[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-1-id-113":3,"doc-seo-236245-113":41,"doc-detail-236245-id":114},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37],{"id":8,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":11,"show_sort_weight":4,"slug":12},178,1,"Template","Faktur","faktur",{"id":14,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":15,"show_sort_weight":4,"slug":16},192,"Formulir","formulir-192",{"id":18,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":19,"show_sort_weight":4,"slug":20},180,"Media Sosial","media-sosial",{"id":22,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":23,"show_sort_weight":4,"slug":24},179,"Poster","poster",{"id":26,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":27,"show_sort_weight":4,"slug":28},176,"Presentasi","presentasi",{"id":30,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":31,"show_sort_weight":4,"slug":32},177,"Resume","resume",{"id":34,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":35,"show_sort_weight":4,"slug":36},182,"Surat","surat-a95d00d3aaf04f3b854ecf140f00d385",{"id":38,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":39,"show_sort_weight":4,"slug":40},183,"Umum","umum-07d1ff437201438088836b2b1ed3c90f",{"code":4,"msg":42,"data":43},"ok",{"site_id":44,"language":45,"slug":46,"title":47,"keywords":48,"description":49,"schema_data":50,"social_meta":107,"head_meta":109,"extra_data":111,"updated_unix":113},113,"id","simple-bookkeeping-training-for-micro-small-business-actors-in-bore-hamlet-kopang-rembiga-village-kopang-district-central-lombok","PELATIHAN PEMBUKUAN SEDERHANA BAGI PELAKU USAHA KECIL (MIKRO) DI DUSUN BORE DESA KOPANGREMBIGA KECAMATAN KOPANG LOMBOK TENGAH","","Keberadaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil yang tangguh dan tahan terhadap krisis ekonomi mampu menyerap tenaga kerja sehingga membantu menurunkan pengangguran. Pelaku usaha kecil di Dusun Bore, Desa Kopang Rembiga, masih meremehkan pembukuan serta belum memisahkan aset pribadi dan aset usaha. Kegiatan PKM pelatihan pembukuan sederhana bertujuan agar pelaku mampu menyusun pencatatan sistematis dan tertib untuk memperoleh informasi pemasukan, pengeluaran, serta keuntungan dan memahami perkembangan usahanya. Metode pelaksanaan meliputi wawancara dan observasi lapangan, pelatihan, serta pendampingan dan monitoring; hasilnya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam menjalankan pencatatan sederhana yang mudah diterapkan.",{"@graph":51,"@context":106},[52,68,89],{"@type":53,"itemListElement":54},"BreadcrumbList",[55,59,62,65],{"item":56,"name":57,"@type":58,"position":9},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":60,"name":10,"@type":58,"position":61},"https://docshare.wps.com/id/template/",2,{"item":63,"name":27,"@type":58,"position":64},"https://docshare.wps.com/id/template/presentasi/",3,{"item":66,"name":47,"@type":58,"position":67},"https://docshare.wps.com/id/template/simple-bookkeeping-training-for-micro-small-business-actors-in-bore-hamlet-kopang-rembiga-village-kopang-district-central-lombok/236245/",4,{"url":66,"name":47,"@type":69,"image":70,"author":75,"headline":47,"publisher":78,"fileFormat":81,"inLanguage":45,"description":49,"dateModified":82,"datePublished":83,"encodingFormat":81,"isAccessibleForFree":84,"interactionStatistic":85},"DigitalDocument",{"url":71,"@type":72,"width":73,"height":74},"https://docshare.wps.com/thumbnails/simple-bookkeeping-training-for-micro-small-business-actors-in-bore-hamlet-kopang-rembiga-village-kopang-district-central-lombok/236245.png","ImageObject",442,249,{"name":76,"@type":77},"Lucas Vance","Person",{"url":56,"name":79,"@type":80},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-09-20","2026-09-11",true,{"@type":86,"interactionType":87,"userInteractionCount":9},"InteractionCounter",{"@type":88},"ViewAction",{"@type":90,"mainEntity":91},"FAQPage",[92,98,102],{"name":93,"@type":94,"acceptedAnswer":95},"Apa masalah utama yang dihadapi pelaku usaha kecil di Dusun Bore terkait pembukuan?","Question",{"text":96,"@type":97},"Pelaku masih menganggap remeh pembukuan dan belum ada pemisahan antara harta pribadi dan harta usaha.","Answer",{"name":99,"@type":94,"acceptedAnswer":100},"Apa tujuan kegiatan PKM pelatihan pembukuan sederhana bagi pelaku usaha kecil?",{"text":101,"@type":97},"Agar pelaku usaha mampu membuat pembukuan sendiri yang sistematis dan tertib untuk mengukur pemasukan, pengeluaran, keuntungan, serta mengetahui perkembangan usahanya.",{"name":103,"@type":94,"acceptedAnswer":104},"Bagaimana metode pelaksanaan kegiatan pelatihan pembukuan sederhana?",{"text":105,"@type":97},"Kegiatan dibagi menjadi tiga tahap: wawancara dan observasi lapangan, pelaksanaan pelatihan, serta pendampingan sekaligus monitoring.","https://schema.org",{"og:url":66,"og:type":108,"og:title":47,"og:site_name":79,"og:description":49},"article",{"robots":110,"canonical":66},"index,follow",{"doc_id":112,"site_id":44},236245,1789103992,{"code":4,"msg":5,"data":115},{"doc_id":112,"user_id":116,"nickname":76,"user_avatar":117,"doc_module":9,"category_id":26,"category_name":27,"doc_title":47,"doc_description":49,"doc_content":118,"file_id":119,"file_url":120,"file_type":121,"file_size":122,"view_count":4,"is_deleted":4,"is_public":9,"is_downloadable":9,"audit_status":9,"page_count":123,"language":124,"language_code":45,"site_id":44,"html_lang":45,"table_of_contents":125,"faqs":126,"seo_title":127,"seo_description":49,"update_tm":113,"read_time":67},549768064622,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_6f874abed73319feea01a86fa6f0fab8","PELATIHAN PEMBUKUAN SEDERHANA BAGI PELAKU USAHA KECIL (MIKRO) DI DUSUN BORE DESA KOPANGREMBIGA KECAMATAN KOPANG LOMBOK TENGAH  \nReny Wardiningsih1, Baiq Yuni Wahyuningsih2, Riris Sugianto3  \nUniversitas Teknologi Mataram  \n[reny.wardi@yahoo.com](reny.wardi@yahoo.com) , [nuurqolbita@ymail.com](nuurqolbita@ymail.com)  \nAbstract  \nThe existence of Micro and Small Businesses that are resilient and resistant to economic crises can absorb labor, thereby contributing significantly to reducing unemployment. Small Business Actors in Bore Hamlet, Kopang Rembiga Village, Kopang District, Central Lombok Regency still underestimate bookkeeping and there is no separation between personal assets and business assets. Most of these business actors still tend to make decisions based on intuition and experience. The purpose of the Community Service Implementation (PKM) activities in simple bookkeeping training for Small Business Actors is to be able to make their own bookkeeping so that they are systematic and orderly in carrying outfinancial records so that measurable income, expenses and profits are obtained and know the development of their business. The method of implementing community service in Bore Hamlet is divided into three stages, namely the initial stage of interview and field observation, the second stage is the implementation of training, and the final stage is Mentoring as well as monitoring. The results obtained from this activity are able to increase knowledge and skills in running a business through simple bookkeeping/records that are easily applied so as to increase motivation at work.  \nKeywords: Simple Bookkeeping, Small Business, training, Micro Business  \nAbstrak : Keberadaan Usaha Mikro dan Usaha Kecil yang tangguh dan tahan terhadap krisisekonomi mampu menyerap tenaga kerja, sehingga berkontribusi signifikan mengurangipengangguran. Pelaku Usaha Kecil di Dusun Bore Desa Kopang Rembiga Kecamatan Kopang Kabupaten Lombok Tengah masih menganggap remeh pembukuan serta tidakadanya pemisahan antara harta pribadi dengan harta usahanya. Sebagian besar pelaku usahatersebut masih cenderung untuk mengambil keputusan berdasarkan intuisi dan pengalaman. Tujuan dari kegiatan Pelaksanaan Pengabdian Masyarakat (PKM) pada pelatihan pembukuan sederhana bagi Pelaku Usaha Kecil adalah mampu membuat pembukuan sendiri agar sistematis dan tertib dalam melakukan pencatatan keuangan sehingga terukur pemasukan, pengeluaran serta keuntungan yang diperoleh serta mengetahui perkembangan usahanya. Metode pelaksanaan pengabdian pada masyarakat di Dusun Bore ini terbagi menjadi tiga tahap, yakni tahap awal interview dan observasi lapangan, tahap kedua adalah pelaksanaan pelatihan, serta tahap akhir yaitu Pendampingan sekaligus monitoring. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam menjalankan usahanya melalui pembukuan/pencatatan sederhana yang mudah diaplikasikansehingga meningkatkan motivasi dalam bekerja.  \nKata Kunci : Pembukuan Sederhana, Usaha Kecil, pelatihan, Usaha Mikro  \nPENDAHULUAN  \nPada saat ini banyak dari berbagai kalangan lebih memilih untuk merintisusahas sendiri. Istilah yang mewakili usaha mereka adalah Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) . Adapun karakter dari UMKM adalah sebuah rintisan usaha, dan proses bisnis mampu menggunakan dana /modal usaha seminimal mungkin untuk menjalankan bisnis mereka. UMKM berkontribusi signifikan mengurangipengangguran di Indonesia. Melihat peran penting tersebut, maka dibutuhkan dukungan dari seluruh pihak untuk mengembangkan dan mewujudkan UMKM yang maju, mandiri, dan modern. Salah satu contoh Usaha Mikro dan Usaha Kecil yang sering kita temui, seperti penjual kelontong yang mendirikan usaha di rumah ataupedagang di pasar tradisional, yang termasuk dalam kategori pengusaha mikro dankecil. Bisnis sekecil apapun membutuhkan perhatian khusus atas pengelolaankeuangan, baik itu proses akuntansi maupun pembukuannya.  \nPembukuan dalam dunia usaha Mikro (k","cbCairzuytcoYVDq","https://ap.wps.com/l/cbCairzuytcoYVDq","pdf",351376,10,"Indonesian","# PENDAHULUAN\n## Peran UMKM dan kebutuhan dukungan\n## Konsep pembukuan sederhana pada usaha mikro/kecil\n## Kebijakan standar akuntansi untuk EMKM\n## Kondisi pelaku usaha di Dusun Bore","[{\"question\":\"Apa masalah utama yang dihadapi pelaku usaha kecil di Dusun Bore terkait pembukuan?\",\"answer\":\"Pelaku masih menganggap remeh pembukuan dan belum ada pemisahan antara harta pribadi dan harta usaha.\"},{\"question\":\"Apa tujuan kegiatan PKM pelatihan pembukuan sederhana bagi pelaku usaha kecil?\",\"answer\":\"Agar pelaku usaha mampu membuat pembukuan sendiri yang sistematis dan tertib untuk mengukur pemasukan, pengeluaran, keuntungan, serta mengetahui perkembangan usahanya.\"},{\"question\":\"Bagaimana metode pelaksanaan kegiatan pelatihan pembukuan sederhana?\",\"answer\":\"Kegiatan dibagi menjadi tiga tahap: wawancara dan observasi lapangan, pelaksanaan pelatihan, serta pendampingan sekaligus monitoring.\"}]","PELATIHAN PEMBUKUAN SEDERHANA BAGI PELAKU USAHA KECIL (MIKRO) DI DUSUN BORE DESA KOPANGREMBIGA KECAMATAN KOPANG LOMBOK TENGAH | PDF"]