[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-seo-235655-113":3,"detail-sidebar-cat-1-id-113":80,"doc-detail-235655-id":114},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"ok",{"site_id":7,"language":8,"slug":9,"title":10,"keywords":11,"description":12,"schema_data":13,"social_meta":73,"head_meta":75,"extra_data":77,"updated_unix":79},113,"id","improving-mastery-of-journalistic-terms-through-the-didin-manis-dynamic-infographic-discussion-model","Peningkatan Penguasaan Istilah Jurnalistik melalui Model Diskusi dengan Infografik Dinamis (Didin Manis)","","Penelitian ini berfokus pada peningkatan penguasaan istilah jurnalistik melalui model pembelajaran Didin Manis (Diskusi dengan Infografik Dinamis) pada mata kuliah Teori Jurnalistik di semester III Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Islam Malang. Desain penelitian menggunakan one-cycle Classroom Action Research (PTK). Hasil menunjukkan pengalaman belajar yang lebih kompleks karena pembagian mahasiswa ke dua kelompok, serta kualitas infografik istilah jurnalistik dengan nilai rata-rata di atas 80.",{"@graph":14,"@context":72},[15,34,55],{"@type":16,"itemListElement":17},"BreadcrumbList",[18,23,27,31],{"item":19,"name":20,"@type":21,"position":22},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":24,"name":25,"@type":21,"position":26},"https://docshare.wps.com/id/template/","Template",2,{"item":28,"name":29,"@type":21,"position":30},"https://docshare.wps.com/id/template/umum/","Umum",3,{"item":32,"name":10,"@type":21,"position":33},"https://docshare.wps.com/id/template/improving-mastery-of-journalistic-terms-through-the-didin-manis-dynamic-infographic-discussion-model/235655/",4,{"url":32,"name":10,"@type":35,"image":36,"author":41,"headline":10,"publisher":44,"fileFormat":47,"inLanguage":8,"description":12,"dateModified":48,"datePublished":49,"encodingFormat":47,"isAccessibleForFree":50,"interactionStatistic":51},"DigitalDocument",{"url":37,"@type":38,"width":39,"height":40},"https://docshare.wps.com/thumbnails/improving-mastery-of-journalistic-terms-through-the-didin-manis-dynamic-infographic-discussion-model/235655.png","ImageObject",442,249,{"name":42,"@type":43},"Asher","Person",{"url":19,"name":45,"@type":46},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-09-21","2026-09-11",true,{"@type":52,"interactionType":53,"userInteractionCount":22},"InteractionCounter",{"@type":54},"ViewAction",{"@type":56,"mainEntity":57},"FAQPage",[58,64,68],{"name":59,"@type":60,"acceptedAnswer":61},"Apa tujuan penelitian ini?","Question",{"text":62,"@type":63},"Penelitian ini bertujuan meningkatkan performa kelompok dan penguasaan istilah jurnalistik melalui model Didin Manis (Diskusi dengan Infografik Dinamis).","Answer",{"name":65,"@type":60,"acceptedAnswer":66},"Bagaimana desain penelitian yang digunakan?",{"text":67,"@type":63},"Penelitian menggunakan one-cycle Classroom Action Research (PTK).",{"name":69,"@type":60,"acceptedAnswer":70},"Apa hasil utama yang diperoleh mahasiswa?",{"text":71,"@type":63},"Infografik yang dibuat kelompok menunjukkan hasil baik dengan nilai rata-rata di atas 80, serta pengalaman belajar yang lebih kompleks karena pembagian ke dua kelompok.","https://schema.org",{"og:url":32,"og:type":74,"og:title":10,"og:site_name":45,"og:description":12},"article",{"robots":76,"canonical":32},"index,follow",{"doc_id":78,"site_id":7},235655,1790016385,{"code":4,"msg":81,"data":82},"success",[83,87,91,95,99,103,107,111],{"id":84,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":85,"show_sort_weight":4,"slug":86},178,"Faktur","faktur",{"id":88,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":89,"show_sort_weight":4,"slug":90},192,"Formulir","formulir-192",{"id":92,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":93,"show_sort_weight":4,"slug":94},180,"Media Sosial","media-sosial",{"id":96,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":97,"show_sort_weight":4,"slug":98},179,"Poster","poster",{"id":100,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":101,"show_sort_weight":4,"slug":102},176,"Presentasi","presentasi",{"id":104,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":105,"show_sort_weight":4,"slug":106},177,"Resume","resume",{"id":108,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":109,"show_sort_weight":4,"slug":110},182,"Surat","surat-a95d00d3aaf04f3b854ecf140f00d385",{"id":112,"doc_module":22,"doc_module_name":25,"category_name":29,"show_sort_weight":4,"slug":113},183,"umum-07d1ff437201438088836b2b1ed3c90f",{"code":4,"msg":81,"data":115},{"doc_id":78,"user_id":116,"nickname":42,"user_avatar":117,"doc_module":22,"category_id":112,"category_name":29,"doc_title":10,"doc_description":12,"doc_content":118,"file_id":119,"file_url":120,"file_type":121,"file_size":122,"view_count":22,"is_deleted":4,"is_public":22,"is_downloadable":22,"audit_status":22,"page_count":123,"language":124,"language_code":8,"site_id":7,"html_lang":8,"table_of_contents":125,"faqs":126,"seo_title":127,"seo_description":12,"update_tm":128,"read_time":30},687197207639,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_a8503ba1806abce46bf441b54a3ca4cd","PENINGKATAN PENGUASAAN ISTILAH JURNALISTIK MELALUI MODEL DISKUSI DENGAN INFOGRAFIK DINAMIS (DIDIN MANIS)  \n1AriAmbarwati, 2Khoirul Muttaqin  \n1,2Universitas Islam Malang  \nPos-el: [ariati@unisma.ac.id](ariati@unisma.ac.id), [k.muttaqin89@unisma.ac.id](k.muttaqin89@unisma.ac.id)  \nAbstract: Journalistic theory is one of the courses given to students of the Language and Literature Education Study Program, semester III at the Faculty of Teacher Training and Education (FKIP) Islamic University of Malang. The research focuses on increasing group proficiency in compiling infographics of journalistic terms through the Didin Manis learning model. This research design uses one-cycle Classroom Action Research (PTK). The results of this study prove that students get amore complex learning experience because they are in two different groups. The results of the infographic made by the group also showed good results with an average value above 80.  \nKeywords: Improved Group Proficiency, Infographics, Didin Manis Learning Model  \n\n| Submissions | : Augest 11th, 2023 |\n| --- | --- |\n| Revisions | : September 17th, 2023 |\n| Publications | : Oktober 31th, 2023 |\n\nPENDAHULUAN  \nTeori jurnalistik merupakan matakuliah keahlian wajib yang diberikan di semester III, pada Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) . Secara etimologi (asal-usul kata), jurnalistik berasal dari bahasa Prancis yakni journal yang berarti catatan harian, sementara istik diambil dari kata aesthetic yang bermakna keindahan (Ambarwati, 2018) . Ada banyak pengertian yang dirumuskan para ahli berkaitan dengan kata jurnalistik.Haris Sumadiria dalam bukunya “Jurnalistik Indonesia”(2005) menyatakanbahwa jurnalistik adalah kegiatan menyiapkan, mencari, mengumpulkan, mengolah, menyajikan, dan menyebarkan berita melalui media berkala. Jurnalistik merupakankerja yang melibatkan banyak pihak dan melalui beberapa tahapan dan membutuhkan kecepatan. Apalagi di era yang membutuhkan kecepatan informasi seperti saat ini.  \nMatakuliah teori jurnalistik merupakan matakuliah yang memiliki Capaian Pembelajaran Matakuliah (CPMK) yakni (1) Mahasiswa mampu mengonstruksi hakikat, fungsi, dan sejarah jurnalistik, (2) Mahasiswa mampu menyelidiki prosedur, etika, dan prinsip kerja jurnalistik, (3) Mahasiswa mampu merumuskan karakteristik dan perkembangan terkini jenis media massa, (4) mahasiswa mampu menggunakan keterampilan berbahasa untuk mendesain konten media massa, (5) Mahasiswa mampu membangun kemampuan literasi kritis untuk mengembangkan kemahiran jurnalistik di era digital.  \nMatakuliah teori jurnalistik memiliki tiga subCPMK yaitu (1) Mahasiswa mampu mengostruksi konsep dasarjurnalistik,(2) Mahasiswa mampu menyelidiki karakteristik dan perkembangan terkini jenis-jenis media massa, dan (3) mahasiswa terampil berbahasa untuk membangun kecakapan literasi kritis. Ketiga subCPMK ini diberikandengan pertimbangan bahwa setelah memahami konsep dasar jurnalistik, mahasiswadiharapkan dapat menyelidiki jenis-jenis media massa dan membangun kecakapan berliterasi kritis.  \nSetelah melakukan observasi pada 19 September 2019, pada kelas VD didapatkan ~~ fakta bahwa 60% dari 31 mahasiswa menyatakan bahwa matakuliah teori jurnalistik ~~  \nmerupakan matakuliah yang sulit dipelajari dengan alasan dua alasan utama yaitu (1) mahasiswa merasa kesulitan belajar secara mandiri untuk memahami istilah-istilahjurnalistik media daring dan (2) Mahasiswa memerlukan model dan media belajar tertentu untuk memahami dan mengimplementasikan istilah-istilah jurnalistik media daring. Dua masalah ini mengemuka tentu tidak lepas dari model pembelajaran di kelasteori jurnalistik yang belum mampu melayani kebutuhan tiap-tiap mahasiswa, sehinggamahasiswa tidak memiliki kesempatan untuk menemukan kesenangan dalam mengeksplorasi istilah-istilah khusus jurnalistik, utamanya media daring. Dugaan berikutnya adalah mahasiswa belum memiliki perspektif pentingnya mempelaja","cbCaipn7bOw4Cqoz","https://ap.wps.com/l/cbCaipn7bOw4Cqoz","pdf",837528,7,"Indonesian","# PENDAHULUAN\n## Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK)\n## Sub-CPMK\n## Permasalahan dan Usulan Model Didin Manis\n# LANDASAN TEORI\n## Jurnalistik\n## Infografis","[{\"question\":\"Apa tujuan penelitian ini?\",\"answer\":\"Penelitian ini bertujuan meningkatkan performa kelompok dan penguasaan istilah jurnalistik melalui model Didin Manis (Diskusi dengan Infografik Dinamis).\"},{\"question\":\"Bagaimana desain penelitian yang digunakan?\",\"answer\":\"Penelitian menggunakan one-cycle Classroom Action Research (PTK).\"},{\"question\":\"Apa hasil utama yang diperoleh mahasiswa?\",\"answer\":\"Infografik yang dibuat kelompok menunjukkan hasil baik dengan nilai rata-rata di atas 80, serta pengalaman belajar yang lebih kompleks karena pembagian ke dua kelompok.\"}]","Peningkatan Penguasaan Istilah Jurnalistik melalui Model Diskusi dengan Infografik Dinamis (Didin Manis) | PDF",1789099665]