[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-seo-219086-113":3,"detail-sidebar-cat-1-id-113":80,"doc-detail-219086-id":114},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"ok",{"site_id":7,"language":8,"slug":9,"title":10,"keywords":11,"description":12,"schema_data":13,"social_meta":73,"head_meta":75,"extra_data":77,"updated_unix":79},113,"id","development-of-indonesian-language-and-literature-module-based-on-contextual-environment-for-package-c-learners-equivalent-to-grade-x-semester-1-abstract","PENGEMBANGAN MODUL BAHASA DAN SASTRA INDONESIA BERBASIS LINGKUNGAN KONTEKSTUAL UNTUK WARGA BELAJAR PAKET C SETARA KELAS X SEMESTER 1 - ABSTRAK","","Modul bahasa dan sastra Indonesia dikembangkan dengan memanfaatkan potensi lingkungan kontekstual sebagai dasar pembelajaran, selaras dengan prinsip KTSP yang menekankan integrasi aspek lingkungan tempat tinggal warga belajar. Penelitian dan pengembangan menggunakan model BorgdanGall dengan enam tahapan karena keterbatasan waktu, meliputi analisis teoritis dan praktis, analisis lingkungan kontesktual, analisis kebutuhan tutor dan warga belajar, penyusunan prototipe, penilaian ahli dan tutor, serta uji efektivitas. Hasil menunjukkan lingkungan berbasis pertanian, perkebunan, pariwisata, peternakan dan perikanan, serta industri kecil, menengah, dan kreatif, kebutuhan warga belajar rata-rata 83 dan tutor 108. Prototipe terdiri atas pendahuluan, pembelajaran, evaluasi, dan penutup, dilengkapi paket CD. Penilaian ahli dan tutor memperoleh skor rata-rata 159 (kategori baik) dan uji efektivitas menunjukkan peningkatan nilai pretest 62,5 menjadi postest 67,5 sehingga modul dinilai cukup efektif digunakan.",{"@graph":14,"@context":72},[15,34,55],{"@type":16,"itemListElement":17},"BreadcrumbList",[18,23,27,31],{"item":19,"name":20,"@type":21,"position":22},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":24,"name":25,"@type":21,"position":26},"https://docshare.wps.com/id/template/","Template",2,{"item":28,"name":29,"@type":21,"position":30},"https://docshare.wps.com/id/template/umum/","Umum",3,{"item":32,"name":10,"@type":21,"position":33},"https://docshare.wps.com/id/template/development-of-indonesian-language-and-literature-module-based-on-contextual-environment-for-package-c-learners-equivalent-to-grade-x-semester-1-abstract/219086/",4,{"url":32,"name":10,"@type":35,"image":36,"author":41,"headline":10,"publisher":44,"fileFormat":47,"inLanguage":8,"description":12,"dateModified":48,"datePublished":49,"encodingFormat":47,"isAccessibleForFree":50,"interactionStatistic":51},"DigitalDocument",{"url":37,"@type":38,"width":39,"height":40},"https://docshare.wps.com/thumbnails/development-of-indonesian-language-and-literature-module-based-on-contextual-environment-for-package-c-learners-equivalent-to-grade-x-semester-1-abstract/219086.png","ImageObject",442,249,{"name":42,"@type":43},"Xiajie","Person",{"url":19,"name":45,"@type":46},"DocShare","Organization","application/vnd.openxmlformats-officedocument.wordprocessingml.document","2026-09-21","2026-09-08",true,{"@type":52,"interactionType":53,"userInteractionCount":26},"InteractionCounter",{"@type":54},"ViewAction",{"@type":56,"mainEntity":57},"FAQPage",[58,64,68],{"name":59,"@type":60,"acceptedAnswer":61},"Mengapa pengembangan modul perlu berbasis lingkungan kontekstual dalam KTSP?","Question",{"text":62,"@type":63},"KTSP menegaskan bahwa pengembangan bahan ajar/modul harus memperhatikan potensi lingkungan. Karena itu modul perlu mengintegrasikan aspek lingkungan tempat tinggal warga belajar agar pembelajaran lebih mudah serta potensi lingkungan dapat digali dan dikembangkan.","Answer",{"name":65,"@type":60,"acceptedAnswer":66},"Pendekatan penelitian apa yang digunakan untuk mengembangkan modul?",{"text":67,"@type":63},"Pendekatan yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan model BorgdanGall. Karena keterbatasan waktu, pelaksanaan dilakukan hingga enam tahapan.",{"name":69,"@type":60,"acceptedAnswer":70},"Bagaimana hasil penilaian dan uji efektivitas modul yang dikembangkan?",{"text":71,"@type":63},"Penilaian ahli dan tutor menghasilkan skor rata-rata 159 yang termasuk kategori baik, dengan revisi sesuai saran. Uji efektivitas menunjukkan peningkatan nilai pretest 62,5 menjadi postest 67,5 sehingga modul dinilai cukup efektif digunakan.","https://schema.org",{"og:url":32,"og:type":74,"og:title":10,"og:site_name":45,"og:description":12},"article",{"robots":76,"canonical":32},"index,follow",{"doc_id":78,"site_id":7},219086,1790011522,{"code":4,"msg":81,"data":82},"success",[83,87,91,95,99,103,107,111],{"id":84,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":85,"show_sort_weight":4,"slug":86},178,"Faktur","faktur",{"id":88,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":89,"show_sort_weight":4,"slug":90},192,"Formulir","formulir-192",{"id":92,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":93,"show_sort_weight":4,"slug":94},180,"Media Sosial","media-sosial",{"id":96,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":97,"show_sort_weight":4,"slug":98},179,"Poster","poster",{"id":100,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":101,"show_sort_weight":4,"slug":102},176,"Presentasi","presentasi",{"id":104,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":105,"show_sort_weight":4,"slug":106},177,"Resume","resume",{"id":108,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":109,"show_sort_weight":4,"slug":110},182,"Surat","surat-a95d00d3aaf04f3b854ecf140f00d385",{"id":112,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":29,"show_sort_weight":4,"slug":113},183,"umum-07d1ff437201438088836b2b1ed3c90f",{"code":4,"msg":81,"data":115},{"doc_id":78,"user_id":116,"nickname":42,"user_avatar":117,"doc_module":22,"category_id":112,"category_name":29,"doc_title":10,"doc_description":12,"doc_content":118,"file_id":119,"file_url":120,"file_type":121,"file_size":122,"view_count":22,"is_deleted":4,"is_public":22,"is_downloadable":22,"audit_status":22,"page_count":123,"language":124,"language_code":8,"site_id":7,"html_lang":8,"table_of_contents":125,"faqs":126,"seo_title":127,"seo_description":12,"update_tm":128,"read_time":30},8814010472675,"https://avatar.qwps.com/avatar/WGlhamll","PENGEMBANGAN MODUL BAHASA DAN SASTRA INDONESIA BERBASIS LINGKUNGAN KONTEKSTUAL UNTUK WARGA BELAJAR PAKET C SETARA KELAS X SEMESTER 1 DI SKB SUKAMULYA KECAMATAN CIGUGUR KABUPATEN KUNINGAN\nArip Hidayat\nPendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Kuningan\nABSTRAK\nSalah satu faktor penentu keberhasilan dalam pembelajaran adalah tersedianya bahan ajar yang berkualitas.Modul dalam hal ini adalah modul bahasa dan sastra Indonesia, bukan hanya sarana untuk mencapai standar kompetensi berbahasa dan bersastra, tapi juga sebagai media untuk mengembangkan budi pekerti, budaya, dan lingkungan. Dalam konsep KTSP dinyatakan bahwa pengembangan bahan ajar/modul harus memperhatikan potensi lingkungan, atas dasar hal itu pengembangan modul harus mengintegrasikan aspek lingkungan tempat tinggal warga belajar. Dengan bertolak dari lingkungan, pembelajaran akan lebih mudah dan diharapkan potensi lingkungan sekitar tempat tinggal warga belajar akan dapat digali dan dikembangkan. Penelitian ini dilakukan untuk menghasilkan produk berupa modul untuk pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia Paket C setara kelas X semester 1 di SKB Sukamulya Kecamatan Cigugur Kabupaten Kuningan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan penelitian dan pengembangan model BorgdanGall. Namun, karena keterbatasan waktu, penelitian pengembangan ini hanya melaksanakan enam tahapan, yakni (1)analisis teoritis dan praktis; (2) analisis lingkungan kontesktual warga belajar; (3) analisis kebutuhan tutor dan warga belajar;(4) penyusunan prototipe modul; (5) penilaianahli dan tutor, serta revisi dan ; (6) uji efektivitas modul. Hasil penelitian pengembangan ini dapat disajikan sebagai berikut. (1) Karakteristik lingkungan kontekstual warga belajar Paket C SKB Sukamulya Kecamatan Cigugur Kabupaten Kuningan adalah lingkungan yang berbasis pertanian dan perkebunan, pariwisata, peternakan dan perikanan, serta industri kecil, menengah, dan kreatif. (2) Rata-rata skor warga belajar dalam analisis kebutuhan sebesar  83. Sedangkannilai rata-rata kebutuhan tutoryaitu sebesar 108. Dengan demikian dapat dinyatakan bahwa warga belajar dan tutorperlumodul Bahasa dan Sastra Indonesia bermuatan lingkungan kontekstual. (3) Prototipe modulbahasa dan sastra Indonesia berbasis lingkungan kontekstual yang dikembangkan terdiri atas bagian pendahulu, bagian pendahuluan bagian pembelajaran, bagian evaluasi, dan bagian penutup. Prototipe ini pun dilengkapi dengan paket CD untuk kompetensi dasar yang berhubungan dengan menyimak dan berbicara. (4) Dari penilaian ahli dan tutor didapat rata-rata skor adalah sebesar 159. Berdasarkan rentang skor dalam instrumen, nilai tersebut termasuk ke dalam kategori baik. Dengan demikian, prototipe modul hanya diperbaiki sesuai dengan saran dari ahli dan tutor. (6) Nilai rata-rata pretest sebesar 62,5 dan nilai rata-rata postest sebesar 67,5. Berdasarkan hasil uji efektivitas dari delapan kompetensi dasar tersebut, dapat disimpulkan ada peningkatan dari modul dan modul hasil perbaikan. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa modul pengembangan cukup efektif untuk digunakan.\nKata Kunci : Pengembangan Modul, Lingkungan Kontekstual.\nPENDAHULUAN\nSalah satu faktor penentu keberhasilan dalam pembelajaran adalah tersedianya bahan ajar yang berkualitas.Modul dalam hal ini adalah modul bahasa dan sastra Indonesia, bukan hanya sarana untuk mencapai standar kompetensi berbahasa dan bersastra, tapi juga sebagai media untuk mengembangkan budi pekerti, budaya, dan lingkungan.\nDalam konsep KTSP dinyatakan bahwa pengembangan bahan ajar/modul harus memperhatikan potensi lingkungan, atas dasar hal itu pengembangan modul harus mengintegrasikan aspek lingkungan tempat tinggal warga belajar. Dengan bertolak dari lingkungan, pembelajaran akan lebih mudah dan diharapkan potensi lingkungan sekitar tempat tinggal warga belajar akan dapat digali dan dikembangkan.\nDari hasil analisis terhadap modul yang beredar di SKB Sukamulya Kecamatan Cigugur Kabupaten Kuningan diketa","cbCairxjV8h5GfTO","https://ap.wps.com/l/cbCairxjV8h5GfTO","docx",34789,9,"Indonesian","# PENDAHULUAN\n## Latar belakang dan rumusan masalah\n# KAJIAN PUSTAKA","[{\"question\":\"Mengapa pengembangan modul perlu berbasis lingkungan kontekstual dalam KTSP?\",\"answer\":\"KTSP menegaskan bahwa pengembangan bahan ajar/modul harus memperhatikan potensi lingkungan. Karena itu modul perlu mengintegrasikan aspek lingkungan tempat tinggal warga belajar agar pembelajaran lebih mudah serta potensi lingkungan dapat digali dan dikembangkan.\"},{\"question\":\"Pendekatan penelitian apa yang digunakan untuk mengembangkan modul?\",\"answer\":\"Pendekatan yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan model BorgdanGall. Karena keterbatasan waktu, pelaksanaan dilakukan hingga enam tahapan.\"},{\"question\":\"Bagaimana hasil penilaian dan uji efektivitas modul yang dikembangkan?\",\"answer\":\"Penilaian ahli dan tutor menghasilkan skor rata-rata 159 yang termasuk kategori baik, dengan revisi sesuai saran. Uji efektivitas menunjukkan peningkatan nilai pretest 62,5 menjadi postest 67,5 sehingga modul dinilai cukup efektif digunakan.\"}]","PENGEMBANGAN MODUL BAHASA DAN SASTRA INDONESIA BERBASIS LINGKUNGAN KONTEKSTUAL UNTUK WARGA BELAJAR PAKET C SETARA KELAS X SEMESTER 1 - ABSTRAK | DOCX",1788860932]