[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-seo-235674-113":3,"detail-sidebar-cat-1-id-113":74,"doc-detail-235674-id":108},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"ok",{"site_id":7,"language":8,"slug":9,"title":10,"keywords":11,"description":12,"schema_data":13,"social_meta":67,"head_meta":69,"extra_data":71,"updated_unix":73},113,"id","materi-naskah-game-ii-game-multimedia","Materi Naskah Game - II. Multimedia Permainan (Game)","","Materi ini membahas pengembangan produk multimedia untuk game melalui tiga tahap utama: pra-produksi, produksi, dan paska produksi, dengan penekanan khusus pada pra-produksi. Pra-produksi mencakup penyusunan konsep dasar (ide, objektif, tema, target audiens, teknologi, media/platform), perumusan gameplay (pola, aturan, mekanisme interaksi pemain, pencapaian objektif dan pengalaman bermain), penyusunan asset serta level design, serta test play/prototyping untuk menguji dan memperbaiki gameplay. Output tahap pra-produksi disejajarkan dengan proses film, dengan perbedaan pada script dan storyboard, termasuk contoh yang merujuk Gambar 7.9 dan 7.10. Di bagian tugas, peserta memilih game favorit, memainkannya, lalu menyusun naskah mengikuti tahapan tersebut.",{"@graph":14,"@context":66},[15,34,49],{"@type":16,"itemListElement":17},"BreadcrumbList",[18,23,27,31],{"item":19,"name":20,"@type":21,"position":22},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":24,"name":25,"@type":21,"position":26},"https://docshare.wps.com/id/template/","Template",2,{"item":28,"name":29,"@type":21,"position":30},"https://docshare.wps.com/id/template/presentasi/","Presentasi",3,{"item":32,"name":10,"@type":21,"position":33},"https://docshare.wps.com/id/template/materi-naskah-game-ii-game-multimedia/235674/",4,{"url":32,"name":10,"@type":35,"author":36,"headline":10,"publisher":39,"fileFormat":42,"inLanguage":8,"description":12,"dateModified":43,"datePublished":43,"encodingFormat":42,"isAccessibleForFree":44,"interactionStatistic":45},"DigitalDocument",{"name":37,"@type":38},"Ophelia","Person",{"url":19,"name":40,"@type":41},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-09-11",true,{"@type":46,"interactionType":47,"userInteractionCount":4},"InteractionCounter",{"@type":48},"ViewAction",{"@type":50,"mainEntity":51},"FAQPage",[52,58,62],{"name":53,"@type":54,"acceptedAnswer":55},"Apa tiga tahap utama dalam pengembangan produk multimedia untuk game?","Question",{"text":56,"@type":57},"Pengembangan dilakukan melalui tahap pra-produksi, produksi, dan paska produksi.","Answer",{"name":59,"@type":54,"acceptedAnswer":60},"Apa saja yang dilakukan pada tahap pra-produksi bagian penyusunan konsep dasar?",{"text":61,"@type":57},"Penyusunan konsep dasar meliputi ide dasar, objektif, tema, target audiensi, teknologi, media atau platform, serta batasan lain.",{"name":63,"@type":54,"acceptedAnswer":64},"Bagaimana test play (prototyping) berperan dalam pengembangan game?",{"text":65,"@type":57},"Test play membuat prototype untuk menguji gameplay dan konsep, baik per level maupun keseluruhan, lalu melakukan perbaikan yang diperlukan. Jika dikerjakan tim, tahap ini memberi gambaran lengkap untuk mempermudah pengembangan berikutnya.","https://schema.org",{"og:url":32,"og:type":68,"og:title":10,"og:site_name":40,"og:description":12},"article",{"robots":70,"canonical":32},"index,follow",{"doc_id":72,"site_id":7},235674,1789099721,{"code":4,"msg":75,"data":76},"success",[77,81,85,89,93,96,100,104],{"id":78,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":79,"show_sort_weight":4,"slug":80},178,"Faktur","faktur",{"id":82,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":83,"show_sort_weight":4,"slug":84},192,"Formulir","formulir-192",{"id":86,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":87,"show_sort_weight":4,"slug":88},180,"Media Sosial","media-sosial",{"id":90,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":91,"show_sort_weight":4,"slug":92},179,"Poster","poster",{"id":94,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":29,"show_sort_weight":4,"slug":95},176,"presentasi",{"id":97,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":98,"show_sort_weight":4,"slug":99},177,"Resume","resume",{"id":101,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":102,"show_sort_weight":4,"slug":103},182,"Surat","surat-a95d00d3aaf04f3b854ecf140f00d385",{"id":105,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":106,"show_sort_weight":4,"slug":107},183,"Umum","umum-07d1ff437201438088836b2b1ed3c90f",{"code":4,"msg":75,"data":109},{"doc_id":72,"user_id":110,"nickname":37,"user_avatar":111,"doc_module":22,"category_id":94,"category_name":29,"doc_title":10,"doc_description":12,"doc_content":112,"file_id":113,"file_url":114,"file_type":115,"file_size":116,"view_count":4,"is_deleted":4,"is_public":22,"is_downloadable":22,"audit_status":22,"page_count":30,"language":117,"language_code":8,"site_id":7,"html_lang":8,"table_of_contents":118,"faqs":119,"seo_title":120,"seo_description":12,"update_tm":73,"read_time":22},7971461741311,"https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/74000253aff267980c6?x-image-process=image/resize,m_fixed,w_180,h_180&k=1779345379180704826","II. Multimedia Permainan (Game)  \nPengembangan produk multimedia untuk game, proses yang dapat dilakukan terdiridari tiga tahap yaitu pra-produksi, produksi dan paska produksi.1 Tahap pra-produksiterdiri dari:  \na. Penyusunan Konsep Dasar. Pada tahap ini dilakukan penyusunan berbagai elemendasar game seperti: ide dasar, objektif, tema, target audiensi, teknologi, media atau platform, serta batasan-batasan lain.  \nb. Perumusan Gameplay. Merumuskan permainan game yang digunakan pada gameseperti pola, aturan, atau mekanisme yang mengatur bagaimana proses interaksi pemain dengan game yang diciptakan. Selain itu, pada bagian ini juga dilakukan pengaturan bagaimana seorang pemain bisa memenuhi objektif dari game dan mendapatkan pengalaman bermain yang menyenangkan.  \nc. Penyusunan Asset dan Level Design. Pada bagian ini menyusun konsep dari semua karakter serta asset atau bahan-bahan yang diperlukan termasuk suara atau musik. Pada tahap ini juga sudah dimulai melakukan level design atau pengelompokan tingkat kesulitan serta berbagai asset yang tepat pada tiap level (jika ada lebih dari 1 level) sehingga game tersebut dapat menghadirkan pengalaman bermain yang optimal.  \nd. Test Play (Prototyping) . Membuat prototype untuk menguji gameplay dan berbagaikonsep yang telah disusun, baik dalam tiap level maupun secara keseluruhan, serta melakukan berbagai perbaikan yang diperlukan. Untuk pengembangan yang dilakukansecara tim, tahap ini berfungsi untuk memberikan gambaran lengkap untuk mempermudah proses pengembangan selanjutnya.  \nOutput dari tahap pra-produksi untuk pengembangan game ini hampir sama dengansaat pembuatan film. Perbedaan yang ada mungkin hanya sedikit terutama dalambentuk script dan storyboard. Komponen-komponen yang ditulis dalam template rancangan inilah yang membuatnya sedikit berbeda. Apalagi game yang cenderungmemiliki komponen skor, waktu bermain, bonus, dan obyek lainnya yang dibutuhkan. Contoh Script dan Storyboard untuk pengembangan game ditunjukkan pada Gambar  \n7.9 dan 7.10.  \n1  [http://tekno.kompas.com/read/2013/08/21/1226508/7.Tahap.Pengembangan.](http://tekno.kompas.com/read/2013/08/21/1226508/7.Tahap.Pengembangan.Game diakses)[Game](http://tekno.kompas.com/read/2013/08/21/1226508/7.Tahap.Pengembangan.Game diakses)[ diakses](http://tekno.kompas.com/read/2013/08/21/1226508/7.Tahap.Pengembangan.Game diakses), 17 Nopember 2015  \n\n| Game SCRIPT TEMPLATE\u003Cbr>David Kennerly\u003Cbr>Int/Ext. Location. Day/NIGHT\u003Cbr>Description. Blah blah blah blah blah blah blah blah blah blah blah blah blah blah blah blah blah blah blah blah blah. CHARACTER intro.\u003Cbr>CHARACTER\u003Cbr>Dialogue. Blah blah blah blah\u003Cbr>blah blah blah blah blah blah\u003Cbr>blah.\u003Cbr>Ext. Location 1 ‐ Day\u003Cbr>Description. Blah blah blah blah blah blah blah blah blah blah blah blah blah blah blah blah blah blah blah blah blah.\u003Cbr>[PLAYER]\u003Cbr>Dialogue. Blah blah blah blah\u003Cbr>blah blah blah blah blah blah\u003Cbr>blah.\u003Cbr>[IF done, THEN go to scene \"Scene 3\".]\u003Cbr>Ext. Location 2 ‐ NIGHT\u003Cbr>Description. Blah blah blah blah blah blah blah blah blah blah blah blah blah blah blah blah blah blah blah blah blah. |  |\n| --- | --- |\n| Scene\u003Cbr>Scene\u003Cbr>Scene Help.\u003Cbr>SCENE 1 | [SELECT SCENE] 1.\u003Cbr>2.\u003Cbr>3. |\n| [Go to scene, \"Location 1\" .]\u003Cbr>SCENE 2\u003Cbr>[Go to scene, \"Location 2\" .] |  |\n\nGambar 7.9. Contoh Script Game (Sumber: Kennerly, 2011)  \nGambar 7.10. Contoh Storyboard Game (Sumber:Kennerly, 2011)  \nTUGAS  \n􀁸 Pilihlah sebuah game yang Anda gemari, kemudian bermainlah.  \n􀁸 Berdasarkan permainan tersebut, buatlah naskah untuk game tersebut mengikuti tahapan penulisan game yaitu:  \no Penyusunan Konsep Dasar  \no Perumusan Gameplay  \no Penyusunan Asset dan Level Design  \no Test Play (Prototyping) .","cbCaiejaLoCLTfij","https://ap.wps.com/l/cbCaiejaLoCLTfij","pdf",805206,"Indonesian","# II. Multimedia Permainan (Game)\n## Tahap pra-produksi: konsep, gameplay, asset & level design, test play\n## Perbandingan dengan proses pembuatan film (script dan storyboard)\n## Contoh script dan storyboard (Gambar 7.9, 7.10)\n## Tugas: memilih game, bermain, dan menyusun naskah","[{\"question\":\"Apa tiga tahap utama dalam pengembangan produk multimedia untuk game?\",\"answer\":\"Pengembangan dilakukan melalui tahap pra-produksi, produksi, dan paska produksi.\"},{\"question\":\"Apa saja yang dilakukan pada tahap pra-produksi bagian penyusunan konsep dasar?\",\"answer\":\"Penyusunan konsep dasar meliputi ide dasar, objektif, tema, target audiensi, teknologi, media atau platform, serta batasan lain.\"},{\"question\":\"Bagaimana test play (prototyping) berperan dalam pengembangan game?\",\"answer\":\"Test play membuat prototype untuk menguji gameplay dan konsep, baik per level maupun keseluruhan, lalu melakukan perbaikan yang diperlukan. Jika dikerjakan tim, tahap ini memberi gambaran lengkap untuk mempermudah pengembangan berikutnya.\"}]","Materi Naskah Game - II. Multimedia Permainan (Game) | PDF"]