[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-1-id-113":3,"doc-seo-234453-113":41,"doc-detail-234453-id":114},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37],{"id":8,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":11,"show_sort_weight":4,"slug":12},178,1,"Template","Faktur","faktur",{"id":14,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":15,"show_sort_weight":4,"slug":16},192,"Formulir","formulir-192",{"id":18,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":19,"show_sort_weight":4,"slug":20},180,"Media Sosial","media-sosial",{"id":22,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":23,"show_sort_weight":4,"slug":24},179,"Poster","poster",{"id":26,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":27,"show_sort_weight":4,"slug":28},176,"Presentasi","presentasi",{"id":30,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":31,"show_sort_weight":4,"slug":32},177,"Resume","resume",{"id":34,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":35,"show_sort_weight":4,"slug":36},182,"Surat","surat-a95d00d3aaf04f3b854ecf140f00d385",{"id":38,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":39,"show_sort_weight":4,"slug":40},183,"Umum","umum-07d1ff437201438088836b2b1ed3c90f",{"code":4,"msg":42,"data":43},"ok",{"site_id":44,"language":45,"slug":46,"title":47,"keywords":48,"description":49,"schema_data":50,"social_meta":107,"head_meta":109,"extra_data":111,"updated_unix":113},113,"id","participatory-action-research-on-indonesian-worker-communities-in-malaysia-efforts-to-improve-self-management","Participatory Action Research pada Komunitas Pekerja Indonesia di Malaysia - Upaya Meningkatkan Manajemen Diri","","Penelitian participatory action research menyoroti komunitas pekerja perempuan Indonesia di Johor, Malaysia, dengan temuan awal bahwa usia dominan berada pada kisaran 32–37 tahun. Mitra menghadapi tantangan pendidikan dan keterampilan yang terbatas, serta kendala manajemen diri pada 45,5% peserta. Orientasi masa depan juga lemah, ditandai hanya 9% yang menyiapkan diri menghadapi kepulangan. Program pengabdian dilakukan melalui eksplorasi masalah dan sumber daya, pelatihan goal setting, serta pelatihan kewirausahaan membuat batik Shibori untuk meningkatkan manajemen diri.",{"@graph":51,"@context":106},[52,68,89],{"@type":53,"itemListElement":54},"BreadcrumbList",[55,59,62,65],{"item":56,"name":57,"@type":58,"position":9},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":60,"name":10,"@type":58,"position":61},"https://docshare.wps.com/id/template/",2,{"item":63,"name":39,"@type":58,"position":64},"https://docshare.wps.com/id/template/umum/",3,{"item":66,"name":47,"@type":58,"position":67},"https://docshare.wps.com/id/template/participatory-action-research-on-indonesian-worker-communities-in-malaysia-efforts-to-improve-self-management/234453/",4,{"url":66,"name":47,"@type":69,"image":70,"author":75,"headline":47,"publisher":78,"fileFormat":81,"inLanguage":45,"description":49,"dateModified":82,"datePublished":83,"encodingFormat":81,"isAccessibleForFree":84,"interactionStatistic":85},"DigitalDocument",{"url":71,"@type":72,"width":73,"height":74},"https://docshare.wps.com/thumbnails/participatory-action-research-on-indonesian-worker-communities-in-malaysia-efforts-to-improve-self-management/234453.png","ImageObject",442,249,{"name":76,"@type":77},"Angel","Person",{"url":56,"name":79,"@type":80},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-09-21","2026-09-11",true,{"@type":86,"interactionType":87,"userInteractionCount":9},"InteractionCounter",{"@type":88},"ViewAction",{"@type":90,"mainEntity":91},"FAQPage",[92,98,102],{"name":93,"@type":94,"acceptedAnswer":95},"Apa tujuan utama kegiatan pengabdian pada komunitas pekerja Indonesia di Malaysia?","Question",{"text":96,"@type":97},"Tujuan kegiatan meliputi mengadakan pelatihan goal setting dan memberikan pelatihan kewirausahaan yang difokuskan pada pembuatan batik Shibori.","Answer",{"name":99,"@type":94,"acceptedAnswer":100},"Apa masalah yang ditemukan pada survei awal komunitas pekerja perempuan di Johor?",{"text":101,"@type":97},"Survei awal menunjukkan masalah pendidikan dan keterampilan khusus yang kurang, kendala manajemen diri pada 45,5% mitra, serta orientasi masa depan yang rendah (hanya 9% menyiapkan masa depan saat kembali ke tanah air).",{"name":103,"@type":94,"acceptedAnswer":104},"Bagaimana metode pelaksanaan kegiatan dalam pengabdian ini?",{"text":105,"@type":97},"Metode dimulai dari eksplorasi masalah dan eksplorasi sumber daya mitra, lalu diberikan pelatihan manajemen diri serta pelatihan membatik/batik Shibori.","https://schema.org",{"og:url":66,"og:type":108,"og:title":47,"og:site_name":79,"og:description":49},"article",{"robots":110,"canonical":66},"index,follow",{"doc_id":112,"site_id":44},234453,1790030159,{"code":4,"msg":5,"data":115},{"doc_id":112,"user_id":116,"nickname":76,"user_avatar":117,"doc_module":9,"category_id":38,"category_name":39,"doc_title":47,"doc_description":49,"doc_content":118,"file_id":119,"file_url":120,"file_type":121,"file_size":122,"view_count":9,"is_deleted":4,"is_public":9,"is_downloadable":9,"audit_status":9,"page_count":123,"language":124,"language_code":45,"site_id":44,"html_lang":45,"table_of_contents":125,"faqs":126,"seo_title":127,"seo_description":49,"update_tm":128,"read_time":67},687207412472,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_155a257f0dc6eb9ab79c44ca47cae57d","Participatory Action Research pada Komunitas Pekerja Indonesia di Malaysia: Upaya Meningkatkan Manajemen Diri  \n1*Fitriah M. Suud, 2Tri Na’imah, 3Faisal Bin Husein Ismail  \n¹ Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Jl. Brawijaya, Geblagan, Tamantirto, Kec. Kasihan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55183. Indonesia  \n2 Universitas Muhammadiyah Purwokert. l. KH. Ahmad Dahlan, Dusun III, Dukuhwaluh, Kec.  \nKembaran, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah 53182. Indonesia  \n3 Universiti Tun Hussein Onn. Persiaran Tun Dr. Ismail, 86400 Parit Raja, Johor. Malaysia  \n*Corresponding Author e-mail: [fitriahmsuud@gmail.com](fitriahmsuud@gmail.com)  \nReceived: Juni 2023; Revised: Juni 2023; Published: Juni 2023  \nAbstrak  \nSurvey awal komunitas wanita yang bekerja di Johor, Malaysia menunjukkan pertama rata-rata usia 32-37. Kedua Masalah Pendidikan: 63.6% mitra berpendidikan SMA dan 18,2% berpendidikan SMP. Mereka juga kurangmemiliki keterampilan khusus. Kedua, Masalah Manajemen diri: 45.5% mitra mengalami kesulitan manajemen diri. Ketiga, Masalah Orientasi masa depan : Hanya 9% dari mitra yang mempersiapkan diri menghadapi masa depan jika harus kembali ke tanah air. Tujuan pengabdian: pertama mengadakan pelatihan goal setting. Kedua memberikan pelatihan kewirausahaan yang difokuskan pada pelatihan membuat batik Shibori. Adapun metode yang ditempuh dalam pengabdian ini adalah pertama mengeksplorasi masalah, ekplorasi sumberdaya mitrakemudian memberikan mereka pelatihan Manajemen Diri, Pelatihan Membatik. Hasil pengabdian adalah terciptanya manajemen diri bagi para perempuan pekerja di Johor. Ada peningkatan pengetahuan tentang manajemen diri, jika dilihat dari peningkatan skor pre tes dibandingkan dengan skor post tes. Hasil pre-test menunjukkan bahwa peserta yang mendapatkan skor antara 14-20 sebesar 70%, tetapi prosentase turun menjadi 40% setelah tes. Prosentase peserta yang mendapatkan skor 21-27 juga mengalami perubahan, sebesar 40% pre tes dan sebesar 60% post test. Prosentase peserta yang mendapatkan skor 28-34 juga meningkat, sebesar 40% pre tes dan sebesar 50% post test.  \nKata Kunci: Participatory Actions; Komunitas; Pekerja Indonesia; Manajemen Diri  \nParticipatory Action Research on Indonesian Worker Communities in Malaysia: Efforts to Improve Self-Management  \nAbstract  \nPreliminary surveys of working women's communities in Johor, Malaysia showed the first average age of 32-37. Second Education Issues: 63.6% of partners are high school educated and 18.2% are middle school educated. They also lack special skills. Second, Self-management Problems: 45.5% of partners have difficulty selfmanagement. Third, The Problem of Future Orientation: Only 9% of partners prepare for the future if they have to return to the country. The devotion aims to: first hold goal setting training. The second provides entrepreneurship training focused on training in making Shibori batik. The method taken in this service is to first explore the problem, explore partner resources then provide them with Self-Management training, Batik Training. There was an increase in knowledge about self-management, when seen from the increase in pre-test scores compared to post-test scores. The pre-test results showed that participants who scored between 14-20 amounted to 70%, but the percentage dropped to 40% after the test. The percentage of participants who scored 21-27 also changed, amounting to 40% pre-test and 60% post-test. The percentage of participants who scored 28-34 also increased, 40% pre test and 50% post test.  \nKeywords: Participatory Actions; Community; Indonesian Workers; Self management  \nHow to Cite: Suud, F. M. , Na’imah, T. , & Ismail, F. B. H. (2023) . Participatory Action Research pada Komunitas Pekerja Indonesia di Malaysia: Upaya Meningkatkan Manajemen Diri. Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 8(3), 378–389. [https://doi.org/10.36312/l](https://doi.org/10.36312/l)inov.v8i3 .1423  \n[https://doi.org/10.36312/linov.v8i3.1423](","cbCainHxmsIp05yf","https://ap.wps.com/l/cbCainHxmsIp05yf","pdf",617068,12,"Indonesian","# Abstrak\n## Masalah pendidikan\n## Masalah manajemen diri\n## Orientasi masa depan\n# PENDAHULUAN\n## Dasar hukum perlindungan pekerja migran\n## Perubahan peran perempuan\n## Alasan menjadi pekerja migran di Malaysia\n## Partisipan dan fokus kegiatan","[{\"question\":\"Apa tujuan utama kegiatan pengabdian pada komunitas pekerja Indonesia di Malaysia?\",\"answer\":\"Tujuan kegiatan meliputi mengadakan pelatihan goal setting dan memberikan pelatihan kewirausahaan yang difokuskan pada pembuatan batik Shibori.\"},{\"question\":\"Apa masalah yang ditemukan pada survei awal komunitas pekerja perempuan di Johor?\",\"answer\":\"Survei awal menunjukkan masalah pendidikan dan keterampilan khusus yang kurang, kendala manajemen diri pada 45,5% mitra, serta orientasi masa depan yang rendah (hanya 9% menyiapkan masa depan saat kembali ke tanah air).\"},{\"question\":\"Bagaimana metode pelaksanaan kegiatan dalam pengabdian ini?\",\"answer\":\"Metode dimulai dari eksplorasi masalah dan eksplorasi sumber daya mitra, lalu diberikan pelatihan manajemen diri serta pelatihan membatik/batik Shibori.\"}]","Participatory Action Research pada Komunitas Pekerja Indonesia di Malaysia - Upaya Meningkatkan Manajemen Diri | PDF",1789087413]