[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-1-id-113":3,"doc-seo-233575-113":41,"doc-detail-233575-id":114},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37],{"id":8,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":11,"show_sort_weight":4,"slug":12},178,1,"Template","Faktur","faktur",{"id":14,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":15,"show_sort_weight":4,"slug":16},192,"Formulir","formulir-192",{"id":18,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":19,"show_sort_weight":4,"slug":20},180,"Media Sosial","media-sosial",{"id":22,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":23,"show_sort_weight":4,"slug":24},179,"Poster","poster",{"id":26,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":27,"show_sort_weight":4,"slug":28},176,"Presentasi","presentasi",{"id":30,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":31,"show_sort_weight":4,"slug":32},177,"Resume","resume",{"id":34,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":35,"show_sort_weight":4,"slug":36},182,"Surat","surat-a95d00d3aaf04f3b854ecf140f00d385",{"id":38,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":39,"show_sort_weight":4,"slug":40},183,"Umum","umum-07d1ff437201438088836b2b1ed3c90f",{"code":4,"msg":42,"data":43},"ok",{"site_id":44,"language":45,"slug":46,"title":47,"keywords":48,"description":49,"schema_data":50,"social_meta":107,"head_meta":109,"extra_data":111,"updated_unix":113},113,"id","optimal-portfolio-formation-for-stocks-listed-on-idx-value-30-with-single-index-method","Pembentukan Portofolio Optimal pada Saham yang Terdaftar di Indeks IDX Value 30 dengan Metode Indeks Tunggal","","Penelitian ini bertujuan membentuk portofolio optimal menggunakan metode indeks tunggal pada saham-saham yang terdaftar di indeks IDX Value 30 (IDXV30). Periode pengamatan berlangsung dari Agustus 2019 hingga Januari 2022 dengan sampel diperoleh melalui purposive sampling yang menghasilkan delapan saham. Portofolio optimal ditentukan berdasarkan kriteria ERB ≥ Ci, sehingga diperoleh tiga saham pembentuk yaitu ADRO, ITMG, dan INKP. Portofolio optimal menghasilkan expected return sebesar 2,470% dengan risiko 0,467%, serta komposisi 64,3% ADRO, 26,5% ITMG, dan 9,3% INKP. Hasil menunjukkan return portofolio lebih tinggi dibandingkan risk free.",{"@graph":51,"@context":106},[52,68,89],{"@type":53,"itemListElement":54},"BreadcrumbList",[55,59,62,65],{"item":56,"name":57,"@type":58,"position":9},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":60,"name":10,"@type":58,"position":61},"https://docshare.wps.com/id/template/",2,{"item":63,"name":39,"@type":58,"position":64},"https://docshare.wps.com/id/template/umum/",3,{"item":66,"name":47,"@type":58,"position":67},"https://docshare.wps.com/id/template/optimal-portfolio-formation-for-stocks-listed-on-idx-value-30-with-single-index-method/233575/",4,{"url":66,"name":47,"@type":69,"image":70,"author":75,"headline":47,"publisher":78,"fileFormat":81,"inLanguage":45,"description":49,"dateModified":82,"datePublished":83,"encodingFormat":81,"isAccessibleForFree":84,"interactionStatistic":85},"DigitalDocument",{"url":71,"@type":72,"width":73,"height":74},"https://docshare.wps.com/thumbnails/optimal-portfolio-formation-for-stocks-listed-on-idx-value-30-with-single-index-method/233575.png","ImageObject",442,249,{"name":76,"@type":77},"eBook King","Person",{"url":56,"name":79,"@type":80},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-09-21","2026-09-10",true,{"@type":86,"interactionType":87,"userInteractionCount":61},"InteractionCounter",{"@type":88},"ViewAction",{"@type":90,"mainEntity":91},"FAQPage",[92,98,102],{"name":93,"@type":94,"acceptedAnswer":95},"Apa tujuan penelitian ini?","Question",{"text":96,"@type":97},"Membentuk portofolio optimal pada saham yang terdaftar di indeks IDX Value 30 menggunakan metode indeks tunggal.","Answer",{"name":99,"@type":94,"acceptedAnswer":100},"Bagaimana periode penelitian dan pengambilan sampelnya?",{"text":101,"@type":97},"Periode penelitian Agustus 2019 sampai Januari 2022. Sampel dipilih dengan purposive sampling dan menghasilkan 8 saham.",{"name":103,"@type":94,"acceptedAnswer":104},"Apa kriteria penentuan saham yang menjadi pembentuk portofolio optimal?",{"text":105,"@type":97},"Saham yang lolos adalah yang memiliki nilai ERB ≥ Ci, sehingga diperoleh tiga saham pembentuk portofolio optimal.","https://schema.org",{"og:url":66,"og:type":108,"og:title":47,"og:site_name":79,"og:description":49},"article",{"robots":110,"canonical":66},"index,follow",{"doc_id":112,"site_id":44},233575,1789999411,{"code":4,"msg":5,"data":115},{"doc_id":112,"user_id":116,"nickname":76,"user_avatar":117,"doc_module":9,"category_id":38,"category_name":39,"doc_title":47,"doc_description":49,"doc_content":118,"file_id":119,"file_url":120,"file_type":121,"file_size":122,"view_count":61,"is_deleted":4,"is_public":9,"is_downloadable":9,"audit_status":9,"page_count":123,"language":124,"language_code":45,"site_id":44,"html_lang":45,"table_of_contents":125,"faqs":126,"seo_title":127,"seo_description":49,"update_tm":128,"read_time":67},962088006270,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_085a072bc5b1113ac321206ff7593b45","Pembentukan portofolio optimal pada saham yang terdaftardi indeks idx value 30 dengan metode indeks tunggal  \nAlverell Panangian Hutagalung  \nUniversitas Katolik Parahyangan, Bandung  \nVera Intanie Dewi  \nUniversitas Katolik Parahyangan, Bandung  \n* [vera_id@unpar.ac.id](vera_id@unpar.ac.id)  \nAbstrak  \nTujuan dari penelitian ini adalah untuk membentuk portofolio optimal menggunakan metode indekstunggal. Indeks yang digunakan pada penelitian ini adalah index IDX Value 30 (IDXV30) . Periodewaktu penelitian ini selama Agustus 2019 sampai Januari 2022. Pengambilan sampel menggunakanpurposive sampling yang menghasilkan 8 saham sebagai sampel. Saham yang lolos dalampembentukan portofolio optimal dengan metode indeks tunggal merupakan saham yang memiliki nilai ERB ≥ Ci. Lebih lanjut penelitian ini menghasilkan tiga saham pembentuk portofolio optimal. Sahamtersebut terdiri dari sektor energi (ADRO dan ITMG) dan sektor barang baku (INKP) . Expected return yang dihasilkan dari portofolio optimal adalah 2,470% dan risiko 0,467% . Dan expected return dari portofolio optimal lebih tinggi dari risk free dengan return 0,34% . Hasil penelitian ini memberikan informasi bahwa portofolio optimal pada saham yang masuk pada index IDX value 30 pada periodewaktu Agustus 2019 hingga Januari 2022 meliputi komposisi saham ADRO sebanyak 64,3%, ITMG sebanyak 26,5%, dan INKP sebanyak 9,3% .  \nKata Kunci: Investasi, Saham, Portofolio Optimal, Metode Indeks Tunggal  \nPendahuluan  \nKegiatan investasi saham di Indonesia selamatahun 2019 sampai 2022 mengalami peningkatanyang pesat, di mana pada tahun 2019 jumlah investor di pasar modal sebanyak 2.5 juta dan pada tahun 2022 meningkat sampai 9.3 juta investor (Rahayu, 2022) . Dengan bertambahnya jumlah investor dipasar modal maka seorang investor perlu memiliki wawasan yang berkaitan dengan investasi, antara lain wawasan tentang return dan risiko. Karena wawasan tentang investasi memiliki pengaruh dalam keputusan berinvestasi (Rahadi & Stevanus, 2020) . Selain itu seorang investor harus berhati -hatidalam melakukan investasi saham karena ada ketidakpastian di pasar modal (Husain, 2021) .  \nMenurut Najamuddin et al. (2021) dalam berinvestasi, preferensi atas risiko seorang investor dibagi kedalam tiga kategori yaitu, risk-takers dimana investor yang berani menghadapi risiko. Riskneutral adalah sikap investor dalam mengambil keputusan secara hati-hati, cenderung netral terhadaprisiko yang dihadapi, dan cenderung memiliki tuntutan yang sama terhadap kenaikan tingkat return untuk setiap kenaikan risiko. Lalu ada risk-averse, dimana saat investor dihadapkan dengan dua pilihan investasi, investor tersebut cenderung memilih investasi yang memiliki risiko yang kecil, dengan katalain investor tersebut menghindari risiko.  \nSaat melakukan investasi di saham, investor tidak hanya mendapatkan return namun ada risiko yang perlu ditanggung, maka dari itu penting bagi seorang investor untuk mengukur return dan mempertimbangkan risiko dari investasi tersebut (Jayati et al., 2022) . Seorang peraih Nobel Bernama Markowitz (1952) mengatakan bahwarisikobisa dikurangi dengan membuat sebuah portofolio. Dalam  \nberinvestasi seorang investor menginginkan return yang optimal. Lebih lanjut sikap investor yang rasional akan memilih sebuah investasi yang memberikan return maksimal dengan tingkat risikotertentu atau return pada tingkat tertentu dan risiko yang seminimal mungkin (Nurdianingsih & Suryadi, 2021) . Hal tersebutbisa dicapai dengan cara membuat portofolio yang efektif untuk mencapai pengembalian optimal. Portofolio yang efisien memaksimalkan salah satu dari dua faktor yaitu, pengembalian portofolio yang diharapkan atau risiko portofolio. Portofolio yang optimal adalah portofolio dengan kombinasi pengembalian dan risiko terbaik (Jogiyanto, 2017) .  \nBerdasarkan teori dan penelitian terdahulu, terdapat beberapa metode pembentuk portofolio optimal. Metode tersebut antara lain metode Stochastic Dominance, yang merupakan sebuah metod","cbCaifVcfpQW6IfQ","https://ap.wps.com/l/cbCaifVcfpQW6IfQ","pdf",222312,10,"Indonesian","# Abstrak\n# Pendahuluan","[{\"question\":\"Apa tujuan penelitian ini?\",\"answer\":\"Membentuk portofolio optimal pada saham yang terdaftar di indeks IDX Value 30 menggunakan metode indeks tunggal.\"},{\"question\":\"Bagaimana periode penelitian dan pengambilan sampelnya?\",\"answer\":\"Periode penelitian Agustus 2019 sampai Januari 2022. Sampel dipilih dengan purposive sampling dan menghasilkan 8 saham.\"},{\"question\":\"Apa kriteria penentuan saham yang menjadi pembentuk portofolio optimal?\",\"answer\":\"Saham yang lolos adalah yang memiliki nilai ERB ≥ Ci, sehingga diperoleh tiga saham pembentuk portofolio optimal.\"}]","Pembentukan Portofolio Optimal pada Saham yang Terdaftar di Indeks IDX Value 30 dengan Metode Indeks Tunggal | PDF",1789079092]