[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-1-id-113":3,"doc-detail-237360-id":41,"doc-seo-237360-113":63},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37],{"id":8,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":11,"show_sort_weight":4,"slug":12},178,1,"Template","Faktur","faktur",{"id":14,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":15,"show_sort_weight":4,"slug":16},192,"Formulir","formulir-192",{"id":18,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":19,"show_sort_weight":4,"slug":20},180,"Media Sosial","media-sosial",{"id":22,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":23,"show_sort_weight":4,"slug":24},179,"Poster","poster",{"id":26,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":27,"show_sort_weight":4,"slug":28},176,"Presentasi","presentasi",{"id":30,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":31,"show_sort_weight":4,"slug":32},177,"Resume","resume",{"id":34,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":35,"show_sort_weight":4,"slug":36},182,"Surat","surat-a95d00d3aaf04f3b854ecf140f00d385",{"id":38,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":39,"show_sort_weight":4,"slug":40},183,"Umum","umum-07d1ff437201438088836b2b1ed3c90f",{"code":4,"msg":5,"data":42},{"doc_id":43,"user_id":44,"nickname":45,"user_avatar":46,"doc_module":9,"category_id":38,"category_name":39,"doc_title":47,"doc_description":48,"doc_content":49,"file_id":50,"file_url":51,"file_type":52,"file_size":53,"view_count":4,"is_deleted":4,"is_public":9,"is_downloadable":9,"audit_status":9,"page_count":54,"language":55,"language_code":56,"site_id":57,"html_lang":56,"table_of_contents":58,"faqs":59,"seo_title":60,"seo_description":48,"update_tm":61,"read_time":62},237360,2336478487870,"Jasmine","https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_085a072bc5b1113ac321206ff7593b45","Pedoman Penyusunan Modul Diklat - Isi dan Komponen","Pedoman ini menjelaskan latar belakang kebutuhan bahan diklat sebagai media pembelajaran dan alat bantu pelatihan, sekaligus panduan bagi widyaiswara/pengajar dalam penyampaian materi. Uraian mengkaji ruang lingkup bahan diklat menurut Peraturan Kepala LAN, fungsi modul diklat sebagai buku pegangan sistematis, serta struktur pemanfaatannya dalam proses belajar mengajar. Dokumen turut menetapkan maksud, tujuan, pengertian, dan manfaat modul mata diklat sebagai pedoman penyusunan standar format dan isi.","I. PENDAHULUAN  \nA. Latar Belakang  \nDalam proses pembelajaran sangat diperlukan adanya bahan diklat sebagai media pembelajaran dan alat bantu pelatihan sehinggamemudahkan bagi pembelajar untuk memahami suatu materi pelajaran, serta sebagai panduan bagi widyaiswara/pengajar dalam menyampaikan materi pelajaran. Bahan diklat adalah bahan yang digunakan dalamproses pembelajaran untuk mencapai suatu klasifikasi profesional tertentu. Dengan demikian bahan diklat memiliki bentuk yang sangatberagam. Dalam istilah bahasa Inggris, bahan diklat diterjemahkansebagai training resources, yaitu apa saja yang dapat digunakan dalampelatihan (anything can be used for training) .  \nSesuai dengan Peraturan Kepala Lembaga Administrasi Negara Nomor 1 Tahun 2006 bahan diklat meliputi :  \na. Bahan ajar Diklat. (Catatan: Bahan Ajar dalam bentuk buku oleh LAN juga disebut modul, sehingga penyebutannya jadi Bahan Ajar/ Modul) .  \nb. Silabus Mata Diklat dan Skenario Pembelajaran (SMD dan SP) ataujuga disebut Rancang Bangun Pembelajaran Mata Diklat dan Rencana Pembelajaran (RBPMD dan RP), dahulu disebut GBPP dan SAP.  \nc. Transparansi  \nd. Modul Diklat (selanjutnya di dalam tulisan ini ditulis : Modul Mata Diklat) .  \ne. Test Hasil Belajar.  \nAdapun Modul Diklat adalah alat bantu diklat yang digunakan dalamproses belajar mengajar berupa buku pegangan bagi widyaiswaramaupun peserta diklat yang disusun secara sistematik, mencakup tujuan dan uraian materi diklat, latihan dan evaluasi terhadap pesertamengenai materi diklat dimaksud.  \nPedoman Penyusunan Modul Diklat 1  \nPenyusunan modul diklat dibuat untuk setiap mata pelajaran disebut modul mata diklat. Penghargaan yang akan diberikan berupa angka kredit terhadap penyusunan modul mata diklat cukup besar, sehinggamerupakan salah satu sumber perolehan angka kredit bagi para widyaiswara.  \nPenyusunan modul mata diklat ditujukan sebagai bahan panduan bagipengajar/widyaiswara dalam memberikan materi pelajaran dan panduan bagi peserta diklat sebagai alat untuk belajar mandiri baik pada waktumengikuti diklat maupun di luar kegiatan diklat.  \nPenyusunan dan penggunaan modul mata diklat pada berbagai pelatihankehutanan di Pusat Diklat Kehutanan sesungguhnya telah lama dirintis, yaitu sejak adanya penulisan modul untuk pelatihan-pelatihan padakegiatan penghijauan dan reboisasi.  \nSesuai dengan contoh pada buku Modul Diklat Prajabatan Tingkat III dari LAN maka isi dari modul tersebut ada dua bagian, yaitu :  \n1. Panduan bagi fasilitator. Isinya merupakan skenario pembelajaran, yang sebenarnya isinya adalah Rancang Bangun Pembelajaran Mata Diklat (RBPMD dan Rencana Pembelajaran (dahulu GBPP dan SAP), Tahapan Pembelajaran dan Bahan/Mekanisme Evaluasi. Panduan inidilengkapi dengan Daftar Isi dan Kata Pengantar dari Kepala LAN dan nomor halaman tersendiri.  \n2. Lampiran merupakan Modul. Semua materi substansi ada dalam lampiran ini. Modul ini juga dilengkapi dengan Daftar isi dan Pengantar dari Kepala LAN serta nomor halamannya juga tersendiri.  \nDari kedua hal tersebut diatas dapat ditarik kesimpulan bahwasanya modul yang perlu disusun pedomannya terlebih dahulu adalah pedoman penyusunan modul untuk peserta Diklat, sedangkan pedoman bagi fasilitator sudah tercantumdalam RBPMD dan RP. Disamping itu disarankan agar modul disusun secara lengkap untuk setiap mata pelajaran dalamsuatu Diklat.  \nPedoman Penyusunan Modul Diklat 2  \nModul mata diklat bukanlah hal yang statis dan blue print, oleh karenaitu perlu ada proses penyempurnaan dan pengembangan, yaitu melaluikegiatan meninjau dan mengkaji dalam rangka penyesuaian dengan perkembangan jaman, ilmu pengetahuan dan teknologi sertaperkembangan tuntutan pelaksanaan tugas. Pada penggunaannya dalamproses pembelajaran, kadang-kadang perlu inovasi atau kreativitas pengajar dan penyesuaian dengan situasi dan keadaan.  \nB. Maksud dan Tujuan  \nMaksud Pedoman Penyusunan Modul Mata Diklat adalah untuk memperoleh kesamaan persepsi mengenai pengertian serta standar format dan isi modul ma","cbCaitamjP5GKsZV","https://ap.wps.com/l/cbCaitamjP5GKsZV","pdf",134402,28,"Indonesian","id",113,"# Pendahuluan\n## Latar Belakang\n## Maksud dan Tujuan\n## Pengertian-Pengertian\n## Manfaat Modul Mata Diklat","[{\"question\":\"Apa latar belakang penyusunan Pedoman Penyusunan Modul Mata Diklat?\",\"answer\":\"Pedoman disusun karena bahan diklat diperlukan sebagai media pembelajaran dan alat bantu pelatihan, serta sebagai panduan bagi widyaiswara/pengajar dan peserta diklat untuk memahami materi dan belajar mandiri.\"},{\"question\":\"Apa maksud dan tujuan pedoman ini?\",\"answer\":\"Maksud pedoman adalah memperoleh kesamaan persepsi mengenai pengertian serta standar format dan isi modul mata diklat; tujuannya mewujudkan pedoman sebagai acuan penyusunan modul dan pemberian angka kredit dalam penilaian.\"},{\"question\":\"Bagaimana pengertian modul diklat dan perbedaannya dengan modul pelatihan, modul mata ajaran, serta modul pembelajaran?\",\"answer\":\"Modul diklat adalah alat bantu diklat berbentuk buku pegangan sistematis berisi tujuan, uraian materi, latihan, dan evaluasi. Modul pelatihan mencakup satu unit program pelatihan, modul mata ajaran mencakup satu unit mata pelajaran (dapat terdiri dari beberapa sesi), sedangkan modul pembelajaran dibatasi untuk satu sesi pembelajaran.\"}]","Pedoman Penyusunan Modul Diklat - Isi dan Komponen | PDF",1789111825,10,{"code":4,"msg":64,"data":65},"ok",{"site_id":57,"language":56,"slug":66,"title":47,"keywords":67,"description":48,"schema_data":68,"social_meta":124,"head_meta":126,"extra_data":128,"updated_unix":61},"guidelines-for-developing-training-course-modules-content-and-components","",{"@graph":69,"@context":123},[70,86,106],{"@type":71,"itemListElement":72},"BreadcrumbList",[73,77,80,83],{"item":74,"name":75,"@type":76,"position":9},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":78,"name":10,"@type":76,"position":79},"https://docshare.wps.com/id/template/",2,{"item":81,"name":39,"@type":76,"position":82},"https://docshare.wps.com/id/template/umum/",3,{"item":84,"name":47,"@type":76,"position":85},"https://docshare.wps.com/id/template/guidelines-for-developing-training-course-modules-content-and-components/237360/",4,{"url":84,"name":47,"@type":87,"image":88,"author":93,"headline":47,"publisher":95,"fileFormat":98,"inLanguage":56,"description":48,"dateModified":99,"datePublished":100,"encodingFormat":98,"isAccessibleForFree":101,"interactionStatistic":102},"DigitalDocument",{"url":89,"@type":90,"width":91,"height":92},"https://docshare.wps.com/thumbnails/guidelines-for-developing-training-course-modules-content-and-components/237360.png","ImageObject",442,249,{"name":45,"@type":94},"Person",{"url":74,"name":96,"@type":97},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-09-17","2026-09-11",true,{"@type":103,"interactionType":104,"userInteractionCount":9},"InteractionCounter",{"@type":105},"ViewAction",{"@type":107,"mainEntity":108},"FAQPage",[109,115,119],{"name":110,"@type":111,"acceptedAnswer":112},"Apa latar belakang penyusunan Pedoman Penyusunan Modul Mata Diklat?","Question",{"text":113,"@type":114},"Pedoman disusun karena bahan diklat diperlukan sebagai media pembelajaran dan alat bantu pelatihan, serta sebagai panduan bagi widyaiswara/pengajar dan peserta diklat untuk memahami materi dan belajar mandiri.","Answer",{"name":116,"@type":111,"acceptedAnswer":117},"Apa maksud dan tujuan pedoman ini?",{"text":118,"@type":114},"Maksud pedoman adalah memperoleh kesamaan persepsi mengenai pengertian serta standar format dan isi modul mata diklat; tujuannya mewujudkan pedoman sebagai acuan penyusunan modul dan pemberian angka kredit dalam penilaian.",{"name":120,"@type":111,"acceptedAnswer":121},"Bagaimana pengertian modul diklat dan perbedaannya dengan modul pelatihan, modul mata ajaran, serta modul pembelajaran?",{"text":122,"@type":114},"Modul diklat adalah alat bantu diklat berbentuk buku pegangan sistematis berisi tujuan, uraian materi, latihan, dan evaluasi. Modul pelatihan mencakup satu unit program pelatihan, modul mata ajaran mencakup satu unit mata pelajaran (dapat terdiri dari beberapa sesi), sedangkan modul pembelajaran dibatasi untuk satu sesi pembelajaran.","https://schema.org",{"og:url":84,"og:type":125,"og:title":47,"og:site_name":96,"og:description":48},"article",{"robots":127,"canonical":84},"index,follow",{"doc_id":43,"site_id":57}]