[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-seo-236972-113":3,"detail-sidebar-cat-1-id-113":80,"doc-detail-236972-id":114},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"ok",{"site_id":7,"language":8,"slug":9,"title":10,"keywords":11,"description":12,"schema_data":13,"social_meta":73,"head_meta":75,"extra_data":77,"updated_unix":79},113,"id","improving-speaking-skills-using-stad-cooperative-learning-for-grade-x-students-at-sma-yp-pgri-2-makassar","Meningkatkan Keterampilan Berbicara dengan Metode Kooperatif Tipe Student Teams Achievement Division pada Siswa Kelas X SMA YP-PGRI 2 Makassar","","Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan berbicara siswa melalui penerapan metode kooperatif tipe STAD pada siswa kelas X SMA YP-PGRI 2 Makassar. Penelitian menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK) kualitatif. Populasi mencakup seluruh siswa kelas X yang terbagi menjadi 2 kelas, dengan sampel kelas XA sebanyak 24 siswa melalui cluster sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, catatan lapangan, tes, dan dokumentasi, dianalisis secara deskriptif kualitatif dengan dukungan kuantitatif. Hasil menunjukkan peningkatan setelah siklus II, dengan 21 siswa (86,36%) mencapai skor evaluasi berbicara di atas KKM 75.",{"@graph":14,"@context":72},[15,34,55],{"@type":16,"itemListElement":17},"BreadcrumbList",[18,23,27,31],{"item":19,"name":20,"@type":21,"position":22},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":24,"name":25,"@type":21,"position":26},"https://docshare.wps.com/id/template/","Template",2,{"item":28,"name":29,"@type":21,"position":30},"https://docshare.wps.com/id/template/umum/","Umum",3,{"item":32,"name":10,"@type":21,"position":33},"https://docshare.wps.com/id/template/improving-speaking-skills-using-stad-cooperative-learning-for-grade-x-students-at-sma-yp-pgri-2-makassar/236972/",4,{"url":32,"name":10,"@type":35,"image":36,"author":41,"headline":10,"publisher":44,"fileFormat":47,"inLanguage":8,"description":12,"dateModified":48,"datePublished":49,"encodingFormat":47,"isAccessibleForFree":50,"interactionStatistic":51},"DigitalDocument",{"url":37,"@type":38,"width":39,"height":40},"https://docshare.wps.com/thumbnails/improving-speaking-skills-using-stad-cooperative-learning-for-grade-x-students-at-sma-yp-pgri-2-makassar/236972.png","ImageObject",442,249,{"name":42,"@type":43},"\tWilliam","Person",{"url":19,"name":45,"@type":46},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-09-20","2026-09-11",true,{"@type":52,"interactionType":53,"userInteractionCount":22},"InteractionCounter",{"@type":54},"ViewAction",{"@type":56,"mainEntity":57},"FAQPage",[58,64,68],{"name":59,"@type":60,"acceptedAnswer":61},"Apa tujuan penelitian ini?","Question",{"text":62,"@type":63},"Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan berbicara siswa melalui penerapan metode kooperatif tipe STAD pada siswa kelas X SMA YP-PGRI 2 Makassar.","Answer",{"name":65,"@type":60,"acceptedAnswer":66},"Metode dan pendekatan penelitian apa yang digunakan?",{"text":67,"@type":63},"Penelitian menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang bersifat kualitatif dengan analisis deskriptif kualitatif didukung data kuantitatif.",{"name":69,"@type":60,"acceptedAnswer":70},"Bagaimana hasil belajar siswa setelah penerapan STAD pada siklus II?",{"text":71,"@type":63},"Pada siklus II, 21 siswa (86,36%) memperoleh skor evaluasi berbicara di atas KKM 75, sedangkan 3 siswa (13,64%) berada di bawah KKM 75.","https://schema.org",{"og:url":32,"og:type":74,"og:title":10,"og:site_name":45,"og:description":12},"article",{"robots":76,"canonical":32},"index,follow",{"doc_id":78,"site_id":7},236972,1789108891,{"code":4,"msg":81,"data":82},"success",[83,87,91,95,99,103,107,111],{"id":84,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":85,"show_sort_weight":4,"slug":86},178,"Faktur","faktur",{"id":88,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":89,"show_sort_weight":4,"slug":90},192,"Formulir","formulir-192",{"id":92,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":93,"show_sort_weight":4,"slug":94},180,"Media Sosial","media-sosial",{"id":96,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":97,"show_sort_weight":4,"slug":98},179,"Poster","poster",{"id":100,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":101,"show_sort_weight":4,"slug":102},176,"Presentasi","presentasi",{"id":104,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":105,"show_sort_weight":4,"slug":106},177,"Resume","resume",{"id":108,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":109,"show_sort_weight":4,"slug":110},182,"Surat","surat-a95d00d3aaf04f3b854ecf140f00d385",{"id":112,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":29,"show_sort_weight":4,"slug":113},183,"umum-07d1ff437201438088836b2b1ed3c90f",{"code":4,"msg":81,"data":115},{"doc_id":78,"user_id":116,"nickname":42,"user_avatar":117,"doc_module":22,"category_id":112,"category_name":29,"doc_title":10,"doc_description":12,"doc_content":118,"file_id":119,"file_url":120,"file_type":121,"file_size":122,"view_count":4,"is_deleted":4,"is_public":22,"is_downloadable":22,"audit_status":22,"page_count":123,"language":124,"language_code":8,"site_id":7,"html_lang":8,"table_of_contents":125,"faqs":126,"seo_title":127,"seo_description":12,"update_tm":79,"read_time":33},5909887254083,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_276721f389ce27ea32af1340a28f341c","MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA DENGAN METODE KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISION PADA SISWA KELAS X SMAYP-PGRI 2 MAKASSAR  \nRusman Latif1, Imran2, Fransiskus Alfred3  \n1Pendidikan Bahasa Indonesia, FKIP, UNPACTI Makassar  \n2Pendidikan Bahasa Indonesia, FKIP, UNPACTI Makassar  \n3Pendidikan Bahasa Indonesia, FKIP, UNPACTI Makassar  \n[Email : fransiskusalfred93@gmail.com](Email : fransiskusalfred93@gmail.com)  \nABSTRAK  \nPenelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbicara siswa dengan penerapan metode kooperatif tipe STAD pada siswa kelas X SMAYP-PGRI 2 Makassar. Penelitian ini berjenis penelitian tindakan kelas (PTK) yang bersifat kualitatif. Populasi penelitian meliputi keseluruhan siswa kelas X SMA YP-PGRI 2 Makassar yang terbagiatas 2 kelas. Penetapan sampel penelitian dilakukan dengan cara cluster sampling yang meliputi kelas XA yang berjumlah 24 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukandengan mengaplikasikan beberapa metode, antara lain pencatatan lapangan, tes, dokumentasi, dan pengamatan (observasi)melalui observasi (pengamatan), catatan lapangan, tes, dan dokumentasi. Data dianalisis dengan kombinasi data deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan sebelum dan setelah penerapan metode kooperatif tipe STADpadapembelajaran siswa. Setelah penerapan metode ini pada siklus kedua, total siswa yang meraih skor evaluasi berbicara diatas 75 (KKM) berjumlah 21 orang (86,36) sedangkan dibawah 75 (KKM) berjumlah 3 orang (13,64%). Dengan demikian, disimpulkan bahwasannya hasil belajar siswa dalam berbicara memperkenalkan diri melalui implementasi metode kooperatif tipe STAD dikatakan telah meningkat.  \nKata Kunci: metode kooperatif; berbicara; penelitian tindakan kelas  \nABSTRACT  \nThis study aimed to improve students speaking ability through the implementation of STAD of class X students of SMA YP-PGRI 2 Makassar before and after the implementation of STAD cooperative learning method. This study used qualitative classroom action research (PTK) method. The research population was all class X students of SMA YP-PGRI 2 Makassar, consisting of 2 classes. The determination of the research sample was carried out by cluster sampling, which included class XA with 24 students. Data collection techniques were carried out through observation, field notes, tests, and documentation. Data analysis used descriptive qualitative analysis techniques supported by quantitative data. The results of the study showed that there were differences before and after the implementation of STAD cooperative learning method in student learning. After the implementation of this method in cycle II, the total number of students who achieved a speaking evaluation score above 75 (KKM) were 21 students (86.36%) and those below 75 (KKM) were 3 students (13.64%). Thus, it can be concluded that the learning outcomes of students in speaking introduces themselves with the implementation of this STAD cooperative learning method are said to have improved.  \nKeywords: cooperative learning; speaking; classroom action research  \nA. PENDAHULUAN  \nBahasa adalah suatu sistem ujaran yang diciptakan oleh manusia menggunakan alatucapnya sebagai lambang bunyi yang bersifatarbitrer, di mana hubungan antara bentuk bunyi dan makna bersifat sembarang dandisepakati oleh komunitas pengguna bahasa. Bahasa memiliki satuan arti yang lengkap dankompleks. Keberadaan bahasa sangat penting bagi manusia karena tanpa bahasa, interaksisosial antar manusia akan menjadi sulitterwujud.  \nPeran bahasa sangat signifikan karenamerupakan alat komunikasi yang memungkinkan pembentukan dan pengembangan nilai-nilai kehidupan. Lebih dari itu, bahasa berperan krusial sebagaiwadah penerus dan pengembang kebudayaan manusia. Bahasa memainkan peranan penting sebagai penyalur perasaan, sikap, penalaran, dan hasil pemikiran manusia. Ringkasnya, nilai-nilai yang hendak diwariskan kepadapenerus selanjutnya tidak dapat terwujud tanpa adanya bahasa (Faur","cbCaiu8GMpNJkveE","https://ap.wps.com/l/cbCaiu8GMpNJkveE","pdf",313390,10,"Indonesian","# Abstrak\n# Kata Kunci\n# A. Pendahuluan\n## Bahasa dan Perannya\n## Kompetensi Berbahasa\n## Pentingnya Keterampilan Berbicara\n## Permasalahan Keterampilan Berbicara\n## Peran Guru dan Model Pembelajaran","[{\"question\":\"Apa tujuan penelitian ini?\",\"answer\":\"Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan berbicara siswa melalui penerapan metode kooperatif tipe STAD pada siswa kelas X SMA YP-PGRI 2 Makassar.\"},{\"question\":\"Metode dan pendekatan penelitian apa yang digunakan?\",\"answer\":\"Penelitian menggunakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang bersifat kualitatif dengan analisis deskriptif kualitatif didukung data kuantitatif.\"},{\"question\":\"Bagaimana hasil belajar siswa setelah penerapan STAD pada siklus II?\",\"answer\":\"Pada siklus II, 21 siswa (86,36%) memperoleh skor evaluasi berbicara di atas KKM 75, sedangkan 3 siswa (13,64%) berada di bawah KKM 75.\"}]","Meningkatkan Keterampilan Berbicara dengan Metode Kooperatif Tipe Student Teams Achievement Division pada Siswa Kelas X SMA YP-PGRI 2 Makassar | PDF"]