzone@gmail.com)  \nABSTRACT  \nDevelopment of education are very fast, as globalization and technology advance, so that teachers’ competency and skills must be improved. Bahasa Indonesia, is one of subjects that many people say it is easy, but that is not same as the fact. The national test’s result of Bahasa Indonesia was the worst than other subjects, and mostly students can use Bahasa Indonesia well. Bahasa Indonesia teachers have to solve this problem by doing some self evaluations, find a method or technique that suitable for the subject, and knowing the student’s characteristic. One important thing to do is reflection, evaluating the learning process. Advantages ofthis reflection are helping teacher to evaluate the learning process, include the media, method, material, students, and the teacher itself. The problems of the reflection are time management and variative reflection. Solution of the problems is making a reflective journal.  \nKEYWORDS: reflection, problematic, reflective journal  \nABSTRAK  \nPerkembangan dunia pendidikan semakin cepat, seiring dengan kemajuan teknologi dan globalisasi. Hal ini perludiimbangi dengan peningkatan kemampuan profesional dan keterampilan pelaku utama pendidikan, yaitu guru.  \nMata pelajaran Bahasa Indonesia adalah salah satu mata pelajaran yang sering dianggap mudah, namun hasilnya sering mengecewakan. Nilai Ujian Nasional Bahasa Indonesia lebih rendah dari mata pelajaran lain , dan masih banyak siswa yang belum mampu menggunakan Bahasa Indonesia dengan baik dan benar. Upaya yang dapat dilakukan guru Bahasa Indonesia untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan mengevaluasi diri, menemukan metode dan teknik pembelajaran yang sesuai, dan mengenal karakteristik siswa. Salah satu tindakan pembelajaran yang penting untuk dilakukan adalah tindakan reflektif, yaitu tindakan meninjau kembali prosespembelajaran yang telah dilakukan. Manfaat tindakan reflektif adalah guru dapat mengevaluasi prosespembelajaran, termasuk media, metode, materi, siswa, bahkan penampilan guru sendiri. Problematika yang dijumpai dalam kegiatan reflektif adalah kesulitan guru dalam mengatur waktu dan jenis tindakan reflektif yang bervariasi. Solusi yang dapat digunakan untuk mengatasi problematika ini adalah dengan membuat jurnal refleksi.  \nKATAKUNCI: tindakan reflektif, problematika, jurnal refleksi  \nPerkembangan dunia pendidikan dewasa ini berjalanan begitu cepat. Sejalan dengan kemajuan teknologi dan globalisasi, perkembangan tersebut perlu diimbangi kemampuan pelaku utama pendidikan, terutama guru. Kemampuan profesional dan keterampilan perlu ditingkatkan, yakni dengan membangun kompetensi guru yang efektif dan reflektif. Bagi sebagian guru, menghadapiperubahan yang cepat dalam pendidikan dapat membawa dampak kecemasan dan ketakutan. Perubahan dan pembaharuan pada umumnya  \nmembawa kecemasan dan ketidaknyamanan. Implikasi perubahan pada pendidikan bukan perkara mudah karena mengandung konsekuensi teknis dan praktis serta psikologis bagi guru. Perubahan itu tidak sekedar perubahan struktur dan isi kurikulumatau sekedar isi pembelajaran, tetapi perubahanyang menuntut sikap dan perilaku dari para guru (karakter, mental, metode, dan strategi) .  \nTujuan Pendidikan Nasional adalah mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengembangkan manusia seutuhnya. Udanng-undang  \nLilis: Problematika ... Indonesia121  \nRepublik Indonesia No. 20 Tahun 2003 tetang Pendidikan Nasional menyebutkan jabatan guru sebagai pendidik merupakan jabatan profesional. Untuk itu, profesionalisme guru dituntut agar terus berkembang sesuai dengan perkembangan zaman dan ilmu pengetahuan karena saat ini dibutuhkansumber daya manusia yang berkualitas da","cbCaivGP3bbWvB8P","https://ap.wps.com/l/cbCaivGP3bbWvB8P","pdf",129422,10,"Indonesian","# ABSTRAK\n# KATAKUNCI\n# METODE\n# HASIL dan PEMBAHASAN","[{\"question\":\"Apa yang dimaksud dengan tindakan reflektif dalam peningkatan kualitas pembelajaran Bahasa Indonesia?\",\"answer\":\"Tindakan reflektif adalah meninjau kembali proses pembelajaran yang telah dilakukan. Melalui refleksi, guru dapat mengevaluasi proses, termasuk media, metode, materi, siswa, dan penampilan guru sendiri.\"},{\"question\":\"Apa saja problematika yang dijumpai dalam kegiatan reflektif?\",\"answer\":\"Problematika utama adalah kesulitan guru dalam mengatur waktu saat melakukan refleksi dan jenis tindakan reflektif yang bervariasi.\"},{\"question\":\"Bagaimana solusi untuk mengatasi problematika tindakan reflektif?\",\"answer\":\"Solusi yang disarankan adalah membuat jurnal refleksi agar guru dapat menata dan menjalankan kegiatan reflektif secara lebih terarah.\"}]","PROBLEMATIKA DALAM MELAKUKAN TINDAKAN REFLEKTIF UNTUK PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA - Lilis Anifiah Zulfa | PDF"]