[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-1-id-113":3,"doc-seo-668734-113":41,"doc-detail-668734-id":113},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37],{"id":8,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":11,"show_sort_weight":4,"slug":12},178,1,"Template","Faktur","faktur",{"id":14,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":15,"show_sort_weight":4,"slug":16},192,"Formulir","formulir-192",{"id":18,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":19,"show_sort_weight":4,"slug":20},180,"Media Sosial","media-sosial",{"id":22,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":23,"show_sort_weight":4,"slug":24},179,"Poster","poster",{"id":26,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":27,"show_sort_weight":4,"slug":28},176,"Presentasi","presentasi",{"id":30,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":31,"show_sort_weight":4,"slug":32},177,"Resume","resume",{"id":34,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":35,"show_sort_weight":4,"slug":36},182,"Surat","surat-a95d00d3aaf04f3b854ecf140f00d385",{"id":38,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":39,"show_sort_weight":4,"slug":40},183,"Umum","umum-07d1ff437201438088836b2b1ed3c90f",{"code":4,"msg":42,"data":43},"ok",{"site_id":44,"language":45,"slug":46,"title":47,"keywords":48,"description":49,"schema_data":50,"social_meta":106,"head_meta":108,"extra_data":110,"updated_unix":112},113,"id","jastip-service-agreement-and-its-implications-for-consumer-protection-from-the-perspective-of-international-commercial-law","Perjanjian Jasa Titip dan Implikasinya Terhadap Perlindungan Konsumen dalam Perspektif Hukum Dagang Internasional","","Perkembangan teknologi menjadi katalis utama transformasi global, mengubah interaksi masyarakat dengan barang dan jasa serta mendorong praktik impor ketika produksi lokal tidak selaras dengan kebutuhan pasar. Istilah “jastip” populer sebagai alternatif pemesanan barang dari luar melalui perantara untuk diproses kembali di Indonesia. Meski umum, diperlukan pengaturan lebih rinci tentang bea cukai, kewajiban penjual dan pembeli, serta perlindungan hukum bagi seluruh pihak agar tercipta keadilan dan kepercayaan. Transformasi digital juga memengaruhi perilaku konsumen dan memperluas peluang usaha, sekaligus mendukung pemulihan ekonomi melalui investasi.",{"@graph":51,"@context":105},[52,68,88],{"@type":53,"itemListElement":54},"BreadcrumbList",[55,59,62,65],{"item":56,"name":57,"@type":58,"position":9},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":60,"name":10,"@type":58,"position":61},"https://docshare.wps.com/id/template/",2,{"item":63,"name":39,"@type":58,"position":64},"https://docshare.wps.com/id/template/umum/",3,{"item":66,"name":47,"@type":58,"position":67},"https://docshare.wps.com/id/template/jastip-service-agreement-and-its-implications-for-consumer-protection-from-the-perspective-of-international-commercial-law/668734/",4,{"url":66,"name":47,"@type":69,"image":70,"author":75,"headline":47,"publisher":78,"fileFormat":81,"inLanguage":45,"description":49,"dateModified":82,"datePublished":82,"encodingFormat":81,"isAccessibleForFree":83,"interactionStatistic":84},"DigitalDocument",{"url":71,"@type":72,"width":73,"height":74},"https://docshare.wps.com/thumbnails/jastip-service-agreement-and-its-implications-for-consumer-protection-from-the-perspective-of-international-commercial-law/668734.png","ImageObject",442,249,{"name":76,"@type":77},"xXChrisXx","Person",{"url":56,"name":79,"@type":80},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-11-01",true,{"@type":85,"interactionType":86,"userInteractionCount":4},"InteractionCounter",{"@type":87},"ViewAction",{"@type":89,"mainEntity":90},"FAQPage",[91,97,101],{"name":92,"@type":93,"acceptedAnswer":94},"Apa yang mendorong munculnya praktik jastip di Indonesia?","Question",{"text":95,"@type":96},"Munculnya jastip didorong oleh ketidaksesuaian antara produksi lokal dan kebutuhan pasar, sehingga masyarakat memilih memutar impor barang dari luar negeri melalui perantara.","Answer",{"name":98,"@type":93,"acceptedAnswer":99},"Mengapa pengaturan hukum jastip perlu dibuat lebih terinci?",{"text":100,"@type":96},"Karena praktik jastip melibatkan barang lintas negara dan berbagai pihak, maka diperlukan aturan rinci mengenai tarif bea cukai, kewajiban penjual dan pembeli, serta perlindungan hukum agar terwujud keadilan dan kepercayaan.",{"name":102,"@type":93,"acceptedAnswer":103},"Bagaimana teknologi memengaruhi perdagangan pada era sekarang?",{"text":104,"@type":96},"Teknologi meningkatkan akses pasar, menghilangkan hambatan jarak dan waktu, serta memfasilitasi efisiensi, efektivitas, dan daya saing melalui komunikasi dan platform perdagangan seperti e-commerce.","https://schema.org",{"og:url":66,"og:type":107,"og:title":47,"og:site_name":79,"og:description":49},"article",{"robots":109,"canonical":66},"index,follow",{"doc_id":111,"site_id":44},668734,1793498826,{"code":4,"msg":5,"data":114},{"doc_id":111,"user_id":115,"nickname":76,"user_avatar":116,"doc_module":9,"category_id":38,"category_name":39,"doc_title":47,"doc_description":49,"doc_content":117,"file_id":118,"file_url":119,"file_type":120,"file_size":121,"view_count":4,"is_deleted":4,"is_public":9,"is_downloadable":9,"audit_status":9,"page_count":122,"language":123,"language_code":45,"site_id":44,"html_lang":45,"table_of_contents":124,"faqs":125,"seo_title":126,"seo_description":49,"update_tm":112,"read_time":127},8796112263567,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_3d24733baf745e90a7e4bdd5f77d97b2","Perjanjian Jasa Titip dan Implikasinya Terhadap Perlindungan Konsumen dalam Perspektif Hukum Dagang Internasional  \n1Khomarudin Gilang Ramadhan, 2Waode Pinggala, 3Melisa Junita Padang  \n1,2Fakultas Hukum, Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur, 3Fakultas Hukum, Universitas HKBP Nommensen Medan[e-mail:](e-mail:121071010136@student.upnjatim.ac.id)[1](e-mail:121071010136@student.upnjatim.ac.id)[21071010136@student.upnjatim.ac.id](e-mail:121071010136@student.upnjatim.ac.id) ; [2](221071010166@student.upnjatim.ac.id)[21071010166@student.upnjatim.ac.id](221071010166@student.upnjatim.ac.id)  \n[3](3junitamelisa4@gmail.com)[j](3junitamelisa4@gmail.com)[unitamelisa4@gmail.com](3junitamelisa4@gmail.com)  \nAbstrak  \nPerkembangan teknologi telah menjadi katalis utama dalam transformasi global, memengaruhi cara masyarakat berinteraksi dengan barang dan jasa. Fenomena ketidaksesuaian antara produksi lokal dan kebutuhan pasar mendorong masyarakat Indonesia untuk memutar impor barang dari luar negeri. Sebagai respons terhadap gap ini, istilah \"jastip\" menjadi populer di kalangan masyarakat, menjadi alternatif di mana barang dipesan dari luar negeri melalui perantara untuk diproses kembali ke Indonesia. Meskipun jastip telah menjadi rutinitasperdagangan yang umum, pengaturan yang lebih terinci mengenai tarif bea cukai, kewajiban penjual dan pembeli, serta perlindungan hukum bagi semua pihak yang terlibat, menjadi penting. Keseimbangan regulasi yang komprehensif diperlukan untuk memastikan keadilan, perlindungan, dan kepercayaan dalam jastip yang semakin mendominasi dalam lanskap globalisasi. Adaptasi aturan ini tidak hanya menjaga kepentingan para pelaku bisnis, namun juga memberikan landasan yang kuat bagi pertumbuhan perdagangan yang sehat dan aman di era modern ini. Kemajuan teknologi dan transformasi digital saat ini telah membawa perubahanpada perilaku konsumen, membuka peluang baru bagi pelaku usaha, dan menjadi pendorongutama pertumbuhan ekonomi di berbagai negara Akselerasi transformasi digital juga menjadi prioritas utama dalam meningkatkan investasi ekonomi, sehingga transformasi digital memiliki peran yang signifikan dalam pemulihan ekonomi global.  \nKata Kunci: globalisasi, Impor, jastip, dagang  \nAbstract  \nThe development of technology has been the primary catalyst in global transformation, influencing how people interact with goods and services. The phenomenon of mismatch between local production and market needs has prompted Indonesian society to resort to importing goods from abroad. In response to this gap, the term \"jastip\" has gained popularity among the public, serving as an alternative where items are ordered from overseas through intermediaries for reprocessing in Indonesia. Despite \"jastip\" becoming a common trade practice, more detailed regulations concerning customs duties, the responsibilities of sellers and buyers, as well as legal protection for all involved parties, have become crucial. A comprehensive balance of regulations is required to ensure fairness, protection, and trust within the increasingly dominant landscape of \"jastip\" amidst globalization. The adaptation of these rules not only safeguards the interests of business players but also establishes a robust foundation for healthy and secure trade growth in this modern era. The progress of technology and digital transformation has brought about changes in consumer behavior, opened new opportunities for businesses, and served as a primary driver of economic growth across various nations. Accelerating digital transformation also stands as a top priority in enhancing economic investment, thereby playing a significant role in the global economic recovery.  \nKeywords: Globalization, import, jastip, trade  \nPENDAHULUAN  \nPerdagangan di era sekarang telah mengalami banyak perubahan dibandingkandengan era sebelumnya. Perubahan tersebut disebabkan oleh berbagai faktor, termasukkemajuan teknologi, globalisasi, dan perubahan perilaku konsumen. Salah satu","cbCaiiyKh134QdSz","https://ap.wps.com/l/cbCaiiyKh134QdSz","pdf",173492,13,"Indonesian","# PENDAHULUAN\n## Perubahan Perdagangan di Era Sekarang\n## Karakteristik Perdagangan Era Kini","[{\"question\":\"Apa yang mendorong munculnya praktik jastip di Indonesia?\",\"answer\":\"Munculnya jastip didorong oleh ketidaksesuaian antara produksi lokal dan kebutuhan pasar, sehingga masyarakat memilih memutar impor barang dari luar negeri melalui perantara.\"},{\"question\":\"Mengapa pengaturan hukum jastip perlu dibuat lebih terinci?\",\"answer\":\"Karena praktik jastip melibatkan barang lintas negara dan berbagai pihak, maka diperlukan aturan rinci mengenai tarif bea cukai, kewajiban penjual dan pembeli, serta perlindungan hukum agar terwujud keadilan dan kepercayaan.\"},{\"question\":\"Bagaimana teknologi memengaruhi perdagangan pada era sekarang?\",\"answer\":\"Teknologi meningkatkan akses pasar, menghilangkan hambatan jarak dan waktu, serta memfasilitasi efisiensi, efektivitas, dan daya saing melalui komunikasi dan platform perdagangan seperti e-commerce.\"}]","Perjanjian Jasa Titip dan Implikasinya Terhadap Perlindungan Konsumen dalam Perspektif Hukum Dagang Internasional | PDF",5]