[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-1-id-113":3,"doc-seo-234167-113":41,"doc-detail-234167-id":114},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37],{"id":8,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":11,"show_sort_weight":4,"slug":12},178,1,"Template","Faktur","faktur",{"id":14,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":15,"show_sort_weight":4,"slug":16},192,"Formulir","formulir-192",{"id":18,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":19,"show_sort_weight":4,"slug":20},180,"Media Sosial","media-sosial",{"id":22,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":23,"show_sort_weight":4,"slug":24},179,"Poster","poster",{"id":26,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":27,"show_sort_weight":4,"slug":28},176,"Presentasi","presentasi",{"id":30,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":31,"show_sort_weight":4,"slug":32},177,"Resume","resume",{"id":34,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":35,"show_sort_weight":4,"slug":36},182,"Surat","surat-a95d00d3aaf04f3b854ecf140f00d385",{"id":38,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":39,"show_sort_weight":4,"slug":40},183,"Umum","umum-07d1ff437201438088836b2b1ed3c90f",{"code":4,"msg":42,"data":43},"ok",{"site_id":44,"language":45,"slug":46,"title":47,"keywords":48,"description":49,"schema_data":50,"social_meta":107,"head_meta":109,"extra_data":111,"updated_unix":113},113,"id","measuring-and-developing-self-concept-toward-the-formation-of-childrens-personality","Mengukur dan Mengembangkan Konsep Diri - Anak Menuju Terbentuknya Kepribadian Anak","","Penelitian ini bertujuan memberi gambaran yang tepat mengenai konsep diri anak menuju terbentuknya kepribadian anak di SMA Islam Harapan Ibu serta mengembangkan pendekatan praktis dari konsep pendidikan yang bersifat teoritis agar mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian menggunakan metode deskriptif pada siswa kelas XI (30 siswa) dengan purposive sampling, melalui konsep diri, angket, dan wawancara. Hasil menunjukkan pengembangan konsep diri membentuk kepribadian dengan 75% kategori baik sekali, 19% baik, 6% cukup, serta respons positif siswa mencapai 78%.",{"@graph":51,"@context":106},[52,68,89],{"@type":53,"itemListElement":54},"BreadcrumbList",[55,59,62,65],{"item":56,"name":57,"@type":58,"position":9},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":60,"name":10,"@type":58,"position":61},"https://docshare.wps.com/id/template/",2,{"item":63,"name":39,"@type":58,"position":64},"https://docshare.wps.com/id/template/umum/",3,{"item":66,"name":47,"@type":58,"position":67},"https://docshare.wps.com/id/template/measuring-and-developing-self-concept-toward-the-formation-of-childrens-personality/234167/",4,{"url":66,"name":47,"@type":69,"image":70,"author":75,"headline":47,"publisher":78,"fileFormat":81,"inLanguage":45,"description":49,"dateModified":82,"datePublished":83,"encodingFormat":81,"isAccessibleForFree":84,"interactionStatistic":85},"DigitalDocument",{"url":71,"@type":72,"width":73,"height":74},"https://docshare.wps.com/thumbnails/measuring-and-developing-self-concept-toward-the-formation-of-childrens-personality/234167.png","ImageObject",442,249,{"name":76,"@type":77},"Hazel","Person",{"url":56,"name":79,"@type":80},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-09-22","2026-09-10",true,{"@type":86,"interactionType":87,"userInteractionCount":61},"InteractionCounter",{"@type":88},"ViewAction",{"@type":90,"mainEntity":91},"FAQPage",[92,98,102],{"name":93,"@type":94,"acceptedAnswer":95},"Apa tujuan penelitian mengukur dan mengembangkan konsep diri anak?","Question",{"text":96,"@type":97},"Penelitian bertujuan memberikan gambaran yang tepat tentang konsep diri anak menuju terbentuknya kepribadian anak serta mengembangkan pendekatan praktis dari konsep pendidikan teoritis agar mudah diterapkan sehari-hari.","Answer",{"name":99,"@type":94,"acceptedAnswer":100},"Metode dan sampel apa yang digunakan dalam penelitian?",{"text":101,"@type":97},"Penelitian menggunakan metode deskriptif. Populasi adalah siswa kelas XI SMA Islam Harapan Ibu, dengan sampel 30 siswa menggunakan purposive sampling.",{"name":103,"@type":94,"acceptedAnswer":104},"Bagaimana data dikumpulkan dan apa hasil utamanya?",{"text":105,"@type":97},"Data dikumpulkan melalui konsep diri anak, angket, dan pedoman wawancara. Hasil menunjukkan pembentukan kepribadian berada pada 75% kategori baik sekali, 19% baik, dan 6% cukup, serta respons siswa setelah penerapan mencapai 78%.","https://schema.org",{"og:url":66,"og:type":108,"og:title":47,"og:site_name":79,"og:description":49},"article",{"robots":110,"canonical":66},"index,follow",{"doc_id":112,"site_id":44},234167,1790063856,{"code":4,"msg":5,"data":115},{"doc_id":112,"user_id":116,"nickname":76,"user_avatar":117,"doc_module":9,"category_id":38,"category_name":39,"doc_title":47,"doc_description":49,"doc_content":118,"file_id":119,"file_url":120,"file_type":121,"file_size":122,"view_count":9,"is_deleted":4,"is_public":9,"is_downloadable":9,"audit_status":9,"page_count":123,"language":124,"language_code":45,"site_id":44,"html_lang":45,"table_of_contents":125,"faqs":126,"seo_title":127,"seo_description":49,"update_tm":128,"read_time":67},137441390410,"https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/2000252f4ab5702993?_k=1776741390130283984","MENGUKUR DAN MENGEMBANGKAN KONSEP DIRIANAK MENUJU TERBENTUKNYA KEPRIBADIAN ANAK  \nKartono  \nProgram Studi Pendidikn Bahasa Inggris Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Indraprasta PGRI  \n[kartono.hi@gmail.com](kartono.hi@gmail.com)  \n081511141726  \nAbstract: The purpose of this research is to give a correct view about forming a student’s personality in SMAHarapan Ibu, and developing a method from an education concept to be something that easily applicable in everyday life. There are several obstacles to overcome when trying to know a teenager. A process of searching one’s identity is done with familiarizing oneself onto someone else or a certain group. Forming an idol, they will go through different processes. The method is a descriptive method. The populations are students of grade XI (eleventh) from SMA HarapanIbu. Samples are taken from 30 grade XI student with purposive sampling. The gathered data is in a form of personality concepts, questionnaires and interviews. Study shows that establishing student personality concepts can form a student’s character. Establishing a student personality concept can form a student’s character in a category on“very good”, “good”, and “enough”. After that, students responded well after the concept has been applied to them.  \nKey words: Measure, Establish, Personality Concept, Student’s Character  \nAbstrak: Penelitian ini bertujuan untuk (1) memberikan gambaran yang tepat mengenaikonsep diri anak menuju terbentuknya kepribadian anak di SMA Islam Harapan Ibu Pondok Pinang Jakarta Selatan, dan (2) mengembangkan pendekatan praktis dari konsep pendidikanyang teoritis menjadi suatu hal yang dapat dengan mudah diaplikasikan dalam kehidupansehari-hari.Ada beberapa rambu yang harus dipahami pada saat mengenal diri seorang remaja. Proses pencarian identitas yang dilakukan oleh seseorang, dimana pencarian identitas tersebut dilakukan melalui proses untuk mendekatkan diri dengan orang lain atau kelompok masyarakattertentu. Pembentukan sosok idola yang terjadi pada diri seseorang akan melalui proses yang berbeda Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Populasidalam penelitian ini adalah siswa kelas XI SMA Islam Harapan Ibu Pondok Pinang Jakarta Selatan. Sampel yang diambil adalah kelas XI yang berjumlah 30 siswa yang diambil secara purposive sampling. Data yang terkumpul dalam penelitian ini berupa konsep diri anak, angket dan pedoman wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mengukur dan mengembangan konsep diri anak dapat membentuk kepribadian anak. Mengembangkan konsep diri anak dapat membentuk kepribadian anak sebesar 75% kategori baik sekali, 19% kategori baik dan 6% dengan kategori cukup. Selain itu siswa merespon baik (78%) setelah diterapkan pengembangan konsep diri.  \n.  \nKata kunci:Mengukur, Mengembangkan, konsep diri , Kepribadian Anak  \nPENDAHULUAN  \nKonsep diri merupakan cara pandangdiri dalam melakukan penilaian pada dirinya sendiri. Mengingat tingginya variasiantarmanusia tentu konsep diri antarorang akan sangat unik dan luar biasa bervariasi. Konsep diri, dalam perkembangan psikologidi Indonesia , bukanlah sesuatu yang baru, namun dalam aplikasi yang berkaitan dalam kehidupan sehari-hari belum terlalu populeruntuk kalangan awam.  \nKonsep diri merupakan hasildari proses mengenali diri sendiri atau deskripsi diri. Mengenali diri mulai dari penampilan fisik, seperti cantik/gantengnya wajah seseorang, maupunbentuk tubuh. Kemudian berkembang kepada pengenalan diri nonfisik sepertisejauhmana kepandaian saya, sudah sebaik apakah tingkah laku saya. Pengenalan dirimerupakan hasil dari pemahaman yang dikembangkan dari pengalaman, yang dihadapi oleh seseorang ketika menjalanihidupnya.  \nCara yang sederhana dalam melakukanproses deskripsi diri adalah dengan menggunakan metode The Looking Glass Self, apa yang kita lihat ketika kita bercermin, saatitu kita melihat imajinasi diri. Selain proses The Looking Glass Self, konsep diri dapatterbentuk dari kumpulan perasaaan d","cbCaimCGXWIjTA0u","https://ap.wps.com/l/cbCaimCGXWIjTA0u","pdf",58993,12,"Indonesian","# PENDAHULUAN\n## Konsep diri sebagai cara pandang\n## The Looking Glass Self dan pembentukan konsep diri\n## Aspek pengukuran konsep diri anak\n## Konsep diri dan pengaruhnya terhadap kepribadian","[{\"question\":\"Apa tujuan penelitian mengukur dan mengembangkan konsep diri anak?\",\"answer\":\"Penelitian bertujuan memberikan gambaran yang tepat tentang konsep diri anak menuju terbentuknya kepribadian anak serta mengembangkan pendekatan praktis dari konsep pendidikan teoritis agar mudah diterapkan sehari-hari.\"},{\"question\":\"Metode dan sampel apa yang digunakan dalam penelitian?\",\"answer\":\"Penelitian menggunakan metode deskriptif. Populasi adalah siswa kelas XI SMA Islam Harapan Ibu, dengan sampel 30 siswa menggunakan purposive sampling.\"},{\"question\":\"Bagaimana data dikumpulkan dan apa hasil utamanya?\",\"answer\":\"Data dikumpulkan melalui konsep diri anak, angket, dan pedoman wawancara. Hasil menunjukkan pembentukan kepribadian berada pada 75% kategori baik sekali, 19% baik, dan 6% cukup, serta respons siswa setelah penerapan mencapai 78%.\"}]","Mengukur dan Mengembangkan Konsep Diri - Anak Menuju Terbentuknya Kepribadian Anak | PDF",1789084334]