[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-1-id-113":3,"doc-seo-232849-113":41,"doc-detail-232849-id":114},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37],{"id":8,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":11,"show_sort_weight":4,"slug":12},178,1,"Template","Faktur","faktur",{"id":14,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":15,"show_sort_weight":4,"slug":16},192,"Formulir","formulir-192",{"id":18,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":19,"show_sort_weight":4,"slug":20},180,"Media Sosial","media-sosial",{"id":22,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":23,"show_sort_weight":4,"slug":24},179,"Poster","poster",{"id":26,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":27,"show_sort_weight":4,"slug":28},176,"Presentasi","presentasi",{"id":30,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":31,"show_sort_weight":4,"slug":32},177,"Resume","resume",{"id":34,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":35,"show_sort_weight":4,"slug":36},182,"Surat","surat-a95d00d3aaf04f3b854ecf140f00d385",{"id":38,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":39,"show_sort_weight":4,"slug":40},183,"Umum","umum-07d1ff437201438088836b2b1ed3c90f",{"code":4,"msg":42,"data":43},"ok",{"site_id":44,"language":45,"slug":46,"title":47,"keywords":48,"description":49,"schema_data":50,"social_meta":107,"head_meta":109,"extra_data":111,"updated_unix":113},113,"id","module-3-curriculum","Modul 3 - Kurikulum","","Materi Bab 3 membahas kurikulum sebagai dasar strategis kualitas pendidikan, termasuk pengertian kurikulum merdeka, perencanaan pembelajaran, silabus, serta hubungan kurikulum dengan tujuan pembelajaran melalui peraturan dan fungsi bagi para pemangku kepentingan. Uraian juga menjelaskan peran kurikulum bagi guru, peserta didik, kepala sekolah/pengawas, orang tua, dan masyarakat. Selain itu, materi meninjau perkembangan kurikulum di Indonesia, latar perubahan, hingga contoh kurikulum periode awal kemerdekaan dan era berikutnya.",{"@graph":51,"@context":106},[52,68,89],{"@type":53,"itemListElement":54},"BreadcrumbList",[55,59,62,65],{"item":56,"name":57,"@type":58,"position":9},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":60,"name":10,"@type":58,"position":61},"https://docshare.wps.com/id/template/",2,{"item":63,"name":39,"@type":58,"position":64},"https://docshare.wps.com/id/template/umum/",3,{"item":66,"name":47,"@type":58,"position":67},"https://docshare.wps.com/id/template/module-3-curriculum/232849/",4,{"url":66,"name":47,"@type":69,"image":70,"author":75,"headline":47,"publisher":78,"fileFormat":81,"inLanguage":45,"description":49,"dateModified":82,"datePublished":83,"encodingFormat":81,"isAccessibleForFree":84,"interactionStatistic":85},"DigitalDocument",{"url":71,"@type":72,"width":73,"height":74},"https://docshare.wps.com/thumbnails/module-3-curriculum/232849.png","ImageObject",442,249,{"name":76,"@type":77},"Margaret","Person",{"url":56,"name":79,"@type":80},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-09-21","2026-09-10",true,{"@type":86,"interactionType":87,"userInteractionCount":9},"InteractionCounter",{"@type":88},"ViewAction",{"@type":90,"mainEntity":91},"FAQPage",[92,98,102],{"name":93,"@type":94,"acceptedAnswer":95},"Apa yang dimaksud dengan kurikulum Merdeka dan apa hubungan kurikulum dengan tujuan pendidikan?","Question",{"text":96,"@type":97},"Kurikulum merdeka dipahami sebagai landasan perencanaan pembelajaran untuk mencapai tujuan pembelajaran. Kurikulum memiliki peran strategis dalam menentukan pencapaian tujuan pendidikan karena kualitas pendidikan dipengaruhi oleh kurikulum yang digunakan.","Answer",{"name":99,"@type":94,"acceptedAnswer":100},"Bagaimana fungsi kurikulum bagi guru, peserta didik, kepala sekolah/pengawas, orang tua, dan masyarakat?",{"text":101,"@type":97},"Bagi guru, kurikulum menjadi pedoman pelaksanaan pembelajaran di kelas. Bagi kepala sekolah/pengawas, kurikulum menjadi pedoman supervise/pengawasan. Bagi orang tua dan masyarakat, kurikulum menjadi pedoman membimbing serta membantu penyelenggaraan pendidikan, sedangkan bagi peserta didik kurikulum menjadi pedoman belajar.",{"name":103,"@type":94,"acceptedAnswer":104},"Mengapa kurikulum di Indonesia mengalami perubahan dan inovasi kurikulum dilakukan?",{"text":105,"@type":97},"Perubahan kurikulum dipengaruhi oleh kebijakan pemerintah terkait otonomi daerah dan arah kebijakan pendidikan, tuntutan penyelenggaraan pendidikan yang demokratis, arus globalisasi karena perkembangan IPTEK dan ekonomi berbasis pengetahuan, serta rendahnya kualitas pendidikan. Kondisi ini mendorong kurikulum diarahkan untuk melayani perbedaan kebutuhan individu dan membekali beragam kompetensi.","https://schema.org",{"og:url":66,"og:type":108,"og:title":47,"og:site_name":79,"og:description":49},"article",{"robots":110,"canonical":66},"index,follow",{"doc_id":112,"site_id":44},232849,1789963888,{"code":4,"msg":5,"data":115},{"doc_id":112,"user_id":116,"nickname":76,"user_avatar":117,"doc_module":9,"category_id":38,"category_name":39,"doc_title":47,"doc_description":49,"doc_content":118,"file_id":119,"file_url":120,"file_type":121,"file_size":122,"view_count":9,"is_deleted":4,"is_public":9,"is_downloadable":9,"audit_status":9,"page_count":123,"language":124,"language_code":45,"site_id":44,"html_lang":45,"table_of_contents":125,"faqs":126,"seo_title":127,"seo_description":49,"update_tm":128,"read_time":129},137451207643,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_3d24733baf745e90a7e4bdd5f77d97b2","BAB 3  \nKurikulum  \nBAB III  \nKURIKULUM  \nCPMK  \nMahasiswa mampu menjelaskan pengertian kurikulum merdeka, perencanaan pembelajaran, program tahunan dan program semester.  \nIndikator  \nMampu menjelaskan pengertian perencanaan pembelajaran, kurikulum Merdeka, dan silabus.  \nMampu menjelaskan pengertian program tahunan dan program semester  \nApersepsi  \nHampir seluruh negara di dunia sedang mengevaluasi kembali sistem pendidikanyang berlaku di negaranya. Hal ini terjadi karena adanya perkembangan di dunia teknologi yang semakin pesat, ketidakstabilan ekonomi, dan juga ketidakstabilan perubahan global diberbagai aspek yang menimbulkan dampak besar terhadap lingkungan pendidikan. Kurikulum memiliki posisi yang strategis dalam mewarnaidan menentukan kualitas output pendidikan, sehingga kualitas suatu pendidikandapat ditentukan oleh eksistensi dari kurikulum yang digunakan. Dapat diakatakanbahwa perubahan kurikulum diperlukan setiap saat karena kurikulum akan selalu merespon perubahan dan perkembangan dalam kehidupan, baik perkembangandalam teknologi, ilmu pengetahuan, perkembangan ekonomi, perkembangan politik dan budaya. Selain itu, kurikulum memerhatikan beberapa unsur seperti pesertadidik yang selalu menjadi prioritas utama, satuan pendidikan, masyarakat, dan guru.  \nA. Pengertian Kurikulum  \nKurikulum (curriculum) berasal dari kata curir yang berarti pelari dan curere yang berarti tempat berpacu. Pada awalnya istilah curriculum digunakan dalam dunia olahraga sehingga istilah tersebut memiliki arti jarak yang harus ditempuh seorang pelari dari start hingga finish untuk memperoleh medali/penghargaan.  \nPada saat istilah curriculum digunakan dalam dunia pendidikan makamemiliki arti sejumlah Pelajaran yang harus ditempuh oleh peserta didik dari awal sampai akhir program Pelajaran untuk memperoleh ijazah. Sehingga dalam kurikulum terkandung dua hal pokok yaitu adanya mata Pelajaran yang harusditempuh oleh peserta didik dan tujuan utamanya untuk memperoleh ijazah. Seiring dengan perkembangannya pengertian kurikulum mengalami perkembangan secarateori dan praktinya. Berdasarkan UU No. 20 tahun 2002 pasal 1 ayat 9, kurikulumadalah seperangkat rencana danpengaturan mengenai tujuan isi danbahan pelajaranserta pembelajaran untuk mencapai tujuan pembalajaran. Sehingga dalampendidikan formal kurikulum memiliki peranan yang sangat strategis dalam menentukan pencapaian tujuan pendidikan.  \nPendidikan merupakan tanggung jawab bersama, dalam pendidikan diperlukan sebuah kurikulum sehingga kurikulum memiliki fungsi baik bagi guru, peserta didik, kepala sekolah/pengawas sekolah, orang tua dan masyarakat. Bagi guru, kurikulum berfungsi sebagai pedoman dalam pelaksanaan pembelajaran dikelas. Bagi kepala sekolah dan pengawas sekolah, kurikulum berfungsi sebagaipedoman dalampelaksanaan supervise ataupengawasan. Bagi orang tua, kurikulumberfungsi sebagai pedoman dalam membimbing anaknya ketika belajar di rumah. Bagi masyarakat, kurikulum berfungsi sebagai pedoman untuk memberikan bantuan bagi terselenggaranya pendidikan di sekolah dan lingkungan. Bagi pesertadidik, kurikulum berfungsi sebagai pedoman dalam belajar.  \nB. Perkembangan Kurikulum di Indonesia  \nKurikulum di Indonesia telah mengalami beberapa kali perubahan. Inovasikurikulum (reformasi pendidikan) dengan latar belakang perubahan kurikulumkarena dikeluarkannya kebijakan pemerintah berupa undang-undang kependidikan:  \n1. UU No. 22 Th. 1999 tentang pemerintahan daerah  \n2. UU No. 25 Th. 2000 tentang kewenangan pemerintah dan kewenangan provinsisebagai otonomi daerah  \n3. TAP MPRNo. V/MPR/1999 tentangArahKebijakan Pendidikan diMasaDepan  \nPemberlakukan undang-undang tersebut menuntut pelaksanaan otonomidaerah dan wawasan demokrasi dalam penyelenggaraan pendidikan berupa:  \n1. Perubahan pengelolaan pendidikan dari sentralistik menjadi desentralistik.  \n2. Arus globalisasi yaitu karena perkembangan IPTEK dan ekonomi berbasis pengetahuan tentu dibutuhkan individu yang memiliki kompetensi handal.  ","cbCaiudfzCHnbDI0","https://ap.wps.com/l/cbCaiudfzCHnbDI0","pdf",483718,15,"Indonesian","# BAB 3 Kurikulum\n## A. Pengertian Kurikulum\n## B. Perkembangan Kurikulum di Indonesia","[{\"question\":\"Apa yang dimaksud dengan kurikulum Merdeka dan apa hubungan kurikulum dengan tujuan pendidikan?\",\"answer\":\"Kurikulum merdeka dipahami sebagai landasan perencanaan pembelajaran untuk mencapai tujuan pembelajaran. Kurikulum memiliki peran strategis dalam menentukan pencapaian tujuan pendidikan karena kualitas pendidikan dipengaruhi oleh kurikulum yang digunakan.\"},{\"question\":\"Bagaimana fungsi kurikulum bagi guru, peserta didik, kepala sekolah/pengawas, orang tua, dan masyarakat?\",\"answer\":\"Bagi guru, kurikulum menjadi pedoman pelaksanaan pembelajaran di kelas. Bagi kepala sekolah/pengawas, kurikulum menjadi pedoman supervise/pengawasan. Bagi orang tua dan masyarakat, kurikulum menjadi pedoman membimbing serta membantu penyelenggaraan pendidikan, sedangkan bagi peserta didik kurikulum menjadi pedoman belajar.\"},{\"question\":\"Mengapa kurikulum di Indonesia mengalami perubahan dan inovasi kurikulum dilakukan?\",\"answer\":\"Perubahan kurikulum dipengaruhi oleh kebijakan pemerintah terkait otonomi daerah dan arah kebijakan pendidikan, tuntutan penyelenggaraan pendidikan yang demokratis, arus globalisasi karena perkembangan IPTEK dan ekonomi berbasis pengetahuan, serta rendahnya kualitas pendidikan. Kondisi ini mendorong kurikulum diarahkan untuk melayani perbedaan kebutuhan individu dan membekali beragam kompetensi.\"}]","Modul 3 - Kurikulum | PDF",1789073998,5]