[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-1-id-113":3,"doc-seo-204468-113":41,"doc-detail-204468-id":114},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37],{"id":8,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":11,"show_sort_weight":4,"slug":12},178,1,"Template","Faktur","faktur",{"id":14,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":15,"show_sort_weight":4,"slug":16},192,"Formulir","formulir-192",{"id":18,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":19,"show_sort_weight":4,"slug":20},180,"Media Sosial","media-sosial",{"id":22,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":23,"show_sort_weight":4,"slug":24},179,"Poster","poster",{"id":26,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":27,"show_sort_weight":4,"slug":28},176,"Presentasi","presentasi",{"id":30,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":31,"show_sort_weight":4,"slug":32},177,"Resume","resume",{"id":34,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":35,"show_sort_weight":4,"slug":36},182,"Surat","surat-a95d00d3aaf04f3b854ecf140f00d385",{"id":38,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":39,"show_sort_weight":4,"slug":40},183,"Umum","umum-07d1ff437201438088836b2b1ed3c90f",{"code":4,"msg":42,"data":43},"ok",{"site_id":44,"language":45,"slug":46,"title":47,"keywords":48,"description":49,"schema_data":50,"social_meta":107,"head_meta":109,"extra_data":111,"updated_unix":113},113,"id","criminal-law-enforcement-against-the-practice-of-buying-and-selling-forged-medical-certificates-during-the-covid-19-pandemic-volume-1-issue-4","Penegakan Hukum Pidana Terhadap Praktek Jual Beli Surat Keterangan Kesehatan Yang Dipalsukan Pada Masa Pandemi Covid-19 - Volume 1 - Nomor 4","","Penegakan hukum pidana terhadap praktik jual beli surat keterangan kesehatan yang dipalsukan muncul sebagai respons terhadap penyalahgunaan kebutuhan perjalanan saat pandemi Covid-19. Oknum menjual surat keterangan bebas Covid-19 yang tidak sah kepada masyarakat yang memerlukan. Penelitian ini bertujuan menentukan bentuk penegakan hukum pidana yang dikenakan. Metode menggunakan penelitian hukum normatif melalui studi kepustakaan. Hasil menunjukkan pelaku dapat dijatuhi sanksi berdasarkan Pasal 263 KUHP tentang pemalsuan surat, dipertegas oleh Pasal 268 KUHP terkait pemalsuan surat keterangan dokter.",{"@graph":51,"@context":106},[52,68,89],{"@type":53,"itemListElement":54},"BreadcrumbList",[55,59,62,65],{"item":56,"name":57,"@type":58,"position":9},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":60,"name":10,"@type":58,"position":61},"https://docshare.wps.com/id/template/",2,{"item":63,"name":39,"@type":58,"position":64},"https://docshare.wps.com/id/template/umum/",3,{"item":66,"name":47,"@type":58,"position":67},"https://docshare.wps.com/id/template/criminal-law-enforcement-against-the-practice-of-buying-and-selling-forged-medical-certificates-during-the-covid-19-pandemic-volume-1-issue-4/204468/",4,{"url":66,"name":47,"@type":69,"image":70,"author":75,"headline":47,"publisher":78,"fileFormat":81,"inLanguage":45,"description":49,"dateModified":82,"datePublished":83,"encodingFormat":81,"isAccessibleForFree":84,"interactionStatistic":85},"DigitalDocument",{"url":71,"@type":72,"width":73,"height":74},"https://docshare.wps.com/thumbnails/criminal-law-enforcement-against-the-practice-of-buying-and-selling-forged-medical-certificates-during-the-covid-19-pandemic-volume-1-issue-4/204468.png","ImageObject",442,249,{"name":76,"@type":77},"Mali","Person",{"url":56,"name":79,"@type":80},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-09-21","2026-09-05",true,{"@type":86,"interactionType":87,"userInteractionCount":9},"InteractionCounter",{"@type":88},"ViewAction",{"@type":90,"mainEntity":91},"FAQPage",[92,98,102],{"name":93,"@type":94,"acceptedAnswer":95},"Apa latar belakang munculnya praktik jual beli surat keterangan kesehatan yang dipalsukan pada masa pandemi Covid-19?","Question",{"text":96,"@type":97},"Selama pandemi Covid-19, perjalanan keluar daerah maupun luar negeri mensyaratkan surat keterangan kesehatan dari hasil pemeriksaan di rumah sakit. Kebutuhan ini dimanfaatkan oknum untuk menjual surat keterangan bebas Covid-19 yang dipalsukan kepada masyarakat.","Answer",{"name":99,"@type":94,"acceptedAnswer":100},"Apa tujuan penelitian dalam dokumen ini?",{"text":101,"@type":97},"Penelitian bertujuan untuk mengetahui bentuk penegakan hukum pidana terhadap praktik jual beli surat keterangan kesehatan yang dipalsukan pada masa pandemi Covid-19.",{"name":103,"@type":94,"acceptedAnswer":104},"Sanksi pidana apa yang dikenakan menurut hasil penelitian?",{"text":105,"@type":97},"Penelitian menyimpulkan pelaku dapat dikenai sanksi pidana, yaitu Pasal 263 KUHP tentang pemalsuan surat pada umumnya dan diperjelas oleh Pasal 268 KUHP mengenai pemalsuan surat keterangan dokter.","https://schema.org",{"og:url":66,"og:type":108,"og:title":47,"og:site_name":79,"og:description":49},"article",{"robots":110,"canonical":66},"index,follow",{"doc_id":112,"site_id":44},204468,1789997977,{"code":4,"msg":5,"data":115},{"doc_id":112,"user_id":116,"nickname":76,"user_avatar":117,"doc_module":9,"category_id":38,"category_name":39,"doc_title":47,"doc_description":49,"doc_content":118,"file_id":119,"file_url":120,"file_type":121,"file_size":122,"view_count":9,"is_deleted":4,"is_public":9,"is_downloadable":9,"audit_status":9,"page_count":123,"language":124,"language_code":45,"site_id":44,"html_lang":45,"table_of_contents":125,"faqs":126,"seo_title":127,"seo_description":49,"update_tm":128,"read_time":64},2336475104362,"https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/22000c4c46a41b752dd?x-image-process=image/resize,m_fixed,w_180,h_180&k=1786595829695023868","Volume 1 Nomor 4, Juni 2021 : h. 305 – 311 E-ISSN: 2775-619X  \n Lisensi Creative Commons Atribusi-NonCommercial 4.0 Internasional  \nPenegakan Hukum Pidana Terhadap Praktek Jual Beli Surat Keterangan Kesehatan Yang Dipalsukan Pada Masa Pandemi Covid-19  \nFira Hanasti Putri1, John Dirk Pasalbessy2, Jacob Hattu 3  \n1,2,3Fakultas Hukum Universitas Pattimura, Ambon, Indonesia.  \n : [firahanasti09@gmail.com](firahanasti09@gmail.com)  \n : xxxxxxxxxxxxxxxx  \n| Info Artikel | \u003Cbr>Abstract\u003Cbr>Introduction: During the Covid-19 pandemic, one of the conditions for traveling outside the region or abroad is to have a health certificate obtained by carrying out a health check at the hospital, this is used by irresponsible people who sell COVID-19 free health certificates counterfeited to people in need. Purposes of the Research: This paper aims to determine the form of criminal law enforcement against the practice of buying and selling falsified health certificates during the Covid-19 pandemic.\u003Cbr>Methods of the Research: This method using normative legal research methods, namely research conducted by studying literature or literature study related to the problems at hand. Normative legal research is legal research made from literature, which is one of the library collections in the form of printed works such as text books, fiction books, reference books that are collected, processed and stored to be presented to users to meet informationneeds.\u003Cbr>Results of the Research: Based on the results of the research, it was found that the form of criminal law enforcement against the practice of selling falsified health certificates was subject to criminal sanctions, namely Article 263 of the Criminal Code (KUHP), namely letter forgery in general and made clear by Article 268 of the Criminal Code (KUHP) . Criminal Law), namely falsifying adoctor's certificate. |\n| --- | --- |\n| Keywords:\u003Cbr>Law Enforcemen; Health Certificate; Forgery. |  |\n\nKata Kunci:  \nPenegakan Hukum; Surat Keterangan Kesehatan;  \nPemalsuan.  \nAbstrak  \nLatar Belakang: Masa pandemi Covid-19 salah satu syarat melakukan perjalanankeluar daerahmaupunkeluar negeri wajib mengantongi surat keterangan kesehatan yang didapatkan dengan cara melakukan pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit, hal ini dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab mereka menjual surat keterangankesehatan bebas covid-19 yang dipalsukan kepada masyarakat yang membutuhkan.  \nTujuan Penelitian: Penulisan ini bertujuan untuk mengetahui bentuk penegakan hukum pidana terhadap praktek jual beli surat keterangankesehatan yang dipalsukan pada masa pandemi Covid-19.  \nMetode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif, yaitu penelitian yang dilakukan dengan mempelajari bahan kepustakaan atau study kepustakaan yang berkaitan dengan permasalahn yang dihadapi. Penelitian hukum normatif adalah penelitian hukum berbahan kepustakaan yang salah satu koleksi perpustakaan yang berupa karya cetak seperti buku teks, buku fiksi, buku referensi yang dikumpulkan, diolah dan disimpan untuk disajikankepada pengguna untuk memenuhi kebutuhan informasi.  \n\n|  | Hasil Penelitian: Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh hasil bahwa bentuk penegakan hukum pidana terhadap praktek jual surat keterangan kesehatan yang dipalsukan dikenakan sanksi pidana yaitu Pasal 263 KUHP (Kitab Undang-undang Hukum Pidana) yaitu pemalsuan surat pada umumnya dan diperjelas dengan Pasal 268 KUHP (Kitab Undang-undang Hukum Pidana) yaitu pemalsuan surat keterangan dokter. |\n| --- | --- |\n\n1. Pendahuluan  \nKejahatan adalah suatu perbuatan yang sifatnya universal, artinya perbuatan jahat itu dapatmenimpa dan dilakukan oleh semua orang tanpa melihat kelompok, umur, jenis kelamin dan batasan-batasan formil lainnya seperti jabatan, status sosial, suku, agama, dan dapat dilakukan oleh kondisi danwaktu yang tidak tertentu pula1, dalampengertianyuridismembatasikejahatan sebagai perbuatan yang telah ditetapkan negara sebagai kejahatan dalam hu","cbCaisqtbHg8xZ5l","https://ap.wps.com/l/cbCaisqtbHg8xZ5l","pdf",332126,7,"Indonesian","# Abstrak\n## Latar Belakang\n## Tujuan Penelitian\n## Metode Penelitian\n## Hasil Penelitian\n# Pendahuluan\n## Kejahatan dan Pemalsuan Surat pada Masa Pandemi\n## Kronologi, Regulasi, dan Surat Edaran Terkait","[{\"question\":\"Apa latar belakang munculnya praktik jual beli surat keterangan kesehatan yang dipalsukan pada masa pandemi Covid-19?\",\"answer\":\"Selama pandemi Covid-19, perjalanan keluar daerah maupun luar negeri mensyaratkan surat keterangan kesehatan dari hasil pemeriksaan di rumah sakit. Kebutuhan ini dimanfaatkan oknum untuk menjual surat keterangan bebas Covid-19 yang dipalsukan kepada masyarakat.\"},{\"question\":\"Apa tujuan penelitian dalam dokumen ini?\",\"answer\":\"Penelitian bertujuan untuk mengetahui bentuk penegakan hukum pidana terhadap praktik jual beli surat keterangan kesehatan yang dipalsukan pada masa pandemi Covid-19.\"},{\"question\":\"Sanksi pidana apa yang dikenakan menurut hasil penelitian?\",\"answer\":\"Penelitian menyimpulkan pelaku dapat dikenai sanksi pidana, yaitu Pasal 263 KUHP tentang pemalsuan surat pada umumnya dan diperjelas oleh Pasal 268 KUHP mengenai pemalsuan surat keterangan dokter.\"}]","Penegakan Hukum Pidana Terhadap Praktek Jual Beli Surat Keterangan Kesehatan Yang Dipalsukan Pada Masa Pandemi Covid-19 - Volume 1 - Nomor 4 | PDF",1788573745]