[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-seo-236490-113":3,"detail-sidebar-cat-1-id-113":80,"doc-detail-236490-id":114},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"ok",{"site_id":7,"language":8,"slug":9,"title":10,"keywords":11,"description":12,"schema_data":13,"social_meta":73,"head_meta":75,"extra_data":77,"updated_unix":79},113,"id","assistance-with-simple-financial-bookkeeping-for-culinary-msmes-in-kwitang-senen-village","PENDAMPINGAN PEMBUKUAN KEUANGAN SEDERHANA PADA UMKM KULINER KELURAHAN KWITANG SENEN","","Kelurahan Kwitang Senen berkembang menjadi pusat kuliner malam dalam dua tahun terakhir, namun pelaku UMKM masih menghadapi keterbatasan dalam pengelolaan keuangan terutama pembukuan. Pencatatan umumnya hanya memuat pemasukan dan pengeluaran, sementara komponen lain yang berpotensi memengaruhi laba maupun beban sering terlewat sehingga laporan tidak mencerminkan kondisi finansial yang sebenarnya. Mitra juga belum memperoleh pelatihan pengelolaan keuangan secara langsung. Solusi berupa pelatihan manajemen keuangan menghasilkan kemampuan pembukuan yang tepat dan mudah, peningkatan pengetahuan mitra, serta publikasi artikel ilmiah tingkat nasional.",{"@graph":14,"@context":72},[15,34,55],{"@type":16,"itemListElement":17},"BreadcrumbList",[18,23,27,31],{"item":19,"name":20,"@type":21,"position":22},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":24,"name":25,"@type":21,"position":26},"https://docshare.wps.com/id/template/","Template",2,{"item":28,"name":29,"@type":21,"position":30},"https://docshare.wps.com/id/template/umum/","Umum",3,{"item":32,"name":10,"@type":21,"position":33},"https://docshare.wps.com/id/template/assistance-with-simple-financial-bookkeeping-for-culinary-msmes-in-kwitang-senen-village/236490/",4,{"url":32,"name":10,"@type":35,"image":36,"author":41,"headline":10,"publisher":44,"fileFormat":47,"inLanguage":8,"description":12,"dateModified":48,"datePublished":49,"encodingFormat":47,"isAccessibleForFree":50,"interactionStatistic":51},"DigitalDocument",{"url":37,"@type":38,"width":39,"height":40},"https://docshare.wps.com/thumbnails/assistance-with-simple-financial-bookkeeping-for-culinary-msmes-in-kwitang-senen-village/236490.png","ImageObject",442,249,{"name":42,"@type":43},"Mia  ","Person",{"url":19,"name":45,"@type":46},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-09-21","2026-09-11",true,{"@type":52,"interactionType":53,"userInteractionCount":22},"InteractionCounter",{"@type":54},"ViewAction",{"@type":56,"mainEntity":57},"FAQPage",[58,64,68],{"name":59,"@type":60,"acceptedAnswer":61},"Masalah utama yang dihadapi mitra UMKM terkait pembukuan apa?","Question",{"text":62,"@type":63},"Mitra belum memiliki pelatihan pengelolaan keuangan secara langsung, sehingga pencatatan sering tidak lengkap dan tidak mencerminkan kondisi keuangan usaha yang sebenarnya.","Answer",{"name":65,"@type":60,"acceptedAnswer":66},"Bagaimana praktik pencatatan keuangan UMKM pada umumnya menurut dokumen ini?",{"text":67,"@type":63},"Pelaku UMKM umumnya hanya mencatat pemasukan dan pengeluaran sederhana, sementara banyak hal lain yang memengaruhi laba dan beban tidak dicatat dengan baik.",{"name":69,"@type":60,"acceptedAnswer":70},"Apa solusi dan luaran yang diberikan untuk mengatasi masalah tersebut?",{"text":71,"@type":63},"Dokumen menjelaskan pelatihan bagi pelaku UMKM dalam mengelola keuangan menggunakan pendekatan manajemen keuangan, sehingga mitra mampu melakukan pembukuan yang tepat dan mudah, meningkatkan pengetahuan, serta menghasilkan artikel ilmiah tingkat nasional.","https://schema.org",{"og:url":32,"og:type":74,"og:title":10,"og:site_name":45,"og:description":12},"article",{"robots":76,"canonical":32},"index,follow",{"doc_id":78,"site_id":7},236490,1789999650,{"code":4,"msg":81,"data":82},"success",[83,87,91,95,99,103,107,111],{"id":84,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":85,"show_sort_weight":4,"slug":86},178,"Faktur","faktur",{"id":88,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":89,"show_sort_weight":4,"slug":90},192,"Formulir","formulir-192",{"id":92,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":93,"show_sort_weight":4,"slug":94},180,"Media Sosial","media-sosial",{"id":96,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":97,"show_sort_weight":4,"slug":98},179,"Poster","poster",{"id":100,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":101,"show_sort_weight":4,"slug":102},176,"Presentasi","presentasi",{"id":104,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":105,"show_sort_weight":4,"slug":106},177,"Resume","resume",{"id":108,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":109,"show_sort_weight":4,"slug":110},182,"Surat","surat-a95d00d3aaf04f3b854ecf140f00d385",{"id":112,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":29,"show_sort_weight":4,"slug":113},183,"umum-07d1ff437201438088836b2b1ed3c90f",{"code":4,"msg":81,"data":115},{"doc_id":78,"user_id":116,"nickname":42,"user_avatar":117,"doc_module":22,"category_id":112,"category_name":29,"doc_title":10,"doc_description":12,"doc_content":118,"file_id":119,"file_url":120,"file_type":121,"file_size":122,"view_count":22,"is_deleted":4,"is_public":22,"is_downloadable":22,"audit_status":22,"page_count":123,"language":124,"language_code":8,"site_id":7,"html_lang":8,"table_of_contents":125,"faqs":126,"seo_title":127,"seo_description":12,"update_tm":128,"read_time":30},687207024478,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_a8503ba1806abce46bf441b54a3ca4cd","PENDAMPINGAN PEMBUKUAN KEUANGAN SEDERHANA PADAUMKM KULINER KELURAHAN KWITANG SENEN  \nJoyce A Turangan  \nJurusan S1 Manajemen, Universitas Tarumanagara Jakarta  \nSurel: [joycet@fe.untar.ac.id](joycet@fe.untar.ac.id)  \nABSTRACT  \nKelurahan Kwitang Senen has become a night culinary center in the past 2 years. Several problems are often found in the understanding and efforts that need to be made in improving the MSME business, especially related to bookkeeping. MSME actors generally only record in the form of income and expenditure, but many things that are overlooked are seen to produce large profits but many expenses are not recorded properly. the results of the recording do not reflect the actual financial condition of the business. The problem faced by partners is that there is no direct training on business management. The solution needed for this problem is to provide training for MSME actors in managing finances using a financial management approach. The output of this solution is the ability of partners to do proper and easy bookkeeping to improve the financial performance of MSMEs. The output of this solution is also knowledge about the right partners about financial management and also scientific articles published at the national level.  \nKeywords: Financial planning, bookkeeping, SMEM, financial notes.  \nABSTRAK  \nKelurahan Kwitang Senen telah menjadi pusat kuliner malam sejak 2 tahun yang lalu. Beberapa masalah kerap kali ditemukan dalam pemahaman dan upaya yang perlu dilakukan dalam meningkatkan bisnis UMKM khususnya terkaitdengan perihal pembukuan. Pelaku UMKM pada umumnya hanya melakukan pencatatan sederhana berupapemasukan dan pengeluaran, namun banyak hal yang terlewatkan terlihat menghasilkan laba yang besar namun banyak beban yang tidak dicatat sebagaimana mestinya. Akibatnya pencatatan yang dilakukan menjadi tidak menggambarkan kondisi keuangan usaha yang sesungguhnya. Permasalahan yang dihadapi mitra adalah belumadanya pelatihan tentang pengelolaan keuangan usaha secara langsung. Solusi yang dibutuhkan untuk permasalahan tersebut adalah pemberian pelatihan bagi pelaku UMKM dalam hal mengelola keuangan dengan menggunakan pendekatan manajemen keuangan. Luaran dari solusi ini adalah kemampuan mitra melakukan pembukuan yang tepat dan mudah untuk meningkatkan kinerja keuangan UMKM. Luaran dari solusi ini juga berupa meningkatnya pengetahuan mitra tentang pengelolaan keuangan usaha yang baik dan benar serta adanya artikel ilmiah yang dipublikasi di tingkat nasional.  \nKata Kunci: Perencanaan keuangan, pembukuan, UMKM, pencatatan keuangan  \n1. PENDAHULUAN  \nAnalisis Situasi  \nUsahaMikro Kecil dan Menengah (UMKM) merupakan salah satu tiangpenyanggaperekonomian saat ini yang memiliki peran penting dalampembangunan dan pertumbuhan ekonomi di Indoensia. Peran UMKM ini dapat dibuktikan dengan banyaknya serapan UMKM atas sumber daya manusia yang tidak kalah besarnya dengan unit usaha yang besar. Selain itu, UMKM juga telah memberikan kontribusi yang cukup signifikan atas PDB (Porduk Domestik Butro) dalam suatunegara (Tambunan, 2009) . Lebih lanjut, Badan Pusat Statistik (BPS) di tahun 2019 melalui Sensus Ekonomi yang dilakukan telah mencatat besaran jumlah Usaha Mikro Menengah di Indonesia mencapai angka 26,26 juta dengan kontribusi 98,33 persen terhadap PDB Indonesia (Badan Pusat Statistik (BPS), 2019) . Sebelum pandemi Covid-19, kontribusi UMKM di tahun 2019 mencapai 60,34% terhadap PDB Nasonal, 14,17% terhadap nilai ekspor, dan 58,18% terhadap nilai investasi (Andilala, dkk., 2020) . Namun, pelaku UMKM cenderung masih sulit menyusun laporankeuangan berdasarkan standar akuntansi. Sebagai unit usaha, maka penting sekali bagi UMKM untuk dapat mengelolapembukuannya dengan efektif dan efisien. Pengeloaan Keuangan yang baik dapat mendorong berkembangnya usaha karena akan lebih mudah mendapatkan informasi  \nkeuangan yang akurat dan andal untuk mengambilan keputusan. Pencatatan keuangan yang dilakukan oleh unit bisnis sangat d","cbCaijiWe2Q7tkYn","https://ap.wps.com/l/cbCaijiWe2Q7tkYn","pdf",170172,8,"Indonesian","# ABSTRAK\n## Kata Kunci\n# PENDAHULUAN\n## Analisis Situasi","[{\"question\":\"Masalah utama yang dihadapi mitra UMKM terkait pembukuan apa?\",\"answer\":\"Mitra belum memiliki pelatihan pengelolaan keuangan secara langsung, sehingga pencatatan sering tidak lengkap dan tidak mencerminkan kondisi keuangan usaha yang sebenarnya.\"},{\"question\":\"Bagaimana praktik pencatatan keuangan UMKM pada umumnya menurut dokumen ini?\",\"answer\":\"Pelaku UMKM umumnya hanya mencatat pemasukan dan pengeluaran sederhana, sementara banyak hal lain yang memengaruhi laba dan beban tidak dicatat dengan baik.\"},{\"question\":\"Apa solusi dan luaran yang diberikan untuk mengatasi masalah tersebut?\",\"answer\":\"Dokumen menjelaskan pelatihan bagi pelaku UMKM dalam mengelola keuangan menggunakan pendekatan manajemen keuangan, sehingga mitra mampu melakukan pembukuan yang tepat dan mudah, meningkatkan pengetahuan, serta menghasilkan artikel ilmiah tingkat nasional.\"}]","PENDAMPINGAN PEMBUKUAN KEUANGAN SEDERHANA PADA UMKM KULINER KELURAHAN KWITANG SENEN | PDF",1789105885]