[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-1-id-113":3,"doc-seo-234170-113":41,"doc-detail-234170-id":114},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37],{"id":8,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":11,"show_sort_weight":4,"slug":12},178,1,"Template","Faktur","faktur",{"id":14,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":15,"show_sort_weight":4,"slug":16},192,"Formulir","formulir-192",{"id":18,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":19,"show_sort_weight":4,"slug":20},180,"Media Sosial","media-sosial",{"id":22,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":23,"show_sort_weight":4,"slug":24},179,"Poster","poster",{"id":26,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":27,"show_sort_weight":4,"slug":28},176,"Presentasi","presentasi",{"id":30,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":31,"show_sort_weight":4,"slug":32},177,"Resume","resume",{"id":34,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":35,"show_sort_weight":4,"slug":36},182,"Surat","surat-a95d00d3aaf04f3b854ecf140f00d385",{"id":38,"doc_module":9,"doc_module_name":10,"category_name":39,"show_sort_weight":4,"slug":40},183,"Umum","umum-07d1ff437201438088836b2b1ed3c90f",{"code":4,"msg":42,"data":43},"ok",{"site_id":44,"language":45,"slug":46,"title":47,"keywords":48,"description":49,"schema_data":50,"social_meta":107,"head_meta":109,"extra_data":111,"updated_unix":113},113,"id","implementasi-self-video-recording-terhadap-kemampuan-berbicara-bahasa-inggris-mahasiswa-non-bahasa-inggris","IMPLEMENTASI SELF-VIDEO RECORDING TERHADAP KEMAMPUAN BERBICARA BAHASA INGGRIS MAHASISWA NON BAHASA INGGRIS","","Penelitian ini mengkaji penerapan self-video recording untuk meningkatkan keterampilan berbicara Bahasa Inggris mahasiswa nonpenutur bahasa Inggris. Partisipan merupakan mahasiswa jurusan penangkapan ikan yang mengikuti mata kuliah general English. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pemilihan sampel secara purposif. Pengumpulan data dilakukan melalui tes berbicara, wawancara, dan kuesioner guna mengetahui respons/persepsi mahasiswa terhadap penggunaan self-video recording. Penilaian mengacu pada rubrik berbicara Brown (2004) yang memuat grammar, vocabulary, fluency, competence, dan pronunciation. Hasil menunjukkan peningkatan, terutama pada aspek vocabulary, serta respons positif dari kuesioner.",{"@graph":51,"@context":106},[52,68,89],{"@type":53,"itemListElement":54},"BreadcrumbList",[55,59,62,65],{"item":56,"name":57,"@type":58,"position":9},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":60,"name":10,"@type":58,"position":61},"https://docshare.wps.com/id/template/",2,{"item":63,"name":39,"@type":58,"position":64},"https://docshare.wps.com/id/template/umum/",3,{"item":66,"name":47,"@type":58,"position":67},"https://docshare.wps.com/id/template/implementasi-self-video-recording-terhadap-kemampuan-berbicara-bahasa-inggris-mahasiswa-non-bahasa-inggris/234170/",4,{"url":66,"name":47,"@type":69,"image":70,"author":75,"headline":47,"publisher":78,"fileFormat":81,"inLanguage":45,"description":49,"dateModified":82,"datePublished":83,"encodingFormat":81,"isAccessibleForFree":84,"interactionStatistic":85},"DigitalDocument",{"url":71,"@type":72,"width":73,"height":74},"https://docshare.wps.com/thumbnails/implementasi-self-video-recording-terhadap-kemampuan-berbicara-bahasa-inggris-mahasiswa-non-bahasa-inggris/234170.png","ImageObject",442,249,{"name":76,"@type":77},"Aria","Person",{"url":56,"name":79,"@type":80},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-09-22","2026-09-10",true,{"@type":86,"interactionType":87,"userInteractionCount":9},"InteractionCounter",{"@type":88},"ViewAction",{"@type":90,"mainEntity":91},"FAQPage",[92,98,102],{"name":93,"@type":94,"acceptedAnswer":95},"Apa tujuan penelitian tentang self-video recording pada kemampuan berbicara?","Question",{"text":96,"@type":97},"Penelitian bertujuan menyelidiki implementasi self-video recording terhadap keterampilan berbicara Bahasa Inggris mahasiswa non-penutur.","Answer",{"name":99,"@type":94,"acceptedAnswer":100},"Bagaimana metode dan teknik pengumpulan data yang digunakan?",{"text":101,"@type":97},"Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan sampling purposif, dengan tes berbicara, wawancara, dan kuesioner untuk mengetahui respons/persepsi mahasiswa.",{"name":103,"@type":94,"acceptedAnswer":104},"Apa temuan utama setelah penerapan self-video recording?",{"text":105,"@type":97},"Terjadi peningkatan kemampuan berbicara, terutama pada aspek vocabulary, serta respons positif dari hasil kuesioner untuk diterapkan di kelas speaking.","https://schema.org",{"og:url":66,"og:type":108,"og:title":47,"og:site_name":79,"og:description":49},"article",{"robots":110,"canonical":66},"index,follow",{"doc_id":112,"site_id":44},234170,1790045089,{"code":4,"msg":5,"data":115},{"doc_id":112,"user_id":116,"nickname":76,"user_avatar":117,"doc_module":9,"category_id":38,"category_name":39,"doc_title":47,"doc_description":49,"doc_content":118,"file_id":119,"file_url":120,"file_type":121,"file_size":122,"view_count":9,"is_deleted":4,"is_public":9,"is_downloadable":9,"audit_status":9,"page_count":123,"language":124,"language_code":45,"site_id":44,"html_lang":45,"table_of_contents":125,"faqs":126,"seo_title":127,"seo_description":49,"update_tm":128,"read_time":64},2336464648322,"https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/2200025388227c56fec?_k=1778556882303663488","Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra)  \nJournalhomepage: [https://bastra.uho.ac.id/index.php/journal](https://bastra.uho.ac.id/index.php/journal)  \n\n| IMPLEMENTASI SELF-VIDEO RECORDING TERHADAP KEMAMPUAN BERBICARA BAHASA INGGRIS MAHASISWA NON BAHASA INGGRIS\u003Cbr>Sarniati Nuru1, Nurjannah2, Nuzul Hijrah Safitri3, Verawaty Nur Agista4\u003Cbr>12,3,4Universitas Halu Oleo\u003Cbr>*[Correspondencee-mail:](Correspondencee-mail: sarniati.nuru@uho.ac.id)[ ](Correspondencee-mail: sarniati.nuru@uho.ac.id)[sarniati.nuru@uho.ac.id](Correspondencee-mail: sarniati.nuru@uho.ac.id) |  |\n| --- | --- |\n| ABSTRACT A R T I C L E I N F O |  |\n| Majority of students at Halu Oleo University particularly in NonEnglish students are struggle in English course. The objective of this research is to investigate the implementation of self-video recording toward speaking skill of Non-English students. The participants of this research are students majoring in capture fisheries who enrolled in general English courses. The method that used in this research is qualitative research where the sampling was chosen purposively. Besides using speaking test, in this research also provides the interview, and spreading questionnaire to find out the students’ response or perception toward the use of self-video recording in teaching general English. Using speaking rubric assessment proposed by Brown (2004) which consist of 5 categories, such as: grammar, vocabulary, fluency, competence and pronunciation, the researcher analyses the students speaking achievement. The result shows that after implementing self-video recording there is an improvement in the form of speaking skill’s ability of Non-English students especially in vocabulary. Besides that, from the questionnaire, it reveals that self-video recording proposed positive response to be applied in speaking class of NonEnglish students. | Article History:\u003Cbr>Submitted: 2 Feb 2025\u003Cbr>Accepted: 15 Mar 2025\u003Cbr>Published: 18 Mar 2025\u003Cbr>Pages: 398-406\u003Cbr>Keyword:\u003Cbr>English competency; non\u003Cbr>english students;\u003Cbr>communicative language\u003Cbr>teaching; self-video\u003Cbr>recording . |\n\n1. PENDAHULUAN  \nBahasa Inggris adalah bahasa yang paling banyak digunakan di banyak Negara didunia sehingga Bahasa Inggris secara natural menjadi bahasa global. Selain itu juga, Bahasa Inggris telah digunakan hampir di seluruh sector kehidupan manusia seperti bisnis, ekonomi, kesehatan, dan sebagainya. Hal ini menunjukkan kebutuhan atau ketergantungan terhadap Bahasa Inggris sangat kuat.  \nTerlepas dari kritik dan debat, jikalau boleh kembali melihat kebelakang di tahun 1980an dimana pertama kali Kachru membagi “world Englishes” atau penggunaan Bahasa Inggris di dunia berdasarkan tiga model cirle diantaranya inner circle, outer circle, dan expanding circle, dapat dilihat penyebaran penggunaan Bahasa Inggris di dunia. Inner circle adalah Negara-negara yang menggunakan Bahasa Inggris sebagai bahasa pertama seperti Amerika Serikat, Australia, Canada, dan New Zealad. Outer circle, adalah Negara-negara yang dahulu adalah bekas jajahan British Colonies dan menjadikan Bahasa Inggris sebagai bahasa kedua di mana Bahasa Inggris digunakan di Institusi-institusi pemerintahan seperti India, Malaysia, Singapura, dll. Selanjutnya expanding circle adalah Negara-negara yang menjadikan Bahasa Inggris sebagai bahasa asing(Al-mutairi, 2020) .Salah satu Negara yang menjadikan Bahasa Inggris sebagai Bahasa Asing adalah Indonesia, karena Bahasa Inggris hanya digunakan disekolah atau di universitas.  \nMelihat begitu luasnya penyebaran penggunaanBahasa Inggris di dunia, dapat dikatakan Bahasa Inggris sebagai bahasa masa depan terutama di sector pendidikan karenakebutuhan akan Bahasa Inggris yang begitu luas. Oleh karena itu, penting rasanya bagi para pengajar untuk menciptakan suatu wadah pembelajaran atau komunitas untuk meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris terutama kemampuan berbicara, karena sangat sedikit waktu yang diperuntukkan untuk bahasa lisan atau spoken language (Malu & Smedl","cbCaiuXUpENfo9xM","https://ap.wps.com/l/cbCaiuXUpENfo9xM","pdf",351412,9,"Indonesian","# PENDAHULUAN\n## Peran Bahasa Inggris dalam pendidikan\n## Perkembangan pembelajaran berpusat pada mahasiswa\n## Pendekatan komunikatif (CLT)","[{\"question\":\"Apa tujuan penelitian tentang self-video recording pada kemampuan berbicara?\",\"answer\":\"Penelitian bertujuan menyelidiki implementasi self-video recording terhadap keterampilan berbicara Bahasa Inggris mahasiswa non-penutur.\"},{\"question\":\"Bagaimana metode dan teknik pengumpulan data yang digunakan?\",\"answer\":\"Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan sampling purposif, dengan tes berbicara, wawancara, dan kuesioner untuk mengetahui respons/persepsi mahasiswa.\"},{\"question\":\"Apa temuan utama setelah penerapan self-video recording?\",\"answer\":\"Terjadi peningkatan kemampuan berbicara, terutama pada aspek vocabulary, serta respons positif dari hasil kuesioner untuk diterapkan di kelas speaking.\"}]","IMPLEMENTASI SELF-VIDEO RECORDING TERHADAP KEMAMPUAN BERBICARA BAHASA INGGRIS MAHASISWA NON BAHASA INGGRIS | PDF",1789084342]