[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-1-id-113":3,"doc-seo-234404-113":41,"doc-detail-234404-id":100},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37],{"id":8,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":11,"show_sort_weight":4,"slug":12},178,1,"Template","Faktur","faktur",{"id":14,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":15,"show_sort_weight":4,"slug":16},192,"Formulir","formulir-192",{"id":18,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":19,"show_sort_weight":4,"slug":20},180,"Media Sosial","media-sosial",{"id":22,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":23,"show_sort_weight":4,"slug":24},179,"Poster","poster",{"id":26,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":27,"show_sort_weight":4,"slug":28},176,"Presentasi","presentasi",{"id":30,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":31,"show_sort_weight":4,"slug":32},177,"Resume","resume",{"id":34,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":35,"show_sort_weight":4,"slug":36},182,"Surat","surat-a95d00d3aaf04f3b854ecf140f00d385",{"id":38,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":39,"show_sort_weight":4,"slug":40},183,"Umum","umum-07d1ff437201438088836b2b1ed3c90f",{"code":4,"msg":42,"data":43},"ok",{"site_id":44,"language":45,"slug":46,"title":47,"keywords":48,"description":49,"schema_data":50,"social_meta":93,"head_meta":95,"extra_data":97,"updated_unix":99},113,"id","training-english-based-on-esp-for-museum-la-galigo-staff","Pelatihan Bahasa Inggris Berbasis ESP Bagi Pegawai Museum La Galigo","","Pelatihan penggunaan Bahasa Inggris dengan pendekatan ESP ditujukan untuk memenuhi kebutuhan penggunaan bahasa Inggris sesuai bidang ilmu dan profesi pegawai Museum La Galigo. Materi ESP dirancang berdasarkan analisis kebutuhan pegawai museum dan disampaikan melalui ceramah, tanya jawab, FGD, demonstrasi, serta pemberian tugas. Kegiatan berlangsung selama tiga bulan dengan frekuensi tiga sampai empat kali per minggu, setiap pertemuan 90 menit dan diikuti 20 pegawai, sehingga peserta mampu memahami informasi berbahasa Inggris dan berkomunikasi dengan wisatawan.",{"@graph":51,"@context":92},[52,68,83],{"@type":53,"itemListElement":54},"BreadcrumbList",[55,59,62,65],{"item":56,"name":57,"@type":58,"position":9},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":60,"name":10,"@type":58,"position":61},"https://docshare.wps.com/id/template/",2,{"item":63,"name":27,"@type":58,"position":64},"https://docshare.wps.com/id/template/presentasi/",3,{"item":66,"name":47,"@type":58,"position":67},"https://docshare.wps.com/id/template/training-english-based-on-esp-for-museum-la-galigo-staff/234404/",4,{"url":66,"name":47,"@type":69,"author":70,"headline":47,"publisher":73,"fileFormat":76,"inLanguage":45,"description":49,"dateModified":77,"datePublished":77,"encodingFormat":76,"isAccessibleForFree":78,"interactionStatistic":79},"DigitalDocument",{"name":71,"@type":72},"Riley","Person",{"url":56,"name":74,"@type":75},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-09-11",true,{"@type":80,"interactionType":81,"userInteractionCount":4},"InteractionCounter",{"@type":82},"ViewAction",{"@type":84,"mainEntity":85},"FAQPage",[86],{"name":87,"@type":88,"acceptedAnswer":89},"Berapa lama kegiatan pelatihan dan berapa peserta yang mengikuti?","Question",{"text":90,"@type":91},"Kegiatan berlangsung selama tiga bulan dengan frekuensi pertemuan tiga hingga empat kali seminggu; setiap pertemuan 90 menit dan diikuti 20 pegawai museum.","Answer","https://schema.org",{"og:url":66,"og:type":94,"og:title":47,"og:site_name":74,"og:description":49},"article",{"robots":96,"canonical":66},"index,follow",{"doc_id":98,"site_id":44},234404,1789086890,{"code":4,"msg":5,"data":101},{"doc_id":98,"user_id":102,"nickname":71,"user_avatar":103,"doc_module":9,"category_id":26,"category_name":27,"doc_title":47,"doc_description":49,"doc_content":104,"file_id":105,"file_url":106,"file_type":107,"file_size":108,"view_count":4,"is_deleted":4,"is_public":9,"is_downloadable":9,"audit_status":9,"page_count":109,"language":110,"language_code":45,"site_id":44,"html_lang":45,"table_of_contents":111,"faqs":112,"seo_title":113,"seo_description":49,"update_tm":99,"read_time":64},1374391975076,"https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/14000253ca4ec9f6853?x-image-process=image/resize,m_fixed,w_180,h_180&k=1783305029341752051","Pelatihan Bahasa Inggris Berbasis ESP Bagi Pegawai Museum La Galigo  \nBurhanuddin 1, Rizkariani Sulaiman 2  \n1, 2 Universitas Muslim Indonesia  \n[1](1bur_ismul_ria@yahoo.com)[bur_ismul_ria@yahoo.com](1bur_ismul_ria@yahoo.com), [2](2 rizka.sulaiman@umi.ac.id)[ rizka.sulaiman@umi.ac.id](2 rizka.sulaiman@umi.ac.id)  \nAbstrak  \nPelatihan penggunaan Bahasa Inggris dengan pendekatan ESP (English for Specific Purposes) adalah suatu pendekatan pembelajaran Bahasa Inggris yang dimaksudkanuntuk memenuhi kebutuhan penggunaan Bahasa Inggris sesuai bidang ilmu atau profesi. Dalam hal ini, materi ESP didesain dan disampaikan sesuai dengan analisis kebutuhan pegawai museum. Metode Pendekatan yang dipilih dalam melaksanakan kegiatan pengabdian ini adalah pelatihan bahasa Inggris bagi pegawai museum La Galigo dengan metode ceramah, tanya jawab, FGD, demonstrasi dan pemberiantugas. Kegiatan ini diadakan selamatiga bulan bulan denganfrekuensi pertemuan tiga hingga empat kali seminggu. Setiap pertemuan dilaksanakan selama 90 menit dandiikuti oleh 20 pegawai museum. Dengan memperoleh materi Bahasa Inggris berbasis ESP, pegawai museum mampu memahami informasi dari buku–buku berbahasa Inggris, benda-benda bersejarah yang tersedia di museum dan berinteraksi sertamengkomunikasikannya kepada wisatawan domestik dan mancanegara yang berkunjung ke museum La Galigo.  \nKata Kunci: ESP, Pelatihan Bahasa Inggris, Museum La Galigo  \nPendahuluan  \nESP pada umumnya digunakan pada pengajaran bahasa asing untuk kegunaantertentupada bidang ilmu dan profesi tertentu. Tujuan ini umumnya dipahami sebagai manfaatdalam peran Bahasa Inggris sebagai alat komunikasi lisan maupun tulisan. Hal senada jugadikatakan oleh Hutchinson & Waters (1994 pada Kusumaningputri 2010) bahwa ESP merupakan pendekatan pengajaran Bahasa Inggris dimana hal-hal yang diajarkan sertametode pengajarannya didasarkan pada alasan mengapa pembelajar tersebut ingin belajar Bahasa Inggris. Secara garis besar ESP dibagi menjadi dua yaitu EAP (English for Academic Purposes) serta EOP (English for Occupational Purposes). Jika tujuan EAPadalah pembelajaran bahasa Inggris untuk tujuan dan kebutuhan akademis, maka EOP adalah pembelajaran bahasa Inggris untuk tujuan atau kebutuhan pekerjaan dan training. ESP sebenarnya dibangun diatas dasar EGP (English for General Purposes) dan didesainuntuk menyiapkan pembelajar bahasa Inggris yang digunakan dalam disiplin-disiplin ilmu  \nESP merujuk pada pembelajaran Bahasa Inggris yang berorientasi kebutuhan khususpembelajar sesuai dengan bidang ilmu dan pekerjaan. Materi ESP berbasis dan dikembangkan berdasarkan analisis kebutuhan. Menurut Robinson (1990 dalam Dewi, 2015) ESP memiliki karakteristik utamayang membedakannya dengan General English atau English a Foreign Language (EFL)atau English as a Mother Tongue (EMT). Ketiga karakteristik  \ntersebut adalah 1) ESP adalah pembelajaran yang berorientasi tujuan (goal oriented). Dalam konteks ini, pembelajar belajar Bahasa Inggris bukan karena alasan ingin tahu bahasa itu sebagai bahasa dan budaya yang terkandung di dalamnya, tetapi pembelajar belajar ESP karena memiliki tujuan khusus, tertentu dan spesifik dalam bdang akademik dan profesi yang satu denganyang lainnya. 2) Substansi ESP dirancang dan dikembangkan berdasarkan konsep analisis kebutuhan (need analysis). Konsep analisis kebutuhan bertujuan untuk mengkhususkan dan mengkaitkan serta mendekatkan apa yang dibutuhakan pembelajar baik dalam bidang akademik maupun profesi. 3) ESP lebih ditujukan pada pembelajar dewasa dari pada anak atau remaja. Hal ini logis karena ESP umumnya diajarkan pada tingkatan akademik menengah dan tinggi dan profesional atau tempat kerja.  \nESP merealisasikan metodologi dan aktivitas sesuai dengan bidang ilmu yang ditargetkan atau dipelajari dan diajarkan. Ini artinya bahwa metode dan aktivitas yang dilaksanakan dalam pembelajaran di kelas harus sesuai dengan bidang ilmu, pekerjaan, dan profesi yang mencerminkan variasi dan beragamnya esensi da","cbCaioO6dbNdFxmI","https://ap.wps.com/l/cbCaioO6dbNdFxmI","pdf",433274,8,"Indonesian","# Abstrak\n# Kata Kunci\n# Pendahuluan\n# Metode Pelaksanaan","[{\"question\":\"Berapa lama kegiatan pelatihan dan berapa peserta yang mengikuti?\",\"answer\":\"Kegiatan berlangsung selama tiga bulan dengan frekuensi pertemuan tiga hingga empat kali seminggu; setiap pertemuan 90 menit dan diikuti 20 pegawai museum.\"}]","Pelatihan Bahasa Inggris Berbasis ESP Bagi Pegawai Museum La Galigo | PDF"]