[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-1-id-113":3,"doc-seo-668647-113":41,"doc-detail-668647-id":113},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37],{"id":8,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":11,"show_sort_weight":4,"slug":12},178,1,"Template","Faktur","faktur",{"id":14,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":15,"show_sort_weight":4,"slug":16},192,"Formulir","formulir-192",{"id":18,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":19,"show_sort_weight":4,"slug":20},180,"Media Sosial","media-sosial",{"id":22,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":23,"show_sort_weight":4,"slug":24},179,"Poster","poster",{"id":26,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":27,"show_sort_weight":4,"slug":28},176,"Presentasi","presentasi",{"id":30,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":31,"show_sort_weight":4,"slug":32},177,"Resume","resume",{"id":34,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":35,"show_sort_weight":4,"slug":36},182,"Surat","surat-a95d00d3aaf04f3b854ecf140f00d385",{"id":38,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":39,"show_sort_weight":4,"slug":40},183,"Umum","umum-07d1ff437201438088836b2b1ed3c90f",{"code":4,"msg":42,"data":43},"ok",{"site_id":44,"language":45,"slug":46,"title":47,"keywords":48,"description":49,"schema_data":50,"social_meta":106,"head_meta":108,"extra_data":110,"updated_unix":112},113,"id","poetry-reading-contest-script-for-elementary-school-option-1-shodanco-parto-harjono","NASKAH LOMBA BACA PUISI JENJANG SD - PILIHAN 1 - SHODANCO PARTO HARJONO","","Naskah lomba baca puisi jenjang SD berisi tiga pilihan teks puisi bertema perjuangan kemerdekaan dan perlawanan. Pilihan pertama menuturkan tekad Shodanco Parto Harjono dari pasukan PETA Blitar yang menunaikan nadzar agungnya dengan menurunkan hinomaru lalu mengibarkan Sang Merah Putih sambil menegaskan cinta tanah air tanpa mengharapkan jabatan, gaji, atau penghargaan. Teks menampilkan gestur heroik, sumpah batin, dan seruan merdeka.",{"@graph":51,"@context":105},[52,68,88],{"@type":53,"itemListElement":54},"BreadcrumbList",[55,59,62,65],{"item":56,"name":57,"@type":58,"position":9},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":60,"name":10,"@type":58,"position":61},"https://docshare.wps.com/id/template/",2,{"item":63,"name":39,"@type":58,"position":64},"https://docshare.wps.com/id/template/umum/",3,{"item":66,"name":47,"@type":58,"position":67},"https://docshare.wps.com/id/template/poetry-reading-contest-script-for-elementary-school-option-1-shodanco-parto-harjono/668647/",4,{"url":66,"name":47,"@type":69,"image":70,"author":75,"headline":47,"publisher":78,"fileFormat":81,"inLanguage":45,"description":49,"dateModified":82,"datePublished":82,"encodingFormat":81,"isAccessibleForFree":83,"interactionStatistic":84},"DigitalDocument",{"url":71,"@type":72,"width":73,"height":74},"https://docshare.wps.com/thumbnails/poetry-reading-contest-script-for-elementary-school-option-1-shodanco-parto-harjono/668647.png","ImageObject",442,249,{"name":76,"@type":77},"Cart","Person",{"url":56,"name":79,"@type":80},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-10-31",true,{"@type":85,"interactionType":86,"userInteractionCount":4},"InteractionCounter",{"@type":87},"ViewAction",{"@type":89,"mainEntity":90},"FAQPage",[91,97,101],{"name":92,"@type":93,"acceptedAnswer":94},"Puisi “SHODANCO PARTO HARJONO” tentang apa?","Question",{"text":95,"@type":96},"Puisi ini menceritakan niat dan tindakan Shodanco Parto Harjono dari pasukan PETA Blitar untuk menunaikan nadzar agungnya dengan menurunkan hinomaru dan mengibarkan Sang Merah Putih sebagai wujud cinta tanah air.","Answer",{"name":98,"@type":93,"acceptedAnswer":99},"Apa pesan utama yang ditegaskan Parto Harjono dalam puisinya?",{"text":100,"@type":96},"Ia menegaskan bahwa cintanya pada tanah air tidak mengharapkan pangkat, kedudukan, gaji tinggi, atau penghargaan, karena semua adalah bakti dan dharma.",{"name":102,"@type":93,"acceptedAnswer":103},"Tema besar naskah lomba puisi ini apa?",{"text":104,"@type":96},"Tema besarnya adalah perjuangan dan perlawanan dalam sejarah kemerdekaan, digambarkan melalui narasi heroik tokoh-tokoh PETA Blitar dan doa/dukungan keluarga dalam pilihan yang berbeda.","https://schema.org",{"og:url":66,"og:type":107,"og:title":47,"og:site_name":79,"og:description":49},"article",{"robots":109,"canonical":66},"index,follow",{"doc_id":111,"site_id":44},668647,1793488715,{"code":4,"msg":5,"data":114},{"doc_id":111,"user_id":115,"nickname":76,"user_avatar":116,"doc_module":9,"category_id":38,"category_name":39,"doc_title":47,"doc_description":49,"doc_content":117,"file_id":118,"file_url":119,"file_type":120,"file_size":121,"view_count":4,"is_deleted":4,"is_public":9,"is_downloadable":9,"audit_status":9,"page_count":67,"language":122,"language_code":45,"site_id":44,"html_lang":45,"table_of_contents":123,"faqs":124,"seo_title":125,"seo_description":49,"update_tm":112,"read_time":61},18829141979164,"https://eur-avatar.wpscdn.com/davatar_6f874abed73319feea01a86fa6f0fab8","NASKAH LOMBA BACA PUISI  \nJENJANG SD  \nPILIHAN 1  \nSHODANCO PARTO HARJONO  \nKarya: Redi wisono  \nDitengah dingin malam,  \nsetelah pasukan PETA Blitar berangkat menuju sektor perjuangan.  \nSeorang Bintara tentara PETA yang bernama shodanco Parto harjono berniat menunaikan nadzar agungnya.  \nMengibarkan Sang Merah putih di tiang bendera lapangan upacara daidan PETABlitar.  \nParto harjono datang dengan mengendarai sepeda tua.  \nDengan hati berdegub dia memandang tajam kesekeliling lapangan upacara.  \nDia menghampiri tiang bendera.  \nMemberi penghormatan pada hinomaru.  \nMenurunkan hinomaru dari tiang bendera dan menyobeknya.  \nLalu perlahan mengambil sang merah putih dari balik bajunya dan mengibarkannya dengan teriakan merdeka !.  \nAkulah Parto harjono.  \nYang telah mengibarkan sang merah putih pada detik-detik pemberontakan PETABlitar itu.  \nAku telah melepaskan nadzar agungku, kebanggaan rasaku, bukti cintaku padatanah air dan bangsaku.  \nJika kalian bertanya tentang keikhlasan cintaku itu. ..  \nAku jawab tegas bahwa aku sangat mencintai tanah airku.  \nAku tak pernah mengharapkan pangkat, kedudukan, atau gaji yang tinggi untuk semua itu.  \nAku adalah Parto harjono,  \nAku tak peduli walaupun aku tak pernah mendapatkan gaji atau penghargaan bintang emas tanda pejuang dari pemerintah negeriku.  \nAku tak akan mengharapkan apa-apa dari siapapun sebagai imbal jasa perjuanganku.  \nKarena ini adalah baktiku,  \nKarena ini adalah dharmaku,  \nKarena ini adalah rasa cinta pada bangsa dan negeriku. Jaya, jayalah indonesia tumpah darahku. Merdeka !!!!  \nNASKAH LOMBA BACA PUISI  \nJENJANG SD  \nPILIHAN 2  \nSENOPATI PALAGAN PETA BLITAR  \nKarya : Redi wisono  \nAtas nama warna merah pada darah.  \nAtas nama warna Putih pada tulang.  \nSejarah telah menorehkan serangkaian penjajahan yang meluluh lantakkan bumi pertiwi.  \nMenorehkan kisah kelam penderitaan.  \nNestapa berkepanjangan pada nasib bangsa Indonesia.  \nBumi pertiwi bersedih.  \nBumi pertiwi menangis.  \nBumi pertiwi memamggil putra-putri terbaiknya untuk membela bangsa dan negaranya.  \nDemikian pula di Blitar.  \nShudanco Supriadi dan kawan-kawan yang tergabung dalam pasukan PETA Blitar memberontak pada penindasan bangsa Jepang.  \nPada tanggal 14 Februari 1945,  \nMereka meletupkan mortir ke arah hotel Sakura.  \nMereka mencetuskan sebuah perlawanan pada bangsa jepang.  \nMenyadarkan setiap mata.  \nMembuka mata dunia.  \nBahwa pasukan PETA Blitar adalah manusia-manusia pilihan Tuhan untuk membebaskan bangsa ini dari belenggu penjajahan.  \nMereka semua adalah “ SENOPATI PALAGAN PETA BLITAR”  \nNASKAH LOMBA BACA PUISI  \nJENJANG SD  \nPILIHAN 3  \nRESTUMU IBU UNTUK PERJUANGANKU  \nKarya Agus G Budianto  \nDia duduk di sudut bangku  \nTerdiam membisu bukan untuk melamun Dia duduk di sudut bangku untuk merenung Tentang apa yang dapat dilakukannya.  \nWajahnya tengadah sesaat kemudian Dipandangi nya langit biru beku  \nMembawa kabar duka dari kelopak Kamboja putih mulai gugur tertiup topan serakah.  \nDisingsingkannya lengan baju lusuhnya Dipanggulnya senjata  \nMelangkah tatap mata tajam mengarah penuh amarah.  \nYa PETA adalah pasukannya.  \n\"Aku harus mulai \"  \nKatanya seraya menuju bunda yang memandangi dari ujung rumah.  \n\"Mereka harus menerima balasan yang setimpal ibu\"  \n\"Tidakkah ibu terguncang hatimu melihat kesakitan yang menimpa kaum mu? \"  \nDitatapnya wajah sendu seorang ibu yang telah menggulawentahnya.  \nTak banyak kata yang terucap dari bibir wanita cantik berambut panjang itu.  \nAku pamit akan memimpin sahabat teman dan saudaraku.  \nMaju bersama PETA  \nKususul Parto yang telah mengibarkan Sang Saka di lapangan upacara.  \nMaju ke medan laga.  \nKami ingin merdeka.  \nSudah lama kami tersiksa.  \nKerja paksa Romusha merajalela.  \nHarga diri wanita terinjak-injak.  \nHak asasi manusia dikesampingkan.  \nBangsa ini ingin lepas dari siksa penjajah.  \nAku mohon restumu  \nAku butuh jawaban ibu.  \nBukan diam beku.  \nAku tahu berat kau melepasku.  \nTapi nurani harus membawa ku ke medan itu.  \nAku butuh restumu ib","cbCaipYD7cykDNy0","https://ap.wps.com/l/cbCaipYD7cykDNy0","pdf",69469,"Indonesian","# PILIHAN 1\n## SHODANCO PARTO HARJONO\n# PILIHAN 2\n## SENOPATI PALAGAN PETA BLITAR\n# PILIHAN 3\n## RESTUMU IBU UNTUK PERJUANGANKU","[{\"question\":\"Puisi “SHODANCO PARTO HARJONO” tentang apa?\",\"answer\":\"Puisi ini menceritakan niat dan tindakan Shodanco Parto Harjono dari pasukan PETA Blitar untuk menunaikan nadzar agungnya dengan menurunkan hinomaru dan mengibarkan Sang Merah Putih sebagai wujud cinta tanah air.\"},{\"question\":\"Apa pesan utama yang ditegaskan Parto Harjono dalam puisinya?\",\"answer\":\"Ia menegaskan bahwa cintanya pada tanah air tidak mengharapkan pangkat, kedudukan, gaji tinggi, atau penghargaan, karena semua adalah bakti dan dharma.\"},{\"question\":\"Tema besar naskah lomba puisi ini apa?\",\"answer\":\"Tema besarnya adalah perjuangan dan perlawanan dalam sejarah kemerdekaan, digambarkan melalui narasi heroik tokoh-tokoh PETA Blitar dan doa/dukungan keluarga dalam pilihan yang berbeda.\"}]","NASKAH LOMBA BACA PUISI JENJANG SD - PILIHAN 1 - SHODANCO PARTO HARJONO | PDF"]