[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-1-id-113":3,"doc-seo-236794-113":41,"doc-detail-236794-id":114},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37],{"id":8,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":11,"show_sort_weight":4,"slug":12},178,1,"Template","Faktur","faktur",{"id":14,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":15,"show_sort_weight":4,"slug":16},192,"Formulir","formulir-192",{"id":18,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":19,"show_sort_weight":4,"slug":20},180,"Media Sosial","media-sosial",{"id":22,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":23,"show_sort_weight":4,"slug":24},179,"Poster","poster",{"id":26,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":27,"show_sort_weight":4,"slug":28},176,"Presentasi","presentasi",{"id":30,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":31,"show_sort_weight":4,"slug":32},177,"Resume","resume",{"id":34,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":35,"show_sort_weight":4,"slug":36},182,"Surat","surat-a95d00d3aaf04f3b854ecf140f00d385",{"id":38,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":39,"show_sort_weight":4,"slug":40},183,"Umum","umum-07d1ff437201438088836b2b1ed3c90f",{"code":4,"msg":42,"data":43},"ok",{"site_id":44,"language":45,"slug":46,"title":47,"keywords":48,"description":49,"schema_data":50,"social_meta":107,"head_meta":109,"extra_data":111,"updated_unix":113},113,"id","implementation-of-collateral-seizure-against-defaulting-customers-at-pt-bprs-sukowati-sragen","PELAKSANAAN SITA JAMINAN TERHADAP NASABAH WANPRESTASI DI PT. BANK PEMBIAYAAN RAKYAT SYARIAH (BPRS) SUKOWATI SRAGEN","","Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan sita jaminan terhadap nasabah wanprestasi di PT BPRS Sukowati Sragen. Penelitian menggunakan metode penelitian hukum empiris dengan data primer dan sekunder. Data primer diperoleh melalui wawancara, sedangkan data sekunder meliputi bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan studi kepustakaan. Proses dimulai dengan pemberian Surat Peringatan sebanyak tiga kali, bertahap sesuai tenggat waktu, lalu berlanjut ke permohonan sita jaminan melalui Badan Arbitrase Syariah Nasional serta pengajuan kepada Pengadilan Agama yang berwenang.",{"@graph":51,"@context":106},[52,68,89],{"@type":53,"itemListElement":54},"BreadcrumbList",[55,59,62,65],{"item":56,"name":57,"@type":58,"position":9},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":60,"name":10,"@type":58,"position":61},"https://docshare.wps.com/id/template/",2,{"item":63,"name":39,"@type":58,"position":64},"https://docshare.wps.com/id/template/umum/",3,{"item":66,"name":47,"@type":58,"position":67},"https://docshare.wps.com/id/template/implementation-of-collateral-seizure-against-defaulting-customers-at-pt-bprs-sukowati-sragen/236794/",4,{"url":66,"name":47,"@type":69,"image":70,"author":75,"headline":47,"publisher":78,"fileFormat":81,"inLanguage":45,"description":49,"dateModified":82,"datePublished":83,"encodingFormat":81,"isAccessibleForFree":84,"interactionStatistic":85},"DigitalDocument",{"url":71,"@type":72,"width":73,"height":74},"https://docshare.wps.com/thumbnails/implementation-of-collateral-seizure-against-defaulting-customers-at-pt-bprs-sukowati-sragen/236794.png","ImageObject",442,249,{"name":76,"@type":77},"Patrick","Person",{"url":56,"name":79,"@type":80},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-09-21","2026-09-11",true,{"@type":86,"interactionType":87,"userInteractionCount":9},"InteractionCounter",{"@type":88},"ViewAction",{"@type":90,"mainEntity":91},"FAQPage",[92,98,102],{"name":93,"@type":94,"acceptedAnswer":95},"Apa tujuan penelitian ini?","Question",{"text":96,"@type":97},"Mengetahui pelaksanaan sita jaminan terhadap nasabah wanprestasi di PT BPRS Sukowati Sragen.","Answer",{"name":99,"@type":94,"acceptedAnswer":100},"Metode penelitian apa yang digunakan?",{"text":101,"@type":97},"Penelitian ini menggunakan penelitian hukum empiris dengan data primer dan data sekunder.",{"name":103,"@type":94,"acceptedAnswer":104},"Bagaimana tahapan pelaksanaan sita jaminan dilakukan?",{"text":105,"@type":97},"Pemberian Surat Peringatan tiga kali secara berurutan, lalu jika tidak ada tanggapan diajukan permohonan sita jaminan ke Badan Arbitrase Syariah Nasional, kemudian dilanjutkan ke Pengadilan Agama yang berwenang.","https://schema.org",{"og:url":66,"og:type":108,"og:title":47,"og:site_name":79,"og:description":49},"article",{"robots":110,"canonical":66},"index,follow",{"doc_id":112,"site_id":44},236794,1789994663,{"code":4,"msg":5,"data":115},{"doc_id":112,"user_id":116,"nickname":76,"user_avatar":117,"doc_module":9,"category_id":38,"category_name":39,"doc_title":47,"doc_description":49,"doc_content":118,"file_id":119,"file_url":120,"file_type":121,"file_size":122,"view_count":9,"is_deleted":4,"is_public":9,"is_downloadable":9,"audit_status":9,"page_count":123,"language":124,"language_code":45,"site_id":44,"html_lang":45,"table_of_contents":125,"faqs":126,"seo_title":127,"seo_description":49,"update_tm":128,"read_time":129},549758146520,"https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/80002397d8c0411e94?_k=1775819394049821470","E-ISSN: 3031-0458  \nIndonesian Journal of Islamic Jurisprudence,Economic and  \nLegal Theory  \nPELAKSANAAN SITA JAMINAN TERHADAP NASABAH WANPRESTASI DI PT. BANK PEMBIAYAAN RAKYAT SYARIAH (BPRS) SUKOWATI SRAGEN  \nDimas Angga Prabu Saputra1, Hanita Mayasari2  \n1,2 Fakultas Hukum Universitas Surakarta  \n[Email:](Email: dimasanggaps19@gmail.com1)[ ](Email: dimasanggaps19@gmail.com1)[dimasanggaps19@gmail.com](Email: dimasanggaps19@gmail.com1)[1](Email: dimasanggaps19@gmail.com1), [hanitamayasari@gmail.com](hanitamayasari@gmail.com2)[2](hanitamayasari@gmail.com2)  \nAbstract  \nThe purpose of this study was to determine the implementation of collateral confiscation against defaulting customers at PT BPRS Sukowati Sragen. The type of research used in this thesis is empirical legal research. The data used are primary data and secondary data. Primary data obtained through interviews while secondary data consisting of primary, secondary and tertiary legal materials. Data collection using interviews and literature studies. The implementation of collateral confiscation against defaulting customers at PT BPRS Sukowati Sragen is to provide leeway to debtors or customers to be able to make payments within a certain time limit. If the customerstill does not make payments then the settlement is by deliberation and consensus, namely sending a Warning Letter. three times, Broadly speaking, the provision of Warning Letters is carried out sequentially where the type of Warning Letter I is valid after 1 (one) month after maturity. If in Warning Letter I, the customer does not have the intention to pay off the arrears, it will be upgraded to Warning Letter II until the provision of Warning Letter III. If the warning letter also does not get any response from the debtor or defaulting customer, PT BPRS Sukowati Sragen then submits a request for collateral confiscation to the National Sharia Arbitration Board. After the National Sharia Arbitration Board's decision regarding the confiscation of collateral is issued. Then the PT BPRS Sukowati Sragen submits an application for bail confiscation to the authorized Religious Court where the object of the bail confiscation is located.  \nKeywords: Legal Review, Collateral Confiscation, Default.  \nAbstrak  \nTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan sita jaminan terhadap nasabah wanprestasi di PT. BPRS Sukowati Sragen. Jenis penelitian yang digunakan dalam skripsi ini adalah penelitian hukum empiris. Data yang digunakan berupa data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh melalui wawancara sedangkan data sekunder yang terdiri dari bahanhukum primer, sekunder dan tersier. Pengumpulan data menggunakan wawancara dan studikepustakaan. Pelaksanaan sita jaminan terhadap nasabah wanprestasi di PT. BPRS Sukowati Sragen adalah memberikan kelonggaran waktu kepada debitur atau nasabah untuk dapat melakukan pembayaran sampai batas waktu tertentu. Jika nasabah tetap tidak melakukan pembayaran maka penyelesaian secara musyawarah dan mufakat, yaitu mengirimkan Surat Peringatan. sebanyak tiga kali, Secara garis besar, pemberian Surat Peringatan dilakukan berurutan dimana jenis Surat Peringatan I berlaku setelah 1 (satu) bulan setelah jatuh tempo. Jika dalam Surat Peringatan I, nasabahtidak mempunyai itikad dalam melunasi tunggakan maka akan ditingkatkan ke Surat Peringatan II sampai kepada pemberian Surat Peringatan III. Jika surat peringatan juga tidak mendapatkan tanggapan sama sekali dari debitur atau nasabah  \n[https://shariajournal.com/index.php/IJIJEL/ ](https://shariajournal.com/index.php/IJIJEL/  1247)[ 1247](https://shariajournal.com/index.php/IJIJEL/  1247)  \nwanprestasi maka selanjutnya pihak PT. BPRS Sukowati Sragen mengajukan permohonan sita jaminan kepada Badan Arbitrase Syariah Nasional. Setelah keluar putusan Badan Arbitrase Syariah Nasional mengenai sita jaminan. Kemudian pihak PT. BPRS Sukowati Sragen mengajukan permohonan sita jaminan kepada Pengadilan Agama yang berwenang dimanaobyek sita","cbCaihKuwdG3JeKU","https://ap.wps.com/l/cbCaihKuwdG3JeKU","pdf",564363,15,"Indonesian","# Pendahuluan\n## Konsep perbankan syariah dan dual banking system\n## Tujuan pendirian bank syariah\n## Perbandingan fungsi bank syariah dan konvensional","[{\"question\":\"Apa tujuan penelitian ini?\",\"answer\":\"Mengetahui pelaksanaan sita jaminan terhadap nasabah wanprestasi di PT BPRS Sukowati Sragen.\"},{\"question\":\"Metode penelitian apa yang digunakan?\",\"answer\":\"Penelitian ini menggunakan penelitian hukum empiris dengan data primer dan data sekunder.\"},{\"question\":\"Bagaimana tahapan pelaksanaan sita jaminan dilakukan?\",\"answer\":\"Pemberian Surat Peringatan tiga kali secara berurutan, lalu jika tidak ada tanggapan diajukan permohonan sita jaminan ke Badan Arbitrase Syariah Nasional, kemudian dilanjutkan ke Pengadilan Agama yang berwenang.\"}]","PELAKSANAAN SITA JAMINAN TERHADAP NASABAH WANPRESTASI DI PT. BANK PEMBIAYAAN RAKYAT SYARIAH (BPRS) SUKOWATI SRAGEN | PDF",1789107717,5]