[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-1-id-113":3,"doc-seo-204460-113":41,"doc-detail-204460-id":114},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37],{"id":8,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":11,"show_sort_weight":4,"slug":12},178,1,"Template","Faktur","faktur",{"id":14,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":15,"show_sort_weight":4,"slug":16},192,"Formulir","formulir-192",{"id":18,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":19,"show_sort_weight":4,"slug":20},180,"Media Sosial","media-sosial",{"id":22,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":23,"show_sort_weight":4,"slug":24},179,"Poster","poster",{"id":26,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":27,"show_sort_weight":4,"slug":28},176,"Presentasi","presentasi",{"id":30,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":31,"show_sort_weight":4,"slug":32},177,"Resume","resume",{"id":34,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":35,"show_sort_weight":4,"slug":36},182,"Surat","surat-a95d00d3aaf04f3b854ecf140f00d385",{"id":38,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":39,"show_sort_weight":4,"slug":40},183,"Umum","umum-07d1ff437201438088836b2b1ed3c90f",{"code":4,"msg":42,"data":43},"ok",{"site_id":44,"language":45,"slug":46,"title":47,"keywords":48,"description":49,"schema_data":50,"social_meta":107,"head_meta":109,"extra_data":111,"updated_unix":113},113,"id","javanese-traditional-marriage-generational-tradition-siraman-and-sungkeman-in-yogyakarta","Pernikahan Adat Jawa - Tradisi Turun Temurun, Siraman, dan Sungkeman di Yogyakarta","","Artikel ilmiah ini membahas pernikahan adat Jawa sebagai kekuatan budaya Indonesia dengan fokus pada prosesi siraman dan sungkeman di daerah Yogyakarta. Penulisan bertujuan menjelaskan tahapan yang dilakukan sebelum pelaksanaan pernikahan, serta menelusuri makna rangkaian prosesi dari awal hingga akhir acara. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif untuk mengungkap kebermaknaan setiap tindakan dalam tradisi. Hasil menunjukkan ciri khas pernikahan adat Jawa yang membedakannya dari budaya lain di Indonesia.",{"@graph":51,"@context":106},[52,68,89],{"@type":53,"itemListElement":54},"BreadcrumbList",[55,59,62,65],{"item":56,"name":57,"@type":58,"position":9},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":60,"name":10,"@type":58,"position":61},"https://docshare.wps.com/id/template/",2,{"item":63,"name":39,"@type":58,"position":64},"https://docshare.wps.com/id/template/umum/",3,{"item":66,"name":47,"@type":58,"position":67},"https://docshare.wps.com/id/template/javanese-traditional-marriage-generational-tradition-siraman-and-sungkeman-in-yogyakarta/204460/",4,{"url":66,"name":47,"@type":69,"image":70,"author":75,"headline":47,"publisher":78,"fileFormat":81,"inLanguage":45,"description":49,"dateModified":82,"datePublished":83,"encodingFormat":81,"isAccessibleForFree":84,"interactionStatistic":85},"DigitalDocument",{"url":71,"@type":72,"width":73,"height":74},"https://docshare.wps.com/thumbnails/javanese-traditional-marriage-generational-tradition-siraman-and-sungkeman-in-yogyakarta/204460.png","ImageObject",442,249,{"name":76,"@type":77},"\tCallum ","Person",{"url":56,"name":79,"@type":80},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-09-21","2026-09-05",true,{"@type":86,"interactionType":87,"userInteractionCount":9},"InteractionCounter",{"@type":88},"ViewAction",{"@type":90,"mainEntity":91},"FAQPage",[92,98,102],{"name":93,"@type":94,"acceptedAnswer":95},"Apa fokus utama pembahasan pernikahan adat Jawa dalam artikel ini?","Question",{"text":96,"@type":97},"Fokus utama pembahasan adalah prosesi siraman dan sungkeman dalam rangkaian pernikahan adat Jawa di Yogyakarta.","Answer",{"name":99,"@type":94,"acceptedAnswer":100},"Apa tujuan penulisan artikel tentang pernikahan adat Jawa ini?",{"text":101,"@type":97},"Artikel bertujuan mengetahui proses sebelum pernikahan dilaksanakan, serta memahami makna prosesi dari awal rangkaian hingga akhir acara.",{"name":103,"@type":94,"acceptedAnswer":104},"Metode apa yang digunakan dalam penulisan artikel ini?",{"text":105,"@type":97},"Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif untuk menjelaskan pernikahan adat Jawa secara terperinci, terutama pada prosesi siraman dan sungkeman.","https://schema.org",{"og:url":66,"og:type":108,"og:title":47,"og:site_name":79,"og:description":49},"article",{"robots":110,"canonical":66},"index,follow",{"doc_id":112,"site_id":44},204460,1790002490,{"code":4,"msg":5,"data":115},{"doc_id":112,"user_id":116,"nickname":76,"user_avatar":117,"doc_module":9,"category_id":38,"category_name":39,"doc_title":47,"doc_description":49,"doc_content":118,"file_id":119,"file_url":120,"file_type":121,"file_size":122,"view_count":9,"is_deleted":4,"is_public":9,"is_downloadable":9,"audit_status":9,"page_count":123,"language":124,"language_code":45,"site_id":44,"html_lang":45,"table_of_contents":125,"faqs":126,"seo_title":127,"seo_description":49,"update_tm":128,"read_time":64},137451211410,"https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/2000bb0a9246f588df?x-image-process=image/resize,m_fixed,w_180,h_180&k=1786362646172706240","| Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) [http://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jrpp](http://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jrpp)[ ](http://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jrpp)Volume 5 Nomor 2, Desember 2022\u003Cbr>P-2655-710X e-ISSN 2655-6022 | Submitted :01/12/2022\u003Cbr>Reviewed :05/12/2022\u003Cbr>Accepted : 08/12/2022\u003Cbr>Published : 15/12/2022 |\n| --- | --- |\n|  |  |\n\nOktavia1 Adinda2 Auzi3  \nAbstrak  \nPERNIKAHAN ADAT JAWA MENGENAITRADISI TURUNTEMURUN SIRAMAN DAN  \nSUNGKEMAN DI DAERAH YOGYAKARTA  \nPROVINSI DAERAH ISTIMEWA  \nYOGYAKARTA  \nArtikel ilmiah ini membahas tentang pernikahan adat Jawa sebagai salah satu kekuatan budaya Indonesia. Tujuan penulisan ini adalah untuk mengetahui proses-proses yang dilakukan sebelumpernikahan itu dilaksanakan . Selain itu latar belakang penulisan ini dibuat agar pembaca dapat mengetahui lebih dalam mengenai prosesi-prosesi pernikahan adat jawa. Hal ini diharapkan dapat membantu dan menambah wawasan pembaca mengenai hal tersebut. Selain itu karya tulis ini bertujuan untuk mengetahui maknaproses pernikahan dari awal rangakaian prosesi hingga akhir prosesi acara. Metode yang digunakan dalam penulisan ini adalah menggunakan metode kualitatif deskriptif, peneliti ingin menggungkapkan sejelas-jelasnya tentang pernikahan adat Jawa, yang difokuskan pada prosesi siraman dan sungkeman mulai dari prosesi. Berdasarkan hasil pembahasan, diketahui bahwa dalam prosesi sebelum pernikahan dilangsungkan ada hal-hal yang dilakukan dan memiliki makna tersendiri. Hasil dari penelitian inimenunjukkan bahwa pernikahan adat Jawa sebagai salah satu kekuatan budaya Indonesia yang memiliki ciri khas yang dapat membedakan budaya Jawadengan budaya lainnya yang ada di Indonesia.  \nKata Kunci:Nikah, Siraman, Sungkeman.  \nAbstract  \nThis scientific article discusses Javanese traditional marriages as one of the strengths of Indonesian culture. The purpose of this paper is to find out the processes carried out before the marriage is carried out. In addition, the background of this writing is made so that readers can find out more about the Javanese traditional wedding procession. In addition, this paper aims to find out the meaning of the wedding procession from the beginning of the procession to the end of the procession. The method used in this paper is a qualitative descriptive method, theresearcher wants to explain as clearly as possible about Javanese traditional weddings which are focused on the siraman and sungkeman processions starting from the procession. Based on the results of the discussion, it is known that in the procession before the wedding takes place there are things that are done and have their own meaning. The results of this study indicate that Javanese traditional marriage is one of the strengths of Indonesian culture which has characteristics that can distinguish Javanese culture from other cultures in Indonesia. Keywords: Marry, Splash, Plead.  \nPENDAHULUAN  \nPernikahan merupakan salah satu konsekuensi budaya. Acara pernikahan memiliki beberapa rangkaian fungsi yang mengandung implikasi dan nilai sosial yang dilakukan dari zaman ke zaman. Tradisi pernikahan dilakukan sesuai tradisi adat turun temurun suatu daerah tersebut. Prosesi pernikahan dirayakan dengan sebuah susunan upacara yang runtut. Ibadah tersebut mengandung sifatsifat sosial yang terhormat, suci, dan memiliki nilai filosofis tersendiri. Metodologi adat ataupernikahan di setiap daerah di Indonesia memiliki ciri khas yang berbeda-beda. Hal ini dipengaruhioleh budaya, adat istiadat, legenda, serta keadaan sosial individu. Salah satu karakter tersebut harus  \n1Pendidikan Matematika, Pendidikan Dan Ilmu Keguruan, Universitas PGRI Madiun  \ne-mail: [oktaviafuriramadani2004@gmail.com](oktaviafuriramadani2004@gmail.com)  \n2 Pendidikan Matematika, Pendidikan Dan Ilmu Keguruan, Universitas PGRI Madiun  \n3 Pendidikan Matematika, Pendidikan Dan Ilmu Keguruan, Universitas PGRI Madiun  \ne-mail: [auzidiesta12@gmail","cbCaikwRf0z0rkYE","https://ap.wps.com/l/cbCaikwRf0z0rkYE","pdf",336178,7,"Indonesian","# Abstrak\n# Kata Kunci\n# Abstract\n# Keywords\n# PENDAHULUAN\n## Latar belakang dan konteks modernisasi\n## Prosesi pernikahan adat Jawa yang dikaji","[{\"question\":\"Apa fokus utama pembahasan pernikahan adat Jawa dalam artikel ini?\",\"answer\":\"Fokus utama pembahasan adalah prosesi siraman dan sungkeman dalam rangkaian pernikahan adat Jawa di Yogyakarta.\"},{\"question\":\"Apa tujuan penulisan artikel tentang pernikahan adat Jawa ini?\",\"answer\":\"Artikel bertujuan mengetahui proses sebelum pernikahan dilaksanakan, serta memahami makna prosesi dari awal rangkaian hingga akhir acara.\"},{\"question\":\"Metode apa yang digunakan dalam penulisan artikel ini?\",\"answer\":\"Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif untuk menjelaskan pernikahan adat Jawa secara terperinci, terutama pada prosesi siraman dan sungkeman.\"}]","Pernikahan Adat Jawa - Tradisi Turun Temurun, Siraman, dan Sungkeman di Yogyakarta | PDF",1788573710]