[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-1-id-113":3,"doc-seo-219375-113":41,"doc-detail-219375-id":114},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37],{"id":8,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":11,"show_sort_weight":4,"slug":12},178,1,"Template","Faktur","faktur",{"id":14,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":15,"show_sort_weight":4,"slug":16},192,"Formulir","formulir-192",{"id":18,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":19,"show_sort_weight":4,"slug":20},180,"Media Sosial","media-sosial",{"id":22,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":23,"show_sort_weight":4,"slug":24},179,"Poster","poster",{"id":26,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":27,"show_sort_weight":4,"slug":28},176,"Presentasi","presentasi",{"id":30,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":31,"show_sort_weight":4,"slug":32},177,"Resume","resume",{"id":34,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":35,"show_sort_weight":4,"slug":36},182,"Surat","surat-a95d00d3aaf04f3b854ecf140f00d385",{"id":38,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":39,"show_sort_weight":4,"slug":40},183,"Umum","umum-07d1ff437201438088836b2b1ed3c90f",{"code":4,"msg":42,"data":43},"ok",{"site_id":44,"language":45,"slug":46,"title":47,"keywords":48,"description":49,"schema_data":50,"social_meta":107,"head_meta":109,"extra_data":111,"updated_unix":113},113,"id","development-of-entrepreneurship-competency-assessment-instrument-for-vocational-high-school-principals-in-west-sulawesi-abstract-and-introduction","PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN KOMPETENSI KEWIRAUSAHAAN KEPALA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) DI PROVINSI SULAWESI BARAT - Abstrak dan Pendahuluan","","Penelitian ini mengembangkan instrumen penilaian kompetensi kewirausahaan kepala SMK di Provinsi Sulawesi Barat untuk melengkapi kebutuhan penilaian kinerja pengawas sekolah. Kompetensi kewirausahaan dinilai jarang karena keterbatasan instrumen, padahal sejalan dengan visi dan misi SMK serta setara pentingnya dengan kompetensi manajerial dan supervisi. Menggunakan pendekatan Research & Development, instrumen diuji melalui validasi isi (Gregory) dan validasi empiris, lalu dirancang agar dapat diujikan online maupun offline.",{"@graph":51,"@context":106},[52,68,89],{"@type":53,"itemListElement":54},"BreadcrumbList",[55,59,62,65],{"item":56,"name":57,"@type":58,"position":9},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":60,"name":10,"@type":58,"position":61},"https://docshare.wps.com/id/template/",2,{"item":63,"name":39,"@type":58,"position":64},"https://docshare.wps.com/id/template/umum/",3,{"item":66,"name":47,"@type":58,"position":67},"https://docshare.wps.com/id/template/development-of-entrepreneurship-competency-assessment-instrument-for-vocational-high-school-principals-in-west-sulawesi-abstract-and-introduction/219375/",4,{"url":66,"name":47,"@type":69,"image":70,"author":75,"headline":47,"publisher":78,"fileFormat":81,"inLanguage":45,"description":49,"dateModified":82,"datePublished":83,"encodingFormat":81,"isAccessibleForFree":84,"interactionStatistic":85},"DigitalDocument",{"url":71,"@type":72,"width":73,"height":74},"https://docshare.wps.com/thumbnails/development-of-entrepreneurship-competency-assessment-instrument-for-vocational-high-school-principals-in-west-sulawesi-abstract-and-introduction/219375.png","ImageObject",442,249,{"name":76,"@type":77},"Nguyễn Văn Học","Person",{"url":56,"name":79,"@type":80},"DocShare","Organization","application/vnd.openxmlformats-officedocument.wordprocessingml.document","2026-09-20","2026-09-08",true,{"@type":86,"interactionType":87,"userInteractionCount":9},"InteractionCounter",{"@type":88},"ViewAction",{"@type":90,"mainEntity":91},"FAQPage",[92,98,102],{"name":93,"@type":94,"acceptedAnswer":95},"Mengapa kompetensi kewirausahaan kepala SMK jarang dinilai dalam penilaian kinerja pengawas?","Question",{"text":96,"@type":97},"Kompetensi kewirausahaan jarang dinilai karena pengawas belum memiliki instrumen penilaian yang memadai, sehingga penilaian lebih menekankan kompetensi manajerial dan supervisi.","Answer",{"name":99,"@type":94,"acceptedAnswer":100},"Bagaimana rancangan pengembangan instrumen penilaian pada penelitian ini?",{"text":101,"@type":97},"Penelitian menggunakan pendekatan Research & Development, dengan desain pengembangan model Djaali & Pudji Muljono serta pengumpulan data menggunakan teknik tes dan non tes.",{"name":103,"@type":94,"acceptedAnswer":104},"Bagaimana hasil validasi dan reliabilitas instrumen yang dikembangkan?",{"text":105,"@type":97},"Validasi isi menggunakan koefisien Gregory menghasilkan 0.90 untuk instrumen tes dan 0.85 untuk instrumen non tes. Validasi empiris menunjukkan instrumen tes menghasilkan 18 butir valid dari 20 (KR-20 0.729), sedangkan instrumen non tes menghasilkan 20 butir valid dengan reliabilitas 0.917.","https://schema.org",{"og:url":66,"og:type":108,"og:title":47,"og:site_name":79,"og:description":49},"article",{"robots":110,"canonical":66},"index,follow",{"doc_id":112,"site_id":44},219375,1788865927,{"code":4,"msg":5,"data":115},{"doc_id":112,"user_id":116,"nickname":76,"user_avatar":117,"doc_module":9,"category_id":38,"category_name":39,"doc_title":47,"doc_description":49,"doc_content":118,"file_id":119,"file_url":120,"file_type":121,"file_size":122,"view_count":61,"is_deleted":4,"is_public":9,"is_downloadable":9,"audit_status":9,"page_count":123,"language":124,"language_code":45,"site_id":44,"html_lang":45,"table_of_contents":125,"faqs":126,"seo_title":127,"seo_description":49,"update_tm":113,"read_time":67},1374402739827,"https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/14000c97e7351f1a627?x-image-process=image/resize,m_fixed,w_180,h_180&k=1787885694763230660","PENGEMBANGAN  INSTRUMEN PENILAIAN KOMPETENSI KEWIRAUSAHAAN  KEPALA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) DI PROVINSI SULAWESI BARAT\nJurniati\nGuru SMKN 1 Rangas Mamuju\n\u0013 HYPERLINK \"mailto:jurnisyam@yahoo.com\" \u0014jurnisyam@yahoo.com\u0015\nABSTRAK\nKompetensi kewirausahaan kepala SMK adalah salah satu dari lima kompetensi yang harus dinilai oleh pengawas sekolah, dimana kompetensi ini sangat identik dengan visi dan misi SMK. Dalam penilaian kinerja kepala SMK oleh Pengawas SMK, kompetensi ini jarang dinilai dibandingkan dengan kompetensi manajerial dan kompetensi akademik kepala SMK, bahkan sebagian besar pengawas belum menilai kompetensi ini karena kurangnya instrumen penilaiannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil pengembangan instrumen penilaian kompetensi kewirausahaan kepala SMK di Provinsi Sulawesi Barat secara teoretik dan empirik. Penelitian ini menggunakan pendekatan pengembangan (Research & Development). Desain pengembangan instrumen menggunakan  model pengembangan Djaali & Pudji Muljono  dengan teknik pengumpulan data melalui teknik tes dan teknik non tes. Teknik instrumen tes bertujuan untuk mengukur aspek kognitif sedangkan instrumen tes bertujuan untuk mengukur aspek psikomotor kompetensi kewirausahaan kepala SMK.\nPenelitian melalui dua kali proses validasi yaitu validasi isi dengan koefisien validitas isi Gregory untuk instrumen tes 0.90. Validasi empiris  instrumen tes  menghasilkan 18 butir tes yang valid dari 20 butir tes yang disusun (2 butir gugur) pada kriteria r hitung > r tabel 0.197, reliabilitas KR-20 0.729 dan tidak ada indikator yang butirnya gugur semua, sedangkan untuk instrumen non tes menghasilkan validitas isi gregory 0.85 dan validitas empirik menghasilkan 20 butir yang valid (tidak ada yang digugurkan) dengan reliabilitas 0.917. Hasil instrumen tes diolah melalui program Wondershare Quiz Creator untuk bisa diujikan secara online melalui web maupun server lokal (access point) dan secara offline melalui CD atau flash disk.\nKata kunci: kompetensi, kewirausahaan, kepala SMK, Pengawas SMK, Instrumen,  validitas, reliabilitas\nABSTRACT\nEnterpreneurship competency is one of five competency who must be assessed by superintended, when this competency have same identical with perspective and mission of the Technical high School. In the performance assessment of the headmaster by superintended, this competency rare or never be assessed like manajerial and supervision competency, because the superintended didn’nt have any instrument as referenced. This research purposes to know the result of developing  assessment instrument  enterpreneurship competency  of SMK Headmaster according theoretic and empirical technic. This research specially use Reseach and Development with design by Djaali & Pudji Muljono, and data collection use test and non test instrument. Test instrument used for measuring cognitive aspect and non test instrument used for measuring psichomotoric aspect of the  enterpreneurship competence.\nReseach past two way validation. First validation of test instrument is content validation with Gregory Coefficient = 0.90. Second is empirical validation that result 18 item valid and 2 item was eliminated, and reliability coeficient (KR-20) is 0.729. content validation for non test instrument result Gregory validation = 0.85, empirical validation result 20 item test valid, and index reliability= 0.917 Result of this developing test instrument was produced in Wondeshare Quiz Creator so the headmaster can do it with online via website or acces point, and offline with CD or Flash Disk.\nKeyword: competency, enterpreneurship, SMK Headmaster, SMK Superintendent, instrument, validity, reliability.\nPENDAHULUAN\nLATAR BELAKANG\nSalah satu kompetensi pengawas sekolah adalah kompetensi evaluasi pendidikan sebagaimana dijelaskan dalan Permendiknas No. 12 tahun 2007 tentang standar pengawas sekolah/madrasah khususnya pengawas sekolah, yang salah satu dimensi kompetensinya adalah menilai kinerja kepala sekolah.Penilaian ","cbCainmFbOr3Ylbh","https://ap.wps.com/l/cbCainmFbOr3Ylbh","docx",105249,12,"Indonesian","# PENDAHULUAN\n## Latar Belakang\n## Pertanyaan Penelitian\n## Tujuan Penelitian\n## Manfaat Penelitian\n## Tinjauan Pustaka\n## Kompetensi Kewirausahaan","[{\"question\":\"Mengapa kompetensi kewirausahaan kepala SMK jarang dinilai dalam penilaian kinerja pengawas?\",\"answer\":\"Kompetensi kewirausahaan jarang dinilai karena pengawas belum memiliki instrumen penilaian yang memadai, sehingga penilaian lebih menekankan kompetensi manajerial dan supervisi.\"},{\"question\":\"Bagaimana rancangan pengembangan instrumen penilaian pada penelitian ini?\",\"answer\":\"Penelitian menggunakan pendekatan Research \\u0026 Development, dengan desain pengembangan model Djaali \\u0026 Pudji Muljono serta pengumpulan data menggunakan teknik tes dan non tes.\"},{\"question\":\"Bagaimana hasil validasi dan reliabilitas instrumen yang dikembangkan?\",\"answer\":\"Validasi isi menggunakan koefisien Gregory menghasilkan 0.90 untuk instrumen tes dan 0.85 untuk instrumen non tes. Validasi empiris menunjukkan instrumen tes menghasilkan 18 butir valid dari 20 (KR-20 0.729), sedangkan instrumen non tes menghasilkan 20 butir valid dengan reliabilitas 0.917.\"}]","PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN KOMPETENSI KEWIRAUSAHAAN KEPALA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) DI PROVINSI SULAWESI BARAT - Abstrak dan Pendahuluan | DOCX"]