[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-1-id-113":3,"doc-seo-193905-113":41,"doc-detail-193905-id":108},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37],{"id":8,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":11,"show_sort_weight":4,"slug":12},178,1,"Template","Faktur","faktur",{"id":14,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":15,"show_sort_weight":4,"slug":16},192,"Formulir","formulir-192",{"id":18,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":19,"show_sort_weight":4,"slug":20},180,"Media Sosial","media-sosial",{"id":22,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":23,"show_sort_weight":4,"slug":24},179,"Poster","poster",{"id":26,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":27,"show_sort_weight":4,"slug":28},176,"Presentasi","presentasi",{"id":30,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":31,"show_sort_weight":4,"slug":32},177,"Resume","resume",{"id":34,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":35,"show_sort_weight":4,"slug":36},182,"Surat","surat-a95d00d3aaf04f3b854ecf140f00d385",{"id":38,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":39,"show_sort_weight":4,"slug":40},183,"Umum","umum-07d1ff437201438088836b2b1ed3c90f",{"code":4,"msg":42,"data":43},"ok",{"site_id":44,"language":45,"slug":46,"title":47,"keywords":48,"description":49,"schema_data":50,"social_meta":101,"head_meta":103,"extra_data":105,"updated_unix":107},113,"id","mentoring-the-management-of-traditional-dance-arts-events-in-tulusbesar-village-community-service-program","Pendampingan Pengelolaan Event Kesenian Tari di Desa Tulusbesar - PKM","","Desa Tulus Besar di Kabupaten Malang memiliki potensi wisata budaya dan seni, khususnya kesenian tari, namun penyelenggaraan event pertunjukan tari masih belum dikelola secara sistematis dan profesional. Melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM), tim Politeknik Negeri Malang melakukan pendampingan kepada pegiat Sanggar Tari Srikandi. Metode Participatory Action Research (PAR) melibatkan mitra sejak identifikasi masalah, perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi dan refleksi. Hasilnya, peserta menerapkan konsep manajemen event melalui terselenggaranya pertunjukan tari, sekaligus melibatkan warga dan UMKM pada stand bazar untuk menjaga keberlanjutan budaya lokal.",{"@graph":51,"@context":100},[52,68,83],{"@type":53,"itemListElement":54},"BreadcrumbList",[55,59,62,65],{"item":56,"name":57,"@type":58,"position":9},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":60,"name":10,"@type":58,"position":61},"https://docshare.wps.com/id/template/",2,{"item":63,"name":27,"@type":58,"position":64},"https://docshare.wps.com/id/template/presentasi/",3,{"item":66,"name":47,"@type":58,"position":67},"https://docshare.wps.com/id/template/mentoring-the-management-of-traditional-dance-arts-events-in-tulusbesar-village-community-service-program/193905/",4,{"url":66,"name":47,"@type":69,"author":70,"headline":47,"publisher":73,"fileFormat":76,"inLanguage":45,"description":49,"dateModified":77,"datePublished":77,"encodingFormat":76,"isAccessibleForFree":78,"interactionStatistic":79},"DigitalDocument",{"name":71,"@type":72},"Gloria","Person",{"url":56,"name":74,"@type":75},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-09-03",true,{"@type":80,"interactionType":81,"userInteractionCount":4},"InteractionCounter",{"@type":82},"ViewAction",{"@type":84,"mainEntity":85},"FAQPage",[86,92,96],{"name":87,"@type":88,"acceptedAnswer":89},"Apa tujuan utama pendampingan pengelolaan event kesenian tari di Desa Tulus Besar?","Question",{"text":90,"@type":91},"Kegiatan bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengelola event pertunjukan tari secara sistematis dan berkelanjutan.","Answer",{"name":93,"@type":88,"acceptedAnswer":94},"Metode pengabdian apa yang digunakan dalam program pendampingan ini?",{"text":95,"@type":91},"Program menggunakan Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan masyarakat dan pengelola seni desa sebagai mitra aktif dari identifikasi masalah hingga evaluasi dan refleksi.",{"name":97,"@type":88,"acceptedAnswer":98},"Bagaimana hasil kegiatan pendampingan terhadap peserta dan pelaksanaan event?",{"text":99,"@type":91},"Peserta mampu menerapkan konsep manajemen event melalui terselenggaranya pertunjukan seni tari serta pelibatan masyarakat lokal melalui partisipasi UMKM pada stand bazar.","https://schema.org",{"og:url":66,"og:type":102,"og:title":47,"og:site_name":74,"og:description":49},"article",{"robots":104,"canonical":66},"index,follow",{"doc_id":106,"site_id":44},193905,1788434487,{"code":4,"msg":5,"data":109},{"doc_id":106,"user_id":110,"nickname":71,"user_avatar":111,"doc_module":9,"category_id":26,"category_name":27,"doc_title":47,"doc_description":49,"doc_content":112,"file_id":113,"file_url":114,"file_type":115,"file_size":116,"view_count":4,"is_deleted":4,"is_public":9,"is_downloadable":9,"audit_status":9,"page_count":117,"language":118,"language_code":45,"site_id":44,"html_lang":45,"table_of_contents":119,"faqs":120,"seo_title":121,"seo_description":49,"update_tm":107,"read_time":122},2336474459895,"https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/22000baeef7a5ed0655?x-image-process=image/resize,m_fixed,w_180,h_180&k=1786071322749376916","| Diterima: 20 Desember 2025\u003Cbr>Direvisi: 26 Januari 2026\u003Cbr>Diterbitkan: 1 Februari 2026\u003Cbr>Keywords:\u003Cbr>Community service; dance, event manajement; local culture; Tulusbesar\u003Cbr>Kata Kunci:\u003Cbr>Pengabdian masyarakat; tari; pengelolaan even; budaya lokal; Tulusbesar | Tulusbesar Village, located in Malang Regency, possesses rich potential in cultural and artistic tourism particularly dance. However, the organization of dance performance events in the village has not yet been managed systematically or professionally. Through the Community Service Program (PKM), a team from Politeknik Negeri Malang conducted mentoring activities for local dance practitioners from Sanggar Tari Srikandi. This program aimed to enhance their capacity in managing dance performance events effectively and sustainably. The community service method employed in this program Village is Participatory Action Research (PAR), which actively involves community members and village art managers as partners from the stages of identifying problems in the organization of art events, planning the mentoring program, implementing the activities, to joint evaluation and reflection. The results showed that participants successfully applied event management concepts by organizing a dance performance. Moreover, the event involved local residents who participated by opening bazaar stands to promote their MSME products. This achievement demonstrates that the mentoring activities were able to enhance the professionalism of arts event management, thereby sustaining local cultural continuity amid social change through events, and potentially positioning Tulusbesar Village as a sustainable ocal cultural tourism destination |\n| --- | --- |\n|  | Abstrak |\n|  | Desa Tulus Besar, salah satu desa di Kabupaten Malang, memilikipotensi wisata budaya dan seni yang kaya terutama kesenian tari, Namun, penyelenggaraan event pertunjukan tari di desa ini masih menghadapi kendala, terutama dalam aspek manajemen dan profesionalitas. Melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM), tim dosen Politeknik Negeri Malang melakukan pendampingankepada para pegiat seni tari yang tergabung dalam Sanggar Tari Srikandi. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengelola event pertunjukan tari secara sistematis dan berkelanjutan. Metode pengabdian yang digunakan dalam kegiatan PKM ini adalah Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan masyarakat dan pengelola seni desa sebagai mitra aktif sejak tahap identifikasi permasalahan dalam penyelenggaraan event kesenian, perencanaan program pendampingan, pelaksanaan kegiatan, hingga evaluasi dan refleksi bersama. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu menerapkan konsep manajemen event secara efektif dengan terselenggaranya pertunjukan seni tari. Kegiatan ini juga berhasil melibatkan masyarakat lokal melalui partisipasi UMKM dalam stand bazar yang |\n\n\n|  | turut memeriahkan acara. Keberhasilan ini menunjukkan bahwakegiatan pendampingan mampu meningkatkan profesionalitaspengelolaan event seni sehingga dapat menjaga keberlanjutan budaya lokal di tengah perubahan sosial melalui event dan berpotensimenjadikan Desa Tulus Besar sebagai destinasi wisata budaya lokal yang berkelanjutan. |\n| --- | --- |\n\n| No. | Materi Workshop | Sub Materi | \u003Cbr>Pemateri |\n| --- | --- | --- | --- |\n| 1 | Konsep Dasar Manajemen Event Kesenian | -Pengertian dan tujuan event kesenian\u003Cbr>- Event sebagai sarana pelestarian budaya danedukasi\u003Cbr>- Peran event dalam penguatan ekonomimasyarakat | Tim PkM |\n| 2 | Penyusunan Proposal\u003Cbr>Sponsorship Event | -Struktur dan komponen proposal sponsorship\u003Cbr>- Strategi menjalin kerja sama dengan sponsorPenyusunan anggaran kegiatan | Tim PkM |\n| 3 | Strategi Promosi Event melalui Media Digital | -Pemanfaatan media sosial untuk promosi eventPembuatan konten promosi sederhana\u003Cbr>-Penjadwalan dan distribusi konten digital | Tim PkM |","cbCaijy36jGDmshy","https://ap.wps.com/l/cbCaijy36jGDmshy","pdf",741431,14,"Indonesian","# Konsep Dasar Manajemen Event Kesenian\n## Pengertian dan tujuan event kesenian\n## Event sebagai sarana pelestarian budaya dan edukasi\n## Peran event dalam penguatan ekonomi masyarakat\n# Penyusunan Proposal dan Sponsorship Event\n## Struktur dan komponen proposal sponsorship\n## Strategi menjalin kerja sama dengan sponsor\n## Penyusunan anggaran kegiatan\n# Strategi Promosi Event melalui Media Digital\n## Pemanfaatan media sosial untuk promosi event\n## Pembuatan konten promosi sederhana\n## Penjadwalan dan distribusi konten digital","[{\"question\":\"Apa tujuan utama pendampingan pengelolaan event kesenian tari di Desa Tulus Besar?\",\"answer\":\"Kegiatan bertujuan meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengelola event pertunjukan tari secara sistematis dan berkelanjutan.\"},{\"question\":\"Metode pengabdian apa yang digunakan dalam program pendampingan ini?\",\"answer\":\"Program menggunakan Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan masyarakat dan pengelola seni desa sebagai mitra aktif dari identifikasi masalah hingga evaluasi dan refleksi.\"},{\"question\":\"Bagaimana hasil kegiatan pendampingan terhadap peserta dan pelaksanaan event?\",\"answer\":\"Peserta mampu menerapkan konsep manajemen event melalui terselenggaranya pertunjukan seni tari serta pelibatan masyarakat lokal melalui partisipasi UMKM pada stand bazar.\"}]","Pendampingan Pengelolaan Event Kesenian Tari di Desa Tulusbesar - PKM | PDF",5]