[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-seo-237558-113":3,"detail-sidebar-cat-1-id-113":74,"doc-detail-237558-id":108},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"ok",{"site_id":7,"language":8,"slug":9,"title":10,"keywords":11,"description":12,"schema_data":13,"social_meta":67,"head_meta":69,"extra_data":71,"updated_unix":73},113,"id","role-of-english-communication-skills-in-improving-hr-competitiveness-facing-asean-economic-community-aec","Peranan Kemampuan Komunikasi Bahasa Inggris dalam Peningkatan Daya Saing SDM Menghadapi MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN)","","ASEAN sebagai pasar tunggal berbasis aliran bebas barang, jasa, investasi, tenaga kerja terdidik, serta arus bebas modal mendorong produksi Indonesia menghadapi persaingan langsung dengan negara-negara ASEAN. Kondisi MEA menuntut persiapan seluruh sektor, terutama sumber daya manusia melalui perencanaan berkesinambungan kemampuan berkomunikasi Bahasa Inggris. Pada awal MEA, penguatan pergerakan dolar berdampak pada kurs sehingga stabilitas dan kesiapan tenaga kerja menjadi krusial. Pendidikan formal dan informal dipandang sebagai jalan meningkatkan kompetensi dan pendapatan perkapita.",{"@graph":14,"@context":66},[15,34,49],{"@type":16,"itemListElement":17},"BreadcrumbList",[18,23,27,31],{"item":19,"name":20,"@type":21,"position":22},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":24,"name":25,"@type":21,"position":26},"https://docshare.wps.com/id/template/","Template",2,{"item":28,"name":29,"@type":21,"position":30},"https://docshare.wps.com/id/template/umum/","Umum",3,{"item":32,"name":10,"@type":21,"position":33},"https://docshare.wps.com/id/template/role-of-english-communication-skills-in-improving-hr-competitiveness-facing-asean-economic-community-aec/237558/",4,{"url":32,"name":10,"@type":35,"author":36,"headline":10,"publisher":39,"fileFormat":42,"inLanguage":8,"description":12,"dateModified":43,"datePublished":43,"encodingFormat":42,"isAccessibleForFree":44,"interactionStatistic":45},"DigitalDocument",{"name":37,"@type":38},"Bintang","Person",{"url":19,"name":40,"@type":41},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-09-11",true,{"@type":46,"interactionType":47,"userInteractionCount":4},"InteractionCounter",{"@type":48},"ViewAction",{"@type":50,"mainEntity":51},"FAQPage",[52,58,62],{"name":53,"@type":54,"acceptedAnswer":55},"Mengapa Bahasa Inggris dianggap penting dalam persaingan SDM menghadapi MEA?","Question",{"text":56,"@type":57},"Karena AEC/MEA menetapkan bahasa bisnis antarnegara ASEAN adalah Bahasa Inggris, sehingga kemampuan komunikasi menjadi penentu daya saing tenaga kerja di pasar kerja dan budaya kerja global.","Answer",{"name":59,"@type":54,"acceptedAnswer":60},"Apa tantangan yang dihadapi tenaga kerja Indonesia dibanding tenaga kerja asing pada era MEA?",{"text":61,"@type":57},"Tenaga kerja asing sejak dini mempersiapkan kualitas produk dan kompetensi termasuk Bahasa Inggris aktif, sementara di dalam negeri belum cukup bergegas meningkatkan kompetensi dan kemampuan komunikasi Bahasa Inggris.",{"name":63,"@type":54,"acceptedAnswer":64},"Bagaimana cara meningkatkan kemampuan komunikasi Bahasa Inggris menurut dokumen?",{"text":65,"@type":57},"Peningkatan dapat dilakukan melalui pendidikan formal dan informal agar individu memiliki stok keterampilan per kapita yang lebih baik, yang kemudian berpotensi meningkatkan pendapatan.","https://schema.org",{"og:url":32,"og:type":68,"og:title":10,"og:site_name":40,"og:description":12},"article",{"robots":70,"canonical":32},"index,follow",{"doc_id":72,"site_id":7},237558,1789113436,{"code":4,"msg":75,"data":76},"success",[77,81,85,89,93,97,101,105],{"id":78,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":79,"show_sort_weight":4,"slug":80},178,"Faktur","faktur",{"id":82,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":83,"show_sort_weight":4,"slug":84},192,"Formulir","formulir-192",{"id":86,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":87,"show_sort_weight":4,"slug":88},180,"Media Sosial","media-sosial",{"id":90,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":91,"show_sort_weight":4,"slug":92},179,"Poster","poster",{"id":94,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":95,"show_sort_weight":4,"slug":96},176,"Presentasi","presentasi",{"id":98,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":99,"show_sort_weight":4,"slug":100},177,"Resume","resume",{"id":102,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":103,"show_sort_weight":4,"slug":104},182,"Surat","surat-a95d00d3aaf04f3b854ecf140f00d385",{"id":106,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":29,"show_sort_weight":4,"slug":107},183,"umum-07d1ff437201438088836b2b1ed3c90f",{"code":4,"msg":75,"data":109},{"doc_id":72,"user_id":110,"nickname":37,"user_avatar":111,"doc_module":22,"category_id":106,"category_name":29,"doc_title":10,"doc_description":12,"doc_content":112,"file_id":113,"file_url":114,"file_type":115,"file_size":116,"view_count":4,"is_deleted":4,"is_public":22,"is_downloadable":22,"audit_status":22,"page_count":117,"language":118,"language_code":8,"site_id":7,"html_lang":8,"table_of_contents":119,"faqs":120,"seo_title":121,"seo_description":12,"update_tm":73,"read_time":30},962085564381,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_6f874abed73319feea01a86fa6f0fab8","PERANAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI BAHASA INGGRIS GUNAPENINGKATAN DAYA SAING SDM MENGHADAPI MEA  \n(MASYARAKAT EKONOMI ASEAN)  \nOleh:  \nSigit Widiyarto1  \nSri Sulastri  \nProgram Studi Pendidikan Ekonomi Fakultas Ilmu Pendidikan dan Pengetahuan Sosial Universitas Indraprasta PGRI  \nEmail:  \n[sigit.widiyanto372@gmail.com](sigit.widiyanto372@gmail.com1)[1](sigit.widiyanto372@gmail.com1)  \nABSTRACT  \nASEAN as a single market-based production is supported by elements of the free flow of goods, services, investment, labor educated and free of capital flow. The Indonesian goods production will be fully compete with goods production ASEAN countries. So, then Indonesia must prepare all sectors, such as the human resource, specially English Communication Ability. The English Communication Ability (ECA) plays an important role in economic movement to rush national economic growth as well as global economic. The English Communication Ability absolutely must be planned continously by government and private company or corporation. At the first year of MEA (Asean Economic Community ) the movement of US Dollar was strong that can influence the foreign exchange. The government of Indonesia has maintained Rupiah currency and all sectors, including English Communication English Skill (ECA) Indonesian workers must have ECA well. Individuals may increase their own stock of per capita skills through formal and informal education. Further more, they will have well English Communication ability, then they would be able to have an higher income.  \nKey Word: ECA, SDM, dan MEA  \nABSTRAK  \nASEAN sebagai pasar tunggal produksi yang didukung oleh arus bebas barangbarang, jasa,investasi,tenaga kerja terdidik and arus bebas modal.Produksi barangbarang Indonesia akan penuh berkompetisi dengan barang-barangproduksi negarnegara ASEAN.Indonesia harus mempersiaapkan seluruh sektor.Satu sektoradalah sumber daya manusia,khususnya kemampuan berkomunikasi Bahasa Inggris Peranan komunikasi dalam bahasa Inggris sangatlah penting.Pergerakanekonomi yang sangat cepat,mempengaruhi pertumbuhan ekonomi nasional dan global.Kemampuan Komunikasi Bahasa Inggris (English Communication Ability) mutlak dipersiapkan secara berkesinambungan,baik pemerintah dan instansiswasta, begitu pula korporasi. Pada tahun pertama MEA (Masyarakat Ekonomi Asean)  \nPergerakan dollar US yang sangat kuat dapat mempengaruhi devisa negara.Gunamemperkuat rupiah maka segala sektor harus disiapkan termasuk English Communication Ability (ECA).Para pekerja Indonesia harus mempunyaikemampuan Komunikasi Bahasa Inggris dengan baik.Para individu dapat meningkatkan pendapatan perkapita mereka melalui pendidikan formal dan informal.  \nKata Kunci : ECA, SDM, dan MEA  \nA. PENDAHULUAN  \nPerdagangan bebas ASEAN yang sudah dimulai Pada 1 Januari 2015 lalu, memberikan catatan tersendiri bagi kita, dalam cetak biru ASEAN Economy Community (AEC), disepakati bahasa bisnis antar-sesama negara ASEAN adalah bahasa Inggris. Meskipun Indonesia sudah jauh-jauh hari menyiapkan SDM dengan membekali Bahasa Inggris sejak di bangku SD sampai universitas,tetapi tidak menjamin kompetensi kemampuan komunikasinya baik dari negara-negara lain.Jhon Philip Hutagalung wakil direktur Language and Exchange Medan mengatakan bahwa, kemampuan Bahasa Inggris sangat mempengaruhi pasartenaga kerja dan budaya.Karena faktor ini penentu persaingan dengan tenaga kerja di luar Indonesia. (Analisa, 14 Mei 2014) .  \nSebagai kancah pasar bersama, tentu menuntut kompetensi sumber dayamanusia dan produk yang berkualitas agar bisa bersaing dan tidak kalah saing. Jadi, sangat bertentangan bila tenaga kerja asing sejak dini sudah mempersiapkankualitas produk industri dan kompetensi diri termasuk penguasaan bahasa Inggrisaktif, sementara di dalam negeri terlena dan tidak bergegas secara sungguhsungguh untuk meningkatkan kompetensi diri dan bahasa Inggrisnya.  \nMenurut Bapak Jusuf Kalla, pada tahun 2016 ini,pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,3 persen.Ha","cbCaihf8PqErIJuq","https://ap.wps.com/l/cbCaihf8PqErIJuq","pdf",326047,9,"Indonesian","# A. PENDAHULUAN\n## Perdagangan bebas ASEAN dan kesepakatan bahasa bisnis\n## Kebutuhan kompetensi SDM dan tantangan tenaga kerja asing\n## Target pertumbuhan ekonomi serta paket kebijakan 2015\n## Peluang pasar MEA bagi investor dan kebutuhan SDM siap\n## Persaingan perusahaan dan perekrutan berdasarkan kemampuan Bahasa Inggris\n## Kemampuan komunikasi Bahasa Inggris pada masa MEA","[{\"question\":\"Mengapa Bahasa Inggris dianggap penting dalam persaingan SDM menghadapi MEA?\",\"answer\":\"Karena AEC/MEA menetapkan bahasa bisnis antarnegara ASEAN adalah Bahasa Inggris, sehingga kemampuan komunikasi menjadi penentu daya saing tenaga kerja di pasar kerja dan budaya kerja global.\"},{\"question\":\"Apa tantangan yang dihadapi tenaga kerja Indonesia dibanding tenaga kerja asing pada era MEA?\",\"answer\":\"Tenaga kerja asing sejak dini mempersiapkan kualitas produk dan kompetensi termasuk Bahasa Inggris aktif, sementara di dalam negeri belum cukup bergegas meningkatkan kompetensi dan kemampuan komunikasi Bahasa Inggris.\"},{\"question\":\"Bagaimana cara meningkatkan kemampuan komunikasi Bahasa Inggris menurut dokumen?\",\"answer\":\"Peningkatan dapat dilakukan melalui pendidikan formal dan informal agar individu memiliki stok keterampilan per kapita yang lebih baik, yang kemudian berpotensi meningkatkan pendapatan.\"}]","Peranan Kemampuan Komunikasi Bahasa Inggris dalam Peningkatan Daya Saing SDM Menghadapi MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN) | PDF"]