[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-1-id-113":3,"doc-seo-233702-113":41,"doc-detail-233702-id":114},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37],{"id":8,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":11,"show_sort_weight":4,"slug":12},178,1,"Template","Faktur","faktur",{"id":14,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":15,"show_sort_weight":4,"slug":16},192,"Formulir","formulir-192",{"id":18,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":19,"show_sort_weight":4,"slug":20},180,"Media Sosial","media-sosial",{"id":22,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":23,"show_sort_weight":4,"slug":24},179,"Poster","poster",{"id":26,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":27,"show_sort_weight":4,"slug":28},176,"Presentasi","presentasi",{"id":30,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":31,"show_sort_weight":4,"slug":32},177,"Resume","resume",{"id":34,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":35,"show_sort_weight":4,"slug":36},182,"Surat","surat-a95d00d3aaf04f3b854ecf140f00d385",{"id":38,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":39,"show_sort_weight":4,"slug":40},183,"Umum","umum-07d1ff437201438088836b2b1ed3c90f",{"code":4,"msg":42,"data":43},"ok",{"site_id":44,"language":45,"slug":46,"title":47,"keywords":48,"description":49,"schema_data":50,"social_meta":107,"head_meta":109,"extra_data":111,"updated_unix":113},113,"id","learning-planning-meeting-10-materials","PERENCANAAN PEMBELAJARAN - Materi Pertemuan ke-10","","Materi Pertemuan ke-10 membahas perencanaan pembelajaran sebagai langkah awal untuk mencapai keberhasilan kegiatan secara optimal. Pembelajaran dipandang sebagai proses interaksi peserta didik dengan pendidik dan sumber belajar yang dirancang pada lingkungan kondusif. Materi menekankan peran guru profesional dalam menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) melalui pemahaman hakikat, prinsip penyusunan, serta dasar regulasi yang mewajibkan RPP. Uraian dilanjutkan dengan alasan perlunya RPP dan pengertian RPP sesuai ketentuan standar proses.",{"@graph":51,"@context":106},[52,68,89],{"@type":53,"itemListElement":54},"BreadcrumbList",[55,59,62,65],{"item":56,"name":57,"@type":58,"position":9},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":60,"name":10,"@type":58,"position":61},"https://docshare.wps.com/id/template/",2,{"item":63,"name":39,"@type":58,"position":64},"https://docshare.wps.com/id/template/umum/",3,{"item":66,"name":47,"@type":58,"position":67},"https://docshare.wps.com/id/template/learning-planning-meeting-10-materials/233702/",4,{"url":66,"name":47,"@type":69,"image":70,"author":75,"headline":47,"publisher":78,"fileFormat":81,"inLanguage":45,"description":49,"dateModified":82,"datePublished":83,"encodingFormat":81,"isAccessibleForFree":84,"interactionStatistic":85},"DigitalDocument",{"url":71,"@type":72,"width":73,"height":74},"https://docshare.wps.com/thumbnails/learning-planning-meeting-10-materials/233702.png","ImageObject",442,249,{"name":76,"@type":77},"Jiven","Person",{"url":56,"name":79,"@type":80},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-09-21","2026-09-10",true,{"@type":86,"interactionType":87,"userInteractionCount":9},"InteractionCounter",{"@type":88},"ViewAction",{"@type":90,"mainEntity":91},"FAQPage",[92,98,102],{"name":93,"@type":94,"acceptedAnswer":95},"Mengapa guru perlu menyusun RPP?","Question",{"text":96,"@type":97},"Karena perencanaan berkualitas mengoptimalkan hasil kegiatan pembelajaran. Guru profesional juga wajib merancang pembelajaran bermutu, melaksanakan proses, serta menilai dan mengevaluasi hasil belajar sesuai amanat regulasi.","Answer",{"name":99,"@type":94,"acceptedAnswer":100},"Apa pengertian RPP menurut Permendikbud No 22 Tahun 2016?",{"text":101,"@type":97},"RPP adalah rencana kegiatan pembelajaran tatap muka untuk satu pertemuan atau lebih, dikembangkan dari silabus untuk mengarahkan kegiatan peserta didik menuju capaian Kompetensi Dasar.",{"name":103,"@type":94,"acceptedAnswer":104},"Berdasarkan materi, faktor apa yang menyebabkan masih ada guru tidak menyusun RPP?",{"text":105,"@type":97},"Di lapangan banyak guru belum memahami dengan benar hakikat RPP, prinsip-prinsip penyusunannya, serta pentingnya RPP disusun sehingga menimbulkan kebiasaan copy-paste dari RPP sebelumnya.","https://schema.org",{"og:url":66,"og:type":108,"og:title":47,"og:site_name":79,"og:description":49},"article",{"robots":110,"canonical":66},"index,follow",{"doc_id":112,"site_id":44},233702,1789974536,{"code":4,"msg":5,"data":115},{"doc_id":112,"user_id":116,"nickname":76,"user_avatar":117,"doc_module":9,"category_id":38,"category_name":39,"doc_title":47,"doc_description":49,"doc_content":118,"file_id":119,"file_url":120,"file_type":121,"file_size":122,"view_count":9,"is_deleted":4,"is_public":9,"is_downloadable":9,"audit_status":9,"page_count":123,"language":124,"language_code":45,"site_id":44,"html_lang":45,"table_of_contents":125,"faqs":126,"seo_title":127,"seo_description":49,"update_tm":128,"read_time":129},1099513958607,"https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/100002390cf8733938c?x-image-process=image/resize,m_fixed,w_180,h_180&k=1778829742770036399","Materi Pertemuan ke-10:  \nPERENCANAAN PEMBELAJARAN  \nUraian Materi  \nSeseorang yang menginginkan kesuksesan dalam melaksanakan suatu kegiatan, tentu diawali dengan perencanaan yang baik. Kualitas suatu perencanaan, sangat menentukan optimalisasi pelaksanaan kegiatan. Seseorang yang melakukan kegiatan tanpa perencanaan dapat dipastikan akan menghasilkan kegiatan yang kurang optimal, atau bahkan cenderung mengalami kegagalan karena tidak memiliki acuan yang jelas.  \nPembelajaran merupakan proses interaksi peserta didik dengan pendidik dan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar (UU No 23 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional) . Hasil belajar yang diharapkan tersurat pada konsep Slavin (1994), pembelajarandidefinisikan sebagai perubahan tingkah laku individu yang disebabkan oleh pengalaman. Menganalisis dari dua pengertian di atas mengandung makna bahwa “pembelajaran”merupakan suatu kegiatan kompleks yang harus didesain agar terjadi interaksi (dua individu yang berbeda karakternya) pada lingkungan belajar yang kondusif. Hasil interaksi tersebut diharapkan mampu mengembangkan potensi dan perubahan tingkah peserta didik sesuaimasanya.  \nPendidikan di Indonesia, perencanaan kegiatan belajar mengajar dikenal dengan konsep Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) . RPP merupakan rencana yang menggambarkan prosedur dan pengorganisasian pembelajaran untuk mencapai satu kompetensi yang telahditetapkan dalam standar isi dan dijabarkan dalam silabus. Pengalaman empirik di beberapa sekolah, banyak guru beranggapan bahwa menyusun RPP tidak penting. Gejala ini dapat diidentifikasi, makin banyak guru yang copy paste, RPP beberapa tahun sebelumnya. Padahal kondisi dan karakteristik peserta didik berubah setiap semester. Bagi mereka, yang terpenting adalah mengajar dan siswa mendapat pelajaran. Pemikiran guru seperti ini, perludilurus. Hakikat jabatan profesional bahwa semua kegiatan jabatan dari aspek perencanaan, pelaksanaan dan penilaian dalam pembelajaran harus dapat dipertanggungjawabkan kepadapemangku jabatan. Dengan demikian sebutan guru profesional, memang layak disandangoleh guru.  \nKenyataan di lapangan menunjukkan bahwa masih banyak guru tidak menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Faktor penyebab guru tidak menyusun RPP antara lain tidak memahami dengan benar apa sesungguhnya hakikat RPP, bagaimana prinsip-prinsip penyusunan RPP serta apa pentingnya RPP disusun. Materi hakikat RPP ini akan memberikan pemahaman  \nkepada Saudara tentang apakah RPP itu? Bagaimana prinsip-prinsip penyusunan RPP? Dan mengapa RPP penting disusun oleh guru?  \nA. Hakikat RPP  \n1. Mengapa Guru perlu menyusun RPP?  \nUntuk mengoptimalkan hasil suatu kegiatan, tentunya diawali oleh perencanaan kegiatan yang berkualitas. Pendidikan (atau dalam arti mikro disebut pembelajaran) merupakan aktivitas profesi yang komplek. Peraturan Pemerintah No  \n74 tahun 2008 tentang Guru, mengamanatkan bahwa guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik pada pendidikan anak usia dini, jalur pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah. Bahkan UU  \n14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, memberikan penekanan bahwa guru dalam melaksanakan tugas keprofesionalan, berkewajiban merencanakan pembelajaran, melaksanakan proses pembelajaran yang bermutu, serta menilai dan mengevaluasi hasil pembelajaran.  \nBagi guru profesional, perlu menyadari bahwa proses pembelajaran harusdapat menjadikan proses belajar secara internal pada diri peserta didik, akibat adanya stimulus luar yang diberikan guru, teman, lingkungan yang dikondisikan. Proses belajar tersebut, mungkin pula terjadi akibat dari stimulus dalam diri peserta didik, karena dorongan keingintahuan yang besar. Proses pembelajaran dapat pula terjadisebagai gabungan dari stimulus luar dan dari dalam peserta didik. Dalam prosespembelajaran, guru perlu mendesain/merancang kedua stimulus pada diri setiappeserta","cbCaibe5sJrPaqNr","https://ap.wps.com/l/cbCaibe5sJrPaqNr","pdf",854980,29,"Indonesian","# PERENCANAAN PEMBELAJARAN\n# Uraian Materi\n## Hakikat RPP\n### Mengapa Guru perlu menyusun RPP?\n### Pengertian RPP","[{\"question\":\"Mengapa guru perlu menyusun RPP?\",\"answer\":\"Karena perencanaan berkualitas mengoptimalkan hasil kegiatan pembelajaran. Guru profesional juga wajib merancang pembelajaran bermutu, melaksanakan proses, serta menilai dan mengevaluasi hasil belajar sesuai amanat regulasi.\"},{\"question\":\"Apa pengertian RPP menurut Permendikbud No 22 Tahun 2016?\",\"answer\":\"RPP adalah rencana kegiatan pembelajaran tatap muka untuk satu pertemuan atau lebih, dikembangkan dari silabus untuk mengarahkan kegiatan peserta didik menuju capaian Kompetensi Dasar.\"},{\"question\":\"Berdasarkan materi, faktor apa yang menyebabkan masih ada guru tidak menyusun RPP?\",\"answer\":\"Di lapangan banyak guru belum memahami dengan benar hakikat RPP, prinsip-prinsip penyusunannya, serta pentingnya RPP disusun sehingga menimbulkan kebiasaan copy-paste dari RPP sebelumnya.\"}]","PERENCANAAN PEMBELAJARAN - Materi Pertemuan ke-10 | PDF",1789080120,10]