[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-seo-233032-113":3,"detail-sidebar-cat-1-id-113":80,"doc-detail-233032-id":114},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"ok",{"site_id":7,"language":8,"slug":9,"title":10,"keywords":11,"description":12,"schema_data":13,"social_meta":73,"head_meta":75,"extra_data":77,"updated_unix":79},113,"id","introduction-chapter-1-background-and-research-method","Pendahuluan - BAB 1 - Latar Belakang dan Metode Penelitian","","Bab 1 membahas landasan penelitian tentang ekstraksi informasi sebagai pengolahan bahasa alami untuk mengubah teks tidak terstruktur menjadi informasi terstruktur. Penelitian menargetkan dokumen daftar riwayat hidup untuk kebutuhan penyaringan oleh divisi HRD, karena format yang beragam dan penilaian objektif yang sulit. Masalah diidentifikasi mencakup ketidakcocokan Rule Based untuk pola berbeda dan perlunya pengukuran kinerja SVM. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan tahapan pengumpulan data, analisis, pembangunan perangkat lunak, serta pengujian algoritma SVM berbasis Confusion Matrix.",{"@graph":14,"@context":72},[15,34,55],{"@type":16,"itemListElement":17},"BreadcrumbList",[18,23,27,31],{"item":19,"name":20,"@type":21,"position":22},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":24,"name":25,"@type":21,"position":26},"https://docshare.wps.com/id/template/","Template",2,{"item":28,"name":29,"@type":21,"position":30},"https://docshare.wps.com/id/template/umum/","Umum",3,{"item":32,"name":10,"@type":21,"position":33},"https://docshare.wps.com/id/template/introduction-chapter-1-background-and-research-method/233032/",4,{"url":32,"name":10,"@type":35,"image":36,"author":41,"headline":10,"publisher":44,"fileFormat":47,"inLanguage":8,"description":12,"dateModified":48,"datePublished":49,"encodingFormat":47,"isAccessibleForFree":50,"interactionStatistic":51},"DigitalDocument",{"url":37,"@type":38,"width":39,"height":40},"https://docshare.wps.com/thumbnails/introduction-chapter-1-background-and-research-method/233032.png","ImageObject",442,249,{"name":42,"@type":43},"Eliana","Person",{"url":19,"name":45,"@type":46},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-09-22","2026-09-10",true,{"@type":52,"interactionType":53,"userInteractionCount":26},"InteractionCounter",{"@type":54},"ViewAction",{"@type":56,"mainEntity":57},"FAQPage",[58,64,68],{"name":59,"@type":60,"acceptedAnswer":61},"Mengapa perlu ekstraksi informasi pada daftar riwayat hidup?","Question",{"text":62,"@type":63},"Karena daftar riwayat hidup berisi teks tidak terstruktur dan formatnya beragam, sehingga HRD kesulitan melakukan penilaian objektif dengan waktu singkat. Ekstraksi informasi diperlukan agar data CV menjadi informasi terstruktur untuk mendukung penyaringan.","Answer",{"name":65,"@type":60,"acceptedAnswer":66},"Apa masalah utama yang diangkat dalam penelitian ini?",{"text":67,"@type":63},"Rule Based dinilai tidak cocok untuk dokumen dengan pola yang tidak sama, dan kinerja Support Vector Machine (SVM) untuk klasifikasi ekstraksi informasi daftar riwayat hidup belum terukur.",{"name":69,"@type":60,"acceptedAnswer":70},"Bagaimana metode penelitian dan pengujian dilakukan?",{"text":71,"@type":63},"Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan tahapan pengumpulan data, analisis, pembangunan perangkat lunak, lalu pengujian algoritma SVM. Pengujian akurasi dilakukan menggunakan Confusion Matrix.","https://schema.org",{"og:url":32,"og:type":74,"og:title":10,"og:site_name":45,"og:description":12},"article",{"robots":76,"canonical":32},"index,follow",{"doc_id":78,"site_id":7},233032,1790120546,{"code":4,"msg":81,"data":82},"success",[83,87,91,95,99,103,107,111],{"id":84,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":85,"show_sort_weight":4,"slug":86},178,"Faktur","faktur",{"id":88,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":89,"show_sort_weight":4,"slug":90},192,"Formulir","formulir-192",{"id":92,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":93,"show_sort_weight":4,"slug":94},180,"Media Sosial","media-sosial",{"id":96,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":97,"show_sort_weight":4,"slug":98},179,"Poster","poster",{"id":100,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":101,"show_sort_weight":4,"slug":102},176,"Presentasi","presentasi",{"id":104,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":105,"show_sort_weight":4,"slug":106},177,"Resume","resume",{"id":108,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":109,"show_sort_weight":4,"slug":110},182,"Surat","surat-a95d00d3aaf04f3b854ecf140f00d385",{"id":112,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":29,"show_sort_weight":4,"slug":113},183,"umum-07d1ff437201438088836b2b1ed3c90f",{"code":4,"msg":81,"data":115},{"doc_id":78,"user_id":116,"nickname":42,"user_avatar":117,"doc_module":22,"category_id":112,"category_name":29,"doc_title":10,"doc_description":12,"doc_content":118,"file_id":119,"file_url":120,"file_type":121,"file_size":122,"view_count":26,"is_deleted":4,"is_public":22,"is_downloadable":22,"audit_status":22,"page_count":123,"language":124,"language_code":8,"site_id":7,"html_lang":8,"table_of_contents":125,"faqs":126,"seo_title":127,"seo_description":12,"update_tm":128,"read_time":30},4398048949847,"https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/400002536579ef2da7f?_k=1778318612642679267","BAB 1  \nPENDAHULUAN  \n1.1 Latar Belakang Masalah  \nEkstraksi informasi merupakan suatu bidang ilmu pengolahan bahasa alami yang bertujuan untuk mengubah teks tidak terstruktur menjadi informasi dalambentuk terstruktur[1] . Ekstraksi informasi bisa diterapkan pada berbagai jenis dokumen, dengan cara mendeteksi komponen yang ada pada dokumen tersebut. Dalam penelitian ini ekstraksi informasi akan diterapkan pada sebuah dokumen daftar riwayat hidup. Daftar riwayat hidup merupakan dokumen yang memuat keterangan tentang seseorang[2] . Daftar riwayat hidup atau bisa disebut dengan Curriculum Vitae (CV) memiliki jenis-jenis tertentu. Dalam penelitian ini akan digunakan CV lamaran kerja. Untuk melakukan penyaringan informasi dari CV yang adamaka ada suatu divisi Human Resources Development atau disingkatHRD yang akan melakukan proses penyaringan karyawan dari CV yang ada. Tetapi HRDkesulitan melakukan penilaian yang objektif dengan waktu yang singkat dan tidakadanya laporan otomatis seleksi calon karyawan[3] . Dengan demikian, daftarriwayat hidup akan di lakukan proses ekstraksi informasi sehingga menjadi sebuah informasi yang terstruktur. Namun, banyaknya format yang berbeda dari setiap daftar riwayat hidup, membutuhkan suatu metode yang dapat menangani kondisi tersebut. sehingga aturan ekstraksi informasi yang sesuai dengan format dokumen daftar riwayat hidup.  \nPada beberapa penelitian mengenai ekstraksi informasi telah dilakukansebelumnya oleh Agny Ismaya[4] . Pada penelitian tersebut menggunakan sistem berbasis aturan untuk melakukan ekstraksi informasi pada dokumen Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) . Permasalahan yang menjadi dasar penurunan akurasi pada penelitian tersebutadalah penentuan pola dokumen. Dari hasil penelitian diketahui bahwa hasilklasifikasi pada data uji mengalami penurunan. Permasalahan yang menjadi dasar penurunan akurasi pada penelitian tersebut adalah penentuan pola dokumen dengan  \nmetode wordmatch (kecocokan kata), sehingga apabila terjadi sedikit perbedaan pada dokumen akan terjadi kesalahan dalam klasifikasi. Oleh karena itu, permasalahan tersebut dapat diatasi jika menggunakan machine learning.  \nPada penelitian sebelumnya, penggunaan machine learning di bidang ekstraksi informasi telah dilakukan pada makalah ilmiah[5]. Begitupun pada bidang lainnya, seperti klasifikasi teks. Klasifikasi Berita Online Menggunakan Metode Support Vector Machine dan K-Nearest Neighbor[6] menyatakan bahwa metode yang lebih unggul adalah metode Support Vector Machine dengan perolehanakurasi sebesar 93,2% . Sedangkan pada penelitian yang telah dilakukan oleh Mercury dan Adhitya[7] pada Analisis Perbandingan Akurasi Deteksi Serangan Pada Jaringan Komputer Dengan metode Naive Bayes dan Support Vector Machine (SVM), metode Support Vector Machine menghasilkan akurasi tertinggi sebesar 99,999% . Sama halnya seperti penelitian pada Analisis Perbandingan Akurasidalam Identifikasi Autism dengan SVM dan Naive Bayes[8] metode Support Vector Machine (SVM) menghasilkan rata-rata klasifikasi sebesar 93,12% dan lebihunggul dari Naive Bayes. Oleh karena itu, algoritma Support Vector Machine (SVM) memiliki kemungkinan untuk memperoleh akurasi yang lebih baik apabiladilakukan pada bidang ekstraksi informasi.  \nBerdasarkan paparan sebelumnya, maka dalam penelitian ini digunakan metode Support Vector Machine (SVM) sebagai klasifikasi dalam ekstraksi informasi. Hal ini dimaksudkan untuk mengolah dokumen daftar riwayat hidup menjadi informasi-informasi yang terstruktur dan mengukur tingkat keakuratanalgoritma Support Vector Machine (SVM) dalam ekstraksi informasi pada daftarriwayat hidup.  \n1.2 Identifikasi Masalah  \nAdapun identifikasi masalah pada penelitian ini adalah sebagai berikut.  \n1. Ekstraksi informasi menggunakan Rule Based tidak cocok untuk dokumen yang memiliki pola tidak sama sehingga diperlukan machine learning.  \n2. Belum terukurnya kinerja algoritma Support Vector Machine (SVM) untukkl","cbCait7vFLK5E1No","https://ap.wps.com/l/cbCait7vFLK5E1No","pdf",5320799,8,"Indonesian","# PENDAHULUAN\n## Latar Belakang Masalah\n## Identifikasi Masalah\n## Maksud dan Tujuan\n## Batasan Masalah\n## Metode Penelitian\n## Pengumpulan Data\n## Analisis\n## Pembangunan Perangkat Lunak\n## Pengujian Algoritma SVM\n## Penarikan Kesimpulan","[{\"question\":\"Mengapa perlu ekstraksi informasi pada daftar riwayat hidup?\",\"answer\":\"Karena daftar riwayat hidup berisi teks tidak terstruktur dan formatnya beragam, sehingga HRD kesulitan melakukan penilaian objektif dengan waktu singkat. Ekstraksi informasi diperlukan agar data CV menjadi informasi terstruktur untuk mendukung penyaringan.\"},{\"question\":\"Apa masalah utama yang diangkat dalam penelitian ini?\",\"answer\":\"Rule Based dinilai tidak cocok untuk dokumen dengan pola yang tidak sama, dan kinerja Support Vector Machine (SVM) untuk klasifikasi ekstraksi informasi daftar riwayat hidup belum terukur.\"},{\"question\":\"Bagaimana metode penelitian dan pengujian dilakukan?\",\"answer\":\"Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan tahapan pengumpulan data, analisis, pembangunan perangkat lunak, lalu pengujian algoritma SVM. Pengujian akurasi dilakukan menggunakan Confusion Matrix.\"}]","Pendahuluan - BAB 1 - Latar Belakang dan Metode Penelitian | PDF",1789075188]