[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-1-id-113":3,"doc-seo-236974-113":41,"doc-detail-236974-id":108},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37],{"id":8,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":11,"show_sort_weight":4,"slug":12},178,1,"Template","Faktur","faktur",{"id":14,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":15,"show_sort_weight":4,"slug":16},192,"Formulir","formulir-192",{"id":18,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":19,"show_sort_weight":4,"slug":20},180,"Media Sosial","media-sosial",{"id":22,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":23,"show_sort_weight":4,"slug":24},179,"Poster","poster",{"id":26,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":27,"show_sort_weight":4,"slug":28},176,"Presentasi","presentasi",{"id":30,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":31,"show_sort_weight":4,"slug":32},177,"Resume","resume",{"id":34,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":35,"show_sort_weight":4,"slug":36},182,"Surat","surat-a95d00d3aaf04f3b854ecf140f00d385",{"id":38,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":39,"show_sort_weight":4,"slug":40},183,"Umum","umum-07d1ff437201438088836b2b1ed3c90f",{"code":4,"msg":42,"data":43},"ok",{"site_id":44,"language":45,"slug":46,"title":47,"keywords":48,"description":49,"schema_data":50,"social_meta":101,"head_meta":103,"extra_data":105,"updated_unix":107},113,"id","optimizing-student-capacity-to-obtain-a-japan-visit-scholarship-through-a-japanese-culture-and-language-introduction-program","OPTIMALISASI KAPASITAS SISWA UNTUK MEMPEROLEH BEASISWA KUNJUNGAN KE JEPANG MELALUI PROGRAM PENGENALAN BUDAYA DAN BAHASA JEPANG","","Program pengabdian kepada masyarakat menargetkan optimalisasi kapasitas siswa SMP IT Bina Masyarakat Mandiri agar dapat memperoleh beasiswa kunjungan ke Jepang. Permasalahan utama berasal dari minimnya pengetahuan tentang Jepang serta ketidakmampuan berbahasa Jepang. Kegiatan dirancang untuk memperkuat kesiapan adaptasi dengan pengajaran Hiragana dan Katakana, pelatihan gesture salam yang tepat, serta pengenalan budaya dan gaya hidup Jepang. Program juga menyediakan media pembelajaran berupa poster dan kartu flash Hiragana-Katakana sehingga siswa memiliki bekal bahasa dan budaya sebelum keberangkatan.",{"@graph":51,"@context":100},[52,68,83],{"@type":53,"itemListElement":54},"BreadcrumbList",[55,59,62,65],{"item":56,"name":57,"@type":58,"position":9},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":60,"name":10,"@type":58,"position":61},"https://docshare.wps.com/id/template/",2,{"item":63,"name":27,"@type":58,"position":64},"https://docshare.wps.com/id/template/presentasi/",3,{"item":66,"name":47,"@type":58,"position":67},"https://docshare.wps.com/id/template/optimizing-student-capacity-to-obtain-a-japan-visit-scholarship-through-a-japanese-culture-and-language-introduction-program/236974/",4,{"url":66,"name":47,"@type":69,"author":70,"headline":47,"publisher":73,"fileFormat":76,"inLanguage":45,"description":49,"dateModified":77,"datePublished":77,"encodingFormat":76,"isAccessibleForFree":78,"interactionStatistic":79},"DigitalDocument",{"name":71,"@type":72},"\tCallum ","Person",{"url":56,"name":74,"@type":75},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-09-11",true,{"@type":80,"interactionType":81,"userInteractionCount":4},"InteractionCounter",{"@type":82},"ViewAction",{"@type":84,"mainEntity":85},"FAQPage",[86,92,96],{"name":87,"@type":88,"acceptedAnswer":89},"Apa masalah utama siswa SMP IT Bina Masyarakat Mandiri terkait beasiswa kunjungan ke Jepang?","Question",{"text":90,"@type":91},"Siswa minim pengetahuan tentang negara Jepang dan tidak memiliki kemampuan bahasa Jepang sama sekali, sehingga dikhawatirkan sulit beradaptasi saat memperoleh beasiswa.","Answer",{"name":93,"@type":88,"acceptedAnswer":94},"Kegiatan apa saja yang dilakukan dalam program pengabdian ini?",{"text":95,"@type":91},"Program mencakup pengajaran huruf Hiragana dan Katakana, pelatihan gesture untuk salam yang benar, pengenalan budaya serta kehidupan di Jepang, dan pemberian media pembelajaran seperti poster dan flashcard.",{"name":97,"@type":88,"acceptedAnswer":98},"Apa tujuan akhir dari program terhadap siswa penerima beasiswa?",{"text":99,"@type":91},"Melalui pembekalan bahasa dan budaya Jepang, siswa diharapkan dapat memperoleh beasiswa kunjungan ke Jepang dan ketika berkunjung sudah memiliki dasar pengetahuan untuk beradaptasi.","https://schema.org",{"og:url":66,"og:type":102,"og:title":47,"og:site_name":74,"og:description":49},"article",{"robots":104,"canonical":66},"index,follow",{"doc_id":106,"site_id":44},236974,1789108894,{"code":4,"msg":5,"data":109},{"doc_id":106,"user_id":110,"nickname":71,"user_avatar":111,"doc_module":9,"category_id":26,"category_name":27,"doc_title":47,"doc_description":49,"doc_content":112,"file_id":113,"file_url":114,"file_type":115,"file_size":116,"view_count":4,"is_deleted":4,"is_public":9,"is_downloadable":9,"audit_status":9,"page_count":117,"language":118,"language_code":45,"site_id":44,"html_lang":45,"table_of_contents":119,"faqs":120,"seo_title":121,"seo_description":49,"update_tm":107,"read_time":64},137451211410,"https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/2000bb0a9246f588df?x-image-process=image/resize,m_fixed,w_180,h_180&k=1786362646172706240","OPTIMALISASI KAPASITAS SISWAUNTUK MEMPEROLEH BEASISWA KUNJUNGAN KE JEPANG MELALUI PROGRAM PENGENALAN BUDAYA DAN BAHASA JEPANG DI SMP IT BINAMASYARAKAT MANDIRI KECAMATAN  \nMEGAMENDUNG BOGOR  \nHelen Susanti 1 *), Rina Fitriana2  \n1,2,Universitas Pakuan, Bogor, Indonesia  \n*) [Surel korespondensi:](Surel korespondensi: helensusanti@unpak.ac.id)[ ](Surel korespondensi: helensusanti@unpak.ac.id)[helensusanti@unpak.ac.id](Surel korespondensi: helensusanti@unpak.ac.id)  \nKronologi Naskah: diterima 27 Oktober 2023; direvisi 09 November 2023; diputuskan 23 Desember 2023  \nAbstract  \nSMP IT BMM is a tuition-free school aimed at students from financially challenged families. A community in Japan has shown interest in this school and offers a scholarship for visits to Japan to its students. The main challenge lies in the students' lack of knowledge about Japan and their complete inability to speak Japanese. The Community Engagement Program is expected to help address these issues. The program activities encompass teaching the Hiragana and Katakana scripts, training in proper gestures for greetings, and introducing Japanese culture and lifestyle. Alongside teaching sessions, the program also provides learning materials such as posters and Hiragana-Katakana flashcards. It is hoped that through this program, students can secure scholarships for visits to Japan and, upon visiting, they will already possess basic knowledge of the Japanese language and culture.  \nKeywords: Junior High School, Japanese Language, Japanese Culture, Scholarship Abstrak  \nSekolah Menengah Pertama Islam Terpadu Bina Masyarakat Mandiri (SMP IT BMM) merupakan sekolah yang tidak berbayar, ditujukan untuk siswa dari keluarga yang kurang mampu. Salah satu komunitas di Jepang tertarik dengan sekolah ini dan menyediakan beasiswa kunjungan ke Jepang bagi siswa-siswa di sekolah ini. Masalah yang dihadapi adalah para siswasama sekali tidak memiliki gambaran mengenai negara Jepang dan juga tidak memilikikemampuan Bahasa Jepang sama sekali. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat inidiharapkan bisa membantu menjawab masalah yang dihadapi sekolah ini. Kegiatan yang dilakukan meliputi pengajaran huruf Hiragana dan Katakana, pelatihan memberikan salam dengan gesture yang benar, pengenalan budaya dan kehidupan di Jepang. Selain memberikan pengajaran, ada juga pemberian media pembelajaran seperti poster dan kartu huruf (flash card) Hiragana-Katakana. Melalui kegiatan ini diharapkan siswa bisa mendapatkan beasiswa kunjungan ke Jepang dan ketika berkunjung ke sana, siswa sudah memiliki bekal pengetahuan Bahasa dan budaya Jepang.  \nKata Kunci : bahasa jepang, budaya jepang, beasiswa, SMP  \nPENDAHULUAN  \nKapasitas belajar siswa ditentukan oleh tinggi rendahnya motivasi belajaranya. Motivasi belajar dapat timbul karena dua faktor, yaitu faktor intrinsik dan faktor ekstrinsik. Faktor instrinsik meliputi hasrat dan keinginan berhasil, dorongan kebutuhan belajar dan harapan akan cita- cita. Sedangkan faktor ekstrinsiknya adalah adanya penghargaan, lingkungan belajar yang kondusif, dan kegiatan belajar yang menarik. Dengan adanya  \npenghargaan sekolah dan lembaga di Jepang yang akan memberikan beasiswa kunjungan ke Jepang selama 2 minggu bagi lima sampai sepuluh siswa Jepang di SMP IT Bina Masyarakat Mandiri (SMP IT BMM) yang berprestasi, membuat para siswa berusaha menjadi siswa berprestasi. Namun, pentingnya pengetahuan budaya dan bahasa Jepang sangat mempengaruhikelancaran pelaksanaan program beasiswa ini, terutama terkait dengan kemampuan siswa beradaptasi ketika memperoleh beasiswa tersebut. Permasalahan utama yang dihadapi siswa SMP IT BMM adalah minimnya pengetahuan budaya dan bahasa Jepang di sekolah yang menimbulkan kekahwatiran pihak sekolah maupun pihak Jepang terhadap kemampuan siswa beradaptasi dengan kehidupan di Jepang. Permasalahan kedua adalah tdak adanya guru yang memiliki bidang keahlian budaya dan bahasa Jepang. Kedua masalah ini yang menyebabkan pihak sekolah maupun pihak J","cbCaigqrWFaa92QM","https://ap.wps.com/l/cbCaigqrWFaa92QM","pdf",633653,8,"Indonesian","# PENDAHULUAN\n## Permasalahan Mitra\n## Solusi Permasalahan","[{\"question\":\"Apa masalah utama siswa SMP IT Bina Masyarakat Mandiri terkait beasiswa kunjungan ke Jepang?\",\"answer\":\"Siswa minim pengetahuan tentang negara Jepang dan tidak memiliki kemampuan bahasa Jepang sama sekali, sehingga dikhawatirkan sulit beradaptasi saat memperoleh beasiswa.\"},{\"question\":\"Kegiatan apa saja yang dilakukan dalam program pengabdian ini?\",\"answer\":\"Program mencakup pengajaran huruf Hiragana dan Katakana, pelatihan gesture untuk salam yang benar, pengenalan budaya serta kehidupan di Jepang, dan pemberian media pembelajaran seperti poster dan flashcard.\"},{\"question\":\"Apa tujuan akhir dari program terhadap siswa penerima beasiswa?\",\"answer\":\"Melalui pembekalan bahasa dan budaya Jepang, siswa diharapkan dapat memperoleh beasiswa kunjungan ke Jepang dan ketika berkunjung sudah memiliki dasar pengetahuan untuk beradaptasi.\"}]","OPTIMALISASI KAPASITAS SISWA UNTUK MEMPEROLEH BEASISWA KUNJUNGAN KE JEPANG MELALUI PROGRAM PENGENALAN BUDAYA DAN BAHASA JEPANG | PDF"]