[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-1-id-113":3,"doc-seo-234053-113":41,"doc-detail-234053-id":108},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37],{"id":8,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":11,"show_sort_weight":4,"slug":12},178,1,"Template","Faktur","faktur",{"id":14,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":15,"show_sort_weight":4,"slug":16},192,"Formulir","formulir-192",{"id":18,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":19,"show_sort_weight":4,"slug":20},180,"Media Sosial","media-sosial",{"id":22,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":23,"show_sort_weight":4,"slug":24},179,"Poster","poster",{"id":26,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":27,"show_sort_weight":4,"slug":28},176,"Presentasi","presentasi",{"id":30,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":31,"show_sort_weight":4,"slug":32},177,"Resume","resume",{"id":34,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":35,"show_sort_weight":4,"slug":36},182,"Surat","surat-a95d00d3aaf04f3b854ecf140f00d385",{"id":38,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":39,"show_sort_weight":4,"slug":40},183,"Umum","umum-07d1ff437201438088836b2b1ed3c90f",{"code":4,"msg":42,"data":43},"ok",{"site_id":44,"language":45,"slug":46,"title":47,"keywords":48,"description":49,"schema_data":50,"social_meta":101,"head_meta":103,"extra_data":105,"updated_unix":107},113,"id","appendix-ministry-of-finance-regulation-no-217pmk042010-on-objections-in-customs-sample-format-for-objection-submission-letter","LAMPIRAN - PERATURAN MENTERI KEUANGAN NOMOR 217/PMK.04/2010 TENTANG KEBERATAN DI BIDANG KEPABEANAN - CONTOH FORMAT SURAT PENGAJUAN KEBERATAN","","Lampiran memuat contoh format Surat Pengajuan Keberatan dalam bidang kepabeanan berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 217/PMK.04/2010. Dokumen menyediakan isian nomor, tanggal, lampiran, pokok keberatan, identitas pengaju, serta uraian keberatan atas penetapan bea masuk/cukai atau sanksi administrasi. Terdapat penjelasan persyaratan pengajuan, alasan keberatan, serta daftar bukti pendukung yang dilampirkan, termasuk data dan dokumen terkait tarif maupun nilai pabean.",{"@graph":51,"@context":100},[52,68,83],{"@type":53,"itemListElement":54},"BreadcrumbList",[55,59,62,65],{"item":56,"name":57,"@type":58,"position":9},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":60,"name":10,"@type":58,"position":61},"https://docshare.wps.com/id/template/",2,{"item":63,"name":35,"@type":58,"position":64},"https://docshare.wps.com/id/template/surat/",3,{"item":66,"name":47,"@type":58,"position":67},"https://docshare.wps.com/id/template/appendix-ministry-of-finance-regulation-no-217pmk042010-on-objections-in-customs-sample-format-for-objection-submission-letter/234053/",4,{"url":66,"name":47,"@type":69,"author":70,"headline":47,"publisher":73,"fileFormat":76,"inLanguage":45,"description":49,"dateModified":77,"datePublished":77,"encodingFormat":76,"isAccessibleForFree":78,"interactionStatistic":79},"DigitalDocument",{"name":71,"@type":72},"Ivy","Person",{"url":56,"name":74,"@type":75},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-09-10",true,{"@type":80,"interactionType":81,"userInteractionCount":4},"InteractionCounter",{"@type":82},"ViewAction",{"@type":84,"mainEntity":85},"FAQPage",[86,92,96],{"name":87,"@type":88,"acceptedAnswer":89},"Apa saja bagian utama yang harus diisi dalam Surat Pengajuan Keberatan?","Question",{"text":90,"@type":91},"Surat memuat nomor dan tanggal, lampiran, hal/jenis keberatan, tujuan kepada Direktur Jenderal Bea dan Cukai melalui pejabat terkait, identitas penandatangan serta perusahaan, dan uraian keberatan atas penetapan yang menjadi dasar kewajiban pembayaran atau konsekuensi lainnya.","Answer",{"name":93,"@type":88,"acceptedAnswer":94},"Bagaimana cara mengisi bagian “Hal : Keberatan atas penetapan” dan jenis keberatan?",{"text":95,"@type":91},"Jenis keberatan diisi sesuai kategori, misalnya “penetapan tarif”, sedangkan pada bagian nomor (5) diisi jenis keberatan yang menjadi pokok pengajuan, lalu dijabarkan atas penetapan tersebut beserta surat penetapannya.",{"name":97,"@type":88,"acceptedAnswer":98},"Dokumen bukti pendukung apa yang dapat dilampirkan untuk pengajuan keberatan atas penetapan tarif?",{"text":99,"@type":91},"Lampiran memuat contoh bukti seperti pemberitahuan pabean, invoice, packing list, bill of lading/airway bill, certificate of origin, informasi produk (mis. brosur/katalog), data teknis/spesifikasi barang, formulir preferensi tarif, surat penetapan klasifikasi sebelum impor, surat keterangan eksportir/pabrikan, serta bukti pendukung lainnya.","https://schema.org",{"og:url":66,"og:type":102,"og:title":47,"og:site_name":74,"og:description":49},"article",{"robots":104,"canonical":66},"index,follow",{"doc_id":106,"site_id":44},234053,1789083095,{"code":4,"msg":5,"data":109},{"doc_id":106,"user_id":110,"nickname":71,"user_avatar":111,"doc_module":9,"category_id":34,"category_name":35,"doc_title":47,"doc_description":49,"doc_content":112,"file_id":113,"file_url":114,"file_type":115,"file_size":116,"view_count":4,"is_deleted":4,"is_public":9,"is_downloadable":9,"audit_status":9,"page_count":117,"language":118,"language_code":45,"site_id":44,"html_lang":45,"table_of_contents":119,"faqs":120,"seo_title":121,"seo_description":49,"update_tm":107,"read_time":67},549758252649,"https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/8000253669c5317157?_k=1778319167496531819","LAMPIRAN I  \nPERATURAN MENTERIKEUANGAN NOMOR 217/PMK.04/2010 TENTANG KEBERATAN DI BIDANG KEPABEANAN  \nCONTOH FORMAT  \nSURAT PENGAJUAN KEBERATANKOP SURAT ORANG YANG MENGAJUKAN KEBERATAN  \nNomor : ................... (1) ..................... .....(2)......,  \n.. tanggal......(3) .......  \nLampiran : ................... (4) .....................  \n..  \nHal : Keberatan atas penetapan .(5) ..................  \n....................  \nYth. Direktur Jenderal Bea dan Cukai up. ...........................(6) ..........................  \nmelalui  \n.................................(7) .........................  \nKami yang bertanda tangan di bawah ini:  \nNama : ......................................... (8) ..............................................  \n.....  \nJabatan : ......................................... (9) ..............................................  \n.....  \nNama : ......................................... (10) ..............................................  \nPerusahaan    \nAlamat : ......................................... (11) ..............................................  \nPerusahaan    \nAlamat Email : ......................................... (12) ..............................................  \n.....  \nNPWP : ......................................... (13) ..............................................  \nPerusahaan    \ndengan ini mengajukan keberatan atas penetapan ……….. (14)………. sebagaimana dimaksud pada:  \n-Surat penetapan Nomor .……(15)……tanggal ….….. (16)….…..…  \n-tentang ……………………..(17)………………………………… yang mengakibatkan:  \na. kami diwajibkan untuk membayar bea masuk/cukai/sanksi administrasi berupa  \ndenda/bunga/pajak dalam rangka impor sejumlah Rp..... (18)…. (……………………….)*) .  \nb. ..………………………………(19)………………………….  \nPermohonan keberatan ini kami ajukan dengan alasan:  \n...........................................................................................................(20) ................ ..................................................  \n.................................................................................................................................................**)  \nSebagai persyaratan pengajuan keberatan, bersama ini kami lampirkan:  \na. fotokopi bukti penerimaan jaminan/bukti pelunasan tagihan/surat pernyataan barang belum dikeluarkan dari kawasan pabean*);  \nb. fotokopi surat penetapan;  \nc. data pendukung lainnya berupa …………. (21)…………….***) Demikian kami sampaikan untuk mendapatkan keputusan.  \nHormat kami,  \n.......(22) .......  \n.......(23) ........  \nTembusan:  \n1. Direktur Penerimaan dan Peraturan Kepabeanan dan Cukai;  \n2. Kepala Kantor Wilayah……(24)….……….  \n*) tidak diperlukan dalam hal tidak terdapat kekurangan pembayaran **) bila tempat tidak mencukupi dapat dipergunakan lembar lain *** diisi bila ada  \n)  \nPETUNJUK PENGISIAN SURAT PENGAJUAN KEBERATAN  \nNo. (1) s.d. (4) : Cukup jelas  \nNo. (5) : Diisi jenis keberatan, misalnya: “penetapan tarif”.  \nNo. (6) : Diisi nama jabatan (Direktur Penerimaan dan Peraturan Kepabeanan dan Cukai,  \nKepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai ...., atau Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai .....) .  \nNo. (7) : Diisi nama jabatan serta alamat Kantor Pabean tempat pengajuan keberatan,  \nmisalnya: “Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe A3 Sunda Kelapa, Jalan Nusantara, Pelabuhan Tanjung Priok di Jakarta”.  \nNo. (8) : Diisi nama Orang pribadi, sebagai wakil perusahaan, yang menandatangani surat  \npengajuan keberatan.  \nNo. (9) : Diisi nama jabatan Orang pribadi yang menandatangani surat pengajuan keberatan  \ndalam perusahaan.  \nNo. (10) s.d. : Cukup jelas.  \n(13)  \nNo. (14) : Diisi jenis keberatan, misalnya: “tarif” atau “nilai pabean”  \nNo. (15) & (16) : Diisi nomor dan tanggal surat penetapan  \ncontoh: “SPTNP-1003/WBC.07/KPP.02/2010 tanggal 13 Januari 2010”No. (17) : Diisi materi surat penetapan, misal : “penetapan tarif”.  \nNo. (18) : Diisijumlah kekurangan pembayaran bea masuk/cukai/sanksi administrasi  \nb","cbCair8NBvWV2lxV","https://ap.wps.com/l/cbCair8NBvWV2lxV","pdf",116605,10,"Indonesian","# Contoh Format Surat Pengajuan Keberatan\n## Petunjuk Pengisian Surat Pengajuan Keberatan\n# Lampiran II - Data dan/atau Bukti Pendukung\n## Data dan/atau bukti pendukung untuk penetapan tarif\n## Data dan/atau bukti pendukung untuk penetapan nilai pabean","[{\"question\":\"Apa saja bagian utama yang harus diisi dalam Surat Pengajuan Keberatan?\",\"answer\":\"Surat memuat nomor dan tanggal, lampiran, hal/jenis keberatan, tujuan kepada Direktur Jenderal Bea dan Cukai melalui pejabat terkait, identitas penandatangan serta perusahaan, dan uraian keberatan atas penetapan yang menjadi dasar kewajiban pembayaran atau konsekuensi lainnya.\"},{\"question\":\"Bagaimana cara mengisi bagian “Hal : Keberatan atas penetapan” dan jenis keberatan?\",\"answer\":\"Jenis keberatan diisi sesuai kategori, misalnya “penetapan tarif”, sedangkan pada bagian nomor (5) diisi jenis keberatan yang menjadi pokok pengajuan, lalu dijabarkan atas penetapan tersebut beserta surat penetapannya.\"},{\"question\":\"Dokumen bukti pendukung apa yang dapat dilampirkan untuk pengajuan keberatan atas penetapan tarif?\",\"answer\":\"Lampiran memuat contoh bukti seperti pemberitahuan pabean, invoice, packing list, bill of lading/airway bill, certificate of origin, informasi produk (mis. brosur/katalog), data teknis/spesifikasi barang, formulir preferensi tarif, surat penetapan klasifikasi sebelum impor, surat keterangan eksportir/pabrikan, serta bukti pendukung lainnya.\"}]","LAMPIRAN - PERATURAN MENTERI KEUANGAN NOMOR 217/PMK.04/2010 TENTANG KEBERATAN DI BIDANG KEPABEANAN - CONTOH FORMAT SURAT PENGAJUAN KEBERATAN | PDF"]