[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-1-id-113":3,"doc-seo-668779-113":41,"doc-detail-668779-id":113},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37],{"id":8,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":11,"show_sort_weight":4,"slug":12},178,1,"Template","Faktur","faktur",{"id":14,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":15,"show_sort_weight":4,"slug":16},192,"Formulir","formulir-192",{"id":18,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":19,"show_sort_weight":4,"slug":20},180,"Media Sosial","media-sosial",{"id":22,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":23,"show_sort_weight":4,"slug":24},179,"Poster","poster",{"id":26,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":27,"show_sort_weight":4,"slug":28},176,"Presentasi","presentasi",{"id":30,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":31,"show_sort_weight":4,"slug":32},177,"Resume","resume",{"id":34,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":35,"show_sort_weight":4,"slug":36},182,"Surat","surat-a95d00d3aaf04f3b854ecf140f00d385",{"id":38,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":39,"show_sort_weight":4,"slug":40},183,"Umum","umum-07d1ff437201438088836b2b1ed3c90f",{"code":4,"msg":42,"data":43},"ok",{"site_id":44,"language":45,"slug":46,"title":47,"keywords":48,"description":49,"schema_data":50,"social_meta":106,"head_meta":108,"extra_data":110,"updated_unix":112},113,"id","merdeka-curriculum-implementation-stages-1-dimensions-elements-and-sub-elements-of-pancasila-student-profile","Tahapan Implementasi Kurikulum Merdeka 1 - Dimensi, Elemen, dan Subelemen Profil Pelajar Pancasila","","Dokumen menjelaskan tahapan implementasi Kurikulum Merdeka sebagai proses belajar yang bertujuan membantu pendidik dan satuan pendidikan menetapkan target implementasi sesuai kesiapan masing-masing. Tahapan diposisikan bukan sebagai standar baku, melainkan kerangka refleksi dan diskusi agar guru dapat memulai dari tahap paling sederhana, menguatkan praktik pembelajaran dan asesmen, serta berangsur meningkat kemahirannya. Penjelasan juga menekankan dukungan pengawas/penilik melalui tanya-jawab terkait target dan rencana implementasi per semester atau tahun ajaran, tanpa dampak terhadap karier maupun membandingkan kualitas.",{"@graph":51,"@context":105},[52,68,88],{"@type":53,"itemListElement":54},"BreadcrumbList",[55,59,62,65],{"item":56,"name":57,"@type":58,"position":9},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":60,"name":10,"@type":58,"position":61},"https://docshare.wps.com/id/template/",2,{"item":63,"name":39,"@type":58,"position":64},"https://docshare.wps.com/id/template/umum/",3,{"item":66,"name":47,"@type":58,"position":67},"https://docshare.wps.com/id/template/merdeka-curriculum-implementation-stages-1-dimensions-elements-and-sub-elements-of-pancasila-student-profile/668779/",4,{"url":66,"name":47,"@type":69,"image":70,"author":75,"headline":47,"publisher":78,"fileFormat":81,"inLanguage":45,"description":49,"dateModified":82,"datePublished":82,"encodingFormat":81,"isAccessibleForFree":83,"interactionStatistic":84},"DigitalDocument",{"url":71,"@type":72,"width":73,"height":74},"https://docshare.wps.com/thumbnails/merdeka-curriculum-implementation-stages-1-dimensions-elements-and-sub-elements-of-pancasila-student-profile/668779.png","ImageObject",442,249,{"name":76,"@type":77},"Oliver","Person",{"url":56,"name":79,"@type":80},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-11-01",true,{"@type":85,"interactionType":86,"userInteractionCount":4},"InteractionCounter",{"@type":87},"ViewAction",{"@type":89,"mainEntity":90},"FAQPage",[91,97,101],{"name":92,"@type":93,"acceptedAnswer":94},"Apa tujuan tahapan implementasi Kurikulum Merdeka dalam dokumen ini?","Question",{"text":95,"@type":96},"Tahapan dirancang untuk membantu pendidik dan satuan pendidikan menetapkan target implementasi Kurikulum Merdeka sesuai kesiapan masing-masing, sekaligus mendukung pembelajaran perubahan praktik pembelajaran dan asesmen.","Answer",{"name":98,"@type":93,"acceptedAnswer":99},"Apakah tahapan implementasi bersifat baku atau standar yang wajib?",{"text":100,"@type":96},"Tidak. Dokumen menegaskan tahapan bukan ketetapan baku atau terstandarisasi, sehingga satuan pendidikan dan/atau pemerintah daerah dapat mengembangkan sesuai kondisi dan kekhasan.",{"name":102,"@type":93,"acceptedAnswer":103},"Bagaimana peran pengawas/penilik saat mendampingi implementasi?",{"text":104,"@type":96},"Pengawas/penilik mendukung satuan pendidikan sesuai kesiapan mereka, berdiskusi dengan kepala satuan pendidikan dan/atau pendidik untuk menggali target serta rencana implementasi per semester atau tahun ajaran, lalu memberikan dukungan agar pendidik makin percaya diri dan meningkat tahapnya.","https://schema.org",{"og:url":66,"og:type":107,"og:title":47,"og:site_name":79,"og:description":49},"article",{"robots":109,"canonical":66},"index,follow",{"doc_id":111,"site_id":44},668779,1793504189,{"code":4,"msg":5,"data":114},{"doc_id":111,"user_id":115,"nickname":76,"user_avatar":116,"doc_module":9,"category_id":38,"category_name":39,"doc_title":47,"doc_description":49,"doc_content":117,"file_id":118,"file_url":119,"file_type":120,"file_size":121,"view_count":4,"is_deleted":4,"is_public":9,"is_downloadable":9,"audit_status":9,"page_count":122,"language":123,"language_code":45,"site_id":44,"html_lang":45,"table_of_contents":124,"faqs":125,"seo_title":126,"seo_description":49,"update_tm":112,"read_time":127},8796095461610,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_276721f389ce27ea32af1340a28f341c","􀀞􀀝􀀞􀀜 􀀚􀀙􀀞􀀜􀀝􀀞􀀘􀀗 􀀖􀀕􀀘􀀔􀀖􀀕􀀓􀀕􀀒􀀗 􀀝􀀞􀀜 􀀞􀀚􀀑􀀚􀀒􀀑􀀜 􀀐􀀑􀀜􀀝􀀔􀀝􀀔􀀖􀀞􀀜􀀖􀀑􀀒􀀑􀀜􀀙􀀑􀀘􀀔􀀞􀀜 􀀐􀀑􀀜􀀝􀀔􀀝􀀔􀀖􀀞􀀜􀀗 􀀖􀀑 􀀕􀀝􀀞􀀏􀀞􀀞􀀜􀀗 􀀘􀀔􀀚􀀑􀀙􀀗 􀀝􀀞􀀜 􀀙􀀑􀀖􀀜􀀎􀀓􀀎􀀍􀀔􀀘􀀑􀀐􀀕 􀀓􀀔􀀖 􀀔􀀜􀀝􀀎􀀜􀀑􀀚􀀔􀀞  \n􀀌􀀋􀀌􀀌  \n􀀞􀀝􀀞􀀜􀀞􀀛 􀀙􀀘􀀜􀀗􀀖􀀘􀀖􀀛􀀕􀀞􀀔􀀓􀀒􀀑􀀐􀀓􀀏􀀑􀀗􀀑􀀘 􀀎􀀖􀀐􀀍􀀖􀀏􀀞  \n􀀍􀀓 􀀌􀀞􀀕􀀑􀀞􀀛 􀀋􀀖􀀛􀀍􀀓􀀍􀀓􀀏􀀞􀀛  \nDimensi, Elemen, dan Subelemen Profil Pelajar Pancasila pada Kurikulum Merdeka  \nPengantar  \nImplementasi perubahan kebijakan pendidikan, termasuk kurikulum, adalah suatuproses pembelajaran yang panjang sehingga Pemerintah memberikan kesempatankepada pendidik dan satuan pendidikan untuk mengimplementasikan Kurikulum Merdeka sesuai dengan kesiapan masing-masing. Seperti halnya peserta didik belajar sesuai dengan tahap kesiapan belajar mereka, pendidik dan satuan pendidikan juga perlu belajar mengimplementasikan Kurikulum Merdeka sesuaidengan kesiapan masing-masing, dan berangsur-angsur semakin mahir dalam menggunakannya.  \nTahapan implementasi kurikulum bukanlah suatu peraturan atau standar yang ditetapkan Pemerintah. Tahapan ini dirancang untuk membantu pendidik dansatuan pendidikan dalam menetapkan target implementasi Kurikulum Merdeka. Kesiapan pendidik dan satuan pendidikan tentu berbeda-beda, oleh karenaitu tahapan implementasi ini dirancang agar setiap pendidik dapat dengan percaya diri mencoba mengimplementasikan Kurikulum Merdeka. Kepercayaan diri yang dimaksud merupakan keyakinan bahwa pendidik dapat terus belajar dan mengembangkan kemampuan dirinya untuk melakukan yang terbaik dalam mengimplementasikan kurikulum, dan yang lebih penting lagi, dalam mendidik. Kemampuan untuk terus belajar merupakan modal penting bagi pendidik.  \nTahapan ini dikembangkan sebagai langkah atau proses belajar untuk melakukan perubahan atas praktik pembelajaran dan asesmen yang perlu dilakukan pendidiksaat mereka menggunakan Kurikulum Merdeka. Secara teknis pendidik dapat mengimplementasikan Kurikulum Merdeka pada tahap yang berbeda. Namundemikian, secara filosofis setiap tahap dirancang agar pendidik tetap mengacupada prinsip-prinsip pembelajaran dan asesmen (Prinsip Pembelajaran dan Prinsip Asesmen dapat dipelajari dalam Panduan Pembelajaran dan Asesmen) . Sebagai contoh, pembelajaran sesuai tahap capaian peserta didik merupakanpraktik yang sangat dianjurkan. Namun demikian, implementasinya tidak haruslangsung pada pembelajaran terdiferensiasi. Pendidik yang belum percaya diriuntuk menerapkannya, dapat mulai berlatih dengan menerapkan tahap yang palingsederhana, yaitu dengan melakukan asesmen di awal pembelajaran dan kemudian menjadi lebih peka akan adanya kebutuhan belajar peserta didik yang berbedabeda.  \n1  \nDimensi, Elemen, dan Subelemen Profil Pelajar Pancasila pada Kurikulum Merdeka  \nTahapan ini dapat digunakan oleh guru, satuan pendidikan, pemerintah, mitra pembangunan, serta organisasi atau lembaga yang berperan dalam mendukung implementasi kurikulum lainnya. Adanya pentahapan ini menunjukkan bahwa guru dan satuan pendidikan dapat mulai mengimplementasikan pada tahap yang lebih rendah dibandingkan dengan yang lain, namun pelaksanaannya tetap berpegang pada prinsip-prinsip perancangan kurikulum yang berlandaskan pada filosofi Merdeka Belajar dan mengarah pada penguatan kompetensi dan karakter yang telah ditetapkan.  \nBeberapa hal yang perlu diperhatikan dalam menggunakan tahapan implementasi Kurikulum Merdeka:  \n■ Tahapan ini bukanlah suatu ketetapan yang baku atau terstandarisasi. Satuan pendidikan dan/atau pemerintah daerah dapat mengembangkan tahapan implementasi yang lebih sesuai dengan kondisi dan kekhasan masing-masing.  \n■ Setiap pendidik dan satuan pendidikan memiliki kapasitas dan kesiapan yang beragam, sehingga dapat mulai mengimplementasikan Kurikulum Merdeka pada tahap yang berbeda-beda, serta beranjak ke tahap berikutnya dengankecepatan yang berbeda-beda pula.  \n■ Tahapan ini digunakan sebagai bahan refleksi diri tentang kesiapan pendidik dan/atau satuan pendidikan sehingga tidak digunakan sebagai alat/instrumenuntuk mengukur kinerja pendidik dan/atau satuan pendidikan yang membawadampak pada karier atau kesejahteraan mereka.  \n■","cbCaiafyuZ9XVDyr","https://ap.wps.com/l/cbCaiafyuZ9XVDyr","pdf",239631,16,"Indonesian","# Pengantar\n## Tujuan dan prinsip tahapan implementasi\n## Catatan penggunaan dan batasan\n# Panduan refleksi dan diskusi\n## Peran pengawas/penilik","[{\"question\":\"Apa tujuan tahapan implementasi Kurikulum Merdeka dalam dokumen ini?\",\"answer\":\"Tahapan dirancang untuk membantu pendidik dan satuan pendidikan menetapkan target implementasi Kurikulum Merdeka sesuai kesiapan masing-masing, sekaligus mendukung pembelajaran perubahan praktik pembelajaran dan asesmen.\"},{\"question\":\"Apakah tahapan implementasi bersifat baku atau standar yang wajib?\",\"answer\":\"Tidak. Dokumen menegaskan tahapan bukan ketetapan baku atau terstandarisasi, sehingga satuan pendidikan dan/atau pemerintah daerah dapat mengembangkan sesuai kondisi dan kekhasan.\"},{\"question\":\"Bagaimana peran pengawas/penilik saat mendampingi implementasi?\",\"answer\":\"Pengawas/penilik mendukung satuan pendidikan sesuai kesiapan mereka, berdiskusi dengan kepala satuan pendidikan dan/atau pendidik untuk menggali target serta rencana implementasi per semester atau tahun ajaran, lalu memberikan dukungan agar pendidik makin percaya diri dan meningkat tahapnya.\"}]","Tahapan Implementasi Kurikulum Merdeka 1 - Dimensi, Elemen, dan Subelemen Profil Pelajar Pancasila | PDF",6]