[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-1-id-113":3,"doc-seo-236642-113":41,"doc-detail-236642-id":106},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37],{"id":8,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":11,"show_sort_weight":4,"slug":12},178,1,"Template","Faktur","faktur",{"id":14,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":15,"show_sort_weight":4,"slug":16},192,"Formulir","formulir-192",{"id":18,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":19,"show_sort_weight":4,"slug":20},180,"Media Sosial","media-sosial",{"id":22,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":23,"show_sort_weight":4,"slug":24},179,"Poster","poster",{"id":26,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":27,"show_sort_weight":4,"slug":28},176,"Presentasi","presentasi",{"id":30,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":31,"show_sort_weight":4,"slug":32},177,"Resume","resume",{"id":34,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":35,"show_sort_weight":4,"slug":36},182,"Surat","surat-a95d00d3aaf04f3b854ecf140f00d385",{"id":38,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":39,"show_sort_weight":4,"slug":40},183,"Umum","umum-07d1ff437201438088836b2b1ed3c90f",{"code":4,"msg":42,"data":43},"ok",{"site_id":44,"language":45,"slug":46,"title":47,"keywords":48,"description":49,"schema_data":50,"social_meta":99,"head_meta":101,"extra_data":103,"updated_unix":105},113,"id","interior-design-concept-development-vol-5-designing-stage-guide","Merumuskan Konsep Desain Interior - Vol. 5 - Panduan Tahapan Merancang","","Konsep desain menjadi ruh dalam perancangan interior, namun banyak mahasiswa dan desainer kesulitan menentukan konsep yang tepat karena belum adanya literatur yang membantu penyusunan konsep secara terstruktur. Studi ini merumuskan tahapan menyusun konsep desain interior dengan meninjau faktor yang perlu diperhatikan, studi yang harus dilakukan, serta cara merangkumnya menjadi konsep. Metode penelitian menggunakan literature review dan depth interview dengan profesional desain interior.",{"@graph":51,"@context":98},[52,68,89],{"@type":53,"itemListElement":54},"BreadcrumbList",[55,59,62,65],{"item":56,"name":57,"@type":58,"position":9},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":60,"name":10,"@type":58,"position":61},"https://docshare.wps.com/id/template/",2,{"item":63,"name":39,"@type":58,"position":64},"https://docshare.wps.com/id/template/umum/",3,{"item":66,"name":47,"@type":58,"position":67},"https://docshare.wps.com/id/template/interior-design-concept-development-vol-5-designing-stage-guide/236642/",4,{"url":66,"name":47,"@type":69,"image":70,"author":75,"headline":47,"publisher":78,"fileFormat":81,"inLanguage":45,"description":49,"dateModified":82,"datePublished":83,"encodingFormat":81,"isAccessibleForFree":84,"interactionStatistic":85},"DigitalDocument",{"url":71,"@type":72,"width":73,"height":74},"https://docshare.wps.com/thumbnails/interior-design-concept-development-vol-5-designing-stage-guide/236642.png","ImageObject",442,249,{"name":76,"@type":77},"Melati","Person",{"url":56,"name":79,"@type":80},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-09-20","2026-09-11",true,{"@type":86,"interactionType":87,"userInteractionCount":9},"InteractionCounter",{"@type":88},"ViewAction",{"@type":90,"mainEntity":91},"FAQPage",[92],{"name":93,"@type":94,"acceptedAnswer":95},"Studi apa yang perlu dilakukan sebelum mendesain menurut kerangka yang dijelaskan?","Question",{"text":96,"@type":97},"Sebelum mendesain perlu dilakukan studi awal yang mencakup studi pengguna dan studi eksisting, untuk memahami kebutuhan pengguna serta data dasar bangunan dan citra perusahaan.","Answer","https://schema.org",{"og:url":66,"og:type":100,"og:title":47,"og:site_name":79,"og:description":49},"article",{"robots":102,"canonical":66},"index,follow",{"doc_id":104,"site_id":44},236642,1789106845,{"code":4,"msg":5,"data":107},{"doc_id":104,"user_id":108,"nickname":76,"user_avatar":109,"doc_module":9,"category_id":38,"category_name":39,"doc_title":47,"doc_description":49,"doc_content":110,"file_id":111,"file_url":112,"file_type":113,"file_size":114,"view_count":4,"is_deleted":4,"is_public":9,"is_downloadable":9,"audit_status":9,"page_count":115,"language":116,"language_code":45,"site_id":44,"html_lang":45,"table_of_contents":117,"faqs":118,"seo_title":119,"seo_description":49,"update_tm":105,"read_time":120},962085570644,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_994ba38a5ba835b3df7d355c54d3ed8d","Vol. 5, No. 1, Juni 2020, pISSN 2527-2853, eISSN 2549-2985  \nMerumuskan Konsep Desain Interior  \nAnggra Ayu Rucitra  \nDepartemen Desain Interior, Institut Teknologi Sepuluh Nopember[anggra@interior.its.ac.id](anggra@interior.its.ac.id)  \nABSTRAK  \nKonsep desain, adalah ruh dalam mendesain interior. Terkadang mahasiswa dan desainer kesulitandalam menentukan bagaimana konsep desain yang tepat untuk perancangan interiornya. Studi ini akanmerumuskan tahapan bagaimana mendesain interior. Faktor–faktor apa sajakah yang diperhatikan, studi apakah yang harus dilakukan, dan bagaimana merangkumnya menjadi konsep desain. Tulisan ini adalah panduan bagi mahasiswa atau desainer dalam menyusun konsep desain. Metode yang digunakan adalah literature review dan depth interview terhadap para profesional desainer interior.  \nKata kunci: desain interior; metode desain interior; konsep desain interior  \nABSTRACT  \nThe concept of design is the spirit in designing interiors. Sometimes students and designers have difficulty determining how to construct the right design for interior. This study will formulate the stages of how to design interiors. What factors are taken, studies to be carried out, and how to summarize them into design concepts. This paper is a guide for students or designers in designing interior concepts. The method used is a literature review and in-depth interviews with professional interior designers. Keyword: interior design; interior design methods; interior design concepts  \nPENDAHULUAN  \nPenyusunan konsep interior adalah proses yang harus dilakukan oleh desainer interior dalam menghasilkan sebuah karya desain interior. Namun, bagaimana cara menyusun konsep desain interior yang sesuai dengan kebutuhan pengguna, memenuhi persyaratan teknis, mengikuti perkembangan trend, mudah diaplikasikan, efisien dan tepat guna, belum banyak literature yang membantu desainer dalam menyusun konsep. Studi ini dilatarbelakangi olehmasih terdapat kesalahan mahasiswa dan desainer dalam menyusun konsep desain interior. Kebanyakan konsep disusun berdasarkan keinginan desainer dan tidak berlatarbelakang kebutuhan pengguna dan kesesuaian dengan objek desain.  \nGambar 1. Proses Design Sumber: Dokumentasi Penulis (2020)  \nAnggra Ayu Rucitra  \nMerumuskan Konsep Desain Interior  \nMenurut studi yang dilakukan oleh Millburn et all (2003),“Research is incorporated at three stages of the design process: before design; during design; and after design. Before design, there appear to be two categories of research: indirect (which includes intrinsic research, library research, and review of precedents and case studies); and direct (which includes site inventory and analysis). During design, research seems to have two key roles: influencing the concept generation process and the application of the concept on the site. Five models emerged for using research during design: artistic, intuitive, adaptive, analytical, and systematic. Finally, after design research has two roles: evaluation of design, and justification of design”. Secara umum tahapan studi oleh Millburn et all, dilakukan dalam 3 tahap yaitusebelum, saat, dan setelah desain dilaksanakan. Pada proses pendidikan desain interior tahapanyang dilaksanakan adalahhinggapada saat mendesain. Namun, pada pelaksanaan proyek secara profesional perlu dilengkapi hingga evaluasi desain. Studi kali ini, berusaha untuk lebih mendetailkan tahapan tahapan tersebut. Terutama yang bisa diaplikasikan oleh mahasiswadalam menyusun konsep desain.  \nMETODE PENELITIAN  \nMetode yang digunakan dalam penelitian ini sebagai berikut:  \nA. Data Literatur  \nTahap awal dalam merumuskan konsep desain dalam riset ini adalah mengumpulkan data literatur dan referensi teori yang mendukung pendetailan perancangan konsep desain. Berikutreferensi teori serta studi literature yang digunakan pada riset:  \n1) Desain Interior  \nDesain adalah proses untuk mempermudah kehidupan manusia secara berkelanjutan. Desain interior adalah rangkaian proses merenc","cbCaio0nLHZDFEYD","https://ap.wps.com/l/cbCaio0nLHZDFEYD","pdf",843511,14,"Indonesian","# Pendahuluan\n## Permasalahan penyusunan konsep\n# Metode Penelitian\n## Data Literatur\n### Desain Interior\n### Studi Eksisting\n# Studi Pengguna dan Eksisting\n## Studi pengguna\n## Studi eksisting","[{\"question\":\"Studi apa yang perlu dilakukan sebelum mendesain menurut kerangka yang dijelaskan?\",\"answer\":\"Sebelum mendesain perlu dilakukan studi awal yang mencakup studi pengguna dan studi eksisting, untuk memahami kebutuhan pengguna serta data dasar bangunan dan citra perusahaan.\"}]","Merumuskan Konsep Desain Interior - Vol. 5 - Panduan Tahapan Merancang | PDF",5]