[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-seo-219759-113":3,"detail-sidebar-cat-1-id-113":75,"doc-detail-219759-id":109},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"ok",{"site_id":7,"language":8,"slug":9,"title":10,"keywords":11,"description":12,"schema_data":13,"social_meta":68,"head_meta":70,"extra_data":72,"updated_unix":74},113,"id","development-of-cooperative-learning-model-type-two-stay-two-stray-tsts-to-improve-mathematics-learning-outcomes-for-grade-v-students-at-sdn-17-langnga-langnga-minasatene-district-pangkep-regency","PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TWO STAY TWO STRAY (TSTS) - UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN MATEMATIKA MURID KELAS V DI SDN 17 LANGNGA-LANGNGA KECAMATAN MINASATENE KABUPATEN PANGKEP","","Tujuan penelitian ini mengembangkan model dan perangkat pembelajaran kooperatif tipe Two Stay Two Stray (TSTS) untuk meningkatkan hasil belajar matematika murid kelas V di SDN 17 Langnga-Langnga. Penelitian pengembangan (R&D) menggunakan model ADDIE melalui analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Uji coba terbatas melibatkan 12 murid dan uji coba lebih luas 25 murid. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar, cek validitas, observasi, dan angket respon, lalu dianalisis statistik deskriptif dan naratif. Hasil menunjukkan kebutuhan tinggi, valid sangat tinggi, praktis, serta efektif pada ketuntasan, aktivitas, dan respons.",{"@graph":14,"@context":67},[15,34,50],{"@type":16,"itemListElement":17},"BreadcrumbList",[18,23,27,31],{"item":19,"name":20,"@type":21,"position":22},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":24,"name":25,"@type":21,"position":26},"https://docshare.wps.com/id/template/","Template",2,{"item":28,"name":29,"@type":21,"position":30},"https://docshare.wps.com/id/template/umum/","Umum",3,{"item":32,"name":10,"@type":21,"position":33},"https://docshare.wps.com/id/template/development-of-cooperative-learning-model-type-two-stay-two-stray-tsts-to-improve-mathematics-learning-outcomes-for-grade-v-students-at-sdn-17-langnga-langnga-minasatene-district-pangkep-regency/219759/",4,{"url":32,"name":10,"@type":35,"author":36,"headline":10,"publisher":39,"fileFormat":42,"inLanguage":8,"description":12,"dateModified":43,"datePublished":44,"encodingFormat":42,"isAccessibleForFree":45,"interactionStatistic":46},"DigitalDocument",{"name":37,"@type":38},"Olivia Brown","Person",{"url":19,"name":40,"@type":41},"DocShare","Organization","application/vnd.openxmlformats-officedocument.wordprocessingml.document","2026-09-09","2026-09-08",true,{"@type":47,"interactionType":48,"userInteractionCount":26},"InteractionCounter",{"@type":49},"ViewAction",{"@type":51,"mainEntity":52},"FAQPage",[53,59,63],{"name":54,"@type":55,"acceptedAnswer":56},"Apa tujuan penelitian pengembangan ini?","Question",{"text":57,"@type":58},"Mengembangkan model dan perangkat pembelajaran kooperatif tipe TSTS yang meliputi kebutuhan, desain, validitas-kepraktisan, serta efektivitas untuk meningkatkan hasil belajar matematika murid kelas V.","Answer",{"name":60,"@type":55,"acceptedAnswer":61},"Bagaimana proses pengembangan model menggunakan ADDIE?",{"text":62,"@type":58},"Model dikembangkan melalui lima tahap ADDIE: analysis, design, development, implementation, dan evaluation.",{"name":64,"@type":55,"acceptedAnswer":65},"Bagaimana pengujian model dilakukan dan data apa yang dikumpulkan?",{"text":66,"@type":58},"Uji coba terbatas melibatkan 12 murid dan uji coba lebih luas 25 murid. Data dikumpulkan dengan tes hasil belajar, daftar cek validitas, lembar observasi, dan angket respon murid.","https://schema.org",{"og:url":32,"og:type":69,"og:title":10,"og:site_name":40,"og:description":12},"article",{"robots":71,"canonical":32},"index,follow",{"doc_id":73,"site_id":7},219759,1788890372,{"code":4,"msg":76,"data":77},"success",[78,82,86,90,94,98,102,106],{"id":79,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":80,"show_sort_weight":4,"slug":81},178,"Faktur","faktur",{"id":83,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":84,"show_sort_weight":4,"slug":85},192,"Formulir","formulir-192",{"id":87,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":88,"show_sort_weight":4,"slug":89},180,"Media Sosial","media-sosial",{"id":91,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":92,"show_sort_weight":4,"slug":93},179,"Poster","poster",{"id":95,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":96,"show_sort_weight":4,"slug":97},176,"Presentasi","presentasi",{"id":99,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":100,"show_sort_weight":4,"slug":101},177,"Resume","resume",{"id":103,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":104,"show_sort_weight":4,"slug":105},182,"Surat","surat-a95d00d3aaf04f3b854ecf140f00d385",{"id":107,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":29,"show_sort_weight":4,"slug":108},183,"umum-07d1ff437201438088836b2b1ed3c90f",{"code":4,"msg":76,"data":110},{"doc_id":73,"user_id":111,"nickname":37,"user_avatar":112,"doc_module":22,"category_id":107,"category_name":29,"doc_title":10,"doc_description":12,"doc_content":113,"file_id":114,"file_url":115,"file_type":116,"file_size":117,"view_count":26,"is_deleted":4,"is_public":22,"is_downloadable":22,"audit_status":22,"page_count":118,"language":119,"language_code":8,"site_id":7,"html_lang":8,"table_of_contents":120,"faqs":121,"seo_title":122,"seo_description":12,"update_tm":74,"read_time":123},16904993612988,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_a8503ba1806abce46bf441b54a3ca4cd","ARTIKEL\nPENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TWO STAY TWO STRAY (TSTS) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR  MATA PELAJARAN MATEMATIKA MURID KELAS V DI SDN 17 LANGNGA-LANGNGA KECAMATAN MINASATENE\nKABUPATEN PANGKEP\nDEVELOPMENT OF COOPERATIVE LEARNING MODEL TWO STAY TWO STRAY (TSTS) TO IMPROVE LEARNING OUTCOMES SUBJECT MATH\nCLASS V STUDENTS OF SDN 17 LANGNGA-LANGNGA DISTRICT\nOF MINASATENE PANGKEP\nRahmawati Idrus, Soli Abimanyu, Kustiah Sunarty\n1Program Studi Pendidikan Dasar, Program Pascasarjana\nUniversitas Negeri Makassar\nMakassar, Indonesia\n\u0013 HYPERLINK \"mailto:rahmanizt94@gmail.com\" \u0014rahmanizt94@gmail.com\u0015\nABSTRAK\nTujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan model dan perangkat model pembelajaran kooperatif tipe two stay two stray (TSTS) yang meliputi: (1) tingkat kebutuhan, (2) desain, (3) tingkat validitas dan kepraktisan dan (4) efektivitas model untuk meningkatkan hasil belajar matematika murid kelas V di SDN 17 Langnga-langnga. Penelitian ini termasuk penelitian pengembangan atau dikenal dengan Research and Development (R&D). Proses pengembangan model dan perangkat pembelajaran menggunakan model ADDIE yang meliputi 5 tahap, yaitu: (a) tahap analisis (analysis), (b) tahap perancangan (design), (c) tahap pengembangan (development), (d) tahap implementation, dan (e) tahap evaluasi (evaluation). Uji coba terbatas dilakukan pada 12 orang murid kelas V SD 58 Baru-Baru Utara, sedangkan uji coba lebih luas dilakukan pada 25 orang murid kelas V SD 17 Langnga-Langnga. Instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu: (1) tes hasil belajar matematika, (2) daftar cek validitas model, (3) lembar observasi dan (4) angket respon murid. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dan naratif. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu (1) Tingkat kebutuhan pengembangan model pembelajaran kooperatif tipe TSTS di SDN 17 Langnga-Langnga sangat dibutuhkan karena dapat mengaktifkan murid, menyenangkan pembelajaran murid, meningkatkan rasa percaya diri murid dan meningkatkan kerja sama dalam kelompok. (2) Model desain pembelajaran kooperatif tipe TSTS disusun mengikuti alur pengembangan ADDIE yang dikembangkan oleh Romiszowki (1996) yang terdiri dari 5 tahapan yaitu: (1) Analysis, (2) Design, (3) Development, (4) Implementation, dan (5) Evaluation. (3) Model pembelajaran kooperatif tipe TSTS dinyatakan valid karena telah memenuhi kriteria validitas sesuai dengan penilaian ahli pada semua aspek meliputi: RPP, buku guru, buku murid, LKM, THB, buku model TSTS, keterlaksanaan perangkat dan angket respon murid yaitu berada di kategori sangat valid. Model pembelajaran kooperatif tipe TSTS dinyatakan praktis karena guru telah mampu melaksanakan sintaks model pembelajaran kooperatif tipe TSTS dan murid juga mampu mengikuti pembelajaran dengan aktif sesuai dengan sintaks model pembelajaran kooperatif tipe TSTS. (4) Model pembelajaran kooperatif tipe TSTS efektif untuk meningkatkan hasil belajar matematika murid kelas V di SDN 17 Langnga-Langnga karena telah memenuhi 3 kriteria keefektifan yaitu: a) ketuntasan hasil belajar, b) aktivitas murid dan c) respon murid.\nPENDAHULUAN\nIstilah pendidikan tidak bisa lepas kehidupan sehari-hari. Melalui pendidikan, potensi dan bakat yang dimiliki murid dapat dikembangkan secara nyata sehingga terbentuk  pribadi-pribadi yang cerdas, terampil, dan memiliki tanggung jawab terhadap bangsa dan negara. Di mana guru sebagai salah satu komponen penting dalam dunia pendidikan harus menguasai berbagai keterampilan dan kemampuan, minimal penguasaan materi pelajaran dan keterampilan dalam mengajarkannya. Matematika sebagai salah satu mata pelajaran yang diajarkan pada setiap jenjang pendidikan dan merupakan suatu mata pelajaran yang tergolong sulit, karena Matematika memiliki objek yang abstrak dan memiliki pola pikir yang deduktif dan konsisten (Heruman, 2008: 1).\nProses pembelajaran matematika di sekolah juga menghadapi sejumlah  masalah. Guru harus memilih dan menentukan materi, strategi, dan media ","cbCaibfA1ovUeYeD","https://ap.wps.com/l/cbCaibfA1ovUeYeD","docx",60269,15,"Indonesian","# PENDAHULUAN\n## Latar belakang masalah dan kondisi pembelajaran\n## Identifikasi kebutuhan pengembangan model","[{\"question\":\"Apa tujuan penelitian pengembangan ini?\",\"answer\":\"Mengembangkan model dan perangkat pembelajaran kooperatif tipe TSTS yang meliputi kebutuhan, desain, validitas-kepraktisan, serta efektivitas untuk meningkatkan hasil belajar matematika murid kelas V.\"},{\"question\":\"Bagaimana proses pengembangan model menggunakan ADDIE?\",\"answer\":\"Model dikembangkan melalui lima tahap ADDIE: analysis, design, development, implementation, dan evaluation.\"},{\"question\":\"Bagaimana pengujian model dilakukan dan data apa yang dikumpulkan?\",\"answer\":\"Uji coba terbatas melibatkan 12 murid dan uji coba lebih luas 25 murid. Data dikumpulkan dengan tes hasil belajar, daftar cek validitas, lembar observasi, dan angket respon murid.\"}]","PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TWO STAY TWO STRAY (TSTS) - UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN MATEMATIKA MURID KELAS V DI SDN 17 LANGNGA-LANGNGA KECAMATAN MINASATENE KABUPATEN PANGKEP | DOCX",5]