[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-seo-235041-113":3,"detail-sidebar-cat-1-id-113":74,"doc-detail-235041-id":108},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"ok",{"site_id":7,"language":8,"slug":9,"title":10,"keywords":11,"description":12,"schema_data":13,"social_meta":67,"head_meta":69,"extra_data":71,"updated_unix":73},113,"id","kemnaker-no-5-of-2017-guidelines-for-preparing-standard-operating-procedures-for-government-administration","Kemnaker No. 5 Tahun 2017 - Pedoman Penyusunan Standar Operasional Prosedur Administrasi Pemerintahan","","Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2017 menetapkan pedoman penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) Administrasi Pemerintahan di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan. Peraturan ini mengatur tujuan, ruang lingkup, manfaat SOP, serta prinsip-prinsip penyusunan yang mencakup kemudahan, efisiensi, keselarasan, keterukuran, dan kepastian hukum. Dokumen juga memperkenalkan definisi penting seperti Administrasi Pemerintahan, SOP AP, jenis pelayanan internal dan eksternal, simbol SOP, serta Satuan Kerja dan Menteri.",{"@graph":14,"@context":66},[15,34,49],{"@type":16,"itemListElement":17},"BreadcrumbList",[18,23,27,31],{"item":19,"name":20,"@type":21,"position":22},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":24,"name":25,"@type":21,"position":26},"https://docshare.wps.com/id/template/","Template",2,{"item":28,"name":29,"@type":21,"position":30},"https://docshare.wps.com/id/template/surat/","Surat",3,{"item":32,"name":10,"@type":21,"position":33},"https://docshare.wps.com/id/template/kemnaker-no-5-of-2017-guidelines-for-preparing-standard-operating-procedures-for-government-administration/235041/",4,{"url":32,"name":10,"@type":35,"author":36,"headline":10,"publisher":39,"fileFormat":42,"inLanguage":8,"description":12,"dateModified":43,"datePublished":43,"encodingFormat":42,"isAccessibleForFree":44,"interactionStatistic":45},"DigitalDocument",{"name":37,"@type":38},"Cart","Person",{"url":19,"name":40,"@type":41},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-09-11",true,{"@type":46,"interactionType":47,"userInteractionCount":4},"InteractionCounter",{"@type":48},"ViewAction",{"@type":50,"mainEntity":51},"FAQPage",[52,58,62],{"name":53,"@type":54,"acceptedAnswer":55},"Apa tujuan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 5 Tahun 2017?","Question",{"text":56,"@type":57},"Peraturan ini bertujuan sebagai pedoman dalam menyusun SOP Administrasi Pemerintahan bagi Satuan Kerja di Kementerian Ketenagakerjaan.","Answer",{"name":59,"@type":54,"acceptedAnswer":60},"Apa saja ruang lingkup pengaturan dalam peraturan ini?",{"text":61,"@type":57},"Ruang lingkup meliputi manfaat, prinsip dan pelaksanaan SOP; jenis, format, dokumen, dan penetapan SOP; serta langkah-langkah penyusunan SOP.",{"name":63,"@type":54,"acceptedAnswer":64},"Sebutkan prinsip penyusunan SOP AP menurut Pasal 5.",{"text":65,"@type":57},"Prinsip penyusunan meliputi kemudahan dan kejelasan, efisiensi dan efektivitas, keselarasan, keterukuran, dinamis, berorientasi pada pengguna/pihak yang dilayani, kepatuhan hukum, serta kepastian hukum.","https://schema.org",{"og:url":32,"og:type":68,"og:title":10,"og:site_name":40,"og:description":12},"article",{"robots":70,"canonical":32},"index,follow",{"doc_id":72,"site_id":7},235041,1789093813,{"code":4,"msg":75,"data":76},"success",[77,81,85,89,93,97,101,104],{"id":78,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":79,"show_sort_weight":4,"slug":80},178,"Faktur","faktur",{"id":82,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":83,"show_sort_weight":4,"slug":84},192,"Formulir","formulir-192",{"id":86,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":87,"show_sort_weight":4,"slug":88},180,"Media Sosial","media-sosial",{"id":90,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":91,"show_sort_weight":4,"slug":92},179,"Poster","poster",{"id":94,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":95,"show_sort_weight":4,"slug":96},176,"Presentasi","presentasi",{"id":98,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":99,"show_sort_weight":4,"slug":100},177,"Resume","resume",{"id":102,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":29,"show_sort_weight":4,"slug":103},182,"surat-a95d00d3aaf04f3b854ecf140f00d385",{"id":105,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":106,"show_sort_weight":4,"slug":107},183,"Umum","umum-07d1ff437201438088836b2b1ed3c90f",{"code":4,"msg":75,"data":109},{"doc_id":72,"user_id":110,"nickname":37,"user_avatar":111,"doc_module":22,"category_id":102,"category_name":29,"doc_title":10,"doc_description":12,"doc_content":112,"file_id":113,"file_url":114,"file_type":115,"file_size":116,"view_count":4,"is_deleted":4,"is_public":22,"is_downloadable":22,"audit_status":22,"page_count":117,"language":118,"language_code":8,"site_id":7,"html_lang":8,"table_of_contents":119,"faqs":120,"seo_title":121,"seo_description":12,"update_tm":73,"read_time":122},18829141979164,"https://eur-avatar.wpscdn.com/davatar_6f874abed73319feea01a86fa6f0fab8","# MENTERI KETENAGAKERJAANREPUBLIK INDONESIA\n\nPERATURAN MENTERI KETENAGAKERJAANREPUBLIK INDONESIANOMOR 5 TAHUN 2017TENTANG  \nPEDOMAN PENYUSUNAN STANDAR OPERASIONAL PROSEDURADMINISTRASI PEMERINTAHAN KEMENTERIAN KETENAGAKERJAAN  \nDENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESAMENTERI KETENAGAKERJAAN REPUBLIK INDONESIA,  \nMenimbang :a.  bahwa dengan diundangkannya Peraturan MenteriPendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi BirokrasiNomor 35 Tahun 2012 tentang Pedoman PenyusunanStandar OperasionalProsedurAdministrasiPemerintahan,perlu dilakukan perubahan atas PeraturanMenteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi NomorPER.01/MEN/I/2011 tentang Pedoman PenyusunanStandar Operasional Prosedur (SOP)  AdministrasiPemerintahan di Lingkungan Kementerian Tenaga Kerjadan Transmigrasi;  \nb.  bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimanadimaksud dalam huruf a perlu menetapkan PeraturanMenteri Ketenagakerjaan tentang Pedoman PenyusunanStandar Operasional Prosedur Administrasi PemerintahanKementerian Ketenagakerjaan;  \n—2—  \nMengingat :1.Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentangKetenagakerjaan (Lembaran Negara Republik IndonesiaTahun 2003 Nomor 39,Tambahan Lembaran NegaraRepublik Indonesia Nomor 4279);  \n2.  Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang AparaturSipil Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun2014 Nomor 6,Tambahan Lembaran Negara RepublikIndonesia Nomor 5944);  \n3.  Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2014 tentangAdministrasi Pemerintahan (Lembaran Negara RepublikIndonesia Tahun 2014 Nomor 292,Tambahan LembaranNegara Republik Indonesia Nomor 5601);  \n4.  Peraturan Presiden Nomor 18 Tahun 2015 tentangKementerian Ketenagakerjaan (Lembaran NegaraRepublik Indonesia Tahun 2015 Nomor 19);  \n5.  Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara danReformasi Birokrasi Nomor 35 Tahun 2012 tentangPedoman Penyusunan Standar Operasional ProsedurAdministrasi Pemerintahan (Berita Negara RepublikIndonesia Tahun 2012 Nomor 649);  \n6.  Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 8 Tahun 2015tentang Tata Cara Mempersiapkan PembentukanRancangan Undang-Undang,Rancangan PeraturanPemerintah,dan Rancangan Peraturan Presiden sertaPembentukkan Rancangan Peraturan Menteri diKementerian Ketenagakerjaan(Berita Negara RepublikIndonesia Tahun 2015 Nomor 411);  \n7.  Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 13 Tahun2015 tentang Organisasi dan Tata Kerja KementerianKetenagakerjaan (Berita Negara Republik IndonesiaTahun 2015 Nomor 622);  \nMEMUTUSKAN:  \nMenetapkan :PERATURAN MENTERI KETENAGAKERJAAN TENTANGPEDOMAN PENYUSUNAN STANDAR OPERASIONALPROSEDUR ADMINISTRASI PEMERINTAHAN KEMENTERIANKETENAGAKERJAAN.  \n## BAB IKETENTUAN UMUM\n\nPasal 1  \nDalam Peraturan Menteri ini yang dimaksud dengan:  \n1.  Administrasi Pemerintahan adalah tata laksana dalampengambilan keputusan dan/atau tindakan oleh badandan/atau pejabat pemerintahan.  \n2.  StandarOperasionalProsedurAdministrasiPemerintahan yang selanjutnya disebut SOP AP adalahStandar Operasional Prosedur dari berbagai prosespenyelenggaraan administrasi pemerintahan yang sesuaidengan peraturan perundang-undangan.  \n3.  Pelayanan Internal adalah berbagai jenis pelayanan yangdilakukan oleh unit-unit pendukung(sekretariat)kepadaseluruh unit-unit atau pegawai di lingkunganKementerian Ketenagakerjaan sesuai dengan tugas danfungsinya.  \n4.  Pelayanan Eksternal adalah berbagai jenis pelayananyangdilaksanakan unit-unitKementerianKetenagakerjaan yang langsung ditujukan kepadamasyarakat atau kepada instansi pemerintah lainnyasesuai dengan tugas dan fungsinya.  \n5.  Simbol adalah suatu gambar yang mempresentasikanproses tertentu dalam kegiatan SOP.  \n6.  Satuan Kerja adalah unit Eselon I,unit Eselon II,danUnit Pelaksana Teknis Pusat.  \n7.  Menteri adalah Menteri yang menyelenggarakan urusanpemerintahan di bidang ketenagakerjaan.  \n## Pasal 2\n\nPeraturan Menteri ini bertujuan sebagai pedoman dalammenyusun SOP AP bagi Satuan Kerja di KementerianKetenagakerjaan.  \n—4—  \nPasal 3  \nRuang lingkup Peraturan Menteri ini meliputi:  \na.  manfaat,prinsip dan pelaksanaan SOP;  \nb.  ","cbCaiamchlLJkqwc","https://ap.wps.com/l/cbCaiamchlLJkqwc","pdf",8629072,60,"Indonesian","# Bab I Ketentuan Umum\n## Pasal 1\n## Pasal 2\n## Pasal 3\n# Bab II Manfaat, Prinsip dan Pelaksanaan SOP\n## Pasal 4\n## Pasal 5\n## Pasal 6","[{\"question\":\"Apa tujuan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 5 Tahun 2017?\",\"answer\":\"Peraturan ini bertujuan sebagai pedoman dalam menyusun SOP Administrasi Pemerintahan bagi Satuan Kerja di Kementerian Ketenagakerjaan.\"},{\"question\":\"Apa saja ruang lingkup pengaturan dalam peraturan ini?\",\"answer\":\"Ruang lingkup meliputi manfaat, prinsip dan pelaksanaan SOP; jenis, format, dokumen, dan penetapan SOP; serta langkah-langkah penyusunan SOP.\"},{\"question\":\"Sebutkan prinsip penyusunan SOP AP menurut Pasal 5.\",\"answer\":\"Prinsip penyusunan meliputi kemudahan dan kejelasan, efisiensi dan efektivitas, keselarasan, keterukuran, dinamis, berorientasi pada pengguna/pihak yang dilayani, kepatuhan hukum, serta kepastian hukum.\"}]","Kemnaker No. 5 Tahun 2017 - Pedoman Penyusunan Standar Operasional Prosedur Administrasi Pemerintahan | PDF",21]