[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-1-id-113":3,"doc-seo-234355-113":41,"doc-detail-234355-id":114},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37],{"id":8,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":11,"show_sort_weight":4,"slug":12},178,1,"Template","Faktur","faktur",{"id":14,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":15,"show_sort_weight":4,"slug":16},192,"Formulir","formulir-192",{"id":18,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":19,"show_sort_weight":4,"slug":20},180,"Media Sosial","media-sosial",{"id":22,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":23,"show_sort_weight":4,"slug":24},179,"Poster","poster",{"id":26,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":27,"show_sort_weight":4,"slug":28},176,"Presentasi","presentasi",{"id":30,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":31,"show_sort_weight":4,"slug":32},177,"Resume","resume",{"id":34,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":35,"show_sort_weight":4,"slug":36},182,"Surat","surat-a95d00d3aaf04f3b854ecf140f00d385",{"id":38,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":39,"show_sort_weight":4,"slug":40},183,"Umum","umum-07d1ff437201438088836b2b1ed3c90f",{"code":4,"msg":42,"data":43},"ok",{"site_id":44,"language":45,"slug":46,"title":47,"keywords":48,"description":49,"schema_data":50,"social_meta":107,"head_meta":109,"extra_data":111,"updated_unix":113},113,"id","fun-learning-method-to-improve-understanding-of-self-introduction-concepts-for-grade-1-students-at-sdn-sawentar-02-blitar-regency","METODE FUN LEARNING SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP PERKENALAN DIRI SISWA KELAS 1 SDN SAWENTAR 02 KABUPATEN BLITAR","","Pembelajaran kelas rendah dilaksanakan berdasarkan rencana pelajaran yang disusun guru, mencakup kesesuaian kemampuan siswa, bahan ajar, proses belajar, dan sistem penilaian dengan tahap perkembangan. Proses pembelajaran perlu dikembangkan secara interaktif dan menyenangkan agar efektif. Di SDN Sawentar 02 Kecamatan Kanigoro Kabupaten Blitar, pembelajaran kelas 1 pada materi perkenalan diri secara online belum mencapai ketuntasan; dari 20 siswa hanya 6 siswa (30%). Penelitian tindakan kelas kuantitatif dan kualitatif dilakukan menggunakan metode Fun Learning untuk meningkatkan prestasi belajar melalui lingkungan belajar efektif dan penerapan kurikulum.",{"@graph":51,"@context":106},[52,68,89],{"@type":53,"itemListElement":54},"BreadcrumbList",[55,59,62,65],{"item":56,"name":57,"@type":58,"position":9},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":60,"name":10,"@type":58,"position":61},"https://docshare.wps.com/id/template/",2,{"item":63,"name":39,"@type":58,"position":64},"https://docshare.wps.com/id/template/umum/",3,{"item":66,"name":47,"@type":58,"position":67},"https://docshare.wps.com/id/template/fun-learning-method-to-improve-understanding-of-self-introduction-concepts-for-grade-1-students-at-sdn-sawentar-02-blitar-regency/234355/",4,{"url":66,"name":47,"@type":69,"image":70,"author":75,"headline":47,"publisher":78,"fileFormat":81,"inLanguage":45,"description":49,"dateModified":82,"datePublished":83,"encodingFormat":81,"isAccessibleForFree":84,"interactionStatistic":85},"DigitalDocument",{"url":71,"@type":72,"width":73,"height":74},"https://docshare.wps.com/thumbnails/fun-learning-method-to-improve-understanding-of-self-introduction-concepts-for-grade-1-students-at-sdn-sawentar-02-blitar-regency/234355.png","ImageObject",442,249,{"name":76,"@type":77},"Đào","Person",{"url":56,"name":79,"@type":80},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-09-22","2026-09-11",true,{"@type":86,"interactionType":87,"userInteractionCount":9},"InteractionCounter",{"@type":88},"ViewAction",{"@type":90,"mainEntity":91},"FAQPage",[92,98,102],{"name":93,"@type":94,"acceptedAnswer":95},"Mengapa pembelajaran kelas rendah harus dirancang sesuai tahap perkembangan siswa?","Question",{"text":96,"@type":97},"Karena rancangan guru harus menyesuaikan kemampuan siswa, bahan ajar, proses belajar, dan sistem penilaian dengan tahapan perkembangan sehingga pembelajaran lebih tepat sasaran.","Answer",{"name":99,"@type":94,"acceptedAnswer":100},"Apa masalah yang ditemukan pada pembelajaran perkenalan diri online di kelas 1 SDN Sawentar 02?",{"text":101,"@type":97},"Ketuntasan belajar belum tercapai; dari 20 siswa hanya 6 siswa atau 30% yang mencapai ketuntasan.",{"name":103,"@type":94,"acceptedAnswer":104},"Bagaimana metode Fun Learning digunakan untuk meningkatkan hasil belajar?",{"text":105,"@type":97},"Fun Learning dipakai sebagai strategi menciptakan lingkungan belajar efektif, menerapkan kurikulum, menyampaikan materi, dan memfasilitasi proses belajar sehingga prestasi siswa mengalami perbaikan.","https://schema.org",{"og:url":66,"og:type":108,"og:title":47,"og:site_name":79,"og:description":49},"article",{"robots":110,"canonical":66},"index,follow",{"doc_id":112,"site_id":44},234355,1790057756,{"code":4,"msg":5,"data":115},{"doc_id":112,"user_id":116,"nickname":76,"user_avatar":117,"doc_module":9,"category_id":38,"category_name":39,"doc_title":47,"doc_description":49,"doc_content":118,"file_id":119,"file_url":120,"file_type":121,"file_size":122,"view_count":9,"is_deleted":4,"is_public":9,"is_downloadable":9,"audit_status":9,"page_count":123,"language":124,"language_code":45,"site_id":44,"html_lang":45,"table_of_contents":125,"faqs":126,"seo_title":127,"seo_description":49,"update_tm":128,"read_time":67},1374402968488,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_29158cc5080c5b710cf443261637dec0","Volume 2 Issue 2 (2021) 223-234  \nJurnal Pendidikan dan Pembelajaran ISSN: 2721-1169 (Online), 2721-1150 (Print)  \nMETODE FUN LEARNING SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP PERKENALAN DIRI SISWA KELAS 1 SDN SAWENTAR 02 KABUPATEN BLITAR  \nEny Rosidah  \nGuru SDN Sawentar 02 Kabupaten Blitar  \nEmail: [enyros234@gmail.com](enyros234@gmail.com)  \nAbtract: Learning in the lower class is carried out based on the lesson plans that have been developed by the teacher. The learning process must be designed by the teacher so that students' abilities, teaching materials, learning processes, and assessment systems are in accordance with the stages of student development. Another thing that must be understood is that the learning process must be developed interactively and fun. At SDNSawentar 02 Kanigoro District, Blitar Regency, learning in grade 1 in terms of online self-introduction, it can be seen that it has not yet reached completeness. Of the 20 students who achieved completeness only 6 students or 30%, of this there needs to be an improvement in learning. For this reason, researchers conducted classroom action research quantitatively and qualitatively, to solve these problems. Researchers use the Fun Learning learning method, which is a strategy used to create an effective learning environment, implement curriculum, deliver material, facilitate the learning process which results in improved student learning achievement.  \nAbstrak: Pembelajaran di kelas rendah dilaksanakan berdasarkan rencana pelajaran yang telah dikembangkan oleh guru. Prosespembelajaran harus dirancang guru sehingga kemampuan siswa, bahan ajar, proses belajar, dan sistempenilaian sesuai dengan tahapan perkembangan siswa. Hallain yang harus dipahami, yaitu proses belajar harus dikembangkan secara interaktif dan memyenangkan. Di SDN Sawentar 02 KecamatanKanigoroKabupatenBlitar, pembelajaran di kelas 1 dalam hal pengenalan diri secara online, dapat diketahui masih belum mencapai ketuntasan. Dari 20 siswayang mencapai ketuntasan hanya sebesar 6 siswa atau sebesar 30%, dari hal tersebut perlu adanya perbaikan dalam pembelajaran. Untuk itu peneliti melakukan penelitian tindakan kelassecara kuantitatif dan kualitiatif, untuk memecahkan permasalahan tersebut. Peneliti menggunakan metode pembelajaran Fun Learning, yaitu strategi yang digunakan untuk menciptakan lingkungan belajar yang efektif, menerapkan kurikulum, menyampaikan materi, memudahkan proses belajar yang mengakibatkan prestasi belajar peserta didik mengalami perbaikan.  \nKeywords: Pembelajaran online; peningkatan konsep, perkenalan diri; metode Fun Learning  \nCopyright (c) 2021 Eny Rosidah  \nReceived 16 Juni 2021, Accepted 21 Juli 2021, Published 03 Agustus 2021  \nPENDAHULUAN  \nTingkatan kelas di sekolah dasar dapat dibagi menjadi dua, yaitu kelas rendah dan kelas tinggi. Kelas rendah terdiri dari kelas satu, dua, dan tiga, sedangkan kelas-kelas tinggi terdiri dari kelasempat, lima, dan enam 1. Di Indonesia, rentang usia siswa SD, yaitu antara 6 atau 7 tahun sampai 12 tahun. Usia siswa pada kelompok kelas rendah, yaitu 6 atau 7 sampai 8 atau 9 tahun. Siswa yang berada pada kelompok ini termasuk dalam rentangan anak usia dini. Masa usia dini ini merupakan masa yang pendek tetapi sangat penting bagi kehidupan seseorang. Oleh karena itu, pada masa iniseluruh potensi yang dimiliki anak perlu didorong sehingga akan berkembang secara optimal. Berkaitan dengan hal tersebut, ada beberapa tugas perkembangan siswa sekolah diantaranya: (a) mengembangkan konsep-konsep yang perlu bagi kehidupan sehari-hari, (b) mengembangkan kata hati, moralitas, dan suatu skala, nilai-nilai, (c) mencapai kebebasan pribadi, (d) mengembangkan sikap-sikap terhadap kelompok-kelompok dan institusi-institusi sosial. 2  \nPembelajaran di kelas rendah dilaksanakan berdasarkan rencana pelajaran yang telah dikembangkan oleh guru. Proses pembelajaran harus dirancang guru sehingga kemampuan siswa, bahan ajar, proses belajar, dan sistem penilaian ses","cbCaisHtEIz0VNrZ","https://ap.wps.com/l/cbCaisHtEIz0VNrZ","pdf",212963,12,"Indonesian","# PENDAHULUAN\n## Pembagian Tingkatan Kelas Dasar\n## Karakteristik Perkembangan Kognitif Anak Kelas Rendah\n## Pentingnya Proses Belajar Interaktif dan Menyenangkan\n## Permasalahan Pembelajaran Perkenalan Diri Online\n## Pelaksanaan Penelitian Tindakan Kelas","[{\"question\":\"Mengapa pembelajaran kelas rendah harus dirancang sesuai tahap perkembangan siswa?\",\"answer\":\"Karena rancangan guru harus menyesuaikan kemampuan siswa, bahan ajar, proses belajar, dan sistem penilaian dengan tahapan perkembangan sehingga pembelajaran lebih tepat sasaran.\"},{\"question\":\"Apa masalah yang ditemukan pada pembelajaran perkenalan diri online di kelas 1 SDN Sawentar 02?\",\"answer\":\"Ketuntasan belajar belum tercapai; dari 20 siswa hanya 6 siswa atau 30% yang mencapai ketuntasan.\"},{\"question\":\"Bagaimana metode Fun Learning digunakan untuk meningkatkan hasil belajar?\",\"answer\":\"Fun Learning dipakai sebagai strategi menciptakan lingkungan belajar efektif, menerapkan kurikulum, menyampaikan materi, dan memfasilitasi proses belajar sehingga prestasi siswa mengalami perbaikan.\"}]","METODE FUN LEARNING SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PEMAHAMAN KONSEP PERKENALAN DIRI SISWA KELAS 1 SDN SAWENTAR 02 KABUPATEN BLITAR | PDF",1789086564]