[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-1-id-113":3,"doc-seo-236926-113":41,"doc-detail-236926-id":114},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37],{"id":8,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":11,"show_sort_weight":4,"slug":12},178,1,"Template","Faktur","faktur",{"id":14,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":15,"show_sort_weight":4,"slug":16},192,"Formulir","formulir-192",{"id":18,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":19,"show_sort_weight":4,"slug":20},180,"Media Sosial","media-sosial",{"id":22,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":23,"show_sort_weight":4,"slug":24},179,"Poster","poster",{"id":26,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":27,"show_sort_weight":4,"slug":28},176,"Presentasi","presentasi",{"id":30,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":31,"show_sort_weight":4,"slug":32},177,"Resume","resume",{"id":34,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":35,"show_sort_weight":4,"slug":36},182,"Surat","surat-a95d00d3aaf04f3b854ecf140f00d385",{"id":38,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":39,"show_sort_weight":4,"slug":40},183,"Umum","umum-07d1ff437201438088836b2b1ed3c90f",{"code":4,"msg":42,"data":43},"ok",{"site_id":44,"language":45,"slug":46,"title":47,"keywords":48,"description":49,"schema_data":50,"social_meta":107,"head_meta":109,"extra_data":111,"updated_unix":113},113,"id","infographic-design-for-bus-trans-semarang-corridor-8-stops-for-passengers","Perancangan Infografis pada Halte Bus Trans Semarang Koridor 8 - untuk Penumpang","","Transportasi massal cepat dipandang sebagai solusi untuk mengurangi kemacetan. Di Kota Semarang, BRT Trans Semarang dipercaya masyarakat sejak 2009 dan pada Desember 2019 membuka koridor 8 beserta shelter baru. Namun, pada halte baru belum tersedia fasilitas yang membantu penumpang memperoleh informasi yang diperlukan. Penelitian perancangan ini menggunakan metode Frankel dan Racine dengan data melalui wawancara, observasi, serta studi kepustakaan, dan dianalisis memakai framing Robert N. Entman untuk merumuskan kebutuhan infografis.",{"@graph":51,"@context":106},[52,68,89],{"@type":53,"itemListElement":54},"BreadcrumbList",[55,59,62,65],{"item":56,"name":57,"@type":58,"position":9},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":60,"name":10,"@type":58,"position":61},"https://docshare.wps.com/id/template/",2,{"item":63,"name":27,"@type":58,"position":64},"https://docshare.wps.com/id/template/presentasi/",3,{"item":66,"name":47,"@type":58,"position":67},"https://docshare.wps.com/id/template/infographic-design-for-bus-trans-semarang-corridor-8-stops-for-passengers/236926/",4,{"url":66,"name":47,"@type":69,"image":70,"author":75,"headline":47,"publisher":78,"fileFormat":81,"inLanguage":45,"description":49,"dateModified":82,"datePublished":83,"encodingFormat":81,"isAccessibleForFree":84,"interactionStatistic":85},"DigitalDocument",{"url":71,"@type":72,"width":73,"height":74},"https://docshare.wps.com/thumbnails/infographic-design-for-bus-trans-semarang-corridor-8-stops-for-passengers/236926.png","ImageObject",442,249,{"name":76,"@type":77},"Asher","Person",{"url":56,"name":79,"@type":80},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-09-20","2026-09-11",true,{"@type":86,"interactionType":87,"userInteractionCount":9},"InteractionCounter",{"@type":88},"ViewAction",{"@type":90,"mainEntity":91},"FAQPage",[92,98,102],{"name":93,"@type":94,"acceptedAnswer":95},"Mengapa perancangan infografis dibutuhkan pada halte koridor 8 Trans Semarang?","Question",{"text":96,"@type":97},"Karena shelter/halte baru di koridor 8 belum menyediakan fasilitas informasi yang memudahkan penumpang, sedangkan halte lama juga mengalami kerusakan atau tidak mutakhir sehingga informasi prosedur menjadi tidak jelas.","Answer",{"name":99,"@type":94,"acceptedAnswer":100},"Bagaimana pendekatan penelitian yang digunakan dalam perancangan ini?",{"text":101,"@type":97},"Pendekatan penelitian perancangan menggunakan metode Frankel dan Racine. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan kajian kepustakaan.",{"name":103,"@type":94,"acceptedAnswer":104},"Metode analisis apa yang dipakai untuk menentukan kebutuhan rancangan?",{"text":105,"@type":97},"Analisis data menggunakan metode framing Robert N. Entman untuk merumuskan perlunya desain infografis sebagai sumber informasi bagi penumpang di halte.","https://schema.org",{"og:url":66,"og:type":108,"og:title":47,"og:site_name":79,"og:description":49},"article",{"robots":110,"canonical":66},"index,follow",{"doc_id":112,"site_id":44},236926,1789108529,{"code":4,"msg":5,"data":115},{"doc_id":112,"user_id":116,"nickname":76,"user_avatar":117,"doc_module":9,"category_id":26,"category_name":27,"doc_title":47,"doc_description":49,"doc_content":118,"file_id":119,"file_url":120,"file_type":121,"file_size":122,"view_count":9,"is_deleted":4,"is_public":9,"is_downloadable":9,"audit_status":9,"page_count":123,"language":124,"language_code":45,"site_id":44,"html_lang":45,"table_of_contents":125,"faqs":126,"seo_title":127,"seo_description":49,"update_tm":113,"read_time":128},687197207639,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_a8503ba1806abce46bf441b54a3ca4cd","PERANCANGAN INFOGRAFIS PADA HALTE BUSANGKUTANCEPAT (BUS RAPID TRANSIT-BRT) TRANS-SEMARANG KORIDOR 8  \nResa Rizkiana1, Bernardus Andang Prasetya Adiwibawa2  \n1, 2Prodi Desain Komunikasi Visual, Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Dian Nuswantoro Jl. Imam Bonjol 207 Pendrikan Kidul, Semarang, Jawa Tengah, 50131  \n[1](1 rizkiana.resa@yahoo.co.id)[ rizkiana.resa@yahoo.co.id](1 rizkiana.resa@yahoo.co.id), [2](2 andangprast@dsn.dinus.ac.id)[ andangprast@dsn.dinus.ac.id](2 andangprast@dsn.dinus.ac.id)  \nReceived: 30-09-2020 Revised: 16-01-2021 Accepted: 23-02-2021  \nAbstrak: Transportasi massal cepat diyakini menjadi solusi dalam mengurangi tingkat kemacetan pada suatu kota ataupun negara, di Kota Semarang terdapat BRT Trans Semarang, transportasi massal yang dipercaya masyarakat sejak tahun 2009. Pada Desember 2019, BRT Trans Semarang membuka jalur baru, koridor 8, untuk memperluaslayanannya. Namun demikian, di halte-halte baru di koridor tersebut belum ada fasilitas yang memudahkan penumpang untuk mendapatkan informasi. Pendekatan penelitian untuk perancangan ini menggunakan metode penelitian untuk desain Frankel dan Racine, data diperoleh melalui wawancara dan observasi serta kajian kepustakaan. Analisis data menggunakan metode framing Robert N. Entman, dimana hasilnya menunjukkan perlunya rancangan infografis untuk memberi informasi yang dibutuhkan oleh penumpang BRT Trans Semarang Koridor 8 ketika berada di shelter atau halte.  \nKata kunci: Bus Angkutan Cepat, Desain, Jenis Infografis, Komunikasi Visual, Interaktif  \nAbstract: Rapid mass-transportation was trusted to be a solution in reducing the level of congestion in a city or country, as in Semarang City, there is the Trans Semarang BRT, mass transportation that has been trusted by the public since 2009. In December 2019, the Trans Semarang BRT opened a new route, corridor 8, to expand its service. However, at the new shelters in this corridor, there are no facilities that make it easier for passengers to get information. The research approach for this design uses research for design methods by Frankel dan Racine, data obtained through interviews and observations, and literature review. Data analysis used Robert N. Entman's framing method, where the results indicate the need for an infographic design to provide the information needed by BRT Trans Semarang Corridor 8 passengers while at a shelter or bus stop.  \nKeywords: Bus Rapid Transit, Design, Infographics, Visual Communication, Interactive  \nPENDAHULUAN  \nTransportasi adalah masalah di perkotaan, khususnya di kota metropolitan yang sebagian penduduknya tinggal di wilayah suburban dan bekerja di pusat-  \npusat bisnis di tengah kota (Combs dan Rodríguez, 2014; Kaslum dan Yamin, 2017) . Masalah transportasi di perkotaan tersebut, secara teoritis dipecahkan melalui penyediaan moda transportasi yang dapat dikelompokkan menjadi dua; angkutanumum konvensional (angkot, paratransit/ bus konvensional, becak, dan lain-lain) dan angkutan massal cepat (Beran, 2019) .  \nHingga tahun 2009, Kota Semarang masih menggunakan sistem angkutanumum konvensional. Kemudian setelah tahun 2009 itu, Pemerintah Kota Semarang, memulai menggunakan sistem angkutan massal cepat dalam bentuk Bus Angkutan Cepat (Bus Rapid Transit/BRT) atau yang populer dengan nama Bus Trans Semarang (BRT Trans Semarang, 2018) yang dikelola oleh Badan Layanan Umum (BLU) Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Trans Semarang, sesuai Peraturan Walikota Semarang Nomor 116/2016 . Bus Trans Semarang melayani 8 trayek atau koridor jalan ditambah 1 yang melayani koridor Bandara ke pusat kota (Simpang Lima) di Kota Semarang. Trayek atau koridor 8 BRT Trans Semarang, adalah koridor termuda, diresmikan pembukaannya pada 6 Desember 2019 (Fajlin, 2019) dan melintasi sejumlah obyek wisata Kota Semarang (Rismoko, 2019) . Pemerintah Kota Semarang melengkapi Bus Trans Semarang koridor 8 ini dengan 42 shelter baru.  \nObservasi awal dan penelusuran pendapat masyarakat terhadappembukaan Bus Trans","cbCaieDXEf9otFaS","https://ap.wps.com/l/cbCaieDXEf9otFaS","pdf",1192239,22,"Indonesian","# Pendahuluan\n## Latar Belakang Transportasi dan BRT Trans Semarang\n## Masalah pada Shelter dan Media Informasi\n## Penelitian Terkait dan Kesenjangan","[{\"question\":\"Mengapa perancangan infografis dibutuhkan pada halte koridor 8 Trans Semarang?\",\"answer\":\"Karena shelter/halte baru di koridor 8 belum menyediakan fasilitas informasi yang memudahkan penumpang, sedangkan halte lama juga mengalami kerusakan atau tidak mutakhir sehingga informasi prosedur menjadi tidak jelas.\"},{\"question\":\"Bagaimana pendekatan penelitian yang digunakan dalam perancangan ini?\",\"answer\":\"Pendekatan penelitian perancangan menggunakan metode Frankel dan Racine. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan kajian kepustakaan.\"},{\"question\":\"Metode analisis apa yang dipakai untuk menentukan kebutuhan rancangan?\",\"answer\":\"Analisis data menggunakan metode framing Robert N. Entman untuk merumuskan perlunya desain infografis sebagai sumber informasi bagi penumpang di halte.\"}]","Perancangan Infografis pada Halte Bus Trans Semarang Koridor 8 - untuk Penumpang | PDF",8]