[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-seo-234508-113":3,"detail-sidebar-cat-1-id-113":74,"doc-detail-234508-id":108},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"ok",{"site_id":7,"language":8,"slug":9,"title":10,"keywords":11,"description":12,"schema_data":13,"social_meta":67,"head_meta":69,"extra_data":71,"updated_unix":73},113,"id","redesign-of-facility-layout-to-minimize-material-handling-costs-article","Perancangan Ulang Tata Letak Fasilitas Untuk Meminimasi Ongkos Material Handling - Artikel","","Penelitian ini membahas perancangan ulang tata letak fasilitas pada PT. Kirana Semesta Pangan (KSP) yang bergerak dalam pengolahan pangan. Kondisi layout produksi awal tidak selaras dengan aliran proses sehingga sistem material handling kurang optimal. Penelitian bertujuan meminimasi ongkos material handling dengan metode Systematic Layout Planning (SLP). Dihasilkan tiga alternatif layout yang mampu menurunkan biaya material handling sebesar 24,15%–36,41%, sehingga perusahaan dapat memilih layout yang paling sesuai dengan alur produksi.",{"@graph":14,"@context":66},[15,34,49],{"@type":16,"itemListElement":17},"BreadcrumbList",[18,23,27,31],{"item":19,"name":20,"@type":21,"position":22},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":24,"name":25,"@type":21,"position":26},"https://docshare.wps.com/id/template/","Template",2,{"item":28,"name":29,"@type":21,"position":30},"https://docshare.wps.com/id/template/presentasi/","Presentasi",3,{"item":32,"name":10,"@type":21,"position":33},"https://docshare.wps.com/id/template/redesign-of-facility-layout-to-minimize-material-handling-costs-article/234508/",4,{"url":32,"name":10,"@type":35,"author":36,"headline":10,"publisher":39,"fileFormat":42,"inLanguage":8,"description":12,"dateModified":43,"datePublished":43,"encodingFormat":42,"isAccessibleForFree":44,"interactionStatistic":45},"DigitalDocument",{"name":37,"@type":38},"Ivy","Person",{"url":19,"name":40,"@type":41},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-09-11",true,{"@type":46,"interactionType":47,"userInteractionCount":4},"InteractionCounter",{"@type":48},"ViewAction",{"@type":50,"mainEntity":51},"FAQPage",[52,58,62],{"name":53,"@type":54,"acceptedAnswer":55},"Apa permasalahan utama pada tata letak fasilitas PT. Kirana Semesta Pangan (KSP)?","Question",{"text":56,"@type":57},"Layout awal tidak sesuai dengan alur proses produksi, menyebabkan jarak pemindahan bahan baku menjadi tidak efisien. Selain itu, terdapat aliran balik (backtracking) dan kedekatan antar departemen tidak diperhatikan.","Answer",{"name":59,"@type":54,"acceptedAnswer":60},"Metode apa yang digunakan untuk merancang ulang tata letak fasilitas?",{"text":61,"@type":57},"Penelitian menggunakan metode Systematic Layout Planning (SLP). Metode ini diterapkan melalui tahapan pengumpulan data, perhitungan ongkos material handling, serta penyusunan diagram dan diagram alokasi area.",{"name":63,"@type":54,"acceptedAnswer":64},"Berapa pengurangan ongkos material handling yang dicapai dari alternatif layout?",{"text":65,"@type":57},"Tiga alternatif layout yang dihasilkan mampu menurunkan ongkos material handling sebesar 24,15% hingga 36,41% dibandingkan kondisi awal.","https://schema.org",{"og:url":32,"og:type":68,"og:title":10,"og:site_name":40,"og:description":12},"article",{"robots":70,"canonical":32},"index,follow",{"doc_id":72,"site_id":7},234508,1789088068,{"code":4,"msg":75,"data":76},"success",[77,81,85,89,93,96,100,104],{"id":78,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":79,"show_sort_weight":4,"slug":80},178,"Faktur","faktur",{"id":82,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":83,"show_sort_weight":4,"slug":84},192,"Formulir","formulir-192",{"id":86,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":87,"show_sort_weight":4,"slug":88},180,"Media Sosial","media-sosial",{"id":90,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":91,"show_sort_weight":4,"slug":92},179,"Poster","poster",{"id":94,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":29,"show_sort_weight":4,"slug":95},176,"presentasi",{"id":97,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":98,"show_sort_weight":4,"slug":99},177,"Resume","resume",{"id":101,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":102,"show_sort_weight":4,"slug":103},182,"Surat","surat-a95d00d3aaf04f3b854ecf140f00d385",{"id":105,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":106,"show_sort_weight":4,"slug":107},183,"Umum","umum-07d1ff437201438088836b2b1ed3c90f",{"code":4,"msg":75,"data":109},{"doc_id":72,"user_id":110,"nickname":37,"user_avatar":111,"doc_module":22,"category_id":94,"category_name":29,"doc_title":10,"doc_description":12,"doc_content":112,"file_id":113,"file_url":114,"file_type":115,"file_size":116,"view_count":4,"is_deleted":4,"is_public":22,"is_downloadable":22,"audit_status":22,"page_count":117,"language":118,"language_code":8,"site_id":7,"html_lang":8,"table_of_contents":119,"faqs":120,"seo_title":121,"seo_description":12,"update_tm":73,"read_time":33},549758252649,"https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/8000253669c5317157?_k=1778319167496531819","Perancangan Ulang Tata Letak Fasilitas Untuk Meminimasi Ongkos Material Handling  \nRizki Wahyuniardi, Agi A. Setiawan  \nTeknik Industri, Fakultas Teknik, UniversitasPasundan Jalan Dr. Setiabudi No. 193, Bandung, 40153, Indonesia  \nAbstract  \nPT. Kirana Semesta Panganis a company engaged in the field of food processing. The industry isproducing a wide range of food products such as meatballs, spicy meatballs and sauce seasoning. From the initial identification, the existing conditions of production layout does not fit the flow of the production process, thus causing the material handling is not optimal. The purpose of this research is to improve the plant layout to minimize the cost of material handling using Systematic Layout Planning (SLP). This research is obtained 3 alternatives layout that is able to minimize the cost of material handling by 24,15-36,41%. With this result, the company can choose the layout that fits the production process.  \nKeywords: layout, material handling, minimizing costs  \n1. Pendahuluan  \nHadiguna (2003) mendefinisikan tata letak sebagai kumpulan unsur-unsur fisik yang diatur mengikuti aturan atau logika tertentu. Sistem materialhandling yang kurang sistematis menjadi masalah yang cukup besar dan mengganggu kelancaran proses produksi sehinggamempengaruhi sistem secara keseluruhan. Menurut Wignjosoebroto (2009), tata letak yang baik adalah tata letak yang dapat menangani sistem material handling secara menyeluruh. Purnomo (2004) menyebutkan tata letak fasilitas yang dirancang dengan baik pada umumnya akan memberikan kontribusi yang positif dalam optimalisasi proses operasi perusahaan dan pada akhirnya akan menjaga kelangsungan hidup perusahaan. Perancangan fasilitas pabrikharus disusun secara sistematis, baik dari mesin, alat angkut, ataupun peralatan lainnya. Susunan mesin, peralatan, dan tempat kerja sedemikian hingga barang dapat bergerak dengan lancer sepanjang jalur produksi (Apple,1990) .  \nPT. Kirana Semesta Pangan (KSP) merupakan industri yang bergerak dalam bidang pengolahan pangan salah satu produk yang dihasilkannya adalah bakso. Saat ini kondisi tataletak fasilitas produksi diperusahaan mengalami kendala. Kendala ini terjadi pada jarak pemindahan bahan baku yang kurang efisien. Pada departemen gudang tepung menuju mixing terdapat jarak yang cukup jauh, sehingga panjang lintasan pengangkutan cukup besar. Selain itupada departemen penirisan menuju pengeringan terdapat aliran balik(backtracking) pada Gambar 1. Hubungan kedekatan antar departemen tidak diperhatikan sehingga aliran material handling tidak sistematis berakibat terjadinya penambahan jarak pada aliran pengangkutan ke departemen selanjutnya.  \nMelihat kondisi ini, maka perlu adanya suatu penelitian untuk mengubah tata letak fasilitas menjadi lebih baik. Fasilitas produksi merupakan aset terpenting bagi sebuah perusahaan industri, maka penataan fasilitas yang baik harus diperhatikan agar kelangsungan hidupperusahaan dapat dikelola dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk merancang tata letak pabrik yang dapat meminimalkan ongkos material handling dengan metode Systematic Layout Planning (SLP) (Muther, 1973) . Pendekatan ini banyak digunakan untuk berbagai macampersoalan meliputi produksi, transportasi, pergudangan dan aktivitas-aktivitas yang dijumpai  \ndalam perkantoran (office layout) . Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) Menganalisis tata letak pabrik berdasarkan ongkos danjarak material handling dan (2) Menyusun tata letak usulan.  \nGambar 1. Kondisi jarak perpindahan bahan baku pada layout awal  \nSumber: PT. Kirana Semesta Pangan, 2014  \n2. Metode Penelitian  \nPenelitian ini dilakukan dengan mengikuti tahapan dari pendekatan SLP (Muter, 1973) seperti diperlihatkan pada Gambar 2. Penelitian ini dimulai dengan mengumpulkan data-data mengenai tata letak awal, luas lantai produksi, jumlah mesin dan alat angkut serta kapasitas produksi dan bahan baku yang dipergunakan oleh PT. KSP dalam menjalankan produksi saatini.  \nMULAI ","cbCaikCC3tQqWDET","https://ap.wps.com/l/cbCaikCC3tQqWDET","pdf",654085,10,"Indonesian","# Pendahuluan\n# Metode Penelitian\n# Hasil dan Pembahasan","[{\"question\":\"Apa permasalahan utama pada tata letak fasilitas PT. Kirana Semesta Pangan (KSP)?\",\"answer\":\"Layout awal tidak sesuai dengan alur proses produksi, menyebabkan jarak pemindahan bahan baku menjadi tidak efisien. Selain itu, terdapat aliran balik (backtracking) dan kedekatan antar departemen tidak diperhatikan.\"},{\"question\":\"Metode apa yang digunakan untuk merancang ulang tata letak fasilitas?\",\"answer\":\"Penelitian menggunakan metode Systematic Layout Planning (SLP). Metode ini diterapkan melalui tahapan pengumpulan data, perhitungan ongkos material handling, serta penyusunan diagram dan diagram alokasi area.\"},{\"question\":\"Berapa pengurangan ongkos material handling yang dicapai dari alternatif layout?\",\"answer\":\"Tiga alternatif layout yang dihasilkan mampu menurunkan ongkos material handling sebesar 24,15% hingga 36,41% dibandingkan kondisi awal.\"}]","Perancangan Ulang Tata Letak Fasilitas Untuk Meminimasi Ongkos Material Handling - Artikel | PDF"]