[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-1-id-113":3,"doc-seo-236260-113":41,"doc-detail-236260-id":100},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37],{"id":8,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":11,"show_sort_weight":4,"slug":12},178,1,"Template","Faktur","faktur",{"id":14,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":15,"show_sort_weight":4,"slug":16},192,"Formulir","formulir-192",{"id":18,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":19,"show_sort_weight":4,"slug":20},180,"Media Sosial","media-sosial",{"id":22,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":23,"show_sort_weight":4,"slug":24},179,"Poster","poster",{"id":26,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":27,"show_sort_weight":4,"slug":28},176,"Presentasi","presentasi",{"id":30,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":31,"show_sort_weight":4,"slug":32},177,"Resume","resume",{"id":34,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":35,"show_sort_weight":4,"slug":36},182,"Surat","surat-a95d00d3aaf04f3b854ecf140f00d385",{"id":38,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":39,"show_sort_weight":4,"slug":40},183,"Umum","umum-07d1ff437201438088836b2b1ed3c90f",{"code":4,"msg":42,"data":43},"ok",{"site_id":44,"language":45,"slug":46,"title":47,"keywords":48,"description":49,"schema_data":50,"social_meta":93,"head_meta":95,"extra_data":97,"updated_unix":99},113,"id","training-on-simple-bookkeeping-for-trading-businesses-and-preparation-of-mosque-financial-reports-based-on-isak-35-in-serian-bandung","Pelatihan Pembukuan Sederhana Usaha Dagang dan Penyusunan Laporan Keuangan Masjid ISAK 35 Desa Serian Bandung Kecamatan Semidang Alas Maras Kabupaten Seluma - Artikel","","Kegiatan pelatihan berfokus pada peningkatan pemahaman pembukuan sederhana bagi pelaku usaha dagang di Desa Serian Bandung serta pendampingan penyusunan laporan keuangan Masjid Al-Ikhsan berdasarkan ISAK 35. Permasalahan utama berupa keterbatasan pengetahuan masyarakat dalam pencatatan transaksi dan terbatasnya kemampuan pengurus masjid dalam pelaporan keuangan, sehingga laporan yang tersedia masih bersifat pembukuan sederhana dan belum mengikuti standar. Hasil pelatihan menunjukkan masyarakat mampu menerapkan pembukuan sederhana dan pengurus masjid memiliki pemahaman akuntansi yang lebih baik dalam penyusunan laporan sesuai pedoman ISAK 35.",{"@graph":51,"@context":92},[52,68,83],{"@type":53,"itemListElement":54},"BreadcrumbList",[55,59,62,65],{"item":56,"name":57,"@type":58,"position":9},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":60,"name":10,"@type":58,"position":61},"https://docshare.wps.com/id/template/",2,{"item":63,"name":27,"@type":58,"position":64},"https://docshare.wps.com/id/template/presentasi/",3,{"item":66,"name":47,"@type":58,"position":67},"https://docshare.wps.com/id/template/training-on-simple-bookkeeping-for-trading-businesses-and-preparation-of-mosque-financial-reports-based-on-isak-35-in-serian-bandung/236260/",4,{"url":66,"name":47,"@type":69,"author":70,"headline":47,"publisher":73,"fileFormat":76,"inLanguage":45,"description":49,"dateModified":77,"datePublished":77,"encodingFormat":76,"isAccessibleForFree":78,"interactionStatistic":79},"DigitalDocument",{"name":71,"@type":72},"Gloria","Person",{"url":56,"name":74,"@type":75},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-09-11",true,{"@type":80,"interactionType":81,"userInteractionCount":4},"InteractionCounter",{"@type":82},"ViewAction",{"@type":84,"mainEntity":85},"FAQPage",[86],{"name":87,"@type":88,"acceptedAnswer":89},"Bagaimana ISAK 35 digunakan dalam pelatihan laporan keuangan masjid?","Question",{"text":90,"@type":91},"Pelatihan mendorong penerapan standar akuntansi organisasi nirlaba berdasarkan ISAK 35 agar laporan keuangan lebih sesuai, sehingga meningkatkan kepercayaan donatur dan masyarakat terhadap pengalokasian dana serta pertanggungjawaban pengelolaannya.","Answer","https://schema.org",{"og:url":66,"og:type":94,"og:title":47,"og:site_name":74,"og:description":49},"article",{"robots":96,"canonical":66},"index,follow",{"doc_id":98,"site_id":44},236260,1789104119,{"code":4,"msg":5,"data":101},{"doc_id":98,"user_id":102,"nickname":71,"user_avatar":103,"doc_module":9,"category_id":26,"category_name":27,"doc_title":47,"doc_description":49,"doc_content":104,"file_id":105,"file_url":106,"file_type":107,"file_size":108,"view_count":4,"is_deleted":4,"is_public":9,"is_downloadable":9,"audit_status":9,"page_count":109,"language":110,"language_code":45,"site_id":44,"html_lang":45,"table_of_contents":111,"faqs":112,"seo_title":113,"seo_description":49,"update_tm":99,"read_time":64},2336474459895,"https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/22000baeef7a5ed0655?x-image-process=image/resize,m_fixed,w_180,h_180&k=1786071322749376916","E ISSN : 2808-5566 P:ISSN : 2808-7569 Hall: 1-9  \nPELATIHAN PEMBUKUAN SEDERHANA USAHA DAGANG DAN PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN MASJID ISAK 35 DESA SERIAN BANDUNG KECAMATAN SEMIDANG ALAS MARAS KABUPATEN SELUMA  \nSisi Budiarti 1, Sri Ekowati2  \n1 Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Program Studi Akuntansi  \n2Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Program Studi Manajemen  \nUniversitas Muhammadiyah Bengkulu, Bengkulu, Indonesia  \nEmail: [sisibudiartirm08@gmail.com](sisibudiartirm08@gmail.com)  \nCoresponden autor: [sriekowati@umb.ac.id](sriekowati@umb.ac.id)  \nARTICLE HISTORY  \nReceived [23-11-2021] Revised [20-01-2022] Accepted [31-01-2022]  \nABSTRAK  \nPerekonomian masyarakat yang berada pada taraf menengah dengan mata pencaharian dan juga pekerjaan warga sebagai petani, pedagang, pegawai, wiraswasta, dan juga berdagang atauwirausaha. Dalam hal ini berdagang atau wirausaha dapat meningkatkan tarafperekonomian yang maju dalam masyarakat yang berada di Desa Serian Bandung. Permasalahan yang muncul : (1) Pengetahuan masyarakat yang masih terbataskhususnya Desa Serian Bandung tentang pencatatan dalampembukuan pada usaha dagang. (2) Tingkat pengetahuan yang terbatas di dari pengurus masjid dalam pelaporan keuangan masjid. dianggap penting karena belum banyak masjid yang membuat laporan keuangan berdasarkan ISAK No.35 . Hasil yang diperoleh: (1)Masyarakat setempat sudah dapat memahamidan menerapkan pencatatan dalam pembukuan sederhana usahadagang, (2) Penerapan pembuatan laporan keuangan masjid dengan pehaman akuntansi yang lebih baik dari sebelumnyaberdasarkan pedoman pada ISAK 35. Dimana laporan keuangan masjid yang tersedia berupa pembukuan sederhana dan belum sesuai dengan standar yang berlaku pada laporan keuangan masjid yang umumnya dilakukan secara manual.  \nKata Kunci: Pembukuan UsahaDagang, Penyusunan Laporan Keuangan Masjid ISAK No. 35  \nI. PENDAHULUAN  \nPembukuan sederhana diartikansebagai suatu proses pencatatan yang dilakukan secara teratur untuk mengumpulkan data dan informasikeuangan yang meliputi harta, kewajiban, modal, penghasilan dan biaya sertajumlah harga perolehan dan penyerahanbarang atau jasa. Kemudian bisa ditutup dengan menyusun laporan keuangan berupa neraca dan laporan laba rugipada periode tersebut (Tri Wibowo, 2020) .  \nOleh karena itu, kegiatan dalam memberikan Edukasi dengan melakukan Pendampingan Pembukuan Sederhana Usaha Dagang kepada masyarakat yang memilki usaha dagang. Adapun Fenomena yang ditemukan bahwa Para Pelaku Usaha Dagang mayoritas sangatterbatas dalam mencatat transaksi yang terjadi pada usaha dagangnya, bahkan ada juga yang tidak mencatat ke dalampembukuan. Sehingga langkah yang diambil dalam memberikan solusi untuk mengatasi hal tersebut sebagai berikut.  \nE ISSN : 2808-5566 P:ISSN : 2808-7569 Hall: 1-9  \n(1) Dengan memberikan contohpembukuan sederhana dari transaksiseperti transaksi pembelian, penjualan dansebagainya. (2) Melakukan kegiatan rutin berdasarkan praktik sebanyak tujuh kali pertemuan langsung mendatangi tempatusaha para pedagang tersebut.  \nEdukasi dan memberikan contoh format pembukuan sangat membantu pedagang untuk mengetahui jumlahpengeluaran, pemasukan, berapa keuntungan, kerugian serta utang ataupiutang yang dimiliki oleh pedagang agar memudahkan keberlangsungan usahamereka.  \nPembukuan masih dianggap remeh sertatidak adanya pemisahan antara hartapribadi dengan harta usahanya, sebagian besar pelaku usaha tersebut masih kurang memahami akuntansi dan pelaporankeuangan serta urgensi penggunaanya (Yusmaniarti, Yusmaniarti, 2014) .  \nKemudian di Desa Serian Bandung juga terdapat sebuah masjid yang bernama Masjid Al-Ikhsan. Masjid merupakan salah satu jenis organisasi nirlabadalam bidang keagamaan. Pada  \norganisasi nirlaba cenderung tidak adasuatu kepemilikan organisasi yang mutlak, karena biasanya organisasi nirlaba ini didirikan oleh beberapa orang maupunkelompok. Modal untuk mendirikan organisasi nirlaba ini juga bisa didapatkan melalui hutang. Sedangkanuntuk kebutuhan operasional nya bisadi ","cbCaiehCaDSOA05P","https://ap.wps.com/l/cbCaiehCaDSOA05P","pdf",815087,9,"Indonesian","# Pendahuluan\n## Pembukuan sederhana dan laporan keuangan\n## Fenomena dan kebutuhan edukasi\n## Analisis situasi","[{\"question\":\"Bagaimana ISAK 35 digunakan dalam pelatihan laporan keuangan masjid?\",\"answer\":\"Pelatihan mendorong penerapan standar akuntansi organisasi nirlaba berdasarkan ISAK 35 agar laporan keuangan lebih sesuai, sehingga meningkatkan kepercayaan donatur dan masyarakat terhadap pengalokasian dana serta pertanggungjawaban pengelolaannya.\"}]","Pelatihan Pembukuan Sederhana Usaha Dagang dan Penyusunan Laporan Keuangan Masjid ISAK 35 Desa Serian Bandung Kecamatan Semidang Alas Maras Kabupaten Seluma - Artikel | PDF"]