[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-1-id-113":3,"doc-seo-164615-113":41,"doc-detail-164615-id":114},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37],{"id":8,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":11,"show_sort_weight":4,"slug":12},178,1,"Template","Faktur","faktur",{"id":14,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":15,"show_sort_weight":4,"slug":16},192,"Formulir","formulir-192",{"id":18,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":19,"show_sort_weight":4,"slug":20},180,"Media Sosial","media-sosial",{"id":22,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":23,"show_sort_weight":4,"slug":24},179,"Poster","poster",{"id":26,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":27,"show_sort_weight":4,"slug":28},176,"Presentasi","presentasi",{"id":30,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":31,"show_sort_weight":4,"slug":32},177,"Resume","resume",{"id":34,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":35,"show_sort_weight":4,"slug":36},182,"Surat","surat-a95d00d3aaf04f3b854ecf140f00d385",{"id":38,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":39,"show_sort_weight":4,"slug":40},183,"Umum","umum-07d1ff437201438088836b2b1ed3c90f",{"code":4,"msg":42,"data":43},"ok",{"site_id":44,"language":45,"slug":46,"title":47,"keywords":48,"description":49,"schema_data":50,"social_meta":107,"head_meta":109,"extra_data":111,"updated_unix":113},113,"id","ppkm-journal-article-writing-guidelines-section-31-abbreviations-and-acronyms","PEDOMAN PENULISAN ARTIKEL JURNAL PPKM - 3.1. Singkatan dan Akronim","","Pedoman penulisan artikel jurnal PPKM memuat aturan struktural dan ketentuan format penulisan untuk memastikan naskah siap diproses dan diterbitkan. Ketentuan mencakup susunan bagian pendahuluan, metode, serta hasil dan pembahasan, termasuk isi spesifik yang harus ada pada tiap bagian. Pada bagian 3.1 dijelaskan perlakuan singkatan dan akronim: singkatan umum tidak perlu diberi kepanjangan, sedangkan akronim yang kurang dikenal atau buatan penulis wajib disertai kepanjangan, serta larangan penggunaan singkatan pada judul kecuali tidak dapat dihindari.",{"@graph":51,"@context":106},[52,68,89],{"@type":53,"itemListElement":54},"BreadcrumbList",[55,59,62,65],{"item":56,"name":57,"@type":58,"position":9},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":60,"name":10,"@type":58,"position":61},"https://docshare.wps.com/id/template/",2,{"item":63,"name":39,"@type":58,"position":64},"https://docshare.wps.com/id/template/umum/",3,{"item":66,"name":47,"@type":58,"position":67},"https://docshare.wps.com/id/template/ppkm-journal-article-writing-guidelines-section-31-abbreviations-and-acronyms/164615/",4,{"url":66,"name":47,"@type":69,"image":70,"author":75,"headline":47,"publisher":78,"fileFormat":81,"inLanguage":45,"description":49,"dateModified":82,"datePublished":83,"encodingFormat":81,"isAccessibleForFree":84,"interactionStatistic":85},"DigitalDocument",{"url":71,"@type":72,"width":73,"height":74},"https://docshare.wps.com/thumbnails/ppkm-journal-article-writing-guidelines-section-31-abbreviations-and-acronyms/164615.png","ImageObject",442,249,{"name":76,"@type":77},"Nguyễn Văn Học","Person",{"url":56,"name":79,"@type":80},"DocShare","Organization","application/vnd.openxmlformats-officedocument.wordprocessingml.document","2026-09-20","2026-08-31",true,{"@type":86,"interactionType":87,"userInteractionCount":64},"InteractionCounter",{"@type":88},"ViewAction",{"@type":90,"mainEntity":91},"FAQPage",[92,98,102],{"name":93,"@type":94,"acceptedAnswer":95},"Bagian pendahuluan apa saja yang harus dimuat dalam artikel jurnal PPKM?","Question",{"text":96,"@type":97},"Pendahuluan terutama memuat permasalahan penelitian, wawasan dan rencana pemecahan masalah, rumusan tujuan penelitian, serta rangkuman kajian teoritik yang berkaitan dengan masalah yang diteliti.","Answer",{"name":99,"@type":94,"acceptedAnswer":100},"Apa yang harus dijelaskan pada bagian metode?",{"text":101,"@type":97},"Metode menjelaskan cara penelitian dilakukan, meliputi rancangan penelitian, populasi dan sampel, teknik pengumpulan data dan pengembangan instrumen, serta teknik analisis data. Untuk alat dan bahan, perlu ditulis spesifikasi alat dan bahan.",{"name":103,"@type":94,"acceptedAnswer":104},"Bagaimana aturan singkatan dan akronim pada bagian 3.1?",{"text":105,"@type":97},"Singkatan umum seperti IEEE, SI, MKS, CGS, sc, dc, dan rms tidak perlu diberi keterangan kepanjangannya. Akronim yang kurang dikenal atau akronim buatan penulis wajib diberi kepanjangan, dan penggunaan singkatan/akronim pada judul harus dihindari kecuali tidak bisa dihindari.","https://schema.org",{"og:url":66,"og:type":108,"og:title":47,"og:site_name":79,"og:description":49},"article",{"robots":110,"canonical":66},"index,follow",{"doc_id":112,"site_id":44},164615,1788157194,{"code":4,"msg":5,"data":115},{"doc_id":112,"user_id":116,"nickname":76,"user_avatar":117,"doc_module":9,"category_id":38,"category_name":39,"doc_title":47,"doc_description":49,"doc_content":118,"file_id":119,"file_url":120,"file_type":121,"file_size":122,"view_count":64,"is_deleted":4,"is_public":9,"is_downloadable":9,"audit_status":9,"page_count":123,"language":124,"language_code":45,"site_id":44,"html_lang":45,"table_of_contents":125,"faqs":126,"seo_title":127,"seo_description":49,"update_tm":113,"read_time":61},1374402739827,"https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/14000c97e7351f1a627?x-image-process=image/resize,m_fixed,w_180,h_180&k=1787885694763230660","PEDOMAN PENULISAN ARTIKEL JURNAL PPKM\n(Judul Artikel, maksimal 15 Kata, Memberi Gambaran Penelitian yang Telah Dilakukan,\nFont Times New Roman 14, Spasi 1)\nNama Penulis Pertama, Nama Penulis Kedua dst\n(Times New Roman 12, Bold, spasi 1)\nAfiliasi (Program Studi, Fakultas, Universitas) dan Alamat e-mail\n(Times New Roman 12, spasi 1)\nNo. HP\n\u000f\nPENDAHULUAN (Times New Roman 12, Bold, spasi 1)\nBagian pendahuluan terutama berisi: (1) permasalahan penelitian;  (2) wawasan dan rencana pemecahan masalah;    (3) rumusan tujuan penelitian; (4) rangkuman kajian teoritik yang berkaitan dengan masalah yang diteliti. Pada bagian ini kadang-kadang juga dimuat harapan akan hasil dan manfaat penelitian. Panjang bagian pendahuluan sekitar 2-3 halaman dan diketik dengan 1 spasi.\nTemplate untuk format artikel ini dibuat dalam MS Word, dan selanjutnya disimpan dalam format rtf/doc/docx. File template format artikel ini dan dapat diunduh di \u0013 HYPERLINK \"https://ojs.unsiq.ac.id/index.php/ppkm\" \u0014https://ojs.unsiq.ac.id/index.php/ppkm\u0015\u0013 HYPERLINK \"http://www.lp3mpb.unsiq.ac.id\" \u0014\u0015.\nTemplate ini memungkinkan penulis artikel untuk menyiapkan artikel sesuai dengan aturan secara relatif cepat dan akurat, terutama untuk kebutuhan artikel yang diterbitkan di jurnal PPKM.\nBatang tubuh teks menggunakan font: Times New Roman 12, regular, spasi 1\nMETODE\nPada dasarnya bagian ini menjelaskan bagaimana penelitian itu dilakukan. Materi pokok bagian ini adalah:  (1) rancangan penelitian; (2) populasi dan sampel (sasaran penelitian); (3) teknik pengumpulan data dan pengembangan instrumen; (4) dan teknik analisis data. Untuk penelitian yang menggunakan alat dan bahan, perlu dituliskan spesifikasi alat dan bahannya. Spesifikasi alat menggambarkan kecanggihan alat yang digunakan sedangkan spesifikasi bahan menggambarkan macam bahan yang digunakan.\nUntuk penelitian kualitatif seperti penelitian tindakan kelas, etnografi, fenomenologi, studi kasus, dan lain-lain, perlu ditambahkan kehadiran peneliti, subyek penelitian, informan yang ikut membantu beserta cara-cara menggali data-data penelitian, lokasi dan lama penelitian serta uraian mengenai pengecekan keabsahan hasil penelitian.\nSebaiknya dihindari pengorganisasian penulisan ke dalam “anak sub-judul” pada bagian ini. Namun, jika tidak bisa dihindari, cara penulisannya dapat dilihat pada bagian “Hasil dan Pembahasan”.\nHASIL DAN PEMBAHASAN\nBagian ini merupakan bagian utama artikel hasil penelitian dan biasanya merupakan bagian terpanjang dari suatu artikel. Hasil penelitian yang disajikan dalam bagian ini adalah hasil “bersih”. Proses analisis data seperti perhitungan statistik dan proses pengujian hipotesis tidak perlu disajikan. Hanya hasil analisis dan hasil pengujian hipotesis saja yang perlu dilaporkan. Tabel dan grafik dapat digunakan untuk memperjelas penyajian hasil penelitian secara verbal. Tabel dan grafik harus diberi komentar atau dibahas.\nUntuk penelitian kualitatif, bagian hasil memuat bagian-bagian rinci dalam bentuk sub topik-sub topik yang berkaitan langsung dengan fokus penelitian dan kategori-kategori.\nPembahasan dalam artikel bertujuan untuk: (1) menjawab rumusan masalah dan pertanyaan-pertanyaan penelitian; (2) menunjukkan bagaimana temuan-temuan itu diperoleh; (3) menginterpretasi/menafsirkan temuan-temuan; (4) mengaitkan hasil temuan penelitian dengan struktur pengetahuan yang telah mapan; dan (5) memunculkan teori-teori baru atau modifikasi teori yang telah ada.\nDalam menjawab rumusan masalah dan pertanyaan-pertanyaan penelitian, hasil penelitian harus disimpulkan secara eksplisit. Penafsiran terhadap temuan dilakukan dengan menggunakan logika dan teori-teori yang ada. Temuan berupa kenyataan di lapangan diintegrasikan/ dikaitkan dengan hasil-hasil penelitian sebelumnya atau dengan teori yang sudah ada. Untuk keperluan ini harus ada rujukan. Dalam memunculkan teori-teori baru, teori-teori lama bisa dikonfirmasi atau ditolak, sebagian mungkin perlu memodifikasi teori dari teori lama.\nDalam suatu artike","cbCailQnI8pUrFGy","https://ap.wps.com/l/cbCailQnI8pUrFGy","docx",38797,5,"Indonesian","# Pendahuluan\n# Metode\n# Hasil dan Pembahasan\n## 3.1. Singkatan dan Akronim\n## 3.2. Satuan\n## 3.3. Persamaan\n## 3.4. Tabel dan Gambar","[{\"question\":\"Bagian pendahuluan apa saja yang harus dimuat dalam artikel jurnal PPKM?\",\"answer\":\"Pendahuluan terutama memuat permasalahan penelitian, wawasan dan rencana pemecahan masalah, rumusan tujuan penelitian, serta rangkuman kajian teoritik yang berkaitan dengan masalah yang diteliti.\"},{\"question\":\"Apa yang harus dijelaskan pada bagian metode?\",\"answer\":\"Metode menjelaskan cara penelitian dilakukan, meliputi rancangan penelitian, populasi dan sampel, teknik pengumpulan data dan pengembangan instrumen, serta teknik analisis data. Untuk alat dan bahan, perlu ditulis spesifikasi alat dan bahan.\"},{\"question\":\"Bagaimana aturan singkatan dan akronim pada bagian 3.1?\",\"answer\":\"Singkatan umum seperti IEEE, SI, MKS, CGS, sc, dc, dan rms tidak perlu diberi keterangan kepanjangannya. Akronim yang kurang dikenal atau akronim buatan penulis wajib diberi kepanjangan, dan penggunaan singkatan/akronim pada judul harus dihindari kecuali tidak bisa dihindari.\"}]","PEDOMAN PENULISAN ARTIKEL JURNAL PPKM - 3.1. Singkatan dan Akronim | DOCX"]