[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-1-id-113":3,"doc-seo-668628-113":41,"doc-detail-668628-id":113},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37],{"id":8,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":11,"show_sort_weight":4,"slug":12},178,1,"Template","Faktur","faktur",{"id":14,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":15,"show_sort_weight":4,"slug":16},192,"Formulir","formulir-192",{"id":18,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":19,"show_sort_weight":4,"slug":20},180,"Media Sosial","media-sosial",{"id":22,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":23,"show_sort_weight":4,"slug":24},179,"Poster","poster",{"id":26,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":27,"show_sort_weight":4,"slug":28},176,"Presentasi","presentasi",{"id":30,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":31,"show_sort_weight":4,"slug":32},177,"Resume","resume",{"id":34,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":35,"show_sort_weight":4,"slug":36},182,"Surat","surat-a95d00d3aaf04f3b854ecf140f00d385",{"id":38,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":39,"show_sort_weight":4,"slug":40},183,"Umum","umum-07d1ff437201438088836b2b1ed3c90f",{"code":4,"msg":42,"data":43},"ok",{"site_id":44,"language":45,"slug":46,"title":47,"keywords":48,"description":49,"schema_data":50,"social_meta":106,"head_meta":108,"extra_data":110,"updated_unix":112},113,"id","minutes-focus-group-discussion-fgd-for-local-food-development-minutes","NOTULEN KEGIATAN - FOCUS GROUP DISCUSSION (FGD) PENGEMBANGAN PANGAN LOKAL - Notulen","","Notulen kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Pengembangan Pangan Lokal Jawa Tengah merangkum jadwal, tempat, daftar narasumber, serta peserta lintas instansi dan pelaku usaha. Pembahasan mencakup pembagian pangan lokal segar menjadi sumber karbohidrat, protein, serta vitamin dan mineral, serta kelompok pangan lokal olahan. Arah pengembangan menekankan pemanfaatan potensi dan kearifan lokal, penggunaan bahan baku lokal, dukungan UMKM, promosi, peningkatan produksi, serta penguatan regulasi dan standar kualitas.",{"@graph":51,"@context":105},[52,68,88],{"@type":53,"itemListElement":54},"BreadcrumbList",[55,59,62,65],{"item":56,"name":57,"@type":58,"position":9},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":60,"name":10,"@type":58,"position":61},"https://docshare.wps.com/id/template/",2,{"item":63,"name":15,"@type":58,"position":64},"https://docshare.wps.com/id/template/formulir/",3,{"item":66,"name":47,"@type":58,"position":67},"https://docshare.wps.com/id/template/minutes-focus-group-discussion-fgd-for-local-food-development-minutes/668628/",4,{"url":66,"name":47,"@type":69,"image":70,"author":75,"headline":47,"publisher":78,"fileFormat":81,"inLanguage":45,"description":49,"dateModified":82,"datePublished":82,"encodingFormat":81,"isAccessibleForFree":83,"interactionStatistic":84},"DigitalDocument",{"url":71,"@type":72,"width":73,"height":74},"https://docshare.wps.com/thumbnails/minutes-focus-group-discussion-fgd-for-local-food-development-minutes/668628.png","ImageObject",442,249,{"name":76,"@type":77},"\tCallum ","Person",{"url":56,"name":79,"@type":80},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-10-31",true,{"@type":85,"interactionType":86,"userInteractionCount":4},"InteractionCounter",{"@type":87},"ViewAction",{"@type":89,"mainEntity":90},"FAQPage",[91,97,101],{"name":92,"@type":93,"acceptedAnswer":94},"Kapan dan di mana kegiatan FGD Pengembangan Pangan Lokal Jawa Tengah berlangsung?","Question",{"text":95,"@type":96},"Kegiatan berlangsung pada Kamis, 4 Mei 2023, pukul 09.00 WIB sampai selesai. Tempatnya di Kantor Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah Wilayah VII, Kota Surakarta.","Answer",{"name":98,"@type":93,"acceptedAnswer":99},"Siapa saja narasumber dalam kegiatan ini?",{"text":100,"@type":96},"Narasumber terdiri dari Bapak Saeful Hadi, S. IKom; Ibu Rinna Syawal; dan Bapak Profesor Dr. Achmad Subagio.",{"name":102,"@type":93,"acceptedAnswer":103},"Apa hasil utama terkait pengembangan pangan lokal yang dibahas?",{"text":104,"@type":96},"Pangan lokal dikelompokkan menjadi pangan lokal segar dan olahan. Pengembangan diarahkan pada pemanfaatan potensi dan kearifan lokal, peningkatan produksi, promosi produk berbahan baku lokal, penguatan akses melalui UMKM, serta penguatan regulasi dan standar kualitas.","https://schema.org",{"og:url":66,"og:type":107,"og:title":47,"og:site_name":79,"og:description":49},"article",{"robots":109,"canonical":66},"index,follow",{"doc_id":111,"site_id":44},668628,1793486308,{"code":4,"msg":5,"data":114},{"doc_id":111,"user_id":115,"nickname":76,"user_avatar":116,"doc_module":9,"category_id":14,"category_name":15,"doc_title":47,"doc_description":49,"doc_content":117,"file_id":118,"file_url":119,"file_type":120,"file_size":121,"view_count":4,"is_deleted":4,"is_public":9,"is_downloadable":9,"audit_status":9,"page_count":64,"language":122,"language_code":45,"site_id":44,"html_lang":45,"table_of_contents":123,"faqs":124,"seo_title":125,"seo_description":49,"update_tm":112,"read_time":9},137451211410,"https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/2000bb0a9246f588df?x-image-process=image/resize,m_fixed,w_180,h_180&k=1786362646172706240","NOTULEN KEGIATAN  \nFOCUS GROUP DISCUSSION (FGD) PENGEMBANGAN PANGAN LOKAL  \na. Hari/Tanggal : Kamis / 4 Mei 2023  \nb. Pukul : 09.00 WIB-Selesai  \nc. Tempat : Kantor Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah Wilayah VII  \nJl. Slamet Riyadi No. 1 Kauman, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Surakarta  \nd. Narasumber : 1. Bapak Saeful Hadi, S. IKom (Anggota Komisi B DPRD Jateng)  \n2. Ibu Rinna Syawal (Direktur Penganekaragaman Konsumsi Pangan , Badan Pangan Nasional)  \n3. Bapak Profesor Dr. Achmad Subagio (Akademisi Universitas Jember)  \ne. Peserta : 1. Petugas Pendamping 35 Kabupaten/Kota dari Dinas Panganse-Jawa Tengah;  \n2. Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Jawa Tengah;  \n3. Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Jawa Tengah;  \n4. Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Tengah;  \n5. Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Jawa Tengah;  \n6. BAPPEDA Provinsi Jawa Tengah;  \n7. Biro Infrastruktur dan Sumber Daya Alam (ISDA) Setda Provinsi Jawa Tengah;  \n8. Biro Hukum Setda Provinsi Jawa Tengah;  \n9. Pelaku Usaha Pangan Lokal di Jawa Tengah.  \nf. Hasil :  \n- Dalam rangka pelaksanaan Pengembangan Pangan Lokal Jawa Tengah, Seksi Pengembangan Pangan Lokal melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) Pengembangan Pangan Lokal Jawa Tengah. Peserta dalam kegiatan ini yaitu Petugas Pendamping 35 Kabupaten/Kota dari Dinas Pangan se-Jawa Tengah, Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Jawa Tengah, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Jawa Tengah, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Tengah, Dinas Koperasi, Usaha kecil dan Menengah Provinsi Jawa Tengah, BAPPEDA ProvinsiJawa Tengah, Biro ISDA Setda Provinsi Jawa Tengah, Biro Hukum Setda Provinsi Jawa Tengah, Perwakilan Bidang dan Subag Program Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Tengah, dan Pelaku Usaha Pangan Lokal (Kampung Singkong Kota Salatiga, Kampoeng Telo Kota Semarang, Sahabat Petani Porang Kab. Sukoharjo, UMKM Mekarsari Kab. Boyolali, dan Gapoktan Sido Makmur Kab. Pati) .  \n- Pangan Lokal dibagi menjadi dua kelompok yaitu:  \n1. Pangan lokal segar, yang terdiri dari:  \na. Pangan lokal sumber karbohidrat;  \nb. Pangan lokal sumber protein; dan  \nc. Pangan lokal sumber vitamin dan mineral.  \n2. Pangan lokal olahan  \n- Pengembangan pangan lokal diarahkan pada pemanfaatan potensi dan kearifan lokal untuk mendukung penganekaragaman pangan di wilayah tersebut.  \n- Pengembangan usaha pangan lokal didorong untuk menggunakan bahan baku lokal dan pemanfaatan teknologi pengolahan pangan supaya produksinya konsisten.  \n- Upaya dalam pengembangan pangan lokal:  \n1. Peningkatan produksi aneka ragam pangan lokal.  \n2. Promosi produk pangan berbahan baku pangan lokal.  \n3. Penguatan akses pangan lokal ke masyarakat melalui pengembangan UMKM.  \n4. Penguatan regulasi dan standar untuk peningkatan kualitas produk pangan.  \n- Dukungan untuk pelaku usaha pangan lokal kecil antara lain:  \n1. Pelaku usaha pangan diikutsertakan dalam pelatihan seperti pelatihan pemasaran, pelatihan pengolahan produk, dan sebagainya.  \n2. Dibentuk Perda perlindungan untuk memberi kesempatan UKM pangan lokal menjadi lebih berkembang.  \n3. Penggunaan pangan lokal dan promosi untuk mengenalkan produk pangan lokal.  \n- Tingginya harga pangan lokal disebabkan karena produksinya belum skala besar, sehingga perlu mendorong pelaku usaha pangan untuk melakukan substitusi menggunakan bahan pangan lokal dan bekerja sama dengan BUMN, BUMD sebagai offtaker. Di samping itu perlu dilakukan analisis ketersediaan bahan baku sebagai jaminan pasokan bahan baku dalam pengembangan usaha pangan lokal, oleh karenaitu diperlukan peran pemerintah untuk menyambungkan produsen bahan baku dengan pelaku usaha pangan.  \n- Strategi pengembangan pangan lokal yaitu:  \n1. Peningkatan produksi/ketersediaan komoditas pangan lokal.  \n2. Edukasi dan promosi pangan lokal, melalui media sosial, branding pangan lokal, sehat dengan pangan lokal.  \n3. Peningkatan nilai tambah pangan lokal, melalui inovasi produk pangan l","cbCaiiG8Eu4DHZez","https://ap.wps.com/l/cbCaiiG8Eu4DHZez","pdf",506917,"Indonesian","# Hari/Tanggal\n# Pukul dan Tempat\n# Narasumber\n# Peserta\n# Hasil dan Pembahasan\n## Kelompok Pangan Lokal\n## Arah dan Strategi Pengembangan\n## Dukungan untuk Pelaku Usaha\n## Kendala dan Kebutuhan Koordinasi","[{\"question\":\"Kapan dan di mana kegiatan FGD Pengembangan Pangan Lokal Jawa Tengah berlangsung?\",\"answer\":\"Kegiatan berlangsung pada Kamis, 4 Mei 2023, pukul 09.00 WIB sampai selesai. Tempatnya di Kantor Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah Wilayah VII, Kota Surakarta.\"},{\"question\":\"Siapa saja narasumber dalam kegiatan ini?\",\"answer\":\"Narasumber terdiri dari Bapak Saeful Hadi, S. IKom; Ibu Rinna Syawal; dan Bapak Profesor Dr. Achmad Subagio.\"},{\"question\":\"Apa hasil utama terkait pengembangan pangan lokal yang dibahas?\",\"answer\":\"Pangan lokal dikelompokkan menjadi pangan lokal segar dan olahan. Pengembangan diarahkan pada pemanfaatan potensi dan kearifan lokal, peningkatan produksi, promosi produk berbahan baku lokal, penguatan akses melalui UMKM, serta penguatan regulasi dan standar kualitas.\"}]","NOTULEN KEGIATAN - FOCUS GROUP DISCUSSION (FGD) PENGEMBANGAN PANGAN LOKAL - Notulen | PDF"]